Jan 31, 2024

Hubungan Antara well-being dan Qana'ah

 


Video klip di atas daun yang berguguran di musim gugur (autumn). Seperti yang kita tahu bahwa musim akan terus berganti kan ya. Untuk backsound nya SettiaBlog kasih "Never Enough" milik Loren Allred.
All the shine of a thousand spotlights
All the stars we steal from the night sky
Will never be enough
Never be enough

Ketika kita lagi senang atau di beri kelebihan, justru sering lalai, seperti potongan lirik di atas, seberapapun besar dan banyaknya yang di terima ndak akan cukup memuaskan.  Manusia memang tidak pernah merasa puas.
“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”

Sifat manusia yang selalu merasa tidak cukup dan merasa kekurangan. Hal ini disindir dalam Surat An-Nisa ayat 32 dan Surat Hud ayat 6.  Dan Rasulullah SAW di beberapa hadis menyampaikan pesan bagi kaum muslimin untuk bersikap qanaah (menerima ketetapan atau pembagian Allah SWT). Salah satu contohnya pada hadis riwayat Abu Hurairah yang artinya,
”Yang namanya kaya bukanlah dengan memiliki banyak harta, akan tetapi yang namanya kaya adalah hati yang selalu merasa cukup (qanaah).” (HR. Bukhari no. 6446, Muslim no. 1051, Tirmidzi no. 2373, Ibnu Majah no. 4137).

Ibnu Qudamah  (Minhajul Qashidin,Shahih Muslim ), dari Amr bin Al-Ash ra Rasulullah SAW bersabda , yang artinya : “Beruntunglah orang yg memasrahkan diri, dilimpahi rezeki yg sekedar mencukupi dan diberi kepuasan oleh Allah terhadap apa yg diberikan kepadanya.” (Hr . Muslim, At-Tirmidzi, Ahmad dan Al-Baghawy)

Ada  istilah well being yang coba disandingkan dengan  bahagia. Ada pendapat bahwa bahagia lebih dekat dengan keadaan terpenuhinya keinginan. Yang lain berkata bahwa , well being lebih dekat dengan perasaan berkecukupan.  Ada istilah psychological well-being, subjective well-being dan lain - lain.

Namun  bagaimana kebahagiaan yang sesungguhnya ? Salah kunci menuju kebahagiaan (ketentraman)  adalah dari sikap orang itu sendiri. Ada istilah Qonaah, yang dikaitkan perasaan hati yang berkecukupan dengan kondisi yg dimiliki. Muhammad bin Hasan Fatal Naisyaburi (Raudhah al-Wa’izhin, Intisyarat-e Razhi, Qum) , berkata bahwa  Rasulullah SAW bersabda, yang artinya,  “Qanaah adalah harta karun yg tidak akan pernah punah". Beliau juga bersabda, yang artinya, “Qana'ah adalah harta yg tidak akan pernah habis.”

Dalam  psikologi dikenal  psychological well-being (kesejahteraan psikologis) dan subjective well-being (kesejahteraan subjektif). Kesejahteraan psikologis bersifat eudamonik , disebut sejahtera bila orang mengisi hidupnya dengan positif, yang bertujuan, yang berguna bagi orang lain dan pertumbuhan dirinya sendiri. Sedangkan kesejahteraan subjektif bersifat hedonis  berprinsip kesenangan: sejauh mana seseorang merasa hidupnya senang, bebas stres, bebas dari rasa cemas (depresi), dan lain - lain yang intinya mengalami perasaan-perasaan menyenangkan dan bebas dari perasaan tidak menyenangkan.

    Di dalam qana'ah, ada kemuliaan dan ketentraman hati karena sudah merasa tercukupi, ada kesabaran serta keridhaan terhadap pembagian rezeki yang telah diatur-Nya. Dan semua itu akan mendatangkan kebahagiaan dan pahala di dunia akhirat. Dan sesungguhnya dalam kerakusan dan ketamakan itu ada kehinaan dan kesusahan karena ia akan terbelenggu dalam penjara ketidakpuasan terhadap pemberian Allah SWT.

Abdulaziz ibn Abdullah al Husaini dalam Li Madza al-Khuf min al-Mustaqbal, Qona’ah dimaknai sebagai  kerelaan seorang hamba terhadap segala pemberian Allah  kepadanya. Sehingga apapun profesi ataupun ambisi seseorang, maka hendaknya disesuaikan dengan apa yang telah ditakdirkan. Dalam arti , janganlah seorang hamba hidup dibawah angan-angan yang tiada mungkin dicapai oleh dirinya sendiri, dan jangan pula melihat kenikmatan orang lain yang tidak ia dapatkan. Sikap qana'ah bisa dimaknai juga sebagai  sikap merasa cukup, ridha atau puas atas karunia dan rezeki yang diberikan Allah SWT Qana’ah ialah kepuasan hati dengan rezeki yang ditentukan Allah. Dari Abu Muhammad bahwa  Fadhalah bin Ubaid al-Anshari r.a. bahwa dia mendengar Rasulullah SAW bersabda: "beruntunglah kehidupan seseorang yang telah dikaruniai petunjuk untuk memasuki Agama Islam, sedang kehidupannya berada dalam keadaan cukup dan ia bersifat qanaah (menerima)." (Hadis Hasan Shahih di sisi Imam Tirmidzi) .

Kadangkala pola pikir dan pemahaman qana'ah ini seperti  melawan arus di zaman ini. Namun sebenarnya ini adalah proses termudah menuju kebahagiaan (kesejateraan jiwa) . Bahkan  para  psikolog Barat  membahas pola pemahaman yang berkecukupan ini dalam beberapa tulisan yang bertajuk well being, dan tidak sedikit sudah menulis psychology of flow. Keadaan kejiwaan yang serba mengalir, tenteram.  Dan ini hanya mungkin terjadi kalau manusia merasa berkecukupan.

Bila seorang hamba menuruti gejolak ambisinya, maka hal ini justru akan membahayakan diri sendiri dan lingkungannya. Karena sifat dasar nafsu manusia adalah ambisius , tamak , panjang angan-angan terhadap dunia. Gejolak nafsu juga menjadikan  seseorang menjadi   tidak senang dan tidak rela dengan apa yang diberikan serta dikaruniakan Allah SWT kepadanya,  akhirnya munculah sikap serakah dan rakus terhadap harta dan kekayaan orang lain yang akan berujung pada perbuatan mengemis  kepada orang lain atau bahkan berupasaya merampasnya dan hal ini akan menyebabkannya menjadi hina di hadapan orang lain.

Sebagaimana Allah SWT berfirman , yang artinya , “ Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sesembahannya dan Allah menjadikannya tersesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutup di atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan bisa memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat) ?. Mk mengapa kamu tidak mengambil pelajaran". (QS. al-Jatsiyah : 23).

Tiada penjara yg lebih sempit dan mengerikan daripada penjara hawa nafsu. Tiada belenggu yang lebih kejam dari belenggu menuruti gejolak ambisi hawa nafsu. Penjara adalah benteng angkuh yang membelenggu jiwa. Itulah makna penjara yang sebenarnya.  Ketika manusia terkekang dalam nafsunya, pikirannya, atau ambisinya maka sesungguhnya dia ada di dalam penjara. Sungguh  manusia memiliki nafsu untuk berbuat jahat. Dan itu adalah musuh pertama dari bagian tentara iblis. Karena kekuatan setan terletak pada hawa nafsu kita sendiri. Maka jangan beri kesempatan nafsu untuk menghayalkan hal-hal kosong penuh tipu daya. Semua ajakannya adalah batil. Bila menuruti perintahnya maka kita akan rusak, Dan bila tidak memperhitungkannya , maka kita akan hanyut dan semakin sulit menolak keinginannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW di hadits qudsi, yang artinya , ” Seandainya keturunan adam memiliki satu buah lembah emas , niscaya ia akan menginginkan lembah yang kedua dan mulutnya tak akan pernah penuh kecuali dengan debu “, (Hr Ibn Majah,19006).

Ketika ambisi tersebut telah menjadi karakter seseorang maka hal itu jalan  yang menyesatkan dan merupakan kecemburuan yang membinasakan. Seorang hamba seharunyalah tidak terlalu berlebihan dalam bekerja mengumpulkan harta dan senantiasa menjalankan cara yang baik dan halal dalam mencari rizki. Dengan cara ini akan tercapai keseimbangan dalam diri dan kehidupannya, merasakan kedamaian dan menjauhkannya dari tindakan berlebihan yang merusak tubuh dan jiwanya.

Wujud qana’ah yaitu merasa cukup dengan pemberian Allah, tidak tamak terhadap apa yang dimiliki orang lain, tidak iri melihat apa yang ada di tangan orang lain dan tidak rakus mencari harta benda dengan menghalalkan semua cara, sehingga dengan semua itu akan melahirkan rasa puas dengan apa yang sekedar dibutuhkan. Qana’ah sangat diperlukan untuk mengatasi sifat dasar manusia yang tidak pernah cukup atas apa yang sudah dimiliki.

Apabila seorang hamba dikaruniai sikap qana'ah, maka akan bersinarlah cahaya kebahagiaan, tetapi apabila sebaliknya (apabila  tidak memiliki sikap qanaah), maka hidupnya akan keruh dan akan bertambah pula kepedihan dan kerugiannya, terhimpit  jiwanya oleh tamak dan rakus. Seandainya jiwa itu bersikap qanaah, maka sedikitlah musibahnya. Sebab orang yang tamak adalah orang yang terpenjara dalam keinginan dan sebagai tawanan nafsu syahwat. Dalam bahasan umum , bisa dikatakan bahwa  qana'ah  berhubungan dengan upaya ‘adaptasi’ dalam jiwa seseorang. Yakni penyesuaian secara ruhani orang untuk tidak selalu menuruti nafsu dirinya saja, atau mengejar segala kenikmatan semu sepanjang hidupnya, tanpa pernah merasa berkecukupan. Sehingga bila seseorang bersikap demikian maka ini adalah modal utama  untuk menuju taraf bahagia. Sebagaimana orang-orang bijak menasihati bahwa, mengejar dunia itu ibarat minum air laut saat haus: makin banyak Anda minum semakian hauslah Anda. Sikap hidup yang qana'ah, selanjutnya akan berbuah kepada kondisi dimana seseorang bisa merasakan kebahagiaan yang sangat tinggi yaitu bersyukur. Seorang yang qana'ah tentu lebih mudah meraih tingkatan   bersyukur kepada-Nya atas rezeki yang diperoleh. Sebaliknya barangsiapa yang memandang sedikit rezeki yang diperolehnya, justru akan sedikit rasa syukurnya, bahkan terkadang dirinya berkeluh-kesah.

