Sep 30, 2023

Potensi Ndak Terbatas dalam Diri Manusia


Kali ini SettiaBlog buat background agak sedikit beda, ini ndak ada unsur gambarnya lho ya, murni permainan warna. Video klip di atas milik Ariana Grande, operet parodi film Titanic. Filmnya sendiri bercerita tentang kapal besar yang berlayar menyebrangi samutra lepas yang dibungkus oleh kisah cinta dua remaja sekaligus pemeran utama dalam film tersebut yaitu Jack dan Rose. Kisah cinta bermula ketika keduanya menempati kapal yang sama dan memberikan bekas benturan memori yang dalam melalui pandangan pertama. Di situlah kisah cinta kedua anak manusia dimulai. Sebenarnya bukan hal inilah yang akan SettiaBlog bahas tetapi tentang "why can Titanic is broken?."

Mungkin kita berrtanya-tanya mengenai mengapa kapal yang megah ini dan kapal yang dirancang dengan teknologi yang luar biasa pada zamanya bisa rusak akibat gunung es tampak dimata terlihat sangat kecil?. Dari sinilah otak manusia perlu difungsikan dalam menganalisi suatu kejadian walaupun itu hanya sebuah film. Secara kasat mata kita sama-sama melihat gunung es sangat kecil diatas permukaan air laut sehingga sang kapten Titanic sangat optimis serta meremehkan batu es kecil itu. Sang kapten melakukan kesalah yang sangat besar, titanic semakin mempercepat lajunya serta  sang kapten menghiraukan peringatan terhadap adanya bongkahan batu es yang bisa membahayakan Titanic. Untung ndak dapat diraih malam ndak dapat ditolak. Sangat mengenaskan pada malam itu, hal yang tidak diinginkan akhirnya terjadi juga. Sang kapten yang awalnya menghiraukan bongkahan batu es yang kecil akhirnya menjadi mala petekan bagi hidupnya. Akhirnya kapal Titanic menabrak dibagian sisi kanan serta mengalami kebocoran hingga kapal ini tenggelam walaupun masih ada yang selamat.

Apa yang dapat kita ambil atau hikmah yang bisa kita petik sama-sama dalam film Titanic tersebut?. Film tersebut menceritakan mengenai hal yang kecil yang kadang orang lain melupakannya bahkan meremehkannya. Sebuah bongkahan batu es yang tampak kecil bisa memusnakan kapal besar serta dirancang sedemikian rupa dengan teknologi modern, kapasitas yang besar serta kualitas yang sangat ideal yang tidak ada tandingannya pada saat itu. Bongkahan batu es ini bisa diibaratkan dengan potensi kecerdasan manusia. Batu es yang tampak kecil dipermukaan laut hanya memberikan sumbangsih 12% dari kecerdasan manusia tetapi bongkahan es yang ada didasar laut menyumbang sebesar 88% dari kecerdasar manusia. Kira-kira begitulah penjelasan potensi manusia dengan kaitannya dengan bongkahan batu es.

Di dalam diri manusia tertanam potensi yang luar biasa, yang kadang manusia tidak sadari jika mereka punya potensi yang luar biasa. Manusia dipilih oleh sang Kholiq sebagai khalifah di muka bumi, dipilih sebagai kandidat dalam mengurusi bumi yang pada saat itu angin, tanah, gunung menolak untuk menjadi khilafah Allah. Kecerdasan manusia bisa dibangun melakui tiga kecerdasan yang saling bersinergi serta berkesinambungan yaitu kecerdasan IQ, EQ, dan SQ. Membangun kecerdasan IQ (Intellinence Quotiont) belum cukup untuk direalisasikan di dalam kehidup ini. kecerdasan IQ hanya bisa digunakan dalam menganalisi seuatu, digunakan dalam berkompetisi, digunakan dalam menghitung tetapi pada dasarnya kecerdasan IQ belum cukup karena  berdasarkan penelitian Goleman (1997) mengatakan bahwa IQ tinggi pada manusia hanya menyumbang 20% dari keberhasilan hidup dan faktor-faktor yang mentukan sukses, sedangkan 80% ditentukan oleh kekuatan-kekuatan lain, seperti berdo'a, kecerdasan sosial, kecerdasan spritual hingga nasib yang baik. 

Banyak orang gagal walaupun dilihat IQ mereka tinggi tetapi yang membuat mereka gagal yaitu kurangnya hubungan sosial mereka, kuranganya membangun jaringan networking, selalu menghindari diskusi dengan orang banyak, tidak mengamalkan potensi yang ada didalam dirinya, serta renggang hubungannya dengan manusia dan sang pencipta. (Hambluminannas dan Hambluminallah).

Kalau di bawah ini SettiaBlog ambil puisinya Sapardi Djoko Damono, "ketika kau tak ada". Yang bacakan ini namanya Rahma. Backgroundnya SettiaBlog kasih bunga Juliet Rose, yang ndak bisa mekar di semua tempat. Salah satu nilai yang terkandung dalam puisi ini adalah kehilangan dan rindu. Puisi ini mencerminkan kekosongan dan kerinduan yang dirasakan ketika seseorang yang dicintai tidak hadir. Bait pertama menggambarkan betapa tajam dan serunya detik-detik yang berlalu ketika sang kekasih tidak ada. Hal ini mencerminkan betapa berharganya kehadiran seseorang dalam kehidupan kita. Rasa kehilangan dan kerinduan ini mengajak kita semua untuk menghargai setiap momen yang dihabiskan bersama orang yang dicintai.

Selanjutnya, puisi ini mengandung nilai tentang kekuatan kata-kata dan interpretasi. Pada bait kedua, penulis menjelma menjadi kata-kata yang mendidih dan menafsirkan sosok yang tidak ada. Hal ini menunjukkan bahwa kata-kata memiliki kekuatan untuk menggambarkan perasaan dan emosi dengan begitu kuat. Puisi ini mengajak kita untuk memahami bahwa setiap kata yang kita pilih dan ungkapkan dapat memiliki makna yang mendalam dan dapat mempengaruhi orang lain.

Selain itu, puisi ini juga mengajak pembaca untuk menjelajahi hidup dan mengejar impian. Bait ketiga dan keempat menggambarkan perjalanan yang penuh tantangan dan ketidakpastian, sebagaimana jalan yang berliku dalam mimpi. Puisi ini menggugah semangat untuk tidak takut menghadapi rintangan dan terus berusaha mencapai tujuan. Pesan ini mengingatkan kita bahwa hidup adalah perjalanan yang berharga, dan setiap langkah yang diambil memiliki arti dan pentingnya sendiri.

Sep 28, 2023

Hakekat Kekayaan Menurut Pandangan Islam

 

   

Video klip di atas "If I Aint Got You" milik Alicia Keys yang di cover Dixzie Cruel. SettiaBlog suka gayanya yang s derhana, cara memainkan musiknya juga sederhana. Ya emang dia punya kualitas yang bagus, hasilnya tetap bagus. Di bawah ini ada sedikit potongan liriknya.
Some people live for the fortune
Beberapa orang hidup untuk kekayaan
Some people live just for the fame
Beberapa orang hidup hanya untuk kemahsyuran
Some people live for the power, yeah
Beberapa orang hidup untuk kekuasaan
Some people live just to play the game
Beberapa orang hidup hanya untuk bermain
Some people think that the physical things define what's within
Beberapa orang mengira bahwa fisik menjelaskan yang ada di dalam
Some people want it all
Beberapa orang inginkan semuanya,
But I don't want nothing at all
Tapi aku tak inginkan apa-apa
If it ain't you baby,
Jika bukan dirimu kasih,

Seperti yang kita rasakan semua. Hidup dengan kekayaan yang berlimpah menjadi dambaan banyak orang. Seseorang dikatakan sukses apabila ia memiliki harta dan kehidupan yang serba cukup. Pendidikannya juga dianggap bagus apabila mampu membawanya meraih tingkat kesuksesan secara finansial. Lalu, bagaimanakah Islam memandang kekayaan itu sendiri? Secara garis besar, kekayaan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja. Namun, sebenarnya kaya itu relatif. Ada orang yang tetap dapat bertahan hidup setelah berhenti bekerja. Sebagian besar kondisi tersebut didukung kekuatan finansial yang datang dari pendapatan pasif atau passive income yang diperoleh dari investasi. akan tetapi, adapula orang-orang berpenghasilan tinggi yang tetap merasa tidak kaya sebab gaya hidupnya mempengaruhi cara mereka menggunakan kekayaannya. Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk menjadi kaya. Bahkan mencari kekayaan disyariatkan dalam Islam karena itu berarti mencari rejeki dan berusaha di dunia sebagaimana yang dicantumkan dalam banyak ayat di Al-Qur’an, seperti: “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi ; dan carilah karunia Allah” (QS. Al Ahzab: 10). Di ayat lain, QS. Al Mulk: 15 juga disebutkan, “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.” Dari ayat-ayat tersebut, Ibnu Katsir, menafsirkan maksudnya, yaitu berpergianlah ke kalian ke tempat-tempat di bumi yang kalian kehendaki, lintasilah daerah-daerah dan pelosok-pelosoknya untuk mendapatkan berbagai macam penghasilan dan berdagang. Berikut ini beberapa hukum mengenai kekayaan menurut agama Islam:

Wajib – jika usaha manusia itu dilakukan untuk memperoleh pendapatan memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya serta mencukupkannya dari meminta-minta.

Sunnah – jika usaha manusia itu dilakukan untuk memberikan tambahan nafkahnya dan nafkah keluarganya atau untuk tujuan melapangkan orang-orang fakir, menyambung silaturahim, memberi balasan atau hadiah pada kaum kerabat, dan mencari kekayaan dengan niat seperti ini lebih utama daripada menghabiskan waktu untuk beribadah.

