Feb 28, 2024

Manajemen Waktu dalam Islam

 


Video klip di atas ada rumput liar yang di terpa angin. Backsound nya sendiri "sign of the Times" milik Harry Styles, lagu yang sangat menyentuh. Tentang pengorbanan seorang ibu saat mengandung. SettiaBlog boleh kan ya sedikit cerita. Dari dalam kandungan SettiaBlog itu udah menyusahkan keluarga. Ketika lahir, kaki SettiaBlog itu dalam keadaan bengkok, katanya c saat Simbok mengandung SettiaBlog membuat ayam ingkung di rumah temannya bapak, di kelurahan Kadipaten. Mengetahui kaki SettiaBlog dalam keadaan bengkok waktu lahir, awalnya ada yang mengusulkan untuk di operasi. Tapi masih terlalu kecil, lalu di luruskan menggunakan bilah kayu yang di ikatkan di kedua kaki SettiaBlog dan itu rutin tiap pagi di ganti sambil di balur air hangat. Ketika memasuki usia 1 tahun, kaki SettiaBlog udah lurus, bisa berjalan seperti umumnya anak - anak. Ajaib kan ya...he...he.... Hei, cerita ini beneran lho, ya seperti itulah apapun ikhtiar atau usaha yang kita lakukan, jika di lakukan dengan sungguh - sungguh, ikhlas dan senang hati maka Allah SWT akan meridhoinya. Begitu juga dalam pekerjaan. Tapi lupakan ya cerita SettiaBlog di atas, lanjut ke pembahasan.

Selama 9 bulan ibu mengandung kita. Beliau mengikhlaskan perubahan tubuhnya demi nafas seorang anak yang ada di perutnya. Segala perih beliau jalani demi sebuah kehidupan. Selama 9 bulan itu pun beliau menjaga dan membawa kita kemanapun kaki melangkah. Pernahkah kita resapi betapa perjuangan ibu begitu mendalam, beliau menjaga kita di dalam kandungan dari detak jantung pertama sampai mempertaruhkan nyawa agar kita bisa lahir di dunia ini. Melalui ibu, kita juga disusukan dan dibesarkan dengan kasih sayang agar menjadi insan yang sempurna di dunia dan di akhirat. Betapa luar biasa perjuangan ibu untuk kita. “maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan” Q.S Maryam:23. Hidup manusia tidak akan pernah lepas dari seorang insan bergelar ibu. Kasih sayang ibu ndak pernah pupus bak lautan kasih yang ndak bertepi. Beliau memiliki kekuatan dan kesucian hati untuk menjaga cinta kasih sampai kapan pun dan dalam keadaan apapun. Menjadi seoarang  ibu, sarat dengan tugas mulia yang ndak kenal istirahat. Segenap waktu dan tenaga dicurahkan untuk  mendidik anak, menjaga anak dengan senyum dan kelembutannya, selalu siap siaga dalam keadaan apapun bahkan dalam keadaan lelah dan lemah sekalipun. Jemari tangannya sigap melalukan pekerjaan rumah mulai dari memasak, mencuci, membersihkan rumah hingga pekerjaan lainnya. Bukan hanya itu, dalam letihnya, lisannya selalu dijaga penuh kasih dalam menyapa, menyejukkan dan menentramkan jiwa-jiwa yang sedih. Tangis, air mata seorang ibu mampu menggetarkan arsy dan do'anya langsung di dengar Allah SWT. Restu ibu sangat mempengaruhi keberhasilan anak. Langkah anak akan mendapat banyak kemudahan jika disertai dengan restu seorang ibu. Ibu memiliki peran penting dalam menciptakan generasi masa depan. Kekuatan generasi masa depan bergantung pada kualitas ibu.

Gimana c ini, SettiaBlog kok malah ngelantur kemana - mana. Maaf...maaf, fokus di pembahasan, lha wong SettiaBlog itu lho mau membahas manajemen waktu dalam Islam. Manajemen waktu dalam Islam sangat penting bagi umat muslim. Waktu merupakan salah satu nikmat Allah SWT terbesar yang diberikan kepada manusia. Sehingga, sudah menjadi tanggung jawab umat manusia untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Islam mengajarkan pentingnya menghargai waktu sebagai salah satu indikasi keimanan dan bukti ketakwaan seorang muslim. Karenanya, seorang muslim memiliki kewajiban untuk mengelola waktunya dengan baik. Sayangnya, sebagian orang tidak bisa menggunakan waktu mereka dengan baik, bahkan cenderung menyia-nyiakannya. Kondisi ini dapat terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai waktu dan bagaimana memanfaatkannya dengan baik.

Lantas, bagaimana prinsip manajemen waktu yang baik dalam perspektif Islam?
Secara umum, manajemen waktu adalah usaha untuk memanfaatkan dan mengatur setiap bagian waktu dalam mengerjakan aktivitas yang sudah direncanakan dan harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Tujuan utama dari manajemen waktu adalah melakukan pekerjaan secara efisien. Efektivitas dalam sebuah pekerjaan bisa dilihat dari tercapainya tujuan atau target yang sudah ditetapkan dalam manajemen waktu.

Di sisi lain, manejeman waktu dalam Islam memiliki implikasi yang serius bagi umat muslim, yaitu waktu sebagai salah satu karunia Allah SWT yang akan diperhitungkan di hari akhir kelak terkat dengan pemanfaatan umur selama hidup di dunia. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia amalkan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia infakkan, dan tentang tubuhnya untuk apa ia gunakan." (HR. At-Tirmidzi)
Allah SWT juga telah menegaskan betapa pentingnya waktu dalam beberapa ayat Alquran, salah satunya pada surat Al-Ashr. Secara harfiah, Al-Ashr memiliki arti "waktu" atau "masa". Surat Al-Ashr mengandung pesan pengingat bagi umat manusia bahwa waktu yang telah berlalu tidak akan pernah bisa dikembalikan lagi. Karena waktu tidak bisa diputar kembali, maka umat manusia harus menggunakan waktu mereka sebaik mungkin untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik dan beribadah hanya kepada Allah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Ashr ayat 1-3 yang berbunyi:
وَٱلْعَصْ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍإِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ
Artinya: "Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran." (QS. Al-Ashr: 1-3)

Ayat di atas menjelaskan bahwa manusia benar-benar berada dalam kerugian apabila tidak memanfaatkan waktu yang telah diberikan Allah SWT secara maksimal untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan baik. Setiap muslim yang memahami ayat tersebut, tentunya akan berupaya secara optimal untuk mengamalkannya. Sebab, setiap orang memiliki catatan amal perbuatan baik dan buruk yang dilakukan setiap detiknya. Dengan demikian, manajamen waktu dalam Islam artinya umat muslim harus bisa mengelola dan menghargai waktu yang telah diberikan oleh Allah dengan mengerjakan amal perbuatan baik dan menjauhi segala larangan-Nya.

Berikut adalah beberapa cara melatih manajemen waktu dalam Islam yang bisa dilakukan oleh umat muslim.

1. Salat Fardhu Tepat Waktu

Salat fardhu atau salat wajib merupakan media melatih kemampuan manajemen waktu yang sempurna. Salat mengingatkan bahwa seseorang selalu dibatasi waktu, sehingga ia harus mampu mengatur waktu sebaik-baiknya agar menjaga diri dari kesia-siaan dan mengingatkan dirinya tentang kematian. Selain itu, salat fardhu juga mendidik individu untuk disiplin waktu secara baik dan benar, sehingga dapat dikatakan bahwa muslim yang melaksanakan salat dengan benar mestinya tidak akan mengabaikan waktu. Bagi sebagian orang, salat lima waktu dalam sehari bukan hal yang mudah meskipun pada pelaksanaannya hanya sekitar 10-15 menit setiap kali salat (50-75 menit dari 24 jam sehari).

Dengan lima waktu itu, ketika seseorang dapat memanajemen waktunya dengan efektif agar tetap bisa salat tepat waktu dan menjalankan aktivitas dunianya, maka secara tidak langsung ia telah mengelola waktunya dengan baik.

2. Disiplin Waktu

Kunci utama keberhasilan dalam mengelola waktu adalah disiplin. Islam telah menyediakan sarana latihan yang efektif dalam membangun kedisiplinan ini, yaitu aktivitas ibadah yang memiliki waktu tersendiri, seperti salat dan puasa.

3. Menetapkan Tujuan

Menetapkan tujuan dapat membantu individu untuk memfokuskan perhatian terhadap pekerjaan yang akan dijalankan, fokus terhadap tujuan dan sasaran yang hendak dicapai, serta mampu merencanakan suatu pekerjaan dalam batasan waktu yang disediakan.