Dari kacamata psikologi dikatakan sebagai psychological well-being (kesejahteraan psikologis) adalah kondisi individu yang ditandai dengan adanya perasaan bahagia, mempunyai kepuasaan hidup (karena syukur) dan tidak ada gejala-gejala depresi. Kondisi tersebut dipengaruhi adanya fungsi psikologis yang positif seperti penerimaan diri, relasi sosial yang positif, mempunyai tujuan hidup, perkembangan pribadi, penguasaan lingkungan dan otonomi.

Dalam suatu riwayat  , Rasulullah SAW bersabda , yang artinya bahwa  ,”  Rasulullah  bersabda , bahwa "Nabi Musa bertanya kepada Rabb-nya tentang enam perkara. Beliau menyangka bahwa keenam perkara tersebut telah menjadi miliknya secara murni.

1.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling takwa? ' Allah Tabbaraka wa Ta'ala menjawab, 'Yang selalu ingat dan tidak lupa.'

2.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling mendapat petunjuk? ' Allah Tabbaraka wa Ta'ala menjawab, 'Yang mengikuti hidayah.'

3.     Nabi Musa AS  bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling bijak?' Allah Tabbaraka wa Ta'ala  menjawab, 'Yang menghukumi manusia sebagaimana ia menghukumi dirinya sendiri.'

4.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling alim?' Allah Tabbaraka wa Ta'ala  menjawab, 'Seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan, tapi tidak pernah kenyang dengan ilmu. la selalu menghimpun ilmu manusia ke dalam ilmunya.'

5.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling gagah (mulia) ?' Allah Tabbaraka wa Ta'ala  menjawab, 'Yang mampu membalas (kejahatan orang terhadapnya), tetapi ia menawarkan ampunan.'

6.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling kaya?' Allah Tabbaraka wa Ta'ala menjawab, 'Yang menerima (rela) terhadap apa yang diberikan kepadanya.'

7.     Nabi Musa AS bertanya, 'Wahai Rabb-ku, siapakah hamba-Mu yang paling fakir?' Allah Tabbaraka wa Ta'ala  menjawab, 'Orang yang senantiasa merasa kurang.'"

Lalu Rasulullah SAW bersabda,bahwa  "Kaya itu bukan yg terlihat secara zhahir. Akan tetapi kaya itu bersumber dari kekayaan hati. Apabila Allah Tabbaraka wa Ta'ala  berkehendak menjadikan hamba-Nya seorang yg baik, mk Allah Azza wa Jalla akan menjadikan kekayaannya dalam jiwanya, dan ketakwaan dii hatinya. Dan apabila Allah tabb  hendak menjadikan seorang hamba-Nya buruk, maka Allah Tabbaraka wa Ta'ala akan menjadikan kefakiran di antara dua matanya." [Silsilah ash-Shahiihah (no. 3350) ]

Mari kita bareng - bareng bedo'a  kepada Allah agar Allah menghadirkan qanaah di hati kita,

“Ya Allah, jadikanlah aku merasa qona’ah (merasa cukup, puas, rela) terhadap apa yang telah engkau rizkikan kepadaku, dan berikanlah berkah kepadaku di dalamnya, dan jadikanlah bagiku semua yang hilang dariku dengan lebih baik.”

Jalan yang terbuka lebar untuk kebebasan dari penjara-penjara penderitaan kehidupan adalah qana'ah. Dan qana'ah adalah kendaraan tercepat menuju tingkatan yang tertinggi yaitu  bersyukur , dan jalan termulus  sampai ke titik bersyukur adalah taat kepada Allah dan Rasul-Nya . Inilah jalan pembebasan yang terbaik, terindah dan paling membahagiakan.

Backgroundnya SettiaBlog kasih buih di pantai. Pantai selalu indah untuk di pandang.
. "Ikhlas itu adalah buih di lautan yang tidak membutuhkan pantai."
"If you look at what you have in life, you'll always have more. If you look at what you don't have in life, you'll never have enough."






Jan 25, 2024

Apa C yang Membuat Kita Bisa Konsisten dengan Komitmen Kita?

 


Kali ini bahas yang santai - santai aja ya. Tapi bahas apa, enaknya. Settia..., kok backgroundnya bunga lagi c? Lha ya, terkadang SettiaBlog juga mikir, bunga aja kalau di eksplorasi bisa menghasilkan banyak variasi karya, video klip "daisies" di atas juga tentang bunga. Padahal alam raya ini sebegitu luasnya, kalau di buat karya, ndak terhitung jumlahnya, orang Bojonegoro bilangnya sak hohah. Seperti halnya kepuasan kita, kalau mau di turuti ya ndak akan ada habisnya. Lagu "daisies" ini bercerita tentang pentingnya untuk tetap "setia pada jalan yang telah kita tentukan sendiri."

Pernah ndak c Anda ngerasa banyak hal positif yang pengen Anda lakukan tapi akhirnya mentok gara-gara semangat Anda kendor di tengah jalan? Berapa banyak c di antara kita yang mau ‘berubah jadi lebih baik’ tapi ujung-ujungnya cuma heboh di mulut dan pikiran kita thok?
“Mulai sekarang aku mau rajin belajar!”
“Pokoknya sekarang aku akan fokus nurunin berat badan!”
Beberapa contoh komitmen yang SettiaBlog sebut di atas mungkin pernah kita coba untuk lakukan. Pada saat kita betul-betul mendeklarasikan komitmen kita, biasanya kita emang ngerasa semangat beneran untuk memulai suatu perubahan positif.

Awalnya kita semangat banget untuk ngumpulin bahan belajar dari berbagai sumber, udah gitu fotokopi set latihan soal yang banyak, sampai-sampai bikin jadwal belajar segala macem untuk 7 hari ke depan. Wah, pokoknya perencanaannya udah canggih banget deh! Mulai lah belajar serius hari pertama, hari kedua masih semangat walau ndak seheboh hari pertama, e.. hari ketiga belajarnya udah nawar-nawar, hari keempat mulai bolos belajarnya karena keasikan main atau keterusan nonton drama Korea, hari kelima mulai cari-cari alesan supaya belajarnya besoknya aja, hari keenam e.. ada temen ngajak nongkrong jadinya ndak belajar lagi, dan… sampailah akhirnya hari dimana Anda melupakan segala tekad dan semangat yang udah Anda himpun sejak awal.

Pernah ndak  Anda ngerasa mengalami hal seperti itu? Tebakan SettiaBlog c hampir semua remaja juga mengalami naik-turunnya semangat belajar, termasuk SettiaBlog sendiri dulu. Sebetulnya konteksnya ndak harus selalu untuk belajar aja, tapi ini juga bisa relevan dengan banyak hal lain, misalnya tekad untuk rutin berolahraga, berhenti merokok, tekad untuk melatih kemampuan tertentu, dan lain-lain.

Sekarang kalo dipikir-pikir apa c yang menyebabkan seseorang itu cenderung ndak konsisten sama tujuannya? Apa c yang membedakan ada orang yang bisa begitu disiplin dalam berkomitmen dan ada orang yang setengah - setengah thok ? Apa c yang membedakan mereka yang bisa begitu tekun belajar mati-matian sampai bisa berhasil meraih prestasi akademis yang bisa dibanggakan? Apa yang membuat seseorang bisa betul-betul gigih dengan tujuannya? Apa c kuncinya supaya bisa seperti itu? Bisa ndak c kita semua seperti mereka yang bisa tetap terus menjaga semangat dalam mencapai tujuannya?

Nah, sebelum SettiaBlog lanjut bahas pertanyaan-pertanyaan di atas, SettiaBlog mau ceritain  tentang sebuah penelitian psikologi populer yang dilakukan oleh psikolog bernama Walter Mischel pada tahun 1960an bernama: “Marsmallow experiment”. Percobaan ini dilakukan kepada anak-anak TK Bing (usia 4-5 tahun) pada sebuah ruangan di Univ Stanford. Bentuk percobaannya kayak gini: masing-masing anak ditinggalin dalam satu ruangan tertutup tanpa ada TV, majalah, atau apapun yang bisa mengalihkan perhatian mereka. Pada ruangan tersebut ditaroh sebuah marshmallow di atas meja. Oleh pengawas eksperimen, masing-masing anak tersebut dibilangin :
“kamu bisa makan marshmallow ini sekarang, tapi kalau kamu mau menunggu dan tidak memakannya, kamu akan dapat satu marshmallow lagi.”
Anak-anak itu reaksinya macem-macem, ada yang sabar nunggu sampai 20 menit untuk dapetin 1 marshmallow lagi, ada yang cepet banget nyerah terus langsung makan marshmallow. Ada yang mencoba bertahan beberapa menit tapi akhirnya ndak kuat nahan godaan akhirnya makan juga. Hasil dari percobaan tahun 1960an itu: Dari 600 anak yang mengikuti percobaain ini, sepertiga dari anak-anak tersebut memakan marshmallow dengan segera, sepertiga lainnya menunggu hingga Mischel kembali dan mendapatkan dua marshmallow dan sisanya berusaha menunggu tetapi akhirnya menyerah setelah waktu yang berbeda-beda.

Awalnya percobaan ini cuma bertujuan untuk mengetahui proses mental anak-anak untuk dapat menunda kepuasannya, atau istilah keren psikologinya “delay gratification“. Intinya sejauh mana c seseorang bisa menunda kepuasan sesaat dan bisa bertahan mengontrol dirinya untuk mendapatkan kepuasan yang lebih besar kemudian.