Mubah (diperbolehkan) – jika untuk memberikan tambahan dari kebutuhan atau dengan tujuan berhias dan menikmati.

Makruh – jika tujuannya mengumpulkan harta agar bisa berbangga-banggaan, sombong, bermegah-megahan, bersenang-senang hingga melewati batas walaupun dicari dengan cara yang halal. Hal ini sejalan dengan sabda Rasullullah saw, “Barang siapa yang mencari dunia yang halal untuk bermegah-megahan, berbangga-banggaan, dan riya maka ia akan bertemu dengan Allah SWT sedangkan Allah murka kepadanya.”

Haram – jika dicari dengan cara yang haram seperti suap, riba dan lainnya, sebagaimana yang dijelaskan dalam al Mausu’ah Al Fiqhiyah jus II hal 11384-11385).

Rasulullah menegaskan bahwa kekayaan yang sejati ada di dada. Hal ini menekankan bahwa sebenarnya persoalan anggapan bahwa seseorang disebut kaya atau miskin adalah murni masalah mental. Seseorang bisa merasa kaya walaupun memiliki sedikit harta karena ia berlapang dada dan selalu mensyukuri nikmat yang ada. Harta yang ia miliki digunakan untuk meningkatkan amal dan ibadah. Seorang muslim diperbolehkan mempunyai cita-cita untuk menjadi orang kaya, asalkan niat tersebut untuk memperkuat agama. Namun, Allah juga tidak mengharuskan seorang manusia menjadi orang yang memiliki kekayaan harta. Kewajiban mencari rejeki diperintahkan agar seseorang berusaha sesuai kemampuannya, sedangkan hasil akhir menjadi keputusan Allah. Kekayaan juga merupakan amanah dari Allah yang harusnya dijaga dengan sebaik-baiknya. Pengertian ini diartikan sebagai perintah untuk memanfaatkan harta yang dimiliki untuk beribadah di jalan-Nya. Sebab kedudukan harta dan kekayaan tidaklah boleh sejajar atau lebih tinggi dari kedudukan iman dan ibadah kepada Allah SWT, seperti yang disiratkan dalam QS. Al-Kahfi: 46 yang artinya, “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”

Menurut agama Islam, kekayaan diartikan pula sebagai suatu jalan menuju kejayaan, seperti yang tersirat pada QS. As-Shaff: 10-12 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasulullah dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui, niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, dan ke tempat tinggal yang baik di dalam surga ‘Adn. Itulah kemenangan yang agung.”
Dari  pengertian atau konsep diatas, maka sebagai seorang yang beriman harus memahami kekayaan sebagai amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dan digunakan untuk mencapai kesuksesan di dunia dan akhirat. 

Untuk backgroundnya SettiaBlog kasih flex, bukan flexing lho ya.   Menampakkan harta atau kini lebih dikenal dengan istilah flexing kalau bahasa Bojonegoronya "pamer",  tentu tujuannya tidak lain adalah untuk mencari popularitas. Kalau menurut SettiaBlog, semua orang tetap sama, mencari kekayaan untuk di pamerkan...he....he... ndak, ndak bercanda. Tapi unsur "pamer" ini tetep ada lho pada diri manusia, cuma gayanya yang beda - beda, ada yang blak-blakan dan ada yang sembunyi - sembunyi.

Terkait dengan hal ini, Nabi Muhammad SAW  dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman As-Sulami dalam Sunanus Sufiyah sebagaimana tertulis dalam kitab Al-Jami'us Shahir:  
إحذروا الشهرتين الصوف والخز  
Artinya, “Jauhilah oleh kalian dua pakaian kemasyhuran, wol dan sutra.” Al-Munawi pensyarah Al-Jami'us Shahir menjelaskan, hadits di atas menjadi petunjuk untuk menjauhi menggunakan sesuatu yang dapat mendongkrak popularitas, dan hal ini hukumnya makruh serta tercela:
  أي احذروا لبس ما يؤدي إلى الشهرة في الطرفين أي طرفي التخشن وهو الصوف والتحسن وهو الحرير فإنه مذموم مكروه الي ان قال وهو أمر بالتباعد عن طلب الشهرة في اللباس وقد أمر الشارع بالتوسط بين التفريط والإفراط حتى في العبادة   
Artinya, "Yakni, jauhi oleh kalian menggunakan pakaian yang dapat mendatangkan popularitas dalam dua hal; menggunakan pakaian kasar, yakni pakaian wol dan menggunakan pakaian bagus, yakni pakaian sutra. Sesungguhnya hal ini adalah tercela dan hukumnya makruh. Hadits ini merupakan perintah untuk menjauhi mencari popularitas dalam berpakaian. Sesungguhnya Nabi telah memerintahkan untuk sedang-sedang , antara berlebihan-lebihan dan melampui batas hingga dalam urusan ibadah." (Zainuddin Muhammad Al-Munawi, Faidhul Qadir, [Mesir, Maktabah At-Tijariyah: 1358 H), juz I, halaman 244).   

As-Syaukani dalam penjelasannya terhadap hadits di atas menyatakan:
  وَلَا شَكَّ أَنَّ لُبْسَ مَا فِيهِ جَمَالٌ زَائِدٌ مِنْ الثِّيَابِ يَجْذِبُ بَعْضَ الطِّبَاعِ إلَى الزَّهْوِ وَالْخُيَلَاءِ وَالْكِبْرِ  
Artinya, "Tidak diragukan bahwa mengunakan pakaian bagus yang melebihi pakaian-pakaian lainnya dapat menarik sebagian watak manusia pada kemegahan, keangkuhan, kesombongan dan kecongkakan". (Muhammad ibnu Ali ibnu Muhammad ibnu Abdillah As-Syaukani, Nailul Authar, [Mesir, Darul Hadits: 1413 H], juz II, halaman 130).  
Secara tekstual hadits dan penjelasan di atas menunjukkan larangan dalam arti makruh dan tercela mengunakan pakaian kemasyhuran untuk mendapatkan popularitas.   Namun hemat penulis kemakruhan ini bersifat umum untuk segala sesuatu, tidak tertentu hanya pakaian mewah saja, yang substansinya adalah segala sesuatu yang tujuannya untuk mendongkrak popularitas hukumnya makruh, karena hal tersebut dapat menarik pada sikap angkuh dan sombong. Adapun sombong sendiri hukumnya jelas haram.

    Menurut Al-Imam Al-Ghazali, yang menjadi tujuan mencari kemasyhuran atau popularitas adalah penghargaan dan kedudukan dalam hati. Sedangkan hubbul jah atau gila hormat adalah sumber dari segala kerusakan. Kemudian, yang dicela adalah mencari popularitas dangan sangat menginginkannya dari manusia. Adapun jika popularitas datang dari Allah SWT tanpa mengupayakannya, maka tidak tercela. (Abu Hamid Mumammad bin Muhammad Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin,[Bairut, Dar-Ma'rifah], juz III, halaman 278).     Bagaimana dengan Pakaian yang Bagus? Penjelasan di atas tidak bisa difahami sebagai larangan untuk mengunakan pakaian yang bagus, indah dan mahal. Mengunakan pakaian bagus, sandal bagus, dan semisalnya hukumnya sunah berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi SAW. Beliau bersabda: 
  لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ  
Artinya,  “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”
Ada seseorang yang bertanya,
“Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab,
“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.”
Demikian pula hadits dari Amr bin Syuaib dari ayahnya, dari kakeknya, ia meriwayatkan sabda Rasulullah SAW:
  إِنَّ اللَّهَ يُحِبَّ أَنْ يَرَى أَثَرَ نِعْمَتِهِ عَلَى عَبْدِهِ  
Artinya, "Sungguh Allah sangat suka meyaksikan bekas nikmat-Nya pada diri hamba-Nya.” (Kementrian Waqaf, Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, [Kuwait, Darus Salasil: 1427 H], juz XIV, halaman 172).

Jadi secara hukum asal mencari popularitas atau ingin terkenal dengan menampakkan harta di depan publik adalah makruh dan tercela, lebih-lebih memamerkan harta dalam arti menyombongkan diri, maka haram.   Adapun semisal berpakaian yang indah dan layak, hukumnya sunah karena merupakan salah satu bentuk menampakkan nikmat Allah SWT, asalkan tidak disertai dengan kesombongan. Untuk penutup SettiaBlog kasih "You're Still The One" milik Shania Twain.


Lagunya sendiri bercerita tentang seorang perempuan yang setia dengan pasangannya meski terhalang apapun.

Sep 24, 2023

Komunikasi Yang Efektif Untuk Mempengaruhi Orang

 


O..ya, ada yang sadar ndak, di lagunya Selena yang "single soon", ada kata yang biasa di gunakan di sini? "CECE" (ini bacanya ciye - ciye), iya kan, Anda biasa gunakan kata - kata ini? Kayak,  "ciye...ciye...yang lagi kangen sama ayang...". Seperti itulah, Anda mungkin lebih ngerti kata - kata ini. SettiaBlog c, hanya sering denger, jadi ndak pinter buat contoh kalimatnya. Ini bukti, bahasa itu sifatnya universal. Makna kata "ciye ciye" ini juga fleksibel, tergantung yang menggunakan. Video klipnya SettiaBlog kasih "speak now" milik Taylor Swift. Bicaralah....! Tentu kan ya, namanya makhluk sosial kita harus bicara sebagai sarana berkomunikasi. Tapi ndak asal bicara kan ya. Dalam berkomunikasi sendiri ada yang di kenal dengan komunikasi efektif.