4. Konsisten dengan Perencanaan yang Sudah Dibuat

Mengelola waktu akan terlaksana dengan baik jika seseorang konsisten dengan rencana-rencana yang telah ia susun, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam pekerjaannya. Sebab, Islam sendiri telah mengajarkan umat muslim untuk membagi waktunya dengan baik. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya bagi orang yang berakal (selama tidak terkalahkan oleh hawa nafsunya) mempunyai empat macam waktu, yaitu waktu untuk berkomunikasi dengan Tuhannya, waktu untuk mengoreksi dirinya, waktu untuk bertafakkur tentang ciptaan Allah, dan waktu untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum." (HR. Ibnu Hibban)

Feb 25, 2024

Di mana Ada Kekurangan Selalu Ada Kelebihan  

     


     
Video klip di atas "not about angeles" milik Birdy. Isi lagunya seolah ingin mengajarkan pada kita untuk berjuang mempertahankan cinta pada orang yang kita sayangi, walaupun kita ndak tahu takdir Allah SWT itu seperti apa, walaupun kita ndak tahu orang yang kita sayangi itu jodoh kita atau bukan didalam kehidupan kita kedepannya.  Hhhmm... Untuk background video klip SettiaBlog kasih pohon tanpa daun. SettiaBlog suka sekali melihat pohon tanpa daun.  Dari balik jendela rumah setiap sore pemandangan pohon tanpa daun begitu indah dengan dilatari warna langit sore.

Pohon tanpa daun. Ibaratnya manusia, pohon tanpa daun bagaikan orang yang tidak punya kelebihan apa-apa selain indera dan tubuh standar yang dimiliki semua orang. Seperti SettiaBlog ini. Seakan tiada guna dan tiada dapat mendatangkan manfaat.  Dia tidak bisa menaungi tatkala hujan, ndak bisa menyediakan O2 dan menyedot CO2 , tidak menyehatkan mata, karena katanya warna hijau daun menyehatkan mata. Bukan hanya SettiaBlog, banyak lho orang yang merasa tidak punya kelebihan apa-apa, dan selalu minder ketika bertemu dengan orang yang lebih dengannya.  Banyak orang yang merasa Allah SWT tidak adil ketika menciptanya.  Ndak sedikit pula yang mengubah wajahnya dengan operasi plastik demi sebuah kecantikan. Jika dilahirkan kembali, seperti apakah Anda yang Anda inginkan ?  Banyak yang ingin lahir menjadi artis, orang beken, orang cantik atau tampan, orang kaya, orang pintar.  SettiaBlog ingin dilahirkan kembali seperti SettiaBlog sekarang ini, kalau boleh usul saja kepada Allah SWT supaya SettiaBlog tidak mempunyai dosa sejak lahir hingga wafat (emangnya malaikat….!!). He...he... Entahlah…sepertinya sulit menjadi orang yang bersyukur ! Pohon tanpa daun itu indah sekali….

Manusia yang sesederhana apapun dia, semiskin apapun dia, sebodoh apapun dia, tetap saja memiliki pesona, seperti halnya pohon tanpa daun itu.  Allah SWT memang adil dalam memberikan manfaat kepada makhluk-Nya.  Dia memang adil memberikan suatu nilai lebih kepada ciptaan-Nya. Dan setiap manusia ciptaan Allah SWT pasti terbekali kekurangan dan kelebihan. Keduanya selalu beriringan sesuai dengan porsinya masing-masing. Pasti di setiap kekurangan juga tersimpan kelebihan yang tak ternilai harganya. Ndak perlu merasa rendah akan kekurangan yang ada. Jadikan itu semua sebagai kelebihan yang hakiki. Pada hakikatnya manusia adalah gudangnya kesalahan dan kekurangan. Jiwa mereka senantiasa menampung itu semua di setiap langkahnya. Namun, semuanya kembali kepada kita. Sebagai manusia yang berakal, apakah bisa menerima kekurangan itu? Ya, tentu kita harus bisa menerimanya dengan cara apapun.

Kekurangan adalah salah satu ciri-ciri  yang manusia miliki, sebab di muka bumi ini ndak ada manusia yang sempurna. Adanya kekurangan bukan berarti diri ini ndak berarti. Jangan sampai menyalahkan Allah SWT atas ketidakadilannya. Ingatlah kalau di kekurangan itu pasti menyimpan kelebihan di baliknya. Sejatinya ketika Allah SWT menciptakan kita, yaitu pada saat masih dalam kandungan atau alam ruh, Allah SWT sudah membuat ciptaannya itu menjadi ciptaan yang paling sempurna. Sayangnya, hanya segelintir orang saja yang mau bersyukur dan memahami bahwa kita sempurna di mata-Nya.

Kekurangan yang kita miliki tidaklah selamanya menjadi tangisan. Pasti ada secercah bahkan segudang kelebihan yang mungkin saja hanya kita miliki. Terkadang kelebihan yang kita miliki masih tersembunyi, sehingga kita harus berusaha untuk menemukannya. Ada banyak kemungkinan-kemungkinan yang mendorong kita untuk menemukan sebuah kelebihan. Tentunya itu akan menolong diri kita. Seperti pada drama Korea yang berjudul “True Beauty”, tokoh Lim Ju Kyung yang diperankan oleh Moon Ga Young adalah sosok perempuan biasa saja. Ia ndak memiliki standar kecantikan wanita Korea pada umumnya. Saat di sekolah lamanya, ia selalu di-bully dan menjadi suruhan oleh teman-temannya. Bahkan seringkali ia mendapat perlakuan ndak selayaknya manusia. Seiring berjalannya waktu, Lim Ju Kyung merasa sudah tidak bisa menjalani hidupnya lagi. Kekurangan yang ia miliki seakan membuatnya frustasi. Di titik akhir pikirannya, ia mencoba untuk bunuh diri dengan lompat dari gedung tinggi. Namun, hal itu tidak jadi ia lakukan. Ia teringat akan suatu hal yang membekas di hatinya. Ia merenung  mencari solusi untuk kekurangannya. Pada keesokan harinya dia pun berusaha untuk menjadi cantik seperti teman-temannya. Berbagai cara dia lakukan walaupun terkadang ejekan yang ia dapatkan. Namun, ndak pernah sedikitpun mengecilkan hatinya. Ia tetap berusaha belajar make up agar terlihat cantik. Alhasil usaha yang ia lakukan tidaklah sia-sia, dia menemukan suatu kelebihan yang belum pernah ia temukan.

Kelebihan itupun mampu menolongnya dari ejekan orang-orang. Bakat merias wajah yang ia miliki mampu membuatnya seolah-olah hidup kembali. Ia bangkit dari keterpurukan yang mencekik. Berusaha memanfaatkan setitik kemampuan untuk merubah keadaan. Cacian dan hinaan yang ia dapatkan, menjadikannya sebuah pelajaran untuk perubahan. Kini di sekolah barunya, ia memiliki teman-teman yang sangat baik kepadanya. Meskipun kecantikannya menjadi tolak ukur dalam menjalin pertemanan, tetapi bagi Lim Ju Kyung itu adalah suatu kebahagiaan. Sebab di sekolah lamanya, ndak pernah mendapatkan satupun teman. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita melihat orang yang memiliki kekurangan. Namun lihatlah! Mereka juga memiliki segudang kelebihan. Contohnya saja, saat menonton televisi atau jika bertemu seseorang, lalu kita menjumpai orang tersebut dalam keadaan buta. Apakah orang buta tersebut menyerah akan kondisinya? Tidak. Ia justru bisa memperbaiki barang elektronik yang rusak. Orang tanpa tangan dan kaki, tetapi mereka tetap bisa berkarya dan meneruskan kehidupannya.

Contoh lain dari Stephen Hawking yang merupakan seorang ilmuwan terkemuka penyandang disabilitas. Kehidupan yang dijalani merupakan jukstaposisi alias gabungan dari dua hal yang saling bertolak belakang.  Ia memiliki kemampuan intelektual yang menakjubkan dari tubuh yang rentan. Hawking divonis menderita penyakit langka motor neuron ketika berusia 22 tahun. Neuron yang mengontrol ototnya rusak, sehingga ia terperangkap dalam tubuhnya sendiri, meskipun pikirannya tetap bebas berkelana. Namun, kekurangannya ndak pernah sekalipun menjadi halangan untuk berkontribusi kepada dunia. Bahkan ia mampu menjadi inspirasi dari seluruh kalangan manusia. Dari drama Korea yang berjudul “True Beauty” dan beberapa peristiwa yang SettiaBlog sebutkan di atas, kita bisa belajar bahwa di setiap kekurangan yang kita miliki ada sebuah kelebihan yang mengelilingi. Dalam mengarungi dunia yang kian rentan, kita harus bisa bertahan. Semua orang punya kekurangan yang bisa menjatuhkan. Namun, setiap orang juga punya kelebihan yang mampu ia banggakan. Tinggal bagaimana cara ia dalam menyikapi kedua hal tersebut.

Ndak perlu menuntut diri ini untuk sempurna ataupun membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Bagi perempuan, terkadang ketika melihat perempuan yang lebih cantik timbullah rasa insecure. Hilangkanlah rasa tersebut, cantik atau tidak cantik bukanlah sebuah kekurangan yang membuat kita rendah diri. Ingatlah kita itu sempurna di hadapan Allah SWT, yakinlah bahwa Dia telah memberikan suatu kelebihan yang jauh lebih berharga meskipun kita harus merasakan lelahnya mencari kelebihan tersebut. Kita hanyalah manusia biasa, tempatnya salah dan lupa. Lupa akan hal-hal yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Lupa bahwa di setiap kekurangan yang kita miliki telah diselipkan kelebihan yang hakiki oleh-Nya. Kita hanya bisa membedakan diri kita sendiri dengan orang lain, tanpa memikirkan hal lain. Iri, dengki, dan benci seakan menjadi santapan kita sehari-hari.