Sederhananya gini, rupanya salah satu kemampuan yang berperan sangat signifikan terhadap berbagai banyak hal positif dalam kehidupan adalah kemampuan mengontrol diri sendiri (self control) untuk bisa menunda kepuasan (delaying gratification). Rupanya kemampuan self control ini banyak banget ngaruh ke hal-hal kecil dalam hidup kita, dari mulai masalah kedisiplinan, bisa cepet sadar untuk menghindari pengaruh negatif dari lingkungan, bisa menentukan prioritas dengan bijak, mampu mengendalikan diri dari berbagai hal yang bisa mengalihkan fokus, dan sebagainya. Itulah mengapa… anak-anak yang berhasil menunggu marshmallow kedua (baca: memiliki self control yang baik) cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik, sementara anak-anak yang ndak tahan nunggu, cenderung memiliki banyak masalah dalam kehidupan.
Nah, mungkin sebagian dari Anda ada yang kepikiran:
“Wah, berarti kesimpulannya self control itu udah terbentuk dari sejak kecil? Berarti kalo gitu mereka-mereka yang makan marshmallow itu (baca: ndak punya self control) itu memang ditakdirkan untuk menjadi losser in their life? Sementara mereka yang punya self control itu ditakdirkan untuk jadi orang-orang yang sukses?“
Kesimpulannya jangan ditarik ke arah itu ya. Karena sebetulnya justru dengan mengetahui bahwa “self control” itu berperan penting, kita justru bisa melatih kemampuan (self control) itu agar bisa menjadi kunci supaya bisa konsisten terhadap berbagai tujuan positif dalam hidup kita. Jadi kalo kita balikin lagi ke pertanyaan awal, apa c yang bisa membuat seseorang konsisten dengan komitmennya? Sekarang SettiaBlog bisa bilang bahwa salah satu variabel yang berkorelasi kuat terhadap konsistensi pada komitmen adalah self control. Apa yang membuat seorang penderita obesitas bisa disiplin berolahraga dan diet ketat sampai akhirnya berat badannya kembali ideal? Self Control. Apa yang membuat seseorang bisa tekun belajar dan tahan dengan berbagai godaan untuk nunda-nunda belajar? Self Control lagi. Apa yang membuat seorang yang kecanduan bisa mengurangi ketergantungannya sampai bener-bener bisa lepas dari kecanduannya? Lagi-lagi Self Control.

Bayangkan betapa banyak hal positif yang bisa kita ubah dalam diri kita kalo kita punya self control yang baik? Nah, masalahnya pertanyaannya sekarang adalah:

“Okay, SettiaBlog ngerti sekarang kalo self control itu penting banget, tapi masalahnya gimana cara ngelatihnya? Emang bisa ya kita melatih self control untuk bisa lebih konsisten dengan komitmen?”
Nah, berikut ada sedikit tip's:

1. Buatlah Komitmen dengan Mantap

Okay, sebelum ngomongin tentang konsistensi dan self control, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah membuat komitmen dan tujuan yang bener dulu. Banyak orang yang mandang sebelah mata tahap pertama ini dan ndak dipikirin bener-bener. Padahal menentukan komitmen ini adalah langkah pertama yang penting banget. Kenapa? Karena kalo dari awal komitmennya aja ndak dibikin dengan mantap, kita jadi cenderung ndak memandang penting komitmen tersebut dan jadi semakin nambah alesan untuk ndak konsisten menjalaninya.
“Ya udahlah bikin komitmen apa susahnya. Tinggal tentuin aja komitmennya mau apa, misalnya: saya mau rajin belajar. Udah gitu thok kan?”
Bisa aja c kayak gitu tapi, menurut SettiaBlog komitmen yang ndak jelas tolak ukurnya gitu ndak akan mantap untuk dijalani. Nah, terus komitmen yang bagus harusnya kayak gimana ? Supaya kita bisa konsisten dengan tujuan kita, komitmen yang dibuat juga harus direnungkan bahwa itu adalah hal yang bener-bener kita inginkan. Komitmen itu harus dibuat se-‘sakral’ mungkin supaya secara sadar otak Anda ditekankan bahwa you have to take it seriously. Luangkan waktu sebentar untuk merenungkan bahwa ini bukanlah hal yang main-main atau iseng, kalo perlu Anda tulis di kertas tentang segala hal yang mau Anda capai, apa kira-kira benefit yang akan Anda dapatkan. Trust me, it will help so much if you write it down.

Langkah pertama barusan mungkin kesannya sepele tapi in a way, Anda bakal ngerasain bedanya kalo Anda luangkan sedikit waktu untuk mendeklarasikan komitmen Anda dalam hati secara serius. Nah, setelah itu baru Anda desain tujuan Anda berdasarkan syarat-syarat berikut ini:
• Pastikan komitmen Anda ini spesifik, konkrit, dan jelas.
• Pastikan komitmen Anda ini punya indikator yang bisa diukur.
• Pastikan komitmen Anda ini bisa diuraikan menjadi aktivitas yang real.
• Pastikan Anda menentukan target yang wajar untuk dicapai dalam jangka pendek
• Pastikan komitmen Anda ini dievaluasi dalam jangka waktu yang Anda tentukan sendiri.

2. Coba renungkan Hal-Hal Apa Aja c yang Bikin Anda ndak Konsisten?

Nah, untuk yang point ini ndak ada rumusnya karena masalah setiap orang beda-beda. Tapi pada umumnya, hambatan yang bikin seseorang ndak konsisten itu ada 2 jenis:

• Berhadapan dengan Mental Block
Mental block itu adalah “kumpulan alesan-alesan yang bikin Anda males ngerjain hal tertentu.” Anda terasa ndak c kalo kebiasaan nunda kita ndak jarang karena kita males untuk memulai? Sebetulnya mungkin untuk bener-bener ngerjainnya itu ndak masalah, tapi ada sesuatu yang menghambat kita untuk sekedar mulai untuk ngerjain hal yang relevan dengan tujuan kita. Lalu bagaimana kita bisa mengatasi mental block  dalam mencapai tujuan. Sekali lagi, masing-masing orang beda-beda ya  mental block-nya,  Anda renungkan sendiri apa yang menghambat Anda dan untuk mengatasinya.

• Perhatian teralihkan oleh distraction
Salah satu hal yang sering menghambat kita untuk bisa konsisten adalah adanya distraction (gangguan yang mengalihkan perhatian kita). Sekali lagi, bentuk distraction orang itu beda-beda. Misalnya, bentuk distraction seorang siswa SMA yang lagi berkomitmen untuk ujian adalah main game, atau bisa juga social media, atau bisa juga distractionnya adalah ajakan temen-temen yang selalu ngajakin nongkrong sampai larut malem, dan sebagainya. Nah, kalo itu balik lagi masalahnya sampai seberapa besar c Anda menghargai komitmen dan tujuan yang Anda capai? Apakah tujuan Anda itu memang beneran penting? Seberapa pentingnya tujuan dan komitmen Anda itu sampai Anda rela mengorbankan hal-hal yang udah jadi kebiasaan Anda sehari-hari? Jawabannya ada di dalam diri Anda sendiri, dan silakan diputuskan sendiri.

3. Fokus untuk berkembang secara bertahap. Mulai dari hal yang kecil dulu.

Mencoba mengubah diri menjadi lebih baik itu hal yang berat untuk dilakukan, perlu kedisiplinan, konsistensi, dan juga self control yang baik. Masalahnya, seringkali kita mengawali segala bentuk komitmen dengan semangat 45 terus langsung fokus ke hal-hal yang ndak realistis, abstrak, ngawang-ngawang, tanpa arah yang jelas. Contohnya nih, kalo Anda mau berkomitmen untuk menciptakan group band dan punya cita-cita jadi gitaris terkenal dalam 5 tahun ke depan. Anda jangan belum apa-apa Anda langsung ngajak-ngajakin temen-temen bikin band, sibuk bikin lagu ciptaan sendiri, berusaha masuk dapur rekaman buat bikin album sama temen-temen Anda. Kalo belum apa-apa Anda maksain langsung bersaing ya kualitas Anda akan kebanting sama para musisi pro lain yang udah jauh lebih pengalaman.

Daripada Anda sibuk dengan upaya sporadis kayak gitu, mendingan Anda pastikan dulu kemampuan bermusik Anda emang udah bener-bener pantes dulu. Coba Anda latihan hal-hal mendasar dalam bermusik dulu, dari pastikan Anda lancar baca not balok dulu, cara metik gitar yang bener, pastikan Anda menguasai teknik-teknik dasarnya. Jangan main lagu yang itu-itu lagi, jangan masuk ke kunci yang itu-itu lagi. Tantang diri Anda keluar dari comfort zone untuk mencoba materi yang lebih sulit. Coba tantang diri Anda untuk memulai dengan hal-hal sederhana banget sampai Anda ndak ada alesan lagi untuk males melakukannya.

Kalo udah keluar dari comfort zone, baru Anda coba mulai progress bertahap secara konsisten. Misalnya dengan mulai rekaman Anda mainin lagu-lagu populer terus diupload ke soundcloud atau ke youtube. Lihat gimana respond dan evaluasi dari orang-orang. Bikin youtube channel Anda berkembang, tingkatin populeritas channel Anda secara bertahap, dan lain - lain. Nah, langkah kayak gitu akan jauh lebih mendukung konsistensi dalam diri Anda. Kenapa? Karena dengan memulai langkah-langkah awal yang sederhana dan secara bertahap, Anda bisa punya motivasi dan kepercayaan diri untuk terus konsisten dengan komitmen. Coba kita catet apa aja c hal-hal positif yang kita dapet dengan proses bertahap? Kita coba sesuaikan dengan contoh seperti di atas:
Dengan upload progress Anda ke soundcloud atau youtube, artinya Anda memulai dengan hal-hal sederhana yang emang beneran realistis bisa Anda lakukan dengan akses yang terjangkau.
Anda bisa terus ngeliat progress Anda seiring dengan bertambah banyaknya sound atau video yang Anda upload. Dengan melihat progress secara bertahap, Anda jadi semakin terpacu untuk terus konsisten karena tanpa sadar create an environment where self-control is consistently rewarded.
Anda mendapatkan constant feedback dan evaluasi dari orang-orang terkait dengan peningkatan performa Anda. Terkadang to have someone who expects something from you  itu bisa memacu diri Anda untuk terus berkembang secara konsisten.

Jan 24, 2024

Orang Sederhana Memang Sudah Memiliki Ciri-Ciri Ini Sejak Kecil Dan Bukan Pencitraan

 


Video klip di atas, hamparan persawahan. Backsound nya sendiri SettiaBlog kasih "humble and kind" milik Tim McGraw. Dan SettiaBlog sendiri juga tinggal di desa, di sekitarnya penuh hamparan sawah, ini cerita beneran. SettiaBlog punya 6 saudara, SettiaBlog anak terakhir dari enam bersaudara. Dari kecil SettiaBlog udah biasa di ajarkan tentang kesederhanaan. Keluarga SettiaBlog sendiri sudah biasa berpegang pada pola kesederhanaan. Kesederhanaan di sini menyangkut tindak tanduk, perilaku, sikap, gaya hidup dan lain - lain. Bukan di ukur dari materi lho ya. Mungkin SettiaBlog ini karena anak terakhir jadi kurang bisa mandiri tapi SettiaBlog akan terus belajar kok. SettiaBlog sendiri juga masih tinggal serumah dengan simbok dan keluarga mbakyu SettiaBlog nomor 5. Untuk kebutuhan bulanan simbok, di tanggung saudara SettiaBlog yang pertama, kalau untuk kebutuhan harian simbok, anak - anak dan cucu - cucunya yang ada di sekitarnya itu sayang semua kepada simbahnya. Lho....SettiaBlog kok malah cerita ngelantur yang ndak - ndak gini c. Maaf...ya, maaf. Pola kesederhanaan yang di tanamkan di keluarga SettiaBlog seperti itulah, masih ada kepedulian antar saudara, kepedulian anak dengan orang tua, cucu dengan simbah. Alhamdulillah jarang banget ada konflik antar saudara. Selama ini SettiaBlog sendiri belum punya arti di keluarga, sekali lagi SettiaBlog akan terus belajar kok. Untuk backgroundnya SettiaBlog kasih bunga violet, simbol kerendahan hati dan di padu warna lilac dan amaranth.