Untuk background SettiaBlog  kasih warna purple aster, sudah sedikit di oprek.. Bunga Aster, bunga untuk bulan September. Di bawah SettiaBlog ada video klip biar pada semangat, tapi bukan tentang bulan September, "August Rush" potongan film musikal tahun 2007 an. SettiaBlog ambil bagian yang ini, karena ada lengkingan vokal yang cukup menyayat dan mengajak kita semua untuk percaya dan yakin akan kemampuan yang kita miliki.


Komunikasi efektif, berasal dari kata komunikasi dan efektif. Secara etimologis, kata efektif seringkali diartikan sebagai mencapai sasaran yang diinginkan (producing desired result), berdampak menyenangkan (having a pleasing effect), bersifat actual dan nyata (actual and real). Dengan demikian Komunikasi Efektif dapat diartikan sebagai penerimaan pesan oleh komunikan atau receiver sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh sender atau komunikator, kemudian komunikan atau receiver  memberikan respon positif sesuai dengan yang diharapkan. Jadi komunikasi efektif itu terjadi apabila terdapat aliran informasi dua arah antara komunikator dengan komunikan. Dan informasi tersebut sama-sama direspon sesuai dengan harapan kedua pelaku komunikasi tersebut (komunikator dan komunikan).

Setidaknya ada lima aspek yang harus dipahami dalam membangun komunikasi yang efektif:

Kejelasan (Clarity) :  bahasa maupun informasi yang disampaikan harus jelas. Dalam kehidupan kita sehari-hari, seringkali kita mendengar ucapan-ucapan seperti ini :
”Masalahnya ininya belum dianu” Apa yang di maksudkan dengan ini dan anu? Akan lebih mudah dipahami maknanya bila, misalnya, kata ini diganti dengan buku dan kata anu diganti dengan beri. Jadi kalimatnya akan berbunyi:
”Masalahnya bukunya belum diberikan.”

Ketepatan (accuracy) :  bahasa dan informasi yang disampaikan harus betul-betul akurat atau tepat. Bahasa yang digunakan harus sesuai dengan informasi yang disampaikan harus benar. Benar disini artinya bahwa sesuai dengan apa yang sesungguhnya ingin disampaikan. Bisa saja informasi yang disampaikan belum pasti kebenarannya, tetapi apa yang kita sampaikan adalah benar-benar apa yang kita ketahui. Itulah yang dimaksud dengan akurasi disini.

Konteks (contex) :  bahasa dan informasi yang disampaikan harus sesuai dengan keadaan danlingkungan dimana komunikasi itu terjadi. Bisa saja kita menggunakan bahasa dan akurasi yang tepat tetapi karena konteksnya tidak tepat, reaksi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang di harapkan. Contohnya, sepulang dari kantor seorang suami berkata pada istrinya: ”Dindaku, tolong kanda diberikan segelas air nan jernih, kanda haus sekali.” Dari segi kejelasan dan keakuratan bahasa dan informasi tidak ada masalah. Tetapi konteksnya tidak tepat, sehingga reaksinya sang istri mungkin tidak segera mengambilkan air melainkan bertanya tentang keadaan suami.

Alur (Flow) :  keruntutan alur bahasa dan informasi akan sangat berarti dalam menjalin komunikasi yang efektif. Sewaktu kita meminjam uang, misalnya, kita cenderung mengemukakan kesulitan-kesulitan kita terlebih dahulu sebelum kita menyampaikan maksud kita untuk meminjam uang. Mungkin begitu juga pada saat kita pertama kali menyampaikan perasaan jatuh cinta pada seseorang.

Budaya (culture) :  aspek ini tidak hanya menyangkut bahasa dan informasi, tetapi juga tata karama atau etika. Bersalaman dengan satu tangan bagi orang Sunda mungkin terkesan kurang sopan, tetapi bagi etnis lain mungkin suatu hal yang biasa.          

      Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan  dalam menciptakan sebuah komunikasi yang efektif:    

Ketahui mitra bicara (audience). Kita harus sangat mengenal dan memahami dengan siapa kita berbicara. Apakah dengan orang tua, anak-anak, laki-laki atau perempuan, status sosialnya seperti apa, pangkat, jabatan dan semacamnya. Dengan mengetahui audinece kita harus cerdik di dalam memilih kata-kata yang digunakan dalam menyampaikan informasi atau buah fikiran kita. Artinya, bahasa yang dipakai harus sesuai dengan bahasa yang mudah dipahami oleh audience kita. Berbicara dengan orang dewasa tentunya akan sangat berbeda dibandingkan kita berbicara dengan anak-anak. Begitu pula berbicara dengan atasan tentunya akan sangat berbeda ketika kita berbicara dengan bawahan atau teman sejawat. Pengetahuan mitra bicara kita pun harus diperhatikan. Informasi yang disampaikan mungkin saja bukan hal baru bagi mitra kita, tetapi kalau penyampaiannya dengan menggunakan jargon jargon atau istilah-istilah khusus yang tidak dipahami oleh mitra, informasi atau gagasan yang kita sampaikan bisa saja tidak bisa dipahami. Jadi, dengan memperhatikan mitra bicara kita, kita akan dapat menyesuaikan diri dalam bekomunikasi dengannya.    

Ketahui tujuan . Tujuan kita berkomunikasi akan sangat menentukan cara kita menyampaikan informasi. Bila kita bermaksud sekedar menyampaikan informasi, tentu komunikasi bersifat pengumuman. Tetapi bila kita bermaksud membeli atau menjual barang komunikasi kita akan bersifat negosiasi. Kalau tujuan kita untuk menghibur akan pula bahasa yang kita gunakan.    

Perhatikan konteks.  Konteks disini berarti keadaan atau lingkungan pada saat berkomunikasi. Pada saat berkomunikasi, konteks sangat berperan dalam memperjelas informasi yang disampaikan. Dalam hal pemakaian kata, misalnya. Kata ’hemat’ dalam kalimat : ”Kita harus menghemat uang, waktu dan tenaga kita”, sangat berbeda artinya dalam kata hemat pada kalimat berikut ini: ” Menurut hemat saya, kita harus lebih jujur dan terbuka dalam berkomunikasi dengan semua rekan sekerja.”   Tidak hanya kata dalam konteks kalimat, akan tetapi  cara mengucapkan dan kepada siapa kata itu diucapkan akan membuat makna yang disampaikan akan berbeda pula. ”Ah….dasar gila.”  Kalimat ini bisa bermakna cacian atau bisa juga bermakna kekaguman, tergantung bagaimana kita mengucapkannya. Bila diucapkan dengan nada tinggi berarti cacian, tetapi bila diucapkan dengan nada datar apalagi dibarengi dengan gelengan kepala , kalimat ini bisa berarti kekaguman. Ungkapan ”Gila Lu!” kepada teman dekat , pasti dipahami sebagai ungkapan biasa yang tidak bermakna negatif. Tetapi apabila kita sampaikan kepada orang yang belum atau  baru saja kita kenal ungkapan ini tentu dipahami sebagai ungkapan yang memiliki makna negatif. Formalitas dalam konteks tertentu juga dapat mempengaruhi cara berkomunikasi seseorang. Coba perhatikan gaya berkomunikasi anatar atasan dan bawahan di lingkungan dunia kerja, bahkan komunikasi antar sesama atasan maupun sesama bawahan pasti berbeda. Apabila orang-orang ini bertemu di mall atau di undangan (tempat resepsi) gaya komunikasi dantara mereka akan sangat lain dengan gaya pada saat mereka berada di kantor.Mengirim bunga pada orang yang berulang tahun atau kepada orang yang kita kasihi akan memiliki makna yang berbeda apabila kita mengirimkan bunga kepada orang yang sedang berduka. Bahkan jenis bunga yang dikirimkan pun akan membawa pesan atau kesan tersendiri. Dengan ilustrasi singkat di atas, maka jelaslah bahwa konteks sangat mempengaruhi makan apapun yang disampaikan.    

Pelajari Kultur.  Kultur atau budaya, habit atau kebiasaan orang atau masyarakat juga perlu diperhatikan dalam berkomunikasi. Orang Jawa atau Sunda pada umunya dikenal kelembutannya dalam bertutur kata. Kelembutan bertutur kata akan sangat baik bila diimbangi dengan cara serupa. Akan tetapi tentu tidak berarti mutlak. Atau orang Batak yang dikenal bernada tinggi dalam bertutur kata. Apakah ketika orang Jawa dan orang Sunda bertemu dalam satu bentuk komunikasi, lantas mereka harus saling merubah budaya, bahasa dan kebiasaan? Tentu saja tidak demikian. Yang penting adalah pelaku komunikasi harus memahami kultur mitra berbicaranya sehingga timbul saling pengertian dan penyesuaian gaya komunikasi dapat terjadi. ”When in Rome, do as the Romans do.”    

Pahami Bahasa.  Bahasa menunjukkan bangsa, artinya bahasa dapat menjadi ciri atau identitas suatu bangsa. Berbicara identitas berarti berbicara harga diri atau kebanggaan. Dengan memahami bahasa orang lain berarti berusaha menghargai orang lain. Tetapi memahami bahasa`di sini tidak berarti harus memahami semua bahasa yang diapakai oleh mitra bicara kita. Dalam hal ini kita harus memahami gaya masing-masing audience dalam berbahasa. Anak muda dengan gayanya sendiri, orang kantoran, pedagang dan atau seniman. Masing-masing kelompok dan jenis pekerjaan atau usia orang tersebut memiliki gaya dalam berbahasa.    