Padahal Sang Pencipta sejatinya telah menciptakan sebaik-baiknya makhluk hidup. Kita diberi akal untuk berpikir dengan cemerlang. Diberi kekurangan agar ndak terlena dengan kehidupan. Kita diberi kelebihan untuk menutupi kekurangan. Semua itu akan saling mengiringi dengan sendirinya. Biarkan kekurangan tetap ada, agar kelebihan mempu memperbaikinya. Tetaplah berjalan walaupun disertai kekurangan dan jangan biarkan kelebihan menjerumus dalam kesesatan.


Feb 19, 2024

Belajar Manajemen Waktu Agar Lebih Efektif

 


             
Video klip di atas ada "Clocks"  milik  Coldplay. Dalam lirik lagu tersebut menyiratkan harapan bahwa meskipun hidup kita mungkin tampak sulit dan membingungkan, kita masih bisa menemukan jalan keluar dari situasi tersebut.
“Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit.”
 Hidup itu sederhana kok,  jika menjalaninya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Jalani saja porsi hidup Anda dan tidak ikut campur dalam kehidupan orang lain. Sederhana bukan? Tapi terkadang Anda terlalu masuk dalam urusan orang lain yang bukan bagian dari hidup Anda, sehingga hidup terasa begitu berat dan rumit.
"Yesterday’s the past, tomorrow’s the future, but today is a gift. That’s why it’s called the present.”
(Kemarin adalah masa lalu, esok adalah masa depan, namun hari ini adalah hadiah. Itu mengapa disebut “present”)
. "Time = life; therefore, waste your time and waste of your life, or master your time and master your life".
(Waktu = hidup; Oleh karena itu, membuang waktu dan membuang hidup Anda, atau menguasai waktu Anda dan menguasai hidup Anda)

Dalam bekerja sekarang ini para pekerja profesional rasanya harus mulai mengetahui beberapa tip's cara terbaik untuk bisa manajemen waktu agar lebih efektif, Hal ini tentu saja akan berguna karena ketika Anda  sudah bisa memanajemen waktu, maka Anda bisa mengembangkan karir dengan lebih cepat. Bagi Anda  yang belum mengetahui apa itu pengertian manajemen waktu berikut adalah pengertiannya,  manajemen waktu adalah suatu proses untuk melakukan kontrol atas waktu yang Anda miliki dengan batas tertentu Dalam melakukan tugas, singkatnya manajemen waktu ini adalah kemampuan untuk merencanakan dan juga menggunakan waktu secara maksimal. Salah satu contoh manajemen waktu yang perlu Anda  terapkan ketika bekerja adalah berhenti menunda dan juga segera menyelesaikan pekerjaan di awal waktu agar bisa Anda selesaikan secara tepat waktu, ada beberapa tip's yang bisa Anda jalankan untuk bisa terus mengembangkan manajemen waktu yang Anda miliki.

• Mulailah Questioning And Challenging

Tip's cara manajemen waktu yang pertama adalah Anda bisa memulai questioning and challenging  pada diri sendiri, hal ini bisa membuat Anda bisa menaikkan standar kerja dan ketika Anda diberikan sebuah pekerjaan maka Anda harus menanyakan dengan jelas segala detail dari pekerjaan tersebut. Hal ini tentu saja akan dapat memaksimalkan manajemen waktu Anda karena ketika Anda  mempertanyakan banyak hal di tengah-tengah pekerjaan maka hal ini akan mengurangi waktu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan yang sudah diberikan, saat Anda memiliki keberatan tentang pekerjaan yang Anda dapatkan Anda juga harus mengungkapkannya di awal. Maka dengan mengetahui segala sesuatu tentang pekerjaan yang Anda jalani tentu saja hal ini akan memaksimalkan manajemen waktu Anda menjadi lebih efektif.  

• Tingkatkan Kemampuan Komunikasi

Tip's berikutnya adalah Anda bisa meningkatkan kemampuan komunikasi, dalam setiap pekerjaan Anda akan diharuskan untuk berinteraksi dengan banyak orang Hal ini tentu saja akan membuat pekerjaan dan juga produktivitas Anda meningkat ketika kemampuan komunikasi Anda baik, maka dari itu agar manajemen waktu Anda bisa lebih produktif skill komunikasi menjadi salah satu hal yang perlu ditingkatkan. Dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik tentu saja akan membantu dalam menjalani pekerjaan serta menjalin relasi bersama orang-orang di sekitar Anda, dan ketika Anda sudah memiliki relasi yang baik tentu saja akan nyaman dalam membicarakan setiap pekerjaan bersama rekan kerja serta mengurangi kesalahan pada pekerjaan dan membuat waktu Anda dalam bekerja akan lebih optimal.  

• Belajar Selalu Fokus

Tip's cara manajemen waktu berikutnya adalah belajar selalu fokus, menurut Tony Robbins salah satu tip's yang harus Anda lakukan untuk bisa membuat manajemen waktu Anda  lebih efektif adalah dengan cara tetap fokus. Terkadang dalam hidup Ada banyak hal yang harus Anda kerjakan, dan juga pekerjaan tersebut tidak mudah untuk dikerjakan serta Anda  tidak bisa mengabaikan tugas itu karena tugas itu ada yang merupakan tugas penting yang wajib Anda  kerjakan. Oleh karena itu Anda harus membuat fokus menjadi sebuah kemampuan yang harus dikuasai untuk bisa mengefektifkan manajemen waktu, maka mulailah belajar untuk fokus dan juga mengerjakan sebuah tugas dengan lebih efektif. Anda bisa membuang pikiran-pikiran lain untuk sementara waktu karena hal tersebut akan menghambat pekerjaan ketika Anda mengerjakannya.  

• Buat Perencanaan

Supaya manajemen waktu Anda  berjalan dengan baik maka tip's berikutnya adalah Anda bisa membuat perencanaan manajemen waktu, perencanaan ini akan membuat Anda  dengan mudah menentukan tugas apa yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu. Dengan adanya perencanaan ini kamu tidak memerlukan banyak waktu lagi untuk berpikir tugas mana yang akan Anda kerjakan selanjutnya, disini Anda bisa membuat sebuah jadwal untuk menentukan pekerjaan mana yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu.  

• Berani Mengambil Keputusan

Selanjutnya adalah Anda harus berani mengambil keputusan agar manajemen waktu Anda lebih efektif, dalam pengambilan keputusan ini bukan hanya dibutuhkan dalam dunia kerja saja akan tetapi dalam semua aspek pada kehidupan. Untuk sebagian orang memutuskan sesuatu mungkin saja bukan hal yang mudah namun jika Anda bisa dengan berani mengambil keputusan ini maka Anda  tidak harus banyak membuang waktu dalam berpikir serta menimbang-nimbang berbagai hal. Oleh karena itu untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan menjadi salah satu tip's cara manajemen waktu yang efektif yang harus Anda lakukan, dalam manajemen waktu pada dasarnya tidak akan berkembang jika Anda tidak bisa mengambil keputusan bahkan untuk diri Anda sendiri jadi mulailah belajar untuk mengambil keputusan dengan bijak dan berani serta berani mengambil resiko.

  • Cari Motivasi Diri

Agar manajemen waktu bisa berjalan dengan efektif mencari motivasi diri menjadi salah satu tip's cara yang bisa Anda lakukan, pada sebuah pekerjaan tentu saja Anda akan menghadapi berbagai rintangan yang tidak terduga dan juga rintangan tersebut bisa saja memicu faktor internal maupun eksternal. Dalam menghadapi berbagai masalah tersebut hal yang paling mudah yang dapat Anda  lakukan adalah dengan cara mencari motivasi agar permasalahan tersebut tidak mempengaruhi kinerja Anda  dalam bekerja. Saat Anda sudah mendapatkan motivasi dalam diri Anda  maka banyak manfaat yang akan Anda dapatkan salah satunya adalah Anda bisa meningkatkan kemampuan dalam manajemen waktu karena Anda tidak terpengaruh oleh hal tersebut dan fokus dalam pekerjaan yang sedang dijalankan.  

• Menyusun Skala Prioritas

Tip's manajemen waktu berikutnya adalah menyusun skala prioritas, menyusun skala prioritas berarti menentukan apa saja yang harus Anda  lakukan dan juga apa yang perlu Anda  hindari. Skala prioritas ini menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan manajemen waktu karena dapat memudahkan dalam membuat perencanaan dan juga mengasah kemampuan untuk fokus.  