Dalam ilmu psikologi telah mengajarkan kita bahwa kepribadian seseorang bisa tercermin dari berbagai aspek kehidupan mereka.  Menariknya, orang sederhana tidak bisa dibuat-buat untuk membuat orang simpatik padanya. Hal ini karena mereka memang memiliki ciri-ciri autentik yang muncul sejak kecil dan bukan sekadar pencitraan. Mari kita bareng - bareng eksplorasi beberapa aspek psikologis yang menjelaskan keunikan dari orang sederhana. Berikut rangkuman ciri-ciri orang sederhana.

1. Kebutuhan yang Sederhana

Orang sederhana cenderung memiliki kebutuhan yang sederhana. Mereka tidak terjebak dalam pusaran konsumtif, tetapi mampu menemukan kebahagiaan dalam hal-hal yang bersifat sederhana dan bernilai emosional. Kebutuhan material tidak mendominasi hidup mereka sehingga mereka lebih fokus pada aspek-aspek yang lebih substansial dalam kehidupan.

2. Sikap Rendah Hati

Ciri khas lain dari orang sederhana adalah sikap rendah hati. Mereka tidak merasa perlu untuk membanggakan diri atau menonjolkan prestasi mereka. Rendah hati bukanlah taktik pencitraan, melainkan ekspresi dari kesadaran akan diri sendiri dan penghargaan terhadap keberagaman kualitas manusia.

3. Pola Pikir Positif

Orang sederhana cenderung memiliki pola pikir yang positif. Mereka melihat tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang, bukan sebagai hambatan. Kemampuan mereka untuk menghadapi kesulitan dengan sikap optimis membantu mereka melewati situasi sulit dengan lebih baik.

4. Optimisme dan Kemampuan Mengatasi

Melihat hidup dengan cara yang optimis adalah salah satu ciri utama orang sederhana. Mereka tidak terjebak dalam siklus negativitas, melainkan memandang masa depan dengan harapan. Kemampuan mereka untuk mengatasi rintangan dan menjaga semangat positif menjadi kunci keberhasilan mereka.

5. Rasa Puas dengan Diri Sendiri

Orang sederhana memiliki rasa puas dengan diri mereka sendiri. Mereka tidak terlalu terpengaruh oleh standar sosial yang sering kali tidak realistis.  Keberhasilan mereka diukur oleh kebahagiaan dan kepuasan pribadi, bukan oleh persepsi orang lain terhadap mereka.

Dengan menggali lebih dalam dalam ilmu psikologi, kita dapat memahami bahwa sederhana bukanlah kekurangan. Melainkan kekayaan yang dimiliki oleh orang-orang yang mampu menemukan makna sejati dalam kehidupan. Ciri-ciri ini membuktikan bahwa kepribadian autentik dan sederhana bukanlah hasil pencitraan, melainkan hasil dari fondasi yang kokoh sejak masa kecil.

Sekali lagi SettiaBlog minta maaf, udah cerita - cerita tentang keluarga. Dan yang paling membuat SettiaBlog selalu bersyukur dan bersemangat, SettiaBlog itu selalu di lingkupi oleh orang - orang yang memiliki pola pikir sederhana dan positif. Banyak juga mereka masih muda tapi sudah memiliki manajemen diri (self management) yang bagus.
Whatever you are, be a good one.
(Apa pun dirimu, jadilah yang terbaik.)

If in oneself there is still a sense of shame and fear to do something good, it is a guarantee for that person is not going to the meeting he had with the progress of a single step.
(Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.)

Jan 22, 2024

Cara Mengetahui Keahlian yang Belum Anda Sadari 

 


Video klip di atas "all out of fight" milik Pink, liriknya c merefleksikan ketahanan, cinta, dan perjalanan yang penuh tantangan hidup dalam sebuah hubungan. Ya biasa lah, namanya juga rumah tangga pasti banyak tantangan dan suka dukanya. Apalagi kalau salah satunya cemburuan, kayak istri SettiaBlog juga cemburuannya puooll. Untungnya SettiaBlog ini ndak pernah lirak lirik ke wanita lain....he....he.... Udah lupakan celotehan SettiaBlog di atas. Video klipnya sendiri memperlihatkan seorang cewek yang berselancar di frozen sea, ya lautan yang membeku. Tapi kenapa ya, Es itu kok terapung di air? Padahal Es kan benda padat. Benda padat mestinya tenggelam di air. Dapatkah Anda bayangkan? Jika air membeku tidak terapung dipermukaan namun malah tenggelam ke dasar. Bagaimana nasib ikan-ikan yang ada dikutub sana? Mungkin mati dan punah. Bagaimana jika kita membeli minuman pake Es, yang ketika Es batu dimasukan namun tenggelam dan akan membekukan seluruh partikel zat air tersebut? Mungkin kita tidak bisa menikmati minuman itu. Inilah salah satu kelebihan atau spesialisasi air yang tidak bisa ditemukan pada zat lain. Proses perubahan zat cair menjadi zat padat terjadi karena pengurangan massa jenis dan dengan merenggangnya partikel pada zat cair tersebut, sehingga membuat Es (air dalam bentuk zat padat) seolah semakin membesar bentuknya tapi bisa terapung diatas permukaan air Keren dan menakjubkan sekali kan!! Ini seperti orang yang punya keahlian atau specialisasi!!! Ketika kita punya keahlian atau specialisasi, yakinlah kita akan terangkat derajatnya, naik dan terlihat ke permukaan karena kehebatan Anda... Milikilah keahlian, skill atau apapun yang lebih atau berbeda dengan yang lain... kelak jadi bekal mengangkat hidup Anda lebih balk!! Bisa dengan sekolah lebih tinggi atau berlatih lebih keras atau dengan usaha yang lebih kelak engkau akan muncul ke permukaan. Hendaklah dengan terangkatnya derajat hidup Anda, kita tetap lebih bisa memberikan manfaat buat lingkungan sekitar atau bisa memberi ruang kehidupan bagi yang lain, bahkan melindungi (seperti Es di kutub tadi) dan juga menjadikan yang dibawahnya lebih enak (seperti minuman Es) . Ayo raih keahlian Anda, akan mengangkat derajat Anda dan jadikan specialisasi kita bermanfaat buat orang lain dan lingkungan sekitar.

Anda mungkin masih sering bertanya-tanya, “Sebenarnya, aku ini jago dalam hal apa c?" Terutama ketika seseorang menanyai Anda, mungkin dalam sesi wawancara atau sekadar dalam lembar pertanyaan pendaftaran panitia kegiatan. Ketika itu terjadi, tidak ada yang bisa membantu Anda selain diri Anda sendiri. Atau sedikit dari orang-orang di lingkaran sosial Anda juga bisa sedikit menolong. Tidak perlu panik, Anda ndak sendiri. Pertanyaan mengenai keahlian diri ini biasanya dialami anak muda, dalam rangka pencarian jati diri. Di dunia ini terlalu banyak hal yang menarik untuk dicoba. Fokus menjadi terbelah-belah hingga kita lupa untuk mengenali diri sendiri.

Mengklaim diri sebagai seorang yang mempunyai kemampuan di bidang tertentu juga memerlukan keberanian. Baik berupa  soft skill  maupun hard skill, setiap orang pasti mempunyai keduanya. Untuk Anda yang masih berjuang menemukan apa yang menjadi keahlian, coba ikuti cara berikut.

1. Coba flashback ke masa kecil, cari tahu apa yang membuat Anda menonjol pada saat itu

Di waktu kecil, kita cenderung melakukan apa yang disukai tanpa tekanan dari pihak lain. Karakter yang natural pada masa itu membuat Anda unik dan mungkin dikenal sebagai sosok tertentu oleh teman-teman, saudara  atau di mana saja. Di sini Anda akan menemukan bakat awal yang sebenarnya Anda miliki. Apakah Anda senang berkreasi menciptakan suatu hal? Apakah Anda suka berjalan-jalan dan bertualang? Atau mungkin Anda menikmati setiap momen ketika Anda terhubung dengan orang lain? Setelah mengetahui apa kegemaran Anda di masa kecil, identifikasi polanya. Apa hal yang membuat Anda menikmati aktvitas tersebut. Apakah itu sisi tantangannya, suasana kompetitifnya, unsur petualangannya, atau yang lainnya?

2. Temukan hal apa yang mudah Anda lakukan tetapi orang lain merasa kesulitan

Ketika bekerja dalam suatu kelompok, mungkin ada suatu pekerjaan yang sebagian dari teman Anda merasa kesulitan mengerjakannya. Saat tiba giliran Anda, rupanya bisa Anda lakukan dengan cepat dengan hasil yang baik. Atau dalam lingkungan rumah Anda, Anda menjadi rujukan para tetangga untuk mengajarkan suatu hal. Mungkin sesederhana mengajari menggambar, menemani bermain, dan sebagainya. Sekilas, keterampilan itu tampak kurang berarti hingga Anda cenderung menyepelekannya. Padahal, sesungguhnya itulah salah satu keterampilan alami yang Anda kuasai. Dengan memolesnya melalui jam terbang yang terus terasah sangat mungkin menjadikannya sebuah keahlian yang Anda banggakan.

3. Kenali, skill apa yang membuat Anda merasa kuat?

Dilansir dari Forbes, menggunakan keterampilan yang Anda miliki mampu membuat Anda merasa tangguh. Cobalah catat momen ketika Anda merasa bersemangat, ingin tahu dan berhasil. Selain itu, pertimbangkan juga keterampilan yang membuat Anda merasa kuat bisa dikenali ketika Anda merasa kelebihan beban tugas. Untuk bisa kembali memegang kendali, Anda akan melakukan apa yang membuat Anda merasa kuat.