Kualitas sebuah komunikasi verbal sangat ditentukan oleh tonalitas suara atau tinggi rendah dan lemah lembutnya suara, keras tidak suara dan perubahan nada suara. Akan tetapi tonalitas  suara saja tidak cukup, karena tonalitas suara bisa saja membuat komunikasi verbal kurang hidup. Oleh karena itu totalitas suara sebaiknya dibarengi dengan ekspresi atau raut muka yang sesuai. Sebuah hasil riset menyatakan bahwa dalam komunikasi verbal, khususnya pada saat presentasi, keberhasilan penyampaian informasi 55% tergantung pada bahasa tubuh (body language), postur, isyarat dan eye contact. 38% ditetntukan pleh nada suara dan 7% saja yang ditetntukan oleh kata-kata. Mechribian dan Ferris dalam O’connor dan Seymour).  Riset lain juga menunjukkan bahwa komunikasi akan lebih efektif apabila disampaikan secara berbarengan antara bahasa lisan dengan bahasa tulisan. Masyarakat senang dengan komunikasi lisan pada saat media tulisan memberitakanhal-hal yang tidak jelas, dan msayarakat akan senang menggunakan media tulisan apabila media lisan tidak jelas. Pada perkembangan jaman saat ini, komunikasi pada organisasi modern atau organisasi yang maju menggunakan media yang tersedia yaitu video display terminal, E-mail, net camera, Voice mail, dan bahkan SMS.    

Ada beberapa hal yang dapat kita kembangkan dalam meningkatkan efektifitas komunikasi non verbal, yaitu: Cara berpakaian, Waktu dan Tempat.    

Cara Berpakaian  Cara berpakaian telah mengkomunikasi siapa dan apa status seseorang, baik dalam pekerjaan sehari-hari maupundalam waktu-waktu tertentu seperti; pesta, rapat-rapat, kunjungan resmi dan sebagainya. Masyarakat cenderung memiliki percayaan diri yang tinggi kalau ia berpakaian danberpenampilan secara sempurna. Demikian juga deangan adanya perbedaan cara berpakaian. Bahkan cara berpakaian ini pun telah mengelompokkan jenis pekerjaan seseorang. Kita mengenal adanya istilah ”white collar”  dan ”blue collar”  yang bisa menceritakan status dan kedudukan seseorang di dalam sebuah perusahaan. Kenyataan menunjukkan bahwa pada saat seseorang wawancara untuk melamar  sebuah pekerjaan, mereka yang berpakaian tidak tepat  (misalnya hanya memakai jeans dan T-Shirt) dibandingkan dengan mereka yang berpakaian tepat (full dress, berdasi dan rapi). Yang berpakaian tepat akan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dan memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk mendapatkan posisi pekerjaan yang dicarinya. Jadi pakailah pakaian yang tepat untuk suasana yang tepat pula.

Waktu  Bagi sebagian orang, waktu adalah sesuatu yang sangat berarti. ”Time is money”  adalah prinsip yang dipegang oleh para pengusaha bahkan oleh orang-orang yangmemanfaatkan hidupnya untuk suatu produktifitas yang bermanfaat.  Dokter, akuntan, dosen, bahkan sebagian guru seringkali dibayar berdasarkan jam kerja. Dalam konteks organisasi, dimana masing-masing bagian memiliki tugas yang harus diselesaikan, maka komunikasi secara tepat sangatlah diperlukan. Artinya, dalam berkomunikasi hendaklah memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Tempat  Sama seperti waktu, tempatpun sangat menentukan efektifitas sebuah komunikasi. Kantor adalah tempat bekerja, restoran adalah tempat makan, lapangan golf adalah tempat olah raga dan sebagainya. Meskipun demikian seringkali urusan rumit di kantor bisa terselesaikan dengan baik di meja makan, atau lapangan olahraga.

Di samping itu ada beberapa fungsi yang dapat menunjukkan komunikasi non verbal, yaitu:

Repetition  (pengulangan). Pengulangan pesan dari individu dilakukan dengan verbal.

Contradiction  (pertentanga atau penyangkalan). Penyangkalan pesan yang dilakukan terhadap seseorang. Misalnya; mengangkat bahu, menggelengkan kepala, melambaikan tangan.

Subtitution  (pengganti pesan). Misalnya seseorang berkomunikasi dengan Fire in his eyes  (mendelik), mengepalkan tangan.

Complementing  (melengkapi pesan verbal). Mengatakan bagus sambil menunjukkan ibu jari, mengatakan orang tidak waras sambil menyilangkan telunjuk di kening.

Accenting  (penekanan). Penekanan disini artinya menggari bawahi pesan verbal. Misalnya berbicara dengan sangat pelan.

••••o0o••••


Kalau SettiaBlog pribadi berkomunikasi dengan tepat adalah dengan menggunakan hati nurani saat berkomunikasi. Ada beberapa alasan mengapa hati perlu dihidupkan dalam berkomunikasi dengan orang lain, yaitu setiap orang tidak hanya memiliki akal rasionalitas tetapi juga hati yang berfungsi untuk merasakan dan meninmabng sesuatu, sehingga setiap kata atau sikap tidak hanya ditangkap oleh akal namun juga akan diolah oleh rasa.


Kata-kata adalah cerminan isi hati seseorang. Setiap orang berpeluang untuk menginterpretasi setiap pesan yang kita produksi dan kita komunikasikan. Untuk itu sesungguhnya kata-kata atau sikap adalah informasi tentang diri kita, tentang siapa kita dan bagaimana karakter kita. Sebuah pesan akan membangun citra diri kita.


Beberapa hal yang dapat kita lakukan  untuk berkomunikasi dengan hati  adalah dengan membangun kepekaan atau sensitifitas diri kita terhadap sikap-sikap orang lain. Dengan mencermati bahasa tubuh orang lain saat mereka berinteraksi dengan kita.


Sikap-sikap bahasa tubuh tersebut menjelaskan tentang apa yang sedang terjadi dalam pikiran mereka saat berkomunikasi dengan kita. Karena bahasa tubuh adalah sebagai penjelas dan peneguh atas pesan-pesan verbal yang diproduksi oleh seseorang.


Kemudian perlihatkan kepedulian kita terhadap orang lain pada hal-hal sekecil apapun yang dilakukannya. Misalkan pada saat  dia sedang butuh sesuatu, maka tanyakan dan penuhilah kebutuhannya tanpa  harus dia memintanya. Karena dengan hal seperti ini kita dapat mempengaruhi orang lain berdasarkan kebutuhan mereka.


Selain itu perlu dioptimalkan indera kita dengan mengamati sikap dan tidakan komunikasi orang lain. Dengarkan dengan penuh antusias setiap perkataan mereka, menjadi pendengar yang baik. Mendengar secara aktif dan penuh perhatian. Artinya kita melihat dan mencermati dengan teliti sikap dan bahasa tubuh mereka tentang apa yang sebenarnya ingin mereka sampaikan.


Merasakan perasaan mereka dengan penuh empati, membantu kebutuhan mereka tanpa harus terlebih dahulu mereka mengungkapkannya. Dan mulailah dari kita untuk memulainya dan siap melaksanakan dari hal-hal yang kecil.

Sep 21, 2023

Kearifan Rumah Tangga

 


Background yang SettiaBlog gunakan kali ini agak kacau, memang ini di ambil dari daun kering yang sudah remuk. Untuk background belakang itu namanya kuchiba-iro (decaying leaf), itu lho warna daun yang mau mengering. Video klipnya juga ndak kalah kacau. Ya ini "single soon" lagu  terbaru Selena Gomez. Ndak kacau gimana, lha wong mau pisah sama pacarnya kok malah senang. Selena, jangan ikut - ikutan ngacau gitu tha, biar SettiaBlog aja yang kacau. Memiliki pasangan kan seharusnya tetap di pertahankan, apapun yang terjadi. Lihat, yang udah pisah thu banyak yang nyesel, terus lirak - lirik punya temen, clegak cleguk liatin orang lain bahagia dengan pasangannya... he...he... maaf, maaf...ini hanya bercanda ya. Do'a in SettiaBlog ya, biar terus langgeng dengan istri SettiaBlog. Kalau terkadang harus berjauhan, itu kan biasa, yang penting saling percaya. Sebelum ke bahasan selanjutnya, Selena masih ingat lagu yang di cover Lindsey Stirling di bawah ini?


Kalimah dalam QS Ar-Rum ayat  21 “an kholaqo lakum min anfusikum”  menegaskan bahwa meskipun jenis berbeda namun asal semua adalah sama yaitu “dari dirimu sendiri”. Ini artinya bahwa ada titik temu (kalimatun sawa')[Dalam surat Ali Imran ayat 64, terdapat lafadz kalimatun sawa’  yang berarti “satu kata yang sama”. Istilah kalimatun sawa’ dalam penafsiran modern sebagai konsep kesepakatan di tengah perbedaan keyakinan. Secara sederhana, kalimatun sawa’  berarti suatu titik temu di tengah perbedaan untuk menghindari perselisihan agar mencapai kemaslahatan bersama.] Memang tak bisa dipungkiri istri maupun suami memiliki latar belakang, pendidikan, watak, ataupun pengalaman yang berbeda satu sama lain. Bagi mereka yang tidak berangkat dari “ayat” maka perbedaan-perbedaan tersebut menjadi potensi eksplosif yang akan saling mendestruksi. Sebaliknya “ayat” mengingatkan bahwa ditengah perbedaan yang banyak maka persamaan itu tetap ada. Keadaan ini merupakan fondasi utama. Ketika merasa ada yang ndak disukai dari pasangan, maka ingatlah apa apa yang disukai dari pasangan kita tersebut.  Sewaktu keputusan diambil untuk siap menikah dengannya, maka saat itu telah ada komitmen berupa kecintaan dan kesukaan.