• Manfaatkan Tools Time Management

Selanjutnya adalah memanfaatkan tools time management, di sini Anda bisa memanfaatkan berbagai jenis teknologi ataupun tools yang bisa membantu Anda dalam menyelesaikan tugas sehari-hari salah satunya seperti Anda bisa mendownload software pilihan untuk membuat jadwal kerja Anda setiap harinya ataupun juga software untuk membuat skala prioritas. Jika Anda  bisa memanfaatkan berbagai tools time management ini dengan baik tentunya Anda akan dimudahkan dalam bekerja, dan juga Anda bisa bekerja secara tepat waktu karena ada juga banyak software yang bisa mengingatkan Anda saat Anda telat mengerjakan sesuatu.  

• Rapikan Tempat Kerja

Tip's berikutnya adalah Anda bisa merapikan tempat kerja, tempat kerja yang rapi ternyata bisa juga membantu untuk lebih mengefektifkan manajemen waktu Anda. Biasanya ketika tempat kerja kita rapi maka kita akan lebih nyaman dalam bekerja karena ruangan dan tempat kerja rapi dan juga bersih.  

Kuasai Manajemen Stres

Tip's cara manajemen waktu agar lebih efektif yang terakhir adalah Anda  bisa kuasai terkait manajemen stres, dalam bekerja tentunya tekanan pastinya akan selalu muncul namun tekanan bukanlah hal yang buruk karena hal ini bisa menjadi motivasi kamu dalam bertindak dan juga menyelesaikan sebuah pekerjaan. Hal yang menjadi buruk adalah ketika Anda tidak bisa mengendalikan stress Anda dan juga Hal ini tentu saja akan mengakibatkan terdampaknya manajemen waktu Anda mulai dari pekerjaan yang tertunda hingga Anda tidak bisa berpikir jernih dalam melakukan berbagai hal, oleh karena itu ketika Anda ingin manajemen waktu lebih efektif maka Anda harus menguasai terlebih dahulu mengenai manajemen stres ini.
 

Feb 15, 2024

Sabar Itu Nikmat

 


SettiaBlog ngopi dulu ya, biar ndak tegang dan nyantai. Ini di temani semribit angin laut yang berhembus tenang pagi ini. Tetapi,
"I don't drink coffee to wake up. I wake up to drink coffee."
Saya tidak minum kopi untuk bangun. Saya bangun untuk minum kopi
"There's nothing sweeter than a cup of bitter coffee." 
(Tidak ada yang lebih manis dari secangkir kopi pahit)
Dan hanya orang - orang yang sabar yang mampu menikmati manisnya secangkir kopi pahit. Al Qur'an dalam berbagai ayatnya, banyak menerangkan tentang keutamaan sabar sebagai sebuah keindahan dalam menyikapi persoalan hidup sebagaimana perintah Allah SWT kepada Rasulullah SAW, juga kisah-kisah para nabi yang diceritakan dalam Al-Qur'an. Dalam beberapa ayat, kata sabar diiringi dengan kata jamil (indah). Karena, Allah memang telah menjanjikan bagi mereka yang bersabar akan mendapat keindahan pada akhirnya. Sebagaimana firman-Nya,
“Salam sejahtera atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d: 24).

Sabar adalah menahan diri untuk tetap berada dalam ketaatan kepada Allah SWT, baik dalam keadaan lapang maupun sempit; dalam keadaan derita maupun bahagia; dan dalam keadaan suka maupun duka. Allah SWT memerintahkan untuk memohon kepadanya dengan sikap sabar dan berdo'a kepada-Nya lewat shalat.
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45).
Kata sabar itu begitu banyak diungkapkan dalam Al Qur'an. Satu yang dijelaskan dalam ayat Al Qur'an adalah bahwa siapa yang bersabar, maka Allah SWT akan menyempurnakan ganjaran baginya tanpa perhitungan (hisab). Allah SWT akan memasukkannya ke dalam surga dengan penyambutan dari malaikat atas kesabarannya tersebut. Ganjaran tersebut diberikan karena mereka bersabar dalam ketaatan kepada Allah SWT; bersabar dalam menahan diri untuk tidak bermaksiat kepada-Nya; dan bersabar dalam setiap musibah yang menimpanya.

Sabar ini erat kaitannya dengan tekad dan kemauan kuat. Kenapa Nabi Adam as sampai terusir dari surga? Karena, Allah SWT tidak menemukan tekad yang kuat untuk bertahan dari godaan iblis laknatullah pada diri Nabi Adam as.
“Dan sesungguhnya telah kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak kami dapati padanya kemauan yang kuat.” (QS. Thaha: 115).
Karena tidak adanya tekad atau kemauan yang kuat untuk bersabar dalam ketaatan, maka Nabi Adam as kemudian lupa dan tergelincir dalam kemaksiatan dengan memakan buah khuldi. Ia terpesona dengan bujuk rayu iblis yang menyebabkannya tergelincir dan terusir dari surga. Jadi, kesabaran butuh tekad yang kuat, butuh kemauan yang terpatri, agar Allah SWT menganugerahi kepada kita kemampuan untuk menahan diri. Sungguh, sikap sabar ini sangatlah berat, kecuali dilakukan oleh orang-orang yang khusyuk.

Ada sifat yang harus dimiliki seorang muslim dalam menjalankan hidupnya agar ia enjoy, tenang, dan tenteram. Dua sifat itu adalah sebagaimana yang dimiliki Allah dalam Asmaul Husna, yaitu sifat Shabbarun Syakur, sifat Maha Penyabar dan Maha Bersyukur. Artinya, seorang muslim harus memiliki sifat sabar dan pandai bersyukur. Sabar dan syukur inilah kunci dalam menjalani kebahagiaan hidup. Rasulullah SAW bersabda, 
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan, kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya, apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim dan Ahmad).
Di dunia ini, tentu kita menghadapi berbagai macam masalah, baik dalam kehidupan pribadi, rumah tangga, maupun interaksi sosial di masyarakat. Ndak ada jalan kebahagiaan lain dalam menghadapi berbagai persoalan hidup itu, selain kita mencari solusi yang terbaik kemudian bersabar. Setelah itu, tanamkan dalam benak kita rasa syukur kepada Allah SWT bahwa sebesar apa pun musibah yang menimpa kita, sesungguhnya itu hanya sedikit dan sangat kecil jika dibandingkan dengan nikmat dan karunia-Nya yang begitu luas. Sabar ada kaitannya dengan manajemen kehidupan. Setiap kehidupan pasti ada aturannya. Mengikuti aturan adalah bagian dari latihan kita untuk bersabar. Menunggu antrean; menunggu lampu lalu lintas; menunggu menyeberang adalah latihan bagi kita untuk bersabar. Jadi, kesabaran itu tampak dalam fenomena keseharian kita. Kalau kita berhasil menjalani lalu lintas kehidupan, maka kita akan selamat. Dalam beragama juga seperti itu. Jadi, agama itu seperti lampu yang mengatur lalu lintas kehidupan. Tanpa agama, manusia ini akan saling berbenturan; tidak ada kendali, tanpa aturan, chaos, dan sebagainya. Fungsi agama mengatur agar hal itu tidak terjadi. Mengatur agar ketidakteraturan bisa dihindari. Dan di antara perangkat utamanya adalah sikap sabar. Sebagai hamba Allah, kita bukan makhluk yang memiliki otoritas sepenuhnya atas diri kita. Bagaimana kita berpakaian, beradab, dan bergaul, semuanya ada yang mengatur. Siapa yang mengatur? Dia adalah yang tidak memiliki kepentingan yang netral, yang Maha Menciptakan kita, yaitu Allah Azza wa Jalla.

Dialah Dzat yang paling tahu kebutuhan makhluk ciptaan-Nya. Karena itulah dibuat aturan, dibuat tatanan agama. Tanpa agama, semua akan kacau. Agama mengajarkan mana garis hijau, garis merah, dan garis kuning. Mana yang halal, haram, dan makruh. Allah memerintahkan kita memohon pertolongan kepada-Nya dalam mengatasi bermacam persoalan hidup dengan sabar dan shalat. Apa makna di balik perintah tersebut?

Kita bisa merenung bahwa untuk mengatasi persoalan dalam hidup, kita tidak bisa mengambil keputusan secara tiba-tiba, instan, atau pun serampangan. Sebab, masalah itu seperti benang kusut. Jika kita mau mengurai benang kusut, tentu perlu kesabaran dan ketelitian. Kita lihat dahulu masalahnya di mana; kita melihat kekurangan-kekurangan kita; baru setelah itu kita bertindak. Dan itulah inti dari kesabaran. Kesabaran dimulai dari perenungan dan pengamatan, di antaranya melalui shalat dan munajat kepada Allah SWT tempat kita menggantungkan segala persoalan hidup. Setelah mengamati dan mendiagnosis, lalu kita mengambil tindakan. Tindakan ini tentu berdasarkan petunjuk dari Allah SWT, dari hasil kita bermunajat kepadanya. Setelah itu, kita bersabar terhadap hasil yang Allah berikan. Dengan kesabaran ini, seseorang akan menjadi lebih bijak dalam menghadapi masalah. Karena, dia mengambil tindakan atau sikap dalam perhitungan yang pas. Dalam menghadapi persoalan-persoalan genting; pemimpin negara, pemimpin masyarakat, pemimpin perusahaan, dan pemimpin dalam berbagai tingkatan harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi. Dia harus mengakomodasi masukan dan aspirasi dari rakyat serta para stakeholder (para pemegang kepentingan). Dia juga dituntut untuk dapat memadukan itu semua lalu bisa mengambil sikap yang jelas dan tepat.