4. Coba ingat lagi, pujian apa yang diberikan orang lain tetapi sering Anda abaikan?

Orang lain, mungkin teman atau keluarga Anda, memberi pujian bukan tanpa alasan. Tetapi terkadang kita tidak menyadarinya karena hal yang kita lakukan terasa begitu biasa. Bahkan bisa jadi pujian-pujian itu sudah terlalu sering Anda dengar, namun Anda muak karena terasa tidak penting. Sesuatu yang mungkin bagi kita tidak penting bisa jadi sebuah aset tersembunyi yang akan membantu Anda di berbagai keadaan. Coba ingat lagi, apakah ada pujian yang kerap Anda abaikan?

5. Bayangkan suatu keterampilan yang membuat Anda merasa sanggup melakukannya selama 10.000 jam

Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu 10.000 jam untuk seseorang menjadi seorang ahli dalam suatu bidang. Bidang tersebut tentu saja harus bidang yang mengundang minat Anda dan membuat Anda bersemangat. Misalnya Anda mempunyai hobi menulis. Bayangkan apakah Anda sanggup menghabiskan 10.000 jam dalam hidup sehingga benar-benar menjadi “penulis”.

6. Jadilah open minded

Berpikiran terbuka lebih sulit dilakukan dari apa yang dibayangkan. Mungkin Anda berpikir cara untuk mengetahui skill yang Anda ketahui. Bisa jadi, jawaban itu sudah ada dalam alam bawah sadar Anda,  namun bisa jadi akan mengejutkan Anda. Selanjutnya reaksi pertama yang akan Anda lakukan adalah menyangkalnya. Ketika ini terjadi, Anda harus segera sadar, bahwa ada sisi lain dari diri Anda yang mungkin tersembunyi dan mungkin kerap Anda abaikan. Jika Anda mempunyai pikiran yang terbuka, mungkin Anda akan menemukan suatu bidang yang tidak pernah Anda duga sebelumnya.

Menemukan apa yang menjadi keahlian Anda akan membuat Anda bisa lebih percaya diri. Dengan demikian Anda bisa mulai meletakkan sebuah komitmen. Mempunyai keahlian membuat Anda lebih diakui, baik oleh orang lain maupun diri Anda sendiri.



O..ya, soal cerita masa lalu. Dulu SettiaBlog suka buat gambar - gambar sketsa dan anehnya, tiap gambar cewek yang paling sering itu rambutnya di kepang 2 kayak video klip "thinkin' about you" di atas. Ndak tahu kenapa. Ndak ada yang tanya', Settia.... Ndak ada yang tanya', yaudah, lha wong SettiaBlog juga hanya cerita, masak ndak boleh.
“Learning is attained by chance, it must be sought for with ardor and diligence.” 
(Pembelajaran tidak dicapai secara kebetulan, itu harus dicari dengan semangat dan diperhatikan dengan ketekunan.)

“Never stop learning. Never stop growing.”
(Jangan pernah berhenti belajar. Jangan pernah berhenti berkembang.)

 “The more you learn, the more you earn.” 
(Semakin kamu belajar, semakin banyak yang kamu dapatkan.)

“Anyone who has never made a mistake has never tried anything new.”
(Siapa pun yang tidak pernah membuat kesalahan, tidak akan pernah mencoba suatu yang baru.)



 

Jan 19, 2024

Cara Meningkatkan Iman bagi Umat Islam


           
   
Siapa yang tahu video klip di atas itu gambar apa? SettiaBlog akan cerita sedikit ya. SettiaBlog itu kan orangnya suka usil,  tukang - tukang yang lagi buat Joglo itu sering SettiaBlog gangguin. Beberapa hari yang lalu, SettiaBlog kan lihat potongan bambu yang udah kering, terus SettiaBlog ambil bornya tukang itu. SettiaBlog waktu itu juga ndak ngerti mau buat apa. Setelah bambu itu berlubang baru muncul gagasan untuk membuat tempat  aromaterapi. SettiaBlog kalau di rumah itu suka menggunakan aromaterapi di saat - saat tertentu, kayak waktu mengetik kayak gini. Yang sering SettiaBlog pakai itu yang model di bakar bentuknya melingkar, bukan dupa lho ya ini. Aroma lavender yang sering SettiaBlog gunakan.  Dan bambu yang SettiaBlog dapat itu pas dengan ukuran aromaterapi yang SettiaBlog tersebut.

Memang ide-ide terbaik kerap datang di waktu dan tempat yang tak terduga. Ndak perlu pergi ke tempat mewah dan jauh, terkadang ide bisa muncul di tempat-tempat tak terduga. Kayak misalnya;
Woody Allen   Penulis, aktor dan sutradara papan atas ini sering mandi dengan shower untuk mendapatkan inspirasi. Terkadang, dia berada di bawah guyuran shower hampir 1 jam agar ide mengalir deras.  Allen mengatakan bahwa saat berada di kamar mandi, terutama saat merasakan air hangat mengalir ke kulitnya, dia seperti meninggalkan dunia nyata dan pikirannya terbuka untuk ide-ide baru. "Ini seperti mengubah pandangan dan mengusir segala hal yang mebuat otak buntu," katanya.

Archimedes   Archimedes adalah penemu prinsip massa jenis dan gaya apung pada benda yang diletakkan dalam zat cair yang kemudian terkenal dengan Hukum Archimedes. Saat menceburkan diri dalam bak mandi, ia menyadari bahwa massa jenis benda dapat ditentukan saat meletakkan benda ke dalam zat cair. Lalu, massa jenis tersebut dapat dihitung lewat banyaknya zat cair yang tumpah. Legenda juga menceritakan bahwa matematikawan tersebut melompat keluar dari bak mandi, lalu berlari-lari kegirangan di sepanjang jalan sambil berteriak "Eureka!" "Eureka!"

John Lennon ternyata mendapatkan ide untuk menulis lagu 'Being for the Benefit of Mr.Kite' saat melihat sebuah poster di toko barang antik.

Nikola Tesla Nikola Tesla memiliki banyak penemuan-penemuan cemerlang. Salah satu penemuannya yang paling mutakhir adalan arus listrik bolak-balik (ac/arus listrik yang besar dan arahnya berubah secara bolak-balik). Ide penemuan tersebut ternyata didapatkannya saat sedang berjalan-jalan santai.  Nikola menggunakan tongkatnya untuk menggambarkan ide temuannya demi menjelaskan rangkaian arus yang ditemukannya pada pasangannya. Dan banyak lagi yang lainnya.

Untuk backsoundnya SettiaBlog kasih 'lir ilir' versi akustik. Karena saat membuat tempat aromaterapi itu SettiaBlog menutupi lubang dengan membentuk bunga yang memiliki lima kelopak. Dan ini mirip dengan liriknya lir Ilir. SettiaBlog kasih sedikit makna lagu lir Ilir ya. Dalam lagu lir-Ilir tersebut, memiliki makna bahwa kita sebagai umat manusia harus bangun dari keterpurukan. Kita harus bangun dari sifat malas yang ada dalam diri kita ini. Diri manusia itu dilambangkan sebagai tanaman yang sedang bersemi dan berwarna hijau. Maka, terserah diri kita untuk tetap tidur (bermalas-malasan) sehingga “tanaman” dalam diri kita akan mati; atau akan bangun (berjuang) supaya “tanaman” dalam diri kita dapat tumbuh besar. Apabila “tanaman” dalam diri kita tumbuh besar maka tentu saja kita akan mendapatkan kebahagiaan layaknya pengantin baru yang tengah berbahagia.

Sementara itu, dalam lirik “Cah angon” memiliki makna bahwa diri kita ini sebenarnya mampu membawa orang lain dan dirinya sendiri dalam jalan yang benar. Dalam lirik tersebut, si anak gembala diminta untuk memanjat pohon belimbing bukan?  Nah, pohon belimbing itu kan memiliki ciri khas berbentuk seperti bintang dengan lima ujung. “Lima” tersebut digambarkan sebagai Rukun Islam yang berjumlah lima. Lalu, meskipun dalam memanjat pohon belimbing itu licin dan susah, tetapi sebagai umat Muslim, kita harus tetap berusaha dalam rangka meraih Rukun Islam tersebut. Selanjutnya, pakaian yang terkoyak dalam lirik “Dodotiro-dodotiro, kumitir bedhah ing pinggir”  itu bermakna umat manusia harus selalu memperbaiki iman dalam dirinya supaya kelak dapat siap ketika dipanggil oleh-Nya.

Lirik  “Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane”  itu menggambarkan dalam rangka memperbaiki iman dalam diri kita harus dilakukan selagi bulan masih menyinari bumi dan selagi waktu yang kita miliki di dunia masih banyak.
Untuk backgroundnya SettiaBlog gunakan warna kulit  bambu yang udah di bersihkan, di kombinasi warna  eucalyptus dan light moca .



           
   
Video klip yang ini, lir Ilir yang versi budengan, EDM gamelan. Backgroundnya sendiri juga ndak kalah menariknya. Tujuan manusia dicipitakan oleh Allah SWT adalah untuk ibadah kepada-Nya. Untuk bisa menjalankan kewajiban tersebut, manusia harus memiliki iman dan takwa di dalam hatinya. Secara bahasa, iman berarti percaya. Sedangkan menurut syariat Islam, iman adalah meyakini bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan Nabi Muhammad merupakan utusannya. Iman umat Muslim bisa dibuktikan dengan menaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Seorang Muslim yang memiliki iman di hatinya yakin dengan segala ketentuan yang ditetapkan oleh Allah SWT. Karena hanya dengan iman tersebut, umat Muslim bisa mendapatkan kebaikan di dunia maupun di akhirat kelak. Iman seorang Muslim tidak sama di setiap harinya. Ada kalanya iman tersebut akan naik, tapi tak jarang akan mengalami penurunan. Saat seseorang sedang semangat beribadah artinya iman di dalam dirinya sedang meningkat. Sebaliknya, ketika seorang Muslim malas beribadah bisa jadi karena imannya sedang melemah. Oleh karenanya, setiap umat Muslim diwajibkan untuk memelihara dan meningkatkan iman yang ada di hatinya secara terus menerus. Sebab, iman manusia diibaratkan seperti tanaman. Apabila dipelihara dengan baik iman akan tumbuh dengan subur dan jika tidak dirawat, iman di hati akan mudah layu. Lalu, bagaimana cara meningkatkan Iman?