Terjadinya perceraian sering disebabkan perbesaran sudut deviasi perbedaan, dramatisasi, dan egoisme. Bahasa yang umum  adalah “ketidakcocokkan” padahal sebenarnya bukan faktor perbedaan, melainkan tidak mau dan ndak mampu menemukan persamaan-persamaan yang ada, tidak membangun nostalgia cinta kasih, dan terjebak pada hal hal yang semata pragmatis. Padahal dulu sewaktu menikah, idealisme begitu kuat untuk mengikatkan tali kebersamaan dalam berumahtangga. Bahasanya sehidup semati, katanya.  Berumah tangga harus pandai-pandai membaca peristiwa. Bila diberi kesenangan berupa rezeki yang banyak maka itu harus direspons sebagai ujian. Begitu juga bila ditimpa mushibah atau keadaan yang sulit, maka disikapi dengan sabar dengan selalu mencari hikmah-hikmah yang dikandungnya. Dengan demikian akan ada “kearifan rumahtangga”.  Hal ini tentu sangat berguna untuk  membangun harmoni dan relaksasi.

Ada tiga hal penting dalam  membangun kearifan rumah tangga, yaitu:

Pertama, menggenggam Al Qur'an.  Al Qur'an merupakan “bacaan harian” yang tetap menjadi pedoman dan panduan. Ayat-ayat-Nya adalah penenang dari hiruk pikuk kebutuhan hidup yang ndak pernah habis, penyejuk dari panasnya hawa persaingan ekonomi dan sosial yang dapat mengguncang perkawinan, obat dari penyakit-penyakit hati, serta pendorong untuk meningkatkan kualitas ibadah dan amaliah. Al Qur'an adalah tempat kembali pasangan suami istri yang renggang silaturahmi, penguat mereka yang frustrasi, serta pengendali dari segala emosi, ambisi, dan watak menuhan-kan harga diri. Al Qur'an adalah hidayah bagi orang-orang yang bertakwa “hudan lil muttaqien”. Jauh dari Al Qur'an akan menyebabkan jauh nya dari hidayah Allah. Umat Nabi Muhammad SAW yang menjauh dari Qur'an  sama dengan telah menyakiti Rosul-Nya sebagaimana Firman Allah dalam QS Al-Furqan ayat 30  “Dan Rosul (Muhammad) berkata: Ya Rabb-ku sesungguhnya kaumku telah menjadikan Qur'an ini sesuatu yang disia-siakan” .

Kedua, Ikut rujukan Nabi Nabi Muhammad SAW, baik itu perkataan, perbuatan, maupun ketetapan. Sunnah adalah cahaya bagi rumah tangga. Rumah tangga yang terang oleh cahaya akan penuh dengan kejujuran, keterbukaan, dan tenggangrasa,  hangat dan gembira. Wajah yang ada didalamnya bening dan ceria. Pandangannya jauh ke depan dengan penuh keyakinan dan kepastian. Sebaliknya mereka yang ndak mengenal pada sunnahnya, maka rumah tangga itu penuh dengan kepalsuan, prasangka, dingin dan curiga. Rentan dengan konflik dan ndak bermasa depan. Tidak merasakan indahnya iman dalam hati serta dekat dengan kekufuran, kefasikan, dan kedurhakaan. 

Ketiga, menjadikan masing masingnya sebagai pakaian. Fungsi pakaian itu sebagai sarana untuk menutup aurat. Suami menjadi penutup aurat istrinya, demikian juga sebaliknya. Segala kelemahan, keburukan, dan cacat-cacat yang ada pada istri haruslah disimpan dan ditutupi. Begitu juga kejelekan yang ada pada suami harus ditutupi pula oleh istrinya. Janganlah menjadi suami atau istri yang terbiasa kesana kesini menceritakan atau mengadukan keburukkan pasangannya, apalagi sampai seperti ndak ada lagi kebaikan yang ada pada pasangannya tersebut. Oleh karena itu Nabi Muhammad SAW senantiasa berdo’a  “Wahai Allah tutuplah aib kami dengan sutrah (hijab) mu yang sangat indah”.  Seburuk buruk manusia adalah yang pada siang hari menceritakan apa yang dilakukan pada malam hari dengan suami atau istrinya sebagaimana Sabda Nabi “sesungguhnya orang terjelek tempatnya dihari kiamat ialah suami yang membukakan rahasia istrinya kepada orang lain tentang soal perkawinan antara keduanya” (HR Muslim). Mencari titik temu adalah substansi kearifan rumah tangga. Rumah adalah anak tangga untuk naik menuju surga. Jika itu keyakinannya, maka insya allah elemennya akan sabar menjalani kehidupan yang mewarnainya.

Dan yang paling penting, bahasan SettiaBlog jangan di tanggapi serius. Tahu sendiri kan, SettiaBlog ini orangnya ndak jelas. Maaf ya.

Sep 20, 2023

Strategi untuk Mencapai Tujuan Hidup yang Lebih Baik

 


Lihat, SettiaBlog dapat background cantik. Tahu ndak ide warna ini dari mana? SettiaBlog kan lagi ngumpulin daun Trembesi kering yang ada di dekat pohon Jambu merah. Daun Trembesi banyak unsur N nya, makanya mau SettiaBlog buat kompos daun.  Banyak juga ini buah Jambu merah yang jatuh berserakan, maklum sekarang lagi musim kemarau. Dari buah Jambu merah ini SettiaBlog dapat ide warna ini. Warna tepi background  SettiaBlog ambil dari warna kulit jambu merah, ini namanya guava green, warna background dalam SettiaBlog ambil dari daging buah Jambu merah, ini namanya warna guava jelly , yang agak keputihan itu warna daging buah yang bagian dekat kulit, namanya ini nerolac pink guava  dan SettiaBlog kasih asesoris ranting pohon Trembesi yang berserakan. Cantik kan ya?  Video klipnya di atas "I Still Haven’t Found What I’m Looking For" miliknya U2, yang di bawakan Putri Ariani pada babak semifinal America's Got Talent (AGT) 2023. Terima kasih pada Bono dan kawan - kawan yang mengizinkan lagunya di bawakan Putri Ariani. Kebetulan ini juga salah satu lagu yang SettiaBlog suka. Lagunya c menceritakan tentang seseorang yang telah melakukan segalanya untuk mencari sesuatu, namun tak kunjung menemukannya. Ternyata yang ia cari adalah cinta dari orang yang ia sayangi. Kayak cerita SettiaBlog ya, yang sayang banget ama istrinya....he...he... biar pada emosi e. Tapi bener kok, jauh dekat tetap sayang. Udah....udah....tambah ngacau SettiaBlog.  Sebenarnya makna dari lagu “I Still Haven't Found What I'm Looking For", cukup dalam. Tentang seseorang yang masih mencari tahu tujuan hidup mereka.

Di sadari atau tidak, tujuan hidup atau makna hidup sering menjadi pertanyaan dasar bagi kita semua. Bagi kalian yang memasuki masa dewasa, kalian mungkin akan mulai mempertanyakan kebermaknaan hidup kalian. Untuk apa kita hidup di dunia? Apakah hidup kita sudah cukup bermakna bagi diri sendiri dan orang lain?

Tujuan hidup manusia terbagi jadi 2, yaitu tujuan hidup secara umum dan tujuan hidup berdasarkan situasi tertentu. Secara umum, seseorang akan melihat dunia berdasarkan nilai dan kepercayaan yang dianut. Sedangkan tujuan hidup berdasarkan situasi adalah upaya seseorang memaknai suatu kejadian. Contoh tujuan hidup secara umum adalah kepercayaan bahwa hidup di dunia harus bermanfaat untuk orang lain, maka apapun yang dilakukan akan dimotivasi oleh keinginan untuk menjadi bermanfaat. Contoh tujuan hidup berdasarkan situasi tertentu ialah ketika seseorang berusaha memaknai masalah yang dihadapi sebagai tantangan.

Menurut pandangan psikologi positif, membangun sebuah tujuan hidup bisa memicu perilaku baru yang bisa membantu fokus dan mempertahankan momentum kehidupan. Tujuan hidup bisa menajamkan fokus dan mengembangkan dirimu untuk kemampaun diri yang lebih baik. Pengelolaan tujuan hidup berarti fokus pada kemampuan yang bisa Anda kuasai dan mengakui hal-hal yang mungkin tidak Anda kuasai. Dengan kata lain, Anda akan memaksimalkan potensi hidup Anda.

Indikator seseorang memiliki tujuan hidup adalah mereka memahami diri sendiri, mempunyai nilai-nilai dalam hidup, dan memiliki pandangan bahwa dirinya bermakna. Memahami diri sendiri artinya mengerti apa kelebihan, kekurangan, kesukaan, ketidaksukaan kita pada sesuatu. Memiliki nilai-nilai dalam hidup akan membuat kita mempunyai motivasi dalam menjalani hidup. Dan dengan menganggap diri kita bermakna untuk diri sendiri ataupun orang lain akan membuat hidup kita lebih berarti. Ketiga hal tersebut tidak bisa dipisahkan karena saling terkait. Jika Anda ingin mendiskusikan lebih lanjut hambatan diri maupun motivasi yang rendah, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog profesional, ya.