Jadi, sabar itu dimensinya horizontal; ia bisa mengamati persoalan, mendiagnosis, lalu mengambil tindakan yang tepat. Dan yang menunjang kesabaran adalah faktor vertikal, hubungan kita dengan Allah SWT. Kita memohon kepadanya dalam salat; meminta solusi dalam lantunan do'a-do'a yang kita panjatkan. Shalat menimbulkan ketenteraman, kejernihan berpikir, kedekatan kita dengan Allah SWT, sebagai pengatur alam semesta untuk memberikan jalan keluar terbaik bagi persoalan yang kita hadapi. Kita sudah berusaha, berikhtiar, lalu kita konsultasikan itu semua kepada Allah. Mudah sekali bagi Allah untuk mengurai kesulitan karena, bahkan, manusia dengan segala potensinya pun diciptakan oleh Allah SWT.

Feb 10, 2024

Meraih Keberkahan Hidup

 


Video klip di atas ada lagu "over the rainbow', yang di bawakan Loren Allred begitu menakjubkan. Isi lagunya c, melukiskan harapan dan impian dari sebuah aspirasi penuh semangat yang mendambakan dunia yang damai dan sejahtera. Dengerin lagu ini SettiaBlog jadi ingat impian SettiaBlog untuk merubah peradaban di dunia ini. SettiaBlog minta maaf ya, terutama untuk keluarga SettiaBlog semuanya, orang - orang yang dekat SettiaBlog dan tentu semua yang baca bahasan SettiaBlog. Sikap SettiaBlog yang sering konyol dan ndak jelas. Kayak mimpi yang ndak masuk akal dan SettiaBlog tentu juga ndak mungkin bisa kan ya melakukannya. Apakah Anda juga pernah bermimpi tentang sesuatu yang besar dan ingin mewujudkannya dalam kehidupan Anda? Bagaimana mewujudkan impian jadi kenyataan?

Dalam agama Islam, mewujudkan impian bukanlah sekadar fantasi kosong, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang memperkuat ikatan dengan Sang Pencipta dan menghadirkan berkah dalam hidup kita. Kita mungkin pernah membaca, mendengar, atau menonton tentang Law of Attraction. Tidak ada masalahnya sebenarnya jika cara menyikapinya dengan mindset Islam. Lalu bagaimana caranya yang sesuai dengan ajaran Islam. Untuk mewujudkan keinginan sebenarnya banyak jalan. Dan kita akan menjelajahi langkah-langkah penting yang dapat kita ambil untuk mewujudkan impian jadi kenyataan dalam Islam. Dari kesadaran akan kehadiran Allah SWT hingga berserah diri sepenuhnya kepada-Nya, setiap langkah menawarkan pandangan baru dan arahan yang membangun dalam meraih impian yang diinginkan. Jadi, bersiaplah untuk memasuki perjalanan spiritual yang memancarkan kekuatan dan harapan. Mari kita bareng - bareng pelajari bersama bagaimana kita dapat mengaktifkan potensi diri, menjalin ikatan dengan Allah SWT, dan meraih keberkahan hidup melalui mewujudkan impian kita.

Langkah Pertama: Taqwa (Kesadaran Akan Kehadiran Allah SWT)

Untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan dalam Islam, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah memperkuat taqwa atau kesadaran akan kehadiran Allah SWT. Kita harus selalu mengingatkan diri sendiri bahwa Allah SWT selalu sedang memperhatikan kita, setiap saat, setiap detik. Allah Ta’ala berfirman,
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣)
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya diberi-Nya kelapangan dan diberi-Nya rezeki yang tidak diduga-duga. Siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya dijamin-Nya, sesungguhnya Allah sangat tegas dalam perintah-Nya dan Dialah yang mentakdirkan segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
“Ibnu Murdawaih meriwayatkannya melalui hadis Yunus ibnu Abdul A’la, dari Ibnu Wahb, dari Sufyan As-Sauri, dari Zubaid, dari Murrah, dari Abdullah Ibnu Mas’ud yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW. membaca firman-Nya:
“bertakwalah kalian kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya (Ali Imran: 102), —lalu beliau bersabda menafsirkannya— hendaknya Allah ditaati, tidak boleh durhaka kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya dan jangan ingkar kepada (nikmat)-Nya, dan selalu ingat kepada-Nya dan tidak melupakan-Nya.'”
[Tafis Ibnu Katsir]

Langkah Kedua: Jauhi Dosa

Dalam mewujudkan impian jadi kenyataan, kita perlu menjauhi dosa-dosa yang dapat menurunkan kesadaran kita. Dosa-dosa tersebut hanya akan membuat kita melupakan siapa sebenarnya Allah SWT. Setiap kali kita berbuat dosa, penting bagi kita untuk selalu kembali sadar dan menyadari keberadaan Allah SWT. Tentu kita harus meninggalkan dosa-dosa besar, tetapi jangan mengabaikan dosa-dosa kecil yang membuat kita lalai mengingat Allah sehingga menurunkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT.

Langkah Ketiga: Menyadari Keberlimpahan

Langkah selanjutnya dalam mewujudkan impian jadi kenyataan adalah dengan menyadari keberlimpahan yang Allah SWT berikan kepada kita saat ini. Dengan menggunakan kekuatan taqwa yang Allah SWT berikan, kita pada dasarnya memiliki kemampuan untuk menciptakan hal-hal baru dalam hidup kita. Kita harus mengerti bahwa Allah SWT adalah Sang Pencipta, dan kita memiliki hak untuk meminta apa pun kepada-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu di dunia ini, dan Dia memiliki segalanya. Apa pun yang pernah kita inginkan, sebenarnya sudah ada dengan nama kita di atasnya. Namun, saat ini hal-hal tersebut belum hadir dalam dunia ini karena kita belum memintanya. Kita hanya perlu memesannya kepada-Nya, dan dengan izin-Nya, hal-hal itu akan datang. Masalahnya adalah pikiran kita sendiri yang seringkali menghadirkan pemikiran kekurangan dan keterbatasan.

Langkah Keempat: Merasa Layak Mendapatkan Sesuatu Yang Besar

Untuk mewujudkan impian jadi kenyataan, kita harus merasa layak untuk mendapatkan sesuatu yang besar. Allah SWT lebih besar dari segalanya, dan karena Dia menciptakan kita, kita sudah luar biasa. Dia menciptakan kita dalam bentuk yang terbaik. Kita harus bertindak dan bersikap seperti biasa untuk menginginkan dan meraih hasil yang besar. Sebagai contoh saat Anda meraih hasil besar dari berjualan, syukuri tapi bersikap biasa. Ini sedang melatih mental kita, bahwa kita itu biasa dan layak meraih hasil besar. Begitu juga dalam berimpi besar, biasa saja karena memang layak untuk kita.

Langkah Kelima: Hiduplah Seolah-Olah Anda Sudah Memilikinya

Salah satu langkah penting dalam mewujudkan impian jadi kenyataan adalah dengan mulai hidup seolah-olah kita sudah memiliki hal-hal yang kita inginkan. Kita harus menyadari bahwa masa lalu dan masa depan hanyalah konsep yang ada dalam pikiran kita. Satu-satunya hal yang nyata adalah saat ini. Oleh karena itu, apa pun yang kita inginkan sebenarnya sudah ada di sini sekarang. Mungkin hal tersebut belum terwujud dalam dunia nyata saat ini, tetapi di alam semesta dengan Allah SWT, hal-hal tersebut sudah ada. Ketika kita hidup dalam keadaan ingin atau merasa bahwa kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan, kita sebenarnya masih mengakui kekurangan dan kekosongan dalam diri kita. Sebaliknya, kita harus hidup dalam keadaan tahu bahwa impian kita sudah selesai dan kita hanya menunggu waktu untuk menerimanya. Dalam keadaan ini, kita akan mengalami perubahan dalam energi dan sikap hidup kita. Kita akan memiliki keyakinan yang kuat bahwa apa pun yang kita impikan akan terwujud.

Langkah Keenam: Berserah Diri Pada Allah SWT

Terakhir, tetapi tidak kalah pentingnya, kita perlu berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT dalam mewujudkan impian jadi kenyataan. Meskipun kita harus tetap berusaha dan bertindak, kita juga perlu melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah perjalanan kita. Kita harus menyerahkan diri kepada aliran kehidupan yang ditentukan oleh-Nya dan hanya mengikuti alur tersebut. Kita harus menyadari bahwa tidak ada hal yang benar-benar buruk atau baik dalam hidup ini, karena kita bahkan tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apakah suatu peristiwa itu baik atau buruk. Oleh karena itu, apa pun yang terjadi dalam hidup kita sekarang, kita hanya perlu menyerahkannya kepada Allah SWT. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita juga perlu selalu kembali kepada Allah. Allah-lah yang akan membimbing dan mengarahkan kita dalam mewujudkan impian kita. Ketika ada inspirasi yang muncul di pikiran atau hati kita, kita harus segera bertindak tanpa ragu-ragu. Kita harus meyakini bahwa Allahlah yang mendorong dan memberi kekuatan kepada kita untuk mencapai impian tersebut.