Berdo'a dan memperbanyak dzikir

Keimanan merupakan salah satu anugerah dari Allah SWT. Oleh karenanya, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak do'a agar Allah SWT  menjaga keimanan dalam hati kita. Cara berdo'a kepada Allah SWT  dijelaskan dalam surat Al Araf ayat 55-56 yang berbunyi:
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ
Artinya: Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.
Selain berdo'a, umat Muslim bisa memperbanyak amalan dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Dikutip dari buku Semua Ada Waktunya terbitan Guepedia, bacaan dzikir yang bisa meningkatkan iman ialah lafadz tauhid, yakni bacaan laa ilaa ha ilallah yang artinya  "Tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah."
Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, 
“Perbaharuilah iman kalian.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana caranya?” Rasulullah berkata, “Senantiasa berdzikir, yakni memperbanyak Laa ilaa ha illallah.”

Memperbaiki Sholat

Salah satu cara meningkatkan iman dan takwa adalah dengan memperbaiki sholat. Menunaikan ibadah sholat dengan khusyuk akan menghindarkan umat Muslim dari segala perbuatan yang dibenci Allah dan Rasul-Nya. Seperti dijelaskan dalam surat Al Ankabut ayat 45, yang berbunyi:

اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Ilustrasi cara meningkatkan iman. Foto: Freepik.

Mencegah diri melakukan hal yang sia-sia

Cara ini dapat dilakukan dengan berpuasa. Amalan tersebut merupakan proses pengendalian diri terbaik umat Muslim. Saat berpuasa, umat Islam dilarang melakukan hal-hal yang haram dan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

Merenungkan ciptaan Allah

Dengan merenungkan segala ciptaan Allah SWT, manusia akan menyadari bahwa dirinya hanyalah makhluk lemah di hadapan-Nya. Hanya Allah Tuhan yang Maha Esa yang mampu menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al Imran ayat 191:

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

Senantiasa membaca dan mengamalkan Alquran

Ketika membaca Al Qur'an, iman dalam hati manusia akan semakin bertambah. Hal ini dijelaskan dalam surat Al Anfal ayat 2 yang artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.
Rasulullah SAW bersabda,
"Orang mukmin yang membaca Al Qur'an dan mengamalkannya, ibarat buah jeruk manis, rasanya enak dan baunya harum. Sedangkan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur'an ibarat buah kurma yang rasanya enak dan manis tapi tidak ada baunya.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Meneladani Rasulullah SAW

Cara meningkatkan iman selanjutnya adalah dengan meneladani sifat terpuji Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Aku tinggalkan dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama kalian berteguh dngan keduanya yaitu Kitabullah dan sunnahku. Serta keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya mendatangiku di surga.”  (HR. Bukhari dan Muslim)
&

Jan 17, 2024

Mengenal Ekspresi dalam Berkomunikasi

 


Video klip di atas milik Merissa Beddows seorang singing impressionist di AGT. Ndak mudah lho melakukan hal seperti itu dan SettiaBlog juga suka ekspresi dia dalam berkomunikasi. Impressionist di sini yang di maksud meniru ucapan atau bahasa tubuh seseorang. Karena SettiaBlog juga sering dengar kata - kata impressif. Kayak misalnya, “Wah, dia tampil impressif sekali hari ini.” What’s impressif? Tadinya SettiaBlog mengira impressif ndak jauh-jauh dari ekspressif.  Impressif adalah hasil serapan dari kata  impressive (keren, mengesankan) yang tadinya berasal dari kata benda/noun impression  (pengaruh, kesan); Sedangkan, ekspressif berasal dari serapan kata sifat expressive  (bersifat menyatakan perasaan) yang berasal dari kata benda/noun expression  (pernyataan, ungkapan, ucapan).

Ekspresi dan impresi adalah dua hal yang dapat kita tangkap dari suatu kejadian. Bedanya terletak dari sumber penyebab yang mengakibatkan penangkapan dari kejadian. Ekspresi muncul dari perasaan yang disalurkan dengan kata-kata atau tindakan, sedangkan impresi adalah kesan atau interpretasi dari seseorang atas suatu kejadian. Jadi, ekspresi melibatkan interaksi langsung antara pemilik perasaan dan penangkap pesan yang diungkapkan dalam kata-kata atau tindakan, sedangkan impresi adalah kesan yang muncul dengan sendirinya disebabkan karena melihat atau mendengar tentang sesuatu. Sebagai contoh, coba perhatikan kalimat-kalimat berikut :
Each stage is magical because it creates the impression of something utterly new appearing almost out of nowhere in the universe.
( Setiap tahap merupakan keajaiban karena hal itu memberikan kesan akan sesuatu yang baru muncul entah dari mana di dalam alam semesta.)

Pernah ndak denger atau baca ungkapan seperti ini?
Seseorang yang pandai menyesuaikan komunikasi dan ekspresi dapat lebih mudah meraih kesuksesan dan ketenangan, sebab secara umum ekspresi menunjukan kondisi hati.

Ekspesi akan muncul jika kita menjiwai dan memahami apa yang kita lakukan dan ucapkan, serta ekspresi akan terlihat bukan karna kita mempelajarinya, tapi karna kita memahaminya. Melaui ekspresi, kita dapat menambah cita rasa dalam menjalani hidup ini, karna hidup adalah interaksi yang membutuhkan komunikasi verbal dan non verbal. Setiap orang yang berinteraksi dan menyampaikan tujuannya disadari ataupun tidak, pasti disertai dengan ekspresi. Ekspresi sendiri merupakan pengungkapan atau proses menyatakan maksud, gagasan, prasaan, dan sebagainya.

Dalam berkomunikasi pasti ndak lepas kaitannya dengan bahasa karena bahasa sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia yang syarat akan komunikasi dan interaksi sesama, karena bahasa adalah bunyi yang diungkapkan oleh setiap kaum untuk menyatakan tujuannya. Terlepas dari banyaknya bahasa yang ada di dunia ini.

Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari pembicara kepada lawan bicara. Tujuan utama sebuah komunikasi adalah agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh lawan bicara. Apabila pesan tersebut tidak dapat dipahami secara verbal maka komunikasi non verbal dapat menjadi alternatifnya. Komunikasi non verbal merupakan bentuk komunikasi yang disampaikan melalui ekspresi, gerak tubuh, simbol-simbol, dan lain sebagainya. Komunikasi non verbal bersifat mutlak artinya setiap komunikasi yang dilakukan dalam bentuk verbal selalu terkait dengan komunikasi non verbal.

Ekspresi seringkali dikaitkan dengan emosional seseorang, padahal jika dilihat lebih dalam, ekspresi juga terkait dengan gerakan tubuh yang biasa disebut dengan bahasa tubuh. Adapun Bahasa tubuh yaitu merupakan suatu proses pertukaran gagasan, pikiran, ide yang penyampaiannya melalui gerakan tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh lainnya. Jika kita mengenal dan bisa membaca ekspresi seseorang saat bekomunikasi, maka hal tersebut merupakan keuntungan tersendiri karna banyak sekali manfaat yang didapatkan. Menurut Qori dalam tulisannya yang berjudul “8 Fungsi Ekspresi dalam Komunikasi” ada 8 manfaat ekspresi dalam berkomunikasi yaitu:

Pertama, mengetahui kepribadian seseorang. Hal ini berhubungan dengan edukasi emosional dalam diri seseorang.

Kedua, mengukur emosional seseorang. Ekspresi tidak hanya dilihat dari raut wajah tetapi ekspresi dapat dilihat melalui gestur tubuh. Apabila seseorang dalam kondisi sedih akan terlihat dari ekspresi wajah yang murung dan gestur tubuh yang lemas. Sedangkan orang yang gembira cenderung terlihat semangat dengan gestur tubuh yang segar dan licah serta ekspresi wajah yang ceria menampilkan sebuah senyuman.

Ketiga, menghindari kesalahpahaman. Kesalahpahaman sering muncul dalam komunikasi. Ekspresi berfungsi untuk menghindari kesalahpahaman. Ketika seseorang tidak dapat memahami komunikasi verbal maka komunikasi non verbal seperti ekspresi mampu memberikan komunikasi yang lebih mudah dimengerti, sehingga ekspresi dapat meminimalisir kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

Keempat, menyakinkan seseorang. Ekspresi melalui raut wajah sebagai alat untuk meyakinkan seseorang. Seseorang dapat berbohong melalui komunikasi verbal tetapi melalui ekspresi seseorang akan sulit menutupi kebohongannya. Seseorang yang berbohong akan merasa gugup ketika menatap lawan bicaranya dan menunjukkan ekspresi wajah kebohongan lainnya.

Kelima, mewakili komunikasi tubuh. Komunikasi menjadi hal yang vital dalam kehidupan masyarakat. Ekspresi sebagai komunikasi non verbal berfungsi untuk mewakili komunikasi verbal. Ketika seseorang berada dalam jarak yang cukup jauh biasanya orang tersebut sulit untuk berkomunikasi melalui verbal, tetapi seseorang lebih mudah memahami makna komunikasi dengan menggunakan ekspresi seperti gestur tubuh.

Keenam, kelengkapan dalam komunikasi, Komunikasi verbal dan komunikasinon verbal tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan di masyarakat. Ekspresi sebagai komunikasi non verbal berfungsi sebagai complement atau pelengkap dalam komunikasi. Ekspresi dalam gestur tubuh seringkali menjadi pelengkap dalam komunikasi verbal ketika seseorang kurang memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator.

Ketujuh, memahami pola pikir orang lain. Memahami pola pikir orang lain ini merupakan fungsi ekspresi yang berkaitan dengan memahami kepribadian orang lain. Memahami pola pikir orang lain dapat dilakukan dengan mengetahui gestur tubuh dan ekspresi wajah seseorang. Orang yang sedang mengalami suatu masalah cenderung lebih terlihat dari ekspresi wajah yang cemas.

Kedelapan, sebagai keterampilan dalam berkomunikasi. Komunikasi yang baik dalam sebuah bisnis adalah komunikasi yang berdasarkan pada keterampilan. Orang yang pandai menyesuaikan komunikasi dan ekspresi lebih mudah meraih kesuksesan.  

Seseorang yang pandai menyesuaikan komunikasi dan ekspresi dapat lebih mudah meraih kesuksesan dan ketenangan, sebab secara umum ekspresi menunjukan kondisi hati. Karena komunikasi yang tulus dari dalam hati akan sampai ke dalam hati, dan komunikasi yang dari akal hanya akan sampai di akal dan akan sulit turun kehati. Maka perhatikanlah dan tuluslah dalam setiap perkataan dan perilaku ketika berkomunikasi.