Dengan memiliki tujuan hidup, kita bisa memiliki pemahaman tentang mengapa sesuatu terjadi pada kita. Kita juga jadi lebih mudah untuk menerima segala hal baik dan buruk yang terjadi di hidup kita, karena fokus kita bukan tentang kejadian tersebut, melainkan makna hidup yang lebih besar. Kita akan mengalami perubahan yang positif dalam hidup karena kita punya mindset untuk maju. Kita juga bisa menjadi lebih terarah dan mengabaikan hal-hal negatif yang akan menghalangi tujuan hidup kita. Proses mencari makna hidup tiap orang berbeda-beda. Ada yang dapat menemukan makna hidupnya seketika, ada juga yang butuh waktu. Makna hidup masing-masing orang juga berbeda karena tiap orang punya nilai, kepercayaan, dan impian yang berbeda pula. Jadi, tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat sudah punya tujuan hidup ya! Setiap orang berbeda, proses hidup yang dilaluinya juga berbeda.

Setiap orang memiliki strategi yang berbeda. Namun jika Anda berencana untuk memulai dengan serius, Anda bisa mencoba untuk menggunakan strategi SMART. Di bawah ini video klip yang asli milik U2.




S – Spesific

Anda bisa mencoba membuat tujuan hidup yang spesifik untuk satu hal terlebih dahulu. Misalnya saja tujuan hidup dari segi finansial, karir, atau mana pun. Jangan sampai Anda terpaku pada satu tujuan hidup saja, ya! Karena Anda bisa kok untuk meraih beberapa sekaligus. Tentunya pastikan semuanya tidak bertabrakan satu sama lain, ya.

M – Measurable / Dapat Diukur

Anda sudah menulis tujuan hidup finansial untuk menjadi kaya. Kaya itu apa? Apakah bisa membeli semua kebutuhan dan keinginan atau memiliki tabungan yang banyak? Tabungan di rekening atau investasi? Oleh karena itu, Anda harus bisa mendefinisikannya terlebih dahulu agar Anda bisa menentukan ‘titik keberhasilan’ Anda. Bila tidak, Anda akan selalu merasa kurang, lho.

A – Attainable/Dapat Diraih

Mimpi yang tinggi bukan berarti kemudian melupakan potensi-potensi dan keterbatasan yang kita miliki. Sebagai contoh, jika Anda ingin kaya secara finansial namun memiliki banyak tanggungan ekonomi, Anda bisa start small atau mencoba dari tahapan yang kecil dahulu seperti memiliki tabungan dana darurat sekian bulan. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan sense of achievement yang lebih baik, lho.

R – Relevan

Selain dapat diraih, tujuan hidup Anda juga harus relevan dengan karir atau pun pendidikan Anda saat ini, ya! Sebagai contoh, Anda sebagai seorang mahasiswa kedokteran tentunya ingin mengembangkan keilmuan maupun praktik dari bidang kedokteran. Ingin mencoba menjadi arsitektur? Silakan, tetapi artinya Anda akan berkonflik dengan karir dan pendidikan Anda saat ini. Tapi bukan berarti tidak mungkin, kok! Hanya saja Anda bisa tahu apa yang bisa Anda lakukan.

T – Trackable/Dapat Diamati

Ini dia yang paling penting. Tujuan hidup besar selalu dimulai dengan keberhasilan-keberhasilan kecil, lho! Oleh karena itu, pastikan Anda bisa memenuhi to-do list kecil yang semakin lama akan membawa Anda semakin dekat dengan tujuan hidup Anda, ya!

Sep 18, 2023

Sukses Dengan Pikiran Bawah Sadar, Dimulai Dari Impian Anda

 


Video klip di atas "wish you were here" milik Pink Floyd yang di cover Emily Linge. Lagu ini emang enak kalau di pakai nyantai dengan gitar. Lagu ini seperti meyakinkan para pendengarnya untuk memiliki keyakinan yang kuat. Pasalnya, keyakinan yang kita miliki sudah tidak kuat maka, kita ndak bisa lagi memiliki sesuatu yang dipertahankan, karena itulah kita membutuhkan sosok orang lain agar hidup dengan bahagia dan tidak merasa terasingkan atau merasa terpisah dengan orang - orang di sekitar. SettiaBlog cukilkan sedikit ungkapan orang Bugis.
Iyyapa nari isseng lamunna salo’e na loanna, rekko purai ri atengngai
( Luas dan kedalaman sebuah sungai dapat diketahui ketika telah menyeberanginya )
Ungkapan di atas seolah ingn berbicara kepada kita semua untuk terlebih dahulu mencoba sebelum menyimpulkan. Dalam menjalani sebuah kehidupan, rasanya terlalu banyak orang ragu dengan apa yang akan mereka kerjakan, entah itu dalam urusan karir ataupun lainnya. Akan tetapi sebelum kita mencoba tentu tidak dapat diukur juga seberapa jauh kemampuan dan kapasitas yang dimiliki. Hal terpenting yang dapat kita lakukan ialah mencoba dulu, berani dulu, soal mampu dan tidak mampu itu urusan nanti. Ini sekalian ngasih semangat pada temen - temen yang lagi makaryo (berkarya) di Sulawesi sana, semangat! Kalau Emily pakai tanktop warna blueberry mint bubble gum xylitol, SettiaBlog gunakan background warna breezy mint bubble gum xylitol yang sedang SettiaBlog kunyah, dengan memadukan warna breeze dan mint green. Seperti yang Anda lihat soft banget kan warnanya.

Kata ”impian” sengaja digunakan untuk menunjukkan suatu gambaran tentang peristiwa atau kehidupan yang seolah-olah ndak masuk akal, ndak mungkin dan hanya sekedar lamunan belaka. Orang-orang barangkali akan dengan suka cita menertawai Anda bila dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa Anda menginginkan penghasilan 500 juta perbulan, memiliki rumah yang cantik, perkebunan ratusan hektar, hidup bahagia dengan istri yang Anda cintai, anak-anak yang lucu, membangun rumah sakit, atau berkeliling dunia ke negeri-negeri yang jauh. Orang mungkin akan lebih bersemangat menertawai Anda bila saat mengatakan hal itu, Anda sedang berada dalam kemiskinan yang parah. Impian tentu ndak hanya berkaitan dengan hal-hal yang secara jelas bersifat duniawi, melainkan membentang luas dari sebatas ingin menjadi lebih pandai dan terampil sampai hasrat menjadi manusia yang lebih baik secara sosial, religius, dan spiritual. Anda barangkali ingin menjadi seseorang yang mampu berbicara dalam lima bahasa: Inggris, Arab, Prancis, China, dan Jerman. Teman-teman Anda bolehlah menertawai bila saat mengatakan hal itu, bahasa Inggris Anda pun masih kacau balau, dan yang lain, tak satu kata pun dapat Anda mengerti. Atau bersiaplah mendapat ejekan dan kata-kata tidak menyenangkan bila tanpa kedua kaki, Anda berkeras ingin menjadi pemanjat tebing.

Tahukan Anda mengapa impian sering menjadi bahan tertawaan dan ejekan? Kita sudah menjawabnya di awal bahwa apa dibayangkan banyak orang sebagai impian adalah sebentuk keinginan tak masuk akal, tidak mungkin, dan sekedar lamunan hidup yang susah. Impian dari orang-orang susah, miskin, dan menderita tak lebih dari penghiburan atau sebentuk kekacauan pikiran. Orang sudah terlanjur percaya bahwa yang berhak dan pantas memiliki impian hanya mereka yang kaya. Tapi mereka yang sehat akal mengatakan sebaliknya: justu karena Anda miskin, maka bangun dan perkuat impian Anda. Orang-orang yang percaya dengan kekuatan mimpi akan menilai Anda sebagai orang yang memiliki alasan yang lebih kuat dan besar untuk sukses bila Anda tetap membangun, memperkuat impian, apapun keadaannya. Bila orang menertawai atau menggangap imipian Anda tak masuk akal, katakan: tentu saja saya tidak harus bermimpi kalau hanya untuk bisa makan tiga kali sehari, gaji tiga juta perbulan, rumah yang cukup layak ditinggali, satu petak kebun, menguasai satu bahasa asing atau sekedar menjadi seseorang yang diterima masyarakat. Impian diperuntukkan bagi keinginan-keinginan besar dari orang-orang besar, berani, percaya, dan meyakini bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil untuk dilakukan, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Impian diperuntukkan bagi mereka yang ramah dengan apa yang disebut banyak orang sebagai kemustahilan, peduli dengan hal-hal yang dianggap tidak mungkin. Impian diperuntukan bagi mereka yang menyadari bahwa mereka bisa lebih hebat, lebih sejahtera, dan lebih bahagia dari dirinya yang terlihat sekarang.

SettiaBlog teringat kisah penemuan Isaac Newton tentang hukum gravitasi setelah mengamati jatuhnya sebutir apel. Namun yang ndak banyak diketahui orang adalah bahwa Edmund Halley—seorang atronom penemu Komet Halley—adalah satu-satunya orang yang paling bertanggung jawab membuat Newton terkenal. Halley menantang Newton untuk memikirkan ulang idenya yang orisinil secara menyeluruh. Halley mengoreksi kesalahan matematis Newton, menyiapkan angka-angka geometris untuk mendukung pekerjaannya. Halley ndak hanya mendorong Newton menulis karya besarnya, Mathematical Principles of Natural Philosophy, tetapi juga menyunting pekerjaan itu, mengadakan supervisi penerbitannya dan sekaligus membiayai percetakannya. Halley mendorong Newton mengikuti impiannya, dan hal itu menambahkan signifikansi yang tidak terukur pada kehidupan seorang Isaac Newton. Apa yang ingin SettiaBlog katakan adalah: SettiaBlog menantang Anda untuk menjadikan Isaac Newton dan Edmund Halley sebagai dua sosok yang ada dalam diri Anda. Anda adalah Isaac Newton yang memiliki impian besar dan sekaligus Edmund Halley yang secara total mendukung impian-impian itu agar terwujud. Dengan begitu, Anda benar-benar dapat menambahkan signifikansi yang tidak terukur pada kehidupan Anda.  