FAQ (Frequently Asked Questions),  pertanyaan yang sering diajukan.


• Bagaimana taqwa dapat membantu dalam mewujudkan impian jadi kenyataan?

Taqwa membantu kita memperkuat kesadaran akan kehadiran Allah SWT, sehingga kita memiliki pandangan yang lebih jernih dan tindakan yang lebih tepat dalam meraih impian.


• Mengapa penting untuk menjauhi dosa dalam mewujudkan impian jadi kenyataan?
Dosa menurunkan kesadaran dan menghalangi kita untuk memfokuskan diri pada Allah SWT. Dengan menjauhi dosa, kita dapat memperkuat ikatan spiritual dengan-Nya untuk mencapai impian yang diinginkan.


• Apa artinya menyadari keberlimpahan dalam konteks mewujudkan impian jadi kenyataan?
Menyadari keberlimpahan berarti memanfaatkan kekuatan taqwa yang Allah SWT berikan saat ini untuk menciptakan perubahan dalam hidup kita dan meminta kepada-Nya apa yang kita inginkan.


• Mengapa perlu merasa layak untuk mendapatkan sesuatu yang besar?
Merasa layak membangkitkan kepercayaan diri dan keyakinan bahwa kita memang pantas menerima hal-hal besar. Dalam Islam, kita diciptakan oleh Allah SWT dengan keistimewaan dan memiliki potensi untuk meraih impian-impian besar.


• Mengapa hidup seolah-olah kita sudah memilikinya penting dalam mewujudkan impian jadi kenyataan?
Dengan hidup dalam keyakinan bahwa impian kita sudah terwujud, kita mengubah energi dan sikap hidup kita. Ini menciptakan suasana yang positif dan menarik rezeki yang kita inginkan.


• Bagaimana cara berserah diri kepada Allah SWT dalam meraih impian?
Berserah diri berarti tetap berusaha dengan segenap usaha kita, sambil meyakini bahwa Allah-lah yang mengatur segalanya. Kita tahu bahwa Allah SWT memiliki rencana terbaik untuk kita, dan kita percaya bahwa apa pun yang terjadi adalah kehendak-Nya.


• Apakah kita harus terus bertindak untuk meraih impian?
Ya, kita harus tetap berusaha dan bertindak, sambil melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah perjalanan kita. Kita memohon petunjuk dan berharap agar langkah-langkah kita selaras dengan kehendak-Nya.


• Apakah mewujudkan impian selalu berarti mendapatkan hasil yang baik?
Dalam perspektif Islam, kita tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apa yang benar-benar baik atau buruk. Oleh karena itu, mewujudkan impian bisa melibatkan berbagai situasi dan pengalaman yang mungkin di awal terlihat sebagai tantangan, tetapi semuanya terjadi dalam ketentuan Allah SWT yang lebih besar.


• Apa yang harus dilakukan ketika mengalami kegagalan dalam mewujudkan impian jadi kenyataan?
Ketika menghadapi kegagalan, kita harus tetap berserah diri kepada Allah, mengambil hikmah dari pengalaman tersebut, dan terus berusaha dengan keyakinan baru. Kegagalan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan.


• Bagaimana Islam memandang mewujudkan impian jadi kenyataan sebagai bagian dari hidup kita?
Islam mendorong umatnya untuk bermimpi dan mewujudkan impian dengan mengandalkan kekuatan taqwa, menjauhi dosa, dan berserah diri kepada Allah SWT. Mewujudkan impian merupakan wujud syukur atas nikmat-Nya dan memberikan manfaat bagi kehidupan diri sendiri serta orang lain.

Mewujudkan impian menjadi kenyataan dalam Islam melibatkan langkah-langkah yang kokoh dan keyakinan yang tulus kepada Allah SWT. Dengan memperkuat taqwa, menjauhi dosa, dan menyadari keberlimpahan yang Allah SWT berikan, kita dapat meraih impian-impian besar dalam hidup ini. Merasa layak mendapatkan hal-hal besar dan hidup seolah-olah kita sudah memilikinya adalah sikap yang diperlukan dalam perjalanan mewujudkan impian. Tetap berusaha dengan segenap usaha, melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah, dan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya akan membawa kita menuju keberhasilan. Dalam Islam, mewujudkan impian jadi kenyataan bukanlah sekadar memperoleh keuntungan pribadi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi orang lain dan menjadi wujud syukur atas nikmat-Nya. Dalam perjalanan ini, kita akan menghadapi berbagai pengalaman, termasuk kegagalan, tetapi dengan kepercayaan dan keteguhan hati, impian kita akan menjadi kenyataan yang indah.

Feb 6, 2024

Cahaya Allah SWT Datang Kapan Saja, Persiapkan Hati Anda untuk Menyambutnya

 


Video klip di atas ada gambar matahari yang bersinar cerah. Terus SettiaBlog kasih gambar anak - anak tersenyum mengekspresikan kebahagiaan. Kita semua tentu masih ingat saat kecil kan ya, begitu bebas, berlari, bermain, melompat. Semakin tumbuh dewasa tentu akan berubah, ya seperti yang kita rasakan saat ini. Dan ndak mungkin kan ya kembali ke masa kecil lagi. Backsoundnya sendiri SettiaBlog kasih "changes". SettiaBlog sendiri sering kali bertanya - tanya, Mengapa saya merasa lebih bahagia ketika matahari bersinar?  Apalagi ketika kita duduk di pantai yang cerah, di sebuah pulau yang indah dan hangat. Katanya c, ini dari sudut pandang medis,  cahaya matahari menyebabkan otak kita memproduksi hormon serotonin  di dalam tubuh kita. Hormon adalah bahan kimia kompleks yang berperan penting dalam mengatur banyak fungsi tubuh kita. Dua fungsi yang dipengaruhi oleh serotonin adalah suasana hati dan kualitas tidur kita. Ketika kita terkena sinar matahari, tubuh kita akan memproduksi lebih banyak serotonin yang dapat meningkatkan suasana hati dan membuat kita merasa lebih baik. Kadar serotonin yang tinggi akan membuat kita merasa positif dan penuh energi.

Dan alam raya menjadi terang benderang setelah disinari dengan berbagai cahaya dan dampaknya. Sumber dari cahaya itu berupa Matahari yang kemudian memantulkan cahaya ke bulan dan sumber-sumber penerangan lainnya seperti bintang-bintang yang jumlahnya amat banyak dan tidak dapat dihitung oleh manusia. Semua cahaya dan sinar yang menerangi alam semesta adalah bersumber dari cahaya yang diciptakan oleh Allah SWT.
“Selain Cahaya Penerangan yang Diberikan Allah Terhadap Alam Semesta, ada juga Cahaya yang menyinari Hati Manusia dan Rahasia Bashirah-nya.”

Cahaya Matahari, rembulan, dan bintang-bintang setiap saat lenyap. Bulan dan bintang-bintang lenyap cahayanya jika Matahari terbit di siang hari. Sinar Matahari pun menjadi lenyap ketika malam tiba, namun cahaya yang menyinari hati manusia tidak akan hilang selama manusia itu terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Matahari bisa muncul dan tenggelam, tetapi mata hati tidak pernah pudar apalagi tenggelam. Semua sinar dan cahaya yang ada dalam alam ini, termasuk dalam hati manusia adalah berasal dari Allah SWT. Manusia bisa membuat lampu listrik, lampu teplok atau lilin, hakikatnya semua itu berasal dari Allah SWT, karena bahan-bahan yang dijadikan untuk alat penerangan tersebut berasal dari bahan yang diciptakan oleh Allah SWT.
۞ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشۡكَوٰةٖ فِيهَا مِصۡبَاحٌۖ ٱلۡمِصۡبَاحُ فِي زُجَاجَةٍۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوۡكَبٞ دُرِّيّٞ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٖ مُّبَٰرَكَةٖ زَيۡتُونَةٖ لَّا شَرۡقِيَّةٖ وَلَا غَرۡبِيَّةٖ يَكَادُ زَيۡتُهَا يُضِيٓءُ وَلَوۡ لَمۡ تَمۡسَسۡهُ نَارٞۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٖۚ يَهۡدِي ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُۚ وَيَضۡرِبُ ٱللَّهُ ٱلۡأَمۡثَٰلَ لِلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ
 Allah (pemberi) cahaya (pada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti sebuah lubang (pada dinding) yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang (yang berkilauan seperti) mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis). Allah memberi petunjuk menuju cahaya-Nya kepada orang yang Dia kehendaki. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Nur – 24:35).
“Adanya Cahaya adalah Bertujuan Agar Kita Dapat Melihat Lebih Jelas dengan Mata dan Hati”