 “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).”(QS. Qaf: 18)

 

Kalau untuk video klip yang ini "nothing stopping me". Biar pada semangat.
'It does not matter how slowly you go as long as you do not stop'
Anda pasti pernah atau bahkan sering meremehkan diri sendiri, baik sadar maupun ndak. Salah satunya, Anda mungkin merasa saat melakukan sesuatu, progres yang Anda jalani ndak lebih cepat dibandingkan oleh orang lain. Hal itu sering kali membuat Anda menjadi tidak percaya diri. Nah, saat merasa seperti itu, Anda bisa memberikan pujian kepada diri sendiri seperti kalimat, “It does not matter how slowly you go as long as you do not stop.” Kalimat tersebut bisa di artikan “Tidak masalah seberapa cepat Anda berhasil meraih yang Anda inginkan, yang terpenting Anda ndak berhenti di tengah jalan.”

Selain menjadi pujian, kalimat tersebut bisa menjadi pengingat untuk Anda bahwa yang terpenting dari segala proses yang sedang Anda jalani adalah tidak mudah menyerah dalam menjalaninya.

Jan 12, 2024

Cara Agar Anda Tidak Kehilangan Harapan

 


Video klip di atas memperlihatkan keindahan bunga Iris. Lagunya sendiri juga "iris" milik Goo Goo Dolls, tapi ini yang sudah di cover oleh Natalie Taylor.
“The iris, a symbol of hope and new beginnings.”

Bunga iris adalah simbol harapan dan awal yang baru. Mereka mewakili perubahan hati, awal yang baru, dan pandangan hidup yang baru. Nama bunga "iris" berasal dari kata Yunani yang diterjemahkan menjadi "pelangi".

"Pelangi mengenalkan kita pada refleksi berbagai kemungkinan indah sehingga kita tidak pernah lupa bahwa rasa sakit dan kesedihan bukanlah pilihan terakhir dalam hidup"
"Dan kebahagiaan tidak selalu berwarna merah muda. Belajarlah untuk menghargai pelangi"

Bunga Iris menjadi simbol harapan. Kenapa c harapan ini penting banget buat kita? Apa saja manfaatnya? Gimana cara menumbuhkan dan menjaga harapan itu agar tidak hilang meski dalam kondisi terpuruk sekalipun? Kita bahas bareng - bareng ya, biar kita bisa survive menghadapi apapun tantangannya!

Harapan ternyata punya peran vital buat kesehatan fisik dan mental kita lho. Berbagai studi ilmiah udah membuktikan kalou orang yang punya harapan cenderung lebih sehat, bahagia, dan sukses dibanding yang putus harapan. Beberapa manfaat harapan yang udah terbukti secara ilmiah, antara lain:

• Meningkatkan motivasi dan memberi tujuan hidup. Kita jadi punya alasan kuat buat bangun pagi dan menjalani rutinitas sehari-hari.

• Membuat kita lebih optimis menghadapi masa depan. Percaya bahwa suatu saat nanti, kondisi pasti akan lebih baik.

• Memperkuat ketahanan mental saat menghadapi masalah. Bisa tetap tenang dan fokus mencari solusi.

• Mengurangi risiko stress, depresi, dan kesepian. Memberi ketenangan batin ditengah tekanan hidup.

• Memperpanjang usia. Penelitian menunjukkan orang berharap hidup lebih lama dibanding yang putus asa.

• Meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan penyakit.

Dan selain manfaat di atas, harapan juga bisa memengaruhi perilaku kita sehari-hari lho. Misalnya, kalou kita berharap bisa jadi programmer handal, harapan ini bisa mendorong kita rajin belajar coding setiap hari. Atau misalnya kita berharap bisa punya hubungan percintaan yang sehat dan langgeng, kita jadi termotivasi buat self improvement jadi partner yang lebih baik...ehmm...

Jadi intinya, harapan itu ndak cukup cuma jadi angan-angan kosong. Harus diikuti dengan action nyata, meski kecil, yang konsisten. Karena action kecil yang konsisten itulah yang akan bawa perubahan besar dalam hidup kita.

Walaupun udah paham pentingnya harapan, kenyataannya kita ndak mungkin bisa selalu stay positive dan penuh harapan setiap saat. Pasti ada masa-masa di mana kita merasa hopeless, putus asa, bahkan depresi berat. Apalagi saat menghadapi kesulitan bertubi-tubi yang bikin mental down. Lantas gimana cara mengatasinya dan menumbuhkan harapan lagi saat kondisi mental sedang terpuruk?

Ada beberapa tips positif yang bisa dicoba:

1. Tuliskan 3-5 pengalaman di masa lalu saat Anda berhasil mengatasi masalah dengan penuh harapan. Kenang pada diri sendiri bahwa Anda pernah melakukannya.

2. Bayangkan skenario terburuk yang bisa terjadi dari masalah yang sedang dihadapi. Lalu yakinkan diri bahwa apapun hasilnya nanti, Anda pasti akan baik-baik saja.

3. Sadari bahwa perasaan putus asa itu hanya sementara. Pasti akan berlalu seiring waktu. Fokuslah pada hari ini dan lakukan apa yang bisa dilakukan sekarang.

4. Luangkan waktu tanpa distraksi apapun setiap hari, biarkan pikiran mengalir bebas hingga muncul harapan baru dari dalam diri sendiri.

5. Fokus pada hal-hal kecil yang bisa disyukuri setiap hari, seperti masih bisa menikmati makanan enak atau punya keluarga.

6. Sosialisasi dan berbagi cerita dengan orang-orang yang penuh harapan. Positif thinking bisa menular lho.

7. Mendengarkan musik dan lagu-lagu yang bisa memupuk optimisme dan harapan.

8. Melakukan hobi yang bisa membuat mood jadi lebih positive, seperti berkebun atau masak.

9. Rutin berolahraga dan menjaga pola tidur teratur. Karena aktivitas fisik dan istirahat cukup bisa meningkatkan mood dan energi positif.

Cara Menjaga Harapan Jangka Panjang

Selain saat kondisi mental lagi terpuruk, kita juga perlu menjaga harapan dalam jangka panjang agar tidak hilang ditelan rutinitas. Beberapa tips praktis untuk konsisten menjaga harapan dalam jangka panjang:

1. Tetapkan goal dan cita-cita jangka panjang yang memberi makna bagi hidup, misalnya mendirikan bisnis sendiri. Lalu breakdown jadi goal bulanan dan target harian.

2. Buat journal harapan. Tulis mimpi dan aspirasi di masa depan. Baca kembali secara rutin untuk memupuk optimisme.

3. Visualisasikan diri sendiri di masa depan setelah meraih goal. Bayangkan perasaan bahagianya.

4. Temukan mentor atau panutan yang sudah meraih kesuksesan dengan berharap. Belajar mindset dan cara berpikir positifnya.

5. Selalu ingat bahwa hidup ini penuh kejutan. Jadi jangan berprasangka buruk berlebihan soal masa depan. Berikan diri waktu tenang tanpa distraksi setiap minggu untuk merenungkan harapan dan mimpi. Kelilingi diri dengan lingkungan positif yang memupuk harapan, seperti teman baik dan grup pendukung.

Harapan itu kunci vital untuk bertahan dan menikmati hidup ini. Tanpa harapan, kita akan mudah menyerah dan putus asa. Karena itu, kita harus disiplin dan konsisten melatih diri untuk selalu memupuk dan menjaga harapan dalam kondisi apapun. Baik saat sedang berjuang menghadapi masalah, maupun dalam menggapai mimpi jangka panjang. Dengan terus berharap dan yakin bahwa masa depan akan lebih baik, kita pasti mampu bertahan dan survive menghadapi apapun tantangannya!

Jan 10, 2024

Empat Pilar Agama Islam

 


Video klip di atas "four seasons" milik Taeyeon. Lagunya sendiri nyeritain tentang sepasang kekasih yang mengakhiri hubungan mereka dan si cewek mempertanyakan apakah sebenarnya dia benar - benar mencintai si cowok.  Sebenarnya SettiaBlog suka kacamata yang di kenakan dalam klip tersebut. Untuk backgroundnya SettiaBlog gunakan 'gentheng sirap' yang akan di buat atap Joglo. SettiaBlog pernah bilang dalam pembuatan rumah Joglo ada aturannya sendiri, bangunan rumah Joglo harus menggunakan kayu jati. Kayu jati ini juga harus sesuai dengan karakteristik tertentu yang ditentukan menurut letak dan fungsi dari tiang-tiangnya. Contohnya, kayu jati yang berasal dari pohon dengan cabang dua atau cabang tiga digunakan untuk kolom atau tiang atau soko tertentu. Menurut kepercayaan, penggunaan kayu yang sesuai dengan syarat akan dapat mendatangkan hal-hal yang positif bagi penghuni nantinya. Apapun bentuk pohonnya, ada satu pemahaman struktur yang harus dipahami, yaitu tiang atau soko akan menyalurkan beban atap ke elemen struktur lain untuk sampai ke dalam tanah. Karena alasan inilah soko harus kokoh. Bayangkan saja, soko tersebut harus menyalurkan beban dari rangka atap seperti gentheng, kasau atau usuk, dan gording. Masing-masing tiang memiliki nama sesuai dengan letaknya pada bangunan tersebut. Satu atau beberapa tiang yang menyokong atap yang paling tinggi disebut soko guru, tiang yang letaknya lebih luar dari soko guru adalah soko rowo, sedangkan tiang yang menyokong atap bagian paling luar disebut soko emper. Selain itu, ada beberapa tiang yang digunakan untuk rumah Joglo yang lainnya, yaitu soko bentung, yang letaknya menggantung di antara bagian atap paling atas dengan atap di bawahnya. Sementara itu, soko santen adalah tiang yang tidak langsung menyokong atap, tapi menyokong gelagar panjang pada rumah Joglo.

Konstruksi rangka atap Joglo terdiri dari beberapa tiang yang disebut soko. Konstruksi atap Joglo mutlak memiliki tiang-tiang yang dikenal dengan nama soko guru. Tanpa soko guru, maka atap rumah tidak bisa disebut sebagai atap Joglo. Bila konstruksi atap joglo murni diterapkan pada rumah tinggal, maka soko yang berfungsi sebagai penyokong atap dengan kemiringan atap cukup curam tidak boleh dihilangkan. Masing-masing jenis tiang tersebut menyokong atap yang memiliki kemiringan yang berbeda-beda. Semakin ke arah keluar, kemiringan atap akan semakin landai. Walaupun landai, tetapi kemiringan atap yang tersebut harus dapat menyalurkan air dari permukaan bidang atap dengan baik. Selain itu, harus diperhatikan juga dalam menentukan kemiringan atap, bahwa atap dengan penutup atap gentheng yang terlalu landai akan mengakibatkan kebocoran.