Anda semua hanya mempunyai satu pikiran. Namun, pikiran Anda memiliki dua karakteristik dan fungsi yang berbeda. Dereten nama yang biasanya digunakan untuk membedakan dua fungsi pikiran Anda adalah pikiran obyektif dan pikiran subyektif, rasional dan irasional, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, diri dipermukaan dan diri dikedalaman, dan berbagai istilah lain. Pada kesempatan ini kita akan menggunakan istilah pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind)  untuk menggambarkan dua macam sifat pikiran Anda. Pikiran sadar adalah pikiran logis yang berhubungan dengan penalaran dan logika, kehendak, dan kesadaran mengenai realitas. Anda berpikir dengan pikiran sadar yang merupakan perencana atau pengatur pikiran bawah sadar Anda. Pikiran sadar Anda hanya menyadari tentang konsep sekarang dan saat ini. Ia tidak dapat meramalkan masa depan dan hanya fokus dengan tugas-tugas saat ini. Adapun pikiran bawah sadar adalah pikiran yang berhubungan dengan energi dan penciptaan; pikiran kreatif yang melaksanakan apa yang direncanakan pikiran sadar Anda. Pikiran bawah sadar merupakan seperangkat emosi dan tempat penyimpanan memori yang dikenal sebagai pikiran subyektif karena secara subyektif sekedar merespon apa yang disampaikan, dikesankan, diminta dan dipustuskan pikiran sadar Anda, tanpa membantah atau membuat pilihan.

Anda ndak mungkin tiba-tiba berada di suatu tempat. Saat Anda berada di sebuah restoran, memilih menu yang Anda ingin dan juga dimana Anda akan duduk, semuanya dalam hitungan detik atau menit pasti terlebih dulu muncul, diproses dan tergambar dalam pikiran Anda dan selanjutnya membentuk realitas atau kenyataan: Anda datang ke restoran padang, memilih menu ayam goreng dan duduk dipojok kanan sambil menonton televisi. Semua berawal dari pikiran! Itu artinya Anda semua harus berhati-hati dalam berpikir, benar-benar merencanakan, memastikan, memilih apa yang harus dan layak Anda masukan dalam pikiran Anda. Pengetahuan tentang interaksi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar akan memampukan Anda untuk merubah keseluruhan hidup Anda. Agar dapat merubah kondisi eksternal, Anda harus merubah penyebabnya. Kebanyakan orang mencoba merubah kondisi dengan bekerja bersama kondisi itu. Agar dapat melepaskan diri Anda dari perselisihan, kebingungan, kelemahan, dan keterbatasan, Anda harus mengubah penyebabnya, dan penyebabnya adalah cara Anda menggunakan pikiran sadar Anda. Atau dengan kata lain, cara Anda berpikir dan menggambarkan sesuatu dalam pikiran Anda.

Ketika Anda berpikir dengan benar, ketika Anda memahami kebenaran, ketika pikiran-pikiran yang disimpan, ditanam dalam pikiran bawah sadar Anda adalah pikiran yang konstruktif, harmonis dan penuh kedamaian, maka kekuatan pikiran bawah sadar Anda yang bekerja secara gaib akan merespon dan membawa kondisi-kondisi harmonis, menyenangkan dan baik dalam segala hal. Ketika Anda mulai mengendalikan proses berpikir Anda, Anda akan dapat menerapkan kekuatan pikiran bawah sadar untuk segala bentuk kesulitan. Dengan kata lain, Anda akan benar-benar bekerja sama secara sadar dengan kekuatan hukum Maha Kuasa yang tidak terhingga yang membentuk segala hal. Pikiran bawah sadar Anda adalah suatu prinsip dan bekerja menurut hukum keyakinan. Semua pengalaman, peristiwa, kondisi dan tindakan-tindakan Anda adalah reaksi pikiran bawah sadar atas keyakinan pikiran-pikiran Anda. Pikiran, ide atau gagasan adalah aksi, dan reaksinya adalah respon pikiran bawah sadar Anda. Oleh karena itu mulai sekarang taburkan pikiran kedamaian, kebahagiaan, tindakan yang benar, kehendak yang baik, dan kesejahteraan. Pikirkan semua itu dengan sungguh-sungguh, ketertarikan kuat, dan penuh penerimaan dalam pikiran sadar Anda. Teruslah menanam benih-benih pikiran yang baik dalam kebun pikiran Anda, dan Anda akan menuai hasil panen yang melimpah, gilang-gemilang. Pikiran bawah sadar Anda dapat diserupakan dengan tanah yang akan menumbuhkan semua jenis benih yang baik maupun yang buruk. Semua pikiran adalah sebab, dan kondisi adalah suatu akibat.

Berhenti mempercayai keyakinan, pendapat atau pandangan yang salah dan ketakutan-ketakutan manusia. Sibukkan diri Anda dengan konsep-konsep tentang harmoni, kesehatan, kedamaian, kehendak yang baik, dan keajaiban akan terjadi dalam kehidupan Anda. Siapapun yang menerapkan prinsip-prinsip pikiran bawah sadar akan mampu berdo'a secara ilmiah dan efektif bagi dirinya sendiri dan orang lain. Do'a Anda dijawab menurut hukum universal mengenai aksi dan reaksi. Kedamaian pikiran dan tubuh yang sehat tidak dapat dielakkan ketika Anda mulai berpikir dan merasakan dengan cara yang benar. Apapun yang Anda klaim secara mental dan Anda rasakan sebagai sesuatu yang benar, pikiran alam bawah sadar Anda akan menerima dan melahirkannya dalam pengalaman Anda. Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan adalah membuat pikiran alam bawah sadar Anda menerima ide Anda, dan hukum pikiran bawah sadar Anda akan melahirkan kesehatan, kedamaian, atau posisi hasrat Anda. Anda menerima perintah atau ketetapan dan pikiran bawah sadar Anda akan memancarkan atau meniru kembali (reproduce) secara tepat (faithfully) ide yang ditanamkan. Inilah hukum pikiran Anda: Anda akan mendapatkan reaksi atau respon dari pikiran bawah sadar Anda menurut sifat pikiran atau ide yang Anda lekatkan dalam pikiran bawah sadar Anda. Keinginan atau impian-impian Anda serupa dengan biji kurma. Anda dapat menaruhnya dalam sebuah guci, dan menyimpannya di langit-langit rumah. Biji-biji kurma itu akan tetap hidup karena mengandung kehidupan. Namun bila Anda menyimpannya terlalu lama, membiarkannya atau menanamnya dengan cara dan di tempat yang salah, maka sulit diharapkan biji kurma itu akan tetap hidup apalagi tumbuh.

Ketika Anda sendiri atau seseorang mengatakan kepada Anda: ”Saya lihat Anda punya potensi. Saya yakin Anda bisa menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga setengah tahun dengan nilai yang mengagumkan.” Ketika pernyataan itu meluncur dari bibir orang lain atau dari pikiran Anda sendiri, maka pikiran sadar Anda barangkali sudah mengiyakan, menerima, dan meyakininya. Bila keyakinan itu terus menerus diulang, diperkuat, dan digambarkan secara jelas, maka ia akan meresap; tertanam dalam pikiran bawah sadar Anda dan saat itu juga pikiran bawah sadar mulai bekerja untuk mewujudkannya. Namun, sangat mungkin dengan tiba-tiba atau selang beberapa jam kemudian, pikiran kritis Anda mengatakan, ”Ah, kamu jangan bermimpi. Selesai kuliah dalam waktu tiga setengah tahun bukan hal yang mudah. Belajar keras, masuk kuliah setiap hari, mengerjakan banyak tugas adalah sesuatu yang sulit dan membosankan. Juga dosen-dosen, terlampau pelit memberi nilai. Belum lagi saat skripsi, kau masih harus mengulang berkali-kali. Kamu tidak akan mampu menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga setengah tahun. Jadi, lupakan saja keinginan yang tidak masuk akal itu.” Pikiran kritis Anda akan membombardir Anda dengan pernyataan, alasan-alasan, dan bukti-bukti yang meyakinkan bahwa Anda tidak akan mampu wewujudkan impian dan keinginan Anda. Ide atau pesan positif (Anda bisa menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga setengah tahun dan dengan nilai yang mengagumkan) bukan saja tidak masuk dan tertanam dalam pikiran bawah sadar Anda, tapi justu tergantikan dengan ide dan pesan negatif (Anda tidak bisa menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga setengah tahun). Oleh karena pesan negatif itu yang kemudian justru secara tanpa sadar tertanam dalam pikiran bawah sadar, maka yang terjadi adalah Anda benar-benar tidak mampu menyelasaikan kuliah dalam waktu tiga setengah tahun. Banyak hal atau keadaan yang kemudian membantu Anda untuk gagal karena sesungguhnya gagal telah menjadi tujuan dan impian Anda. Kegagalan adalah perintah yang diberikan pikiran sadar Anda untuk dilaksanakan pikiran bawah sadar yang tidak dapat membantah, membuat pilihan, kecuali melaksanakannya.

Yang jadi pertanyaannya sekarang, bagaimana caranya agar kita dapat menembus atau memasuki pikiran bawah sadar tersebut? Jawabannya adalah dengan relaksasi, Visualiasi, dan sugesti.

Relaksasi.

Pada prisipnya berbagai cara dapat Anda lakukan untuk mencapai kondisi rileks. Ini terkait pula dengan persoalan bahwa seseorang mungkin akan lebih cepat atau mudah mencapai kondisi rileks dengan teknik tertentu, sementara yang lain justru merasa tergganggu. Namun, secara umum ada beberapa prosedur dan teknik relaksasi yang akan dikemukakan disini dan Anda dapat mencobanya. Apapun prosedur dan teknik relaksasi yang Anda pelajari yang paling utama adalah Anda memiliki kemauan keras untuk terus berlatih sehingga Anda akan terampil dan mudah berada dalam kondisi rileks, kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun. Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah dan cepat membangun dan menanam benih-benih impian atau ide-ide yang positif, baik dalam pikiran sadar maupun dalam pikiran bawah sadar. Ketika Anda sudah terbiasa berpikir dengan benar, meyakini sesuatu yang benar, dan secara sadar menempatkan diri pada kondisi yang tenang, bahagia dan damai, maka keinginan dan impian-impian Anda dapat meluncur bebas, masuk, dan tertanam dalam pikiran bawah sadar Anda. Lebih dari itu, Anda juga dapat membangkitkan kekuatan-kekuatan kreatif yang tersebunyi di kedalaman diri Anda.

Pertama, kuasai tubuh Anda. Keterikatan antara pikiran dan tubuh kita telah berlangsung sangat lama, setidaknya sejak kita sudah dapat memahami konsepsi mengenai tubuh dan gangguan atau ketidakseimbangan yang terjadi pada tubuh kita. Mudah dimengerti, bila ada sesuatu yang salah pada tubuh, pikiran kita pun akan ikut terganggu: tidak nyaman, gelisah, cemas, takut, dan sebagainya. Dalam relaksasi yang diperlukan adalah kebersatuan pikiran dan tubuh, sampai Anda merasa bahwa Anda bukan sesuatupun kecuali pikiran. Oleh karena itu, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah menguasai tubuh Anda, dengan mengalirkan energi pikiran keseluruh bagian tubuh Anda. Lepaskan ketegangan, rasakan kenyaman menyelimuti seluruh bagian tubuh Anda.

Kedua, menutup mata. Mata Anda sangat sensitif terhadap stimulus atau suatu rangsangan yang selanjutnya dapat dengan mudah menjalar, terkirim ke otak dan membuat pikiran Anda tertuju serta memproses ransangan tersebut. Hal ini tentu akan menganggu konsentasi Anda. Saat pikiran Anda terpecah atau dipenuhi beragam obyek, hal itu bukan saja akan membuat Anda terpaku pada gelombang Beta (pikiran sadar) tapi juga akan semakin sulit untuk mendekati gelombang Alpha-Theta (pikiran bawah sadar). Oleh karena itu, tutuplah mata Anda untuk menghindari stimulus yang menganggu konsentasi Anda.

Ketiga

, pernapasan. Tarik napas Anda dalam-dalam dengan pelan, pusatkan atau kumpulan di bagian dalam dada, tahan sejenak dan hembuskan pelan-pelan. Setiap Anda menarik napas, rasakan seolah-olah Anda sedang menikmati segala hal yang baik dari semesta ini. Rasakan, nikmati, dan sadari betul napas Anda.

Keempat

, dengarkan musik yang menentramkan. Musik tidak diragukan lagi, dapat membawa peraasaan dan pikiran Anda pada kondisi yang nyaman, tentram dan damai. Ketika suluruh tubuh Anda sudah merasa nyaman, dan selanjutnya yang Anda rasakan hanyalah pikiran dalam dunia tanpa warna, satu ruang, satu tempat (gelap) dan iringan musik yang menentramkan, maka itu adalah kondisi yang sangat baik untuk dapat menembus pikiran bawah sadar.

Kelima

, bayangkan sesuatu yang membuat Anda nyaman. Selanjutnya, dari ruang gelap, pikiran yang tenang dan iringan musik yang menentramkan, mulailah membayangkan sesuatu yang membuat Anda benar-benar merasa damai, tenang dan bahagia. Misalnya Anda dapat pergi kesuatu tempat yang Anda senangi, seperti pantai, air terjun, padang ilalang atau di puncak bukit. Bayangkan Anda benar-benar berada di tempat itu, melihat dan merasakan apa yang Anda senangi.

Keenam

, menanamkan benih impian. Ketika Anda benar-benar sudah merasa rileks, nyaman, ringan, bebas dari segala beban, maka taburkan benih impian atau keinginan Anda. Disini Anda sudah mulai memasuki gelombang Alpha dimana impian atau keinginan semestinya ditanamkan.  

Visualisasi

Visualiasi dapat diibaratkan seorang tukang photo yang memotret suatu obyek (impian, keingian) dan menghasilkan gambar dalam bentuk negatif film (gambaran visual dari impian dan keiginan) yang selanjutnya diproses menjadi sebuah photo (realitas, kenyataan). Bila tukang photo tersebut tidak memotret, tentu tidak ada photo yang dihasilkan. Atau bila memotret obyek yang tidak jelas akan sulit pula dideskripsikan. Demikian halnya dengan cara kerja pikiran bawah sadar, memerlukan visualiasi, gambaran, atau potret yang jelas dan pasti mengenai realitas yang diinginkan. Oleh karena itu, ketika Anda benar-benar sudah merasa rileks, nyaman, ringan, bebas dari segala beban, maka taburkan benih impian, atau keinginan Anda. Pertama-tama, definisikan atau perjelas impian atau keinginan Anda. Impian Anda harus benar-benar spesifik. Selanjutnya, tentukan target waktu yang pasti kapan impian Anda itu tercapai. Dan bayangkan seolah-olah Anda sudah mendapatkannya.  

Sugesti

Sugesti secara sederhana dan teknis adalah pernyataan-pernyataan positif yang diarahkan atau ditanamkan dalam diri Anda dengan suatu penegasan bahwa Anda mampu, bisa, sanggup, kuat, dan sebagainya. Sugesti ini harus dilakukan dengan kepercayaan, keyakinan, kekuatan emosi, dan berulang-ulang agar benar-benar tertanam dalam pikiran bawah sadar Anda. Bila Anda selalu mengatakan bahwa matematika itu sulit, Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan di dalamnya. Fakta paling sederhana selalu saja menujukkan: seseorang akan menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan atau memberi pesan negatif dalam pikirannya. Dan tentu saja dengan menghindar ndak ada yang dapat dipelajari.

Udah ya...., pasti yang baca pada bingung, lupakan aja! Settia....Settia....buat bahasan kok ngacau.....he....he....

Sep 15, 2023

Bekerja dengan Rasa Cinta

 


Kira - kira ada yang ngerti ndak, border background yang SettiaBlog gunakan ini apa? Ini SettiaBlog ambil dari buah sawo Kecik yang sudah matang. Ceritanya Thu gini. Mungkin setelah SettiaBlog cerita akan banyak yang ndak percaya. Saat pergi ke Rembang SettiaBlog mampir ke salah satu masjid untuk shalat ashar. Setelah selesai shalat SettiaBlog keluar masjid. Saat melewati jalan setapak taman yang ada di masjid, SettiaBlog di kejutkan benda jatuh ....wii..ik... melintas di samping telinga kanan SettiaBlog. Dan benda itu jatuh ke jalan setapak. Lalu SettiaBlog pungut, orang yang masih duduk di serambi masjid pada lihat, SettiaBlog cuek aja. SettiaBlog pun berjalan keluar masjid dan cari tempat duduk yang nyaman di alun - alun. Buah sawo kecik yang ada di tangan, SettiaBlog belah jadi dua karena sudah matang jadi mudah membelahnya. Cukup lama SettiaBlog mengamati buah sawo kecik itu, di dalamnya ada dua biji.

Lagi asyik liatin buah sawo kecik dari sebelah terdengar langkah ciik...ciik..., mendekat. SettiaBlog menoleh, ada orang yang duduk di bangku sebelah SettiaBlog. Buru - buru SettiaBlog masukkan sawo kecik itu ke saku celana. Untuk menghilangkan rasa canggung, SettiaBlog pun basa - basi tanya ke orang yang baru duduk itu. Kamipun ngobrol ngalor - ngidul sebentar sambil liatin lalu lalang kendaraan yang lewat di jalan Daendels. Thu...kan, pada ndak percaya dengan cerita SettiaBlog, udah ya ceritanya. Lha wong SettiaBlog itu lupa, sampai rumah kok ngerasa ada agak lengket di saku celana, ternyata sawo keciknya penyet dan SettiaBlog kamera untuk di jadikan background ini.

Tahu ndak kenapa SettiaBlog memungut sawo kecik yang jatuh di deket SettiaBlog itu? Pasti akan banyak di hubungkan dengan hal klenik atau yang lainnya. Sebenarnya dasar SettiaBlog itu sederhana. SettiaBlog itu pernah di kasih cerita yang sifatnya tular-tinular. Cerita itu berhubungan dengan sawo kecik. Dulu setelah Pangeran Diponegoro ditangkap pada 28 Maret 1830, yang menandai berakhirnya Perang Jawa, pasukannya bercerai-berai. Untuk mengenali satu sama lain, mereka membuat kode khusus: menanam sawo kecik di kanan-kiri rumah mereka. Sawo kecik di sini memiliki arti sarwa becik atau sarwa peni (serba baik). Anda semua pasti juga udah ngerti kan ya, makanya dulu keraton-keraton pecahan Kerajaan Mataram, seperti Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta, juga menanam sawo kecik. Harapannya tentu generasi orang Jawa khususnya akan selalu berbuat kebaikan dengan kata lain kerja dengan dasar cinta.

Pada video klip di atas SettiaBlog kasih background Bendungan Mundri yang ada di Kali Kening, masuk wilayah Tuban. Lihat anak - anak kecil yang berselancar di air, mereka