Cahaya dari Allah SWT adalah cahaya yang bisa memberikan petunjuk menuju kepada-Nya. Maka bersihkan hati dari gambaran-gambaran dunia dengan segala kenikmatannya agar selalu siap kapanpun menerima cahaya dari Allah SWT. 
 رُبَّمَا وَرَدَتْ عَلَيْكَ الأَنْوَارُ فَوَجَدَتِ القَلْبَ مَحْشُوَّاً بِصُوَرِ الآثَارِ فَارتَحَلَتْ من حَيْثُ جَاءَتْ "Bisa jadi cahaya akan menghampiri kamu, kemudian mendapati hati kamu dipenuhi gambaran-gambaran makhluk, sehingga cahaya tersebut kembali ke tempat asalnya." (Syekh Athaillah, Al-Hikam)

Anda tidak akan mengetahui kapan Allah SWT akan menurun¬kan cahaya-Nya ke dalam hati Anda. Bisa jadi ketika Allah SWT menurunkannya, hati Anda sedang dipenuhi gambaran¬-gambaran dunia dengan segala kenikmatannya sehingga cahaya tersebut kembali lagi kepada pemiliknya. Alangkah meruginya Anda, jika Anda termasuk golongan ini. Cahaya itu adalah hadiah dari Ar-Rahman, tidak ada seorang Muslim pun yang tidak menginginkannya. Jika Anda memperhatikan literatur sejarah para ulama dan sufi, maka Anda akan mendapati betapa banyak di antara mereka yang menghabiskan hari mereka dengan ibadah dan amalan, namun cahaya itu tidak kunjung menghampiri hati mereka. Tetapi bagaimana jika Anda justru mengalami keadaan yang sebaliknya, ketika cahaya itu menghampiri Anda, malah Anda sedang berada dalam keadaan yang tidak selayaknya.

Maka bersihkan hati Anda dari bayang-bayang dunia. Sehingga, ketika cahaya itu menghampiri Anda, maka Anda dalam kondisi yang siap siaga. Jika selama ini Anda rela melakukan apapun demi mendapatkan hadiah dari para makhluk, padahal nilainya tidak seberapa, maka lakukanlah yang lebih baik lagi demi mendapatkan hadiah dari Ar-Rahman yaitu cahaya-Nya. Caranya, siapkan hati Anda untuk menerimanya, dan rajinlah mendekatkan diri kepada-Nya. 
SettiaBlog ngomong kayak gini, bukan berarti SettiaBlog sudah bersih dan dekat dengan Allah SWT. Justru SettiaBlog ini sering merasa malu karena masih jauh dari kebenaran. Makanya SettiaBlog selalu ingin terus belajar dan belajar mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kita belajar bareng - bareng ya.
  

Kalau lagu di atas ini "Everybody’s changing" milik Keane. Liriknya sendiri mengajak kita untuk tetap berusaha maksimal, dimanapun Anda berada di dunia ini, siapapun Anda saat ini dan apapun posisi Anda bekerja saat ini, ketika orang-orang di sekitar Anda memiliki pemahaman dan melakukan hal yang berbeda maka janganlah Anda ikuti jika menurut penilaian Anda, perubahan tersebut tidak membawa kemajuan bagi Anda. Perubahan memang sebuah kepastian. Dunia akan selalu berubah. Kita tidak dapat berharap dunia tidak berubah. Tetap menyenangkan seperti masa kecil kita dulu. Dunia akan terus berubah, dan kita harus siap menghadapinya. Namun kita mesti sadar bahwa arah perubahannya mesti benar. Satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa agar kita senantiasa peduli dengan perubahan yang dialami orang yang kita sayangi dan menjaga agar orang yang kita sayangi tidak ikut berubah jika perubahan itu tidak pantas.

Peran Self-Esteem dalam Penerimaan Takdir

 


Video klip di atas ada tumbuhan paku, terus di belakangnya SettiaBlog kasih tetesan hujan, ada bunga dan kupu - kupu. Maksudnya apa Settia? Mana SettiaBlog ngerti, lha wong SettiaBlog itu juga asal buat tapi bagus kan ya. Backsound nya , SettiaBlog kasih "my mistakes". Naah...kalau ini SettiaBlog ngerti, kalau SettiaBlog tiap hari, tiap jam, tiap menit pasti melakukan kesalahan. Maafin SettiaBlog ya, namanya manusia biasa, SettiaBlog ndak akan lepas dari kesalahan. Tapi SettiaBlog pernah ingat ungkapan seperti ini.
“As you begin to take action toward the fulfillment of your goals and dreams, you must realize that not every action will be perfect. Not every action will produce the desired result. Not every action will work. Making mistakes, getting it almost right, and experimenting to see what happens are all part of the process of eventually getting it right.”
Kurang lebihnya, artinya gini,
(Ketika kamu mulai mengambil tindakan untuk memenuhi tujuan dan impianmu, kamu harus menyadari bahwa ndak setiap tindakan akan sempurna. Ndak setiap tindakan akan menghasilkan hasil yang diinginkan. Ndak setiap tindakan akan berhasil. Membuat kesalahan, membuatnya hampir benar, dan bereksperimen untuk melihat apa yang terjadi semua adalah bagian dari proses menjadi benar pada akhirnya.)

Semua pasti setuju kan ya kalau di katakan, manusia adalah makhluk terbaik yang Allah SWT ciptakan. Dalam kehidupan manusia selalu dalam pengawasan Allah SWT dan para malaikatnya. Sebagai makhluk ciptaan-Nya, manusia haruslah mempercayai bahwa semua peristiwa yang terjadi di dunia ini selalu dalam pengawasan Allah SWT, baik peristiwa yang baik ataupun peristiwa buruk yang terjadi.

Rukun iman yang keenam adalah percaya kepada qada' dan qadar Allah SWT. Mengimani qadar Allah SWT berarti meyakini bahwa Allah Maha Kuasa dalam menetapkan, mengatur dan menjaga sistem kehidupan yang ada di alam semesta. Namun terkadang kita sulit menerima takdir yang menimpa diri kita, terutama jika takdir yang kita hadapi berupa kesulitan dan kegagalan. Ketika kesulitan atau kegagalan menimpa kita, sering kali kita lupa bahwa Allah lah sang pencipta takdir. Allah jauh lebih tahu hal yang terbaik untuk para hambanya. Ndak semua hal yang menurut kita baik, itu akan baik untuk diri kita. Tetaplah berhusnuzhon kepada Allah SWT, karena Allah mengetahu kadar kemampuan setiap hambanya dan tidak akan membebankan seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, seperti yang Allah SWT sampaikan di dalam penggalan surat Al-Baqarah ayat 286 …laa yukallifullahu nafsan illa wus’aha….

Ketika Allah SWT tidak memperkenankan kita untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, bisa jadi itu adalah nikmat dan anugrah terbesar yang hendak Allah SWT berikan kepada kita. Namun terkadang manusia kurang dapat menangkap sinyal-sinyal itu, kecuali setelah tampak jelas di depan matanya kebaikan yang hendak Allah berikan dari pelarangan tersebut. Padahal jika manusia mau melihat dengan kerendahan hatinya, akan penuhlah di dalam jiwa dan batinnya rasa syukur yang tidak terhingga.

Istilah seni menghargai diri sering disebut dengan self-esteem, yaitu cara seseorang dalam menerima dan menghargai diri. Bagi seseorang yang memiliki self-esteem  yang baik, akan lebih percaya diri, tegas terhadap keputusan yang diambil, serta ndak mudah membandingkan diri dengan orang lain secara berlebihan. Di sisi lain self-esteem dapat diartikan sebagai sebuah pandangan, pikiran, dan perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Selain itu, seperti pandangan seseorang yang menganggap dirinya mampu melewati ujian hidup, pikiran seseorang tentang keindahan dirinya, maupun perasaan seseorang tentang dirinya yang berharga dari yang orang lain karena mampu melewati setiap kesulitan dan kemudahan diri.

Kemudian menerima diri sendiri mungkin bagi sebagian orang merupakan hal yang ndak mudah. Karena mereka selalu membandingkan diri mereka dengan orang lain. Mereka merasa bahwa hidup mereka ndak senyaman orang lain. Padahal, mereka lupa bahwa pada diri mereka ada mata yang masih dapat melihat, hidung yang masih bisa bernafas, kaki yang bisa digunakan untuk berjalan adalah nikmat terbesar yang mungkin sering mereka lupakan. Merasa kurang tampan, kurang tinggi, kurang pandai adalah hal yang ndak perlu dilakukan. Dalam hal ini lagi-lagi menerima takdir, menghargai diri dan bersyukur adalah cara terbaik untuk membuat kita sadar bahwa tidak ada manusia yang sempurna, setiap kita punya kurang, setiap kita pernah gagal tapi dengan cara menerima semua akan terasa lebih nikmat.

Dalam ilmu psikologi, self-esteem  atau harga diri biasanya merujuk pada cara seseorang untuk menghargai, mengapresiasi, serta mencintai dirinya sendiri. Orang yang memiliki self-esteem yang tinggi cenderung lebih menerima diri mereka sendiri dan menerima takdir yang diberikan pada mereka.

Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan self-esteem:

Self talk dengan kalimat positif: Melakukan self talk  atau berbicara hal-hal positif terhadap diri sendiri dapat membantu meningkatkan self-esteem. Hal ini dapat dilakukan dengan mengucapkan kalimat-kalimat positif seperti “Saya mampu melakukan ini” atau “Saya memiliki banyak kelebihan”.

• Beri waktu diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang disukai: Meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang disukai dapat membantu meningkatkan self-esteem. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan hobi atau aktivitas yang disukai.

• Berbicara dengan orang yang positif: Berbicara dengan orang yang positif dan mendukung dapat membantu meningkatkan self-esteem. Hal ini dapat dilakukan dengan mencari teman atau keluarga yang mendukung dan dapat memberikan dukungan positif.

• Menerima kekurangan dan kesalahan: Menerima kekurangan dan kesalahan yang dimiliki dapat membantu meningkatkan self-esteem. Hal ini dapat dilakukan dengan mengakui kekurangan dan kesalahan yang dimiliki dan mencoba untuk memperbaikinya.

Dalam konteks penerimaan takdir, memiliki self-esteem yang tinggi dapat membantu seseorang menerima takdir yang diberikan pada mereka. Orang yang memiliki self-esteem  yang tinggi cenderung lebih menerima diri mereka sendiri dan menerima takdir yang diberikan pada mereka. Oleh karena itu, meningkatkan self-esteem dapat membantu seseorang menerima takdir yang diberikan pada mereka dengan lebih baik.

Feb 2, 2024

Kerendahan Hati dalam Psikologi Islam

 


    
Video klip di atas itu ada tetesan hujan di malam hari yang menimpa dedaunan. Terus SettiaBlog kasih bunga koin dollar, ya itu lambang kesuburan dan kemakmuran. Seperti harapan kita semua agar selalu berlimpah rezeki dari Allah SWT. Untuk lagunya SettiaBlog kasih "The Night" milik Avicii. Lagunya sendiri bercerita tentang pesan Sang ayah kepada anaknya,  jika kehidupan yang dijalani setelah dewasa begitu keras. Namun, semua itu ndak untuk ditakuti melainkan dilewati meskipun banyak  rintangan yang harus dilalui. SettiaBlog sendiri dulu sering di nasehati oleh almarhum bapak SettiaBlog, agar tidak sombong, bersikap rendah hati dan tidak serakah. Karena pada hakikatnya manusia diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini senantiasa dituntut untuk selalu mendayung akan budinya agar tercipta ketentraman, kedamaian, kebahagiaan, dan kebaikan. Kebaikan adalah salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan, kebenaran, dan keadilan hidup bermasyarakat dan beragama.  Kebahagiaan adalah hal yang didambakan oleh setiap orang, baik itu orang tua, anak-anak, dewasa, laki-laki, perempuan, kaya dan miskin. Mungkin banyak orang yang bertanya sebenarnya milik siapa c,  kebahagiaan itu? Semua orang dapat merasakan kebahagiaan, karena kebahagiaan bukanlah milik orang kaya saja atau milik para pejabat saja ataupun milik orang yang berparas cantik saja. Di dalam islam kebahagiaan dapat diraih dengan mendekatkan diri kepada Allah, malaksanakan perintah dan menjauhi larangannya dan bersungguh-sungguh dalam melakukannya.

  Tawadhu atau yang biasa dikenal orang dengan sikap rendah hati dan tidak sombong merupakan sifat yang amat mulia yang disukai banyak orang. Akan tetapi meskipun sifat ini disukai banyak orang tidak banyak orang yang bisa menerapkannya, padahal dengan sifat ini manusia akan menjadi bahagia karena orang yang tawadhu memiliki hati yang ikhlas dan memperuntukkan ibadah hanya untuk Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan selain-Nya. Menurut KBBI tawadhu adalah sikap dan perbuatan manusia yang menunjukkan adanya kerendahan hati, tidak sombong dan tinggi hati, mudah tersinggung. Orang yang tawadhu memiliki dada yang lapang dan dekat dengan Allah SWT dan tidak berbuat maksiat kepada Allah.  

Menurut Al-Ghazali tawadhu adalah setiap akhlak dan budi pekerti yang mempunyai dua ujung dan pertengahan antara dua ujung tersebut, dimana ujung yang lebih condong pada kelebihan dinamakan sombong atau takabur, dan ujung yang condong pada kekurangan adalah rendah diri dan rendah jiwa. Pertengahan antara kedua sifat tersebut adalah yang disebut tawadhu atau merendahkan hati. Dari kedua ujung tersebut yang paling baik adalah yang pertengahan karena kedua ujung tersebut adalah tercela dan hal yang paling dicintai Allah SWT adalah yang di tengah-tengah.

  a.    Seseorang yang mempunyai sifat tawadhu akan mendapatkan banyak manfaat antar lain mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat, karena orang yang mempunyai sifat tawadhu akan disegani orang.

b.    Mendapat simpatik banyak orang; Secara fitrah orang akan lebih simpati pada orang tawadhu daripada orang yang sombong.

c.     Mempunyai banyak teman;  Orang akan nyaman dan bergaul dengan orang yang tawadhu, karena orang tersebut tidak kawatir akan direndahkan dirinya.

d.    Dihormati orang

e.    Hati selalu tenang dan tenteram; Karena orang yang tawadhu sadar bahwa kemampuan yang dimiliki tidak perlu dipamerkan ke banyak orang dan bahwa kemampuan yang dimilikinya adalah semuanya milik sang pencipta.

f.      Terhindar sifat sombong atau takkabur

Orang yang mempunyai sifat ini menyadari bahwa manusia saling membutuhkan satu sama lain meskipun harta dan kedudukan sudah dimilikinya semua.  

Dalam psikologi tawadhu hampir sama dengan humility  (kerendahan hati) yaitu nilai kebaikan moral yang diukur melalui pengukuran kesuksesan diri dan kemampuan mengetahui kesalahan diri, keterbatasan diri, ketidaksempurnaan diri, terbuka akan ide-ide baru dan melupakan nasihat diri serta menjaga diri sendiri seperti layaknya menjaga orang lain, mencintai dan menghormati orang lain. Humility  merupakan sebuah pandangan yang dilakukan baik oleh seorang pemimpin ataupun seorang karyawan bahwa ada yang lebih besar dari dirinya,  pendapat ini memperkuat  bahwa humility adalah pandangan yang menyadari akan kompetensi yang dimilikinya akan tetapi dia juga sadar akan keterbatasannya, sehingga tidak merepresentasikan kemampuan yang dimilikinya secara berlebihan.  

Perilaku yang lain yang berkaitan dengan kerendahan hati adalah hypo-egoic entitlement yaitu tidak berpikir bahwa mereka berhak diperlakukan istimewa sebagai pribadi karena pencapaian atau karakteristik positif mereka. Orang yang rendah hati menyadari bahwa pencapaian atau atribut khusus yang dimilikinya tidak akan bertahan dan mereka sama dengan orang lain yang memiliki kelemahan, kekurangan, hambatan dan kegagalan.  

Contoh dari perilaku tawadhu yaitu Memberi salam atau menyapa kepada anak-anak kecil, tidak malu makan bersama orang-orang miskin, berteman dengan orang kaya ataupun dengan orang miskin, jika seorang laki-laki yang sudah beristri dia akan membantu pekerjaan rumah istrinya, mau mendengarkan orang lain yang sedang berbicara, mau menerima kritik dan tidak meremehkan orang pada suatu peristiwa tertentu. Faktor apa saja yang membentuk sifat tawadhu ini? Sifat tawadhu dapat terbentuk antara lain dengan adanya kebersyukuran yaitu dengan memahami bahwa apapun yang kita punya adalah pemberian  Allah SWT, menghindari sifat pamer  yaitu melakukan sesuatu bukan karena ingin dilihat oleh orang lain, bersikap sabar dalam menghadapi cobaan dan godaan, menghindari sikap sombong dan berusaha untuk mengendalikan diri untuk tidak menampakkan kelebihan yang kita punya kepada orang lain. Bagaimana? Indah bukan tawadhu itu?



    
Untuk backgroundnya sendiri SettiaBlog ambil dari jok kursi SettiaBlog yang baru di buat. Ada kursi yang sudah usang dan reyok, bentuknya kayak kursi makan tapi sangat sederhana. Waktu SettiaBlog perhatikan, di balik kesederhanaan bentuk nya itu ternyata ada konsep dan desain yang rumit. Makanya kursi itu SettiaBlog tata ulang, SettiaBlog gosok, di kasih wood filler water base, terus SettiaBlog kasih guratan cat putih tipis - tipis dan SettiaBlog lapisi clear tipis - tipis, ya jadinya kayak gambar di atas.
"Arrogance makes you stronger from outside, but even weaker from inside."
(Kesombongan hanya akan membuatmu kuat dari luar namun lemah di dalam)

"Don’t be arrogant, because arrogant kills curiosity and passion."
(Jangan jadi orang sombong, karena kesombongan membunuh rasa ingin tau dan apa yang kita sukai)