Rumah Joglo menerapkan bentuk denah yang berbentuk bujur sangkar dan persegi panjang. Hal tersebut sesuai dengan estetika hidup orang Jawa yang mempunyai ketegasan prinsip dalam menjalankan tanggung jawab terhadap hidupnya. Dalam perkembangan desainnya bentuk persegi ini mengalami banyak perubahan dengan pembaharuan ruang pada sisi-sisi bangunannya, tetapi tetap merupakan kesatuan bentuk dari denah persegi. Empat tiang penyangga atau soko guru di tengahnya yang berukuran lebih tinggi dan digunakan untuk menopang atap. Soko guru merupakan simbol dari adanya sesuatu yang ditinggikan, yaitu Allah SWT.

Dalam agama Islam juga memiliki empat pondasi atau pilar. Pertama adalah Iman, kedua adalah syariat Islam, ketiga, Ihsan, dan keempat adalah keyakinan akan adanya hari kiamat dan hari sesudahnya. Keempat pilar tersebut tergambarkan dalam sebuah hadits yang sangat terkenal dan sahih diriwayatkan pada ahli hadits. Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu berkata : Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya.
Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata : "Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam. "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab," Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya," lelaki itu berkata, "Engkau benar," maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.
Kemudian ia bertanya lagi: "Beritahukan kepadaku tentang Iman". Nabi menjawab,"Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk," ia berkata, "Engkau benar."
Dia bertanya lagi: "Beritahukan kepadaku tentang ihsan". Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,"Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu."
Lelaki itu berkata lagi : "Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?" Nabi menjawab,"Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya." Dia pun bertanya lagi : "Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!" Nabi menjawab,"Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi."
Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku : "Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?" Aku menjawab,"Allah dan RasulNya lebih mengetahui," Beliau bersabda,"Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian."
[HR Muslim]

Iman merupakan pondasi aqidah. Iman menjadi pondasi bagi semua perilaku orang yang beragama. Tanpa iman, agama menjadi kosong. Semua perintah dan larangan agama menjadi mentah jika tidak ada iman. Maka iman menjadi pondasi pertama bagi seorang yang hendak menyatakan diri beragama. Iman dalam agama Islam ada enam: iman kepada Allah, iman kepada Malaikat-malaikat Allah, Rosul-rosulnya, kitab-kitab-Nya, iman pada hari akhir dan juga iman kepada Qodo dan Qodar. Ini kita kenal dengan rukun iman. Tidak ada toleransi dan diskon. Semua harus diimani tidak kecuali.

Pondasi kedua yaitu Islam. Disebutkan bahwa Rukun atau komponen pokok Islam adalah: Syahadatain, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, menjalankan puasa Ramadhan, dan menunaikan Haji. Lima rukun ini menjadi komponen pokok dalam Islam dengan pintu masuk Syahadatain. 

Tidak disebut Islam jika tidak menyatakan diri bersaksi bahwa Tuhannya adalah Allah tidak yang lain, dan Muhammad itu sebagai utusan, Nabi dan Rosul Allah SWT. Begitu masuk pintu syahadat, maka kewajiban syariat membebaninya, dari mendirikan shalat hingga menunaikan ibadah haji ke baitullah. Ini adalah syariat dasar dalam agama Islam.

Ketiga, pondasi agama Islam adalah Ihsan. Dinyatakan oleh Rosul bahwa ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seolah engkau tengah berhadapan dan bersitatap langsung dengan Beliau. Jika tidak engkau mampu demikian, maka keyakinan dalam hatimu tidak boleh tidak adalah bahwa Allah senantiasa ada bersamamu dan mengetahui semua hal-ihwal yang engkau lakukan. Dengan dasar ihsan ini maka tidak mungkin seorang hamba main-main dalam kehidupannya. Karena tentu dia menginginkan yang terbaik dipersembahkan kepada Tuhannya dalam bentuk ketaatan. Orang yang berihsan atau yang disebut muhsin dalam bahasa arab adalah orang yang memperbaiki perilaku atau menyempurnakan perangai. Ihsan sendiri berarti kebaikan atau kesempurnaan. Jadi sudah jelas kiranya, seorang muhsin selalu menghadirkan kesempurnaan dalam perilakunya. Minimal dia selalu berusaha melakukan yang terbaik, semaksimal mungkin yang dapat dia lakukan.

Terakhir dasar yang keempat, dalam hadits tersebut Jibril bertanya tentang hari kiamat dan tanda-tandanya. Maka satu hal yang kita bisa pahami, bahwa pondasi dasar agama kita yaitu keyakinan yang mutlak akan hadirnya hari akhir dan kehidupan setelahnya. Ini merupakan ajaran pokok hampir semua agama, bahwa manusia akan mengalami hari setelah kematian yang merupakan tempat pertanggungjawaban dan pengadilan atas segala apa yang menjadi perangai manusia di bumi.  Dalam hadits tersebut dengan cukup jelas mengindikasikan bahwa Islam mengakui konsep hari akhir sebagai sebuah kepastian yang akan terjadi. Selain itu, disebutkan di sana beberapa tanda akan hadirnya hari kiamat, yaitu ketika para budak melahirkan tuannya, dan ketika orang miskin tiba-tiba menjadi kaya dan bersaing dalam kemewahan. Dua tanda hari akhir itu jika hendak dirumuskan dalam nilai, maka kita bisa mengerti bahwa kiamat itu akan hadir ketika nilai dan orientasi perilaku manusia sudah terbalik-balik.



Kalau video klip yang ini, "Always Remember Us This Way", SettiaBlog kasih yang multicouples, biar pada adem hatinya.
"Terkadang kita dikuasai oleh kesedihan hingga sampai pada tingkatan di mana kita lupa bahwa ada banyak hal dalam hidup yang bisa membuat kita bahagia."

"Orang beriman akan terbebas dari perasaan bahagia terlalu berlebihan yang menyebabkan seseorang melupakan Allah SWT dan perasaan terlalu larut dalam kesedihan yang menyebabkan seseorang putus asa dan menyalahkan Allah SWT."

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi."
(Q.S Al-Qashas: 77)

Jan 8, 2024

Tip's Sederhana Mengatasi Beban Hidup Makin Berat

 


Video klip di atas "friendship" versi remix, siap gerakan kaki ya! he....he.... Video klipnya sendiri menampilkan seorang wanita menari di dalam air. Badannya terlihat begitu ringan kan ya. Sebenarnya berat badan Si wanita tersebut tetap sama. Kalau dalam prinsip Archimedes dinyatakan bahwa 'Setiap benda yang tercelup seluruhnya atau sebagian ke dalam zat cair yang diam akan dikenai gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut'. Ketika massa jenis suatu benda homogen lebih besar daripada massa jenis medium fluida tempat ia berada, benda tersebut akan tenggelam dan ditarik ke bawah oleh gravitasi. Kepadatan media fluida mendorongnya ke atas karena adanya gradien tekanan, sehingga lebih mudah untuk diangkat. Jika massa jenis benda lebih kecil dibandingkan fluida di sekitarnya, maka tekanan disekitarnya akan mendorongnya ke atas, karena disitulah letak tekanan yang lebih rendah. Ini disebut “daya apung”. Apa pun yang terjadi, begitu benda mencapai daerah yang massa jenis rata-ratanya sama dengan massa jenis fluida di sekitarnya, ia akan mencapai kesetimbangan dan mengapung di sana. Ini disebut “daya apung netral”. Hei...Settia, kamu itu lho ngomong apa? Ndak tahu.

Berat badan atau beban badan dalam air akan terasa ringan karena adanya dorongan air ke atas. Lha sekarang kalau beban hidup ini agar terasa ringan terus gimana? Ya tentu lah harus di kasih dorongan. Banyak c sebenarnya cara yang bisa di gunakan. SettiaBlog akan tunjukkan beberapa, siapa tahu bisa membantu meringankan beban.

• Tetapkan tujuan yang realistis

Mempunyai tujuan yang jelas dan realistis dapat memberikan Anda rasa fokus dan pencapaian yang positif. Pecahlah tujuan besar menjadi langkah-langkah yang lebih kecil untuk memudahkan pencapaian dan memberikan Anda perasaan kemajuan.

• Latihan dan kesehatan fisik

Membangun kekuatan fisik dan menjaga kesehatan tubuh dapat memberikan perasaan energi dan kebugaran yang meningkatkan suasana hati. Melakukan latihan fisik secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, dan menjaga keseimbangan hidup dapat membuat Anda merasa lebih baik secara keseluruhan.

• Kelola stres dengan baik

Cari cara untuk mengelola stres dan menenangkan pikiran Anda. Olahraga, meditasi, yoga, atau hobi yang Anda nikmati dapat membantu meredakan stres dan memberikan Anda ketenangan pikiran.

• Bangun dan jaga hubungan yang sehat

Menghabiskan waktu dengan orang-orang yang Anda cintai, membangun hubungan yang sehat, dan mencari dukungan sosial dapat membantu Anda merasa lebih bahagia dan mendukung dalam menghadapi beban hidup.

• Jadilah diri sendiri dan jaga pikiran positif

Mengembangkan rasa percaya diri dan menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan dapat memberikan Anda ketenangan pikiran. Bicaralah dengan diri sendiri dengan kata-kata positif dan jangan terlalu keras pada diri sendiri ketika menghadapi tantangan.

• Temukan waktu untuk kegiatan yang Anda nikmati

Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan yang Anda sukai dan memberikan kegembiraan. Ini bisa berupa hobi, membaca buku, menulis, atau menjalankan aktivitas kreatif lainnya yang memberi Anda rasa pencapaian dan kepuasan.

• Bersikap tulus dan berbagi

Mengambil waktu untuk membantu orang lain dan berbagi kebaikan dapat memberikan perasaan yang mendalam dan mengurangi beban hidup Anda. Melakukan perbuatan baik, seperti relawan di lembaga amal atau membantu teman atau keluarga dalam kebutuhan mereka, dapat memberikan makna yang lebih dalam pada hidup Anda.

Selalu ingatlah bahwa setiap individu memiliki cara yang berbeda untuk membuat beban hidup terasa ringan.
"Jika kita adalah seorang mukmin sejati, masa-masa sulit hanya akan membawa kita lebih dekat kepada Allah SWT karena kita akan memercayai rencana-Nya untuk kita. Namun, jika kita tidak tenang dan mulai mengeluh tentang segala hal, hal itu mungkin menjauhkan kita dari Pencipta Agung kita."

"Memiliki keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT ada di sisi kita, itulah yang menjadikan kita seorang Muslim sejati. Kita harus belajar memiliki tawakul dalam hidup kita untuk mempermudah segala sesuatunya."

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu. Allah maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Q.S Al-Baqarah: 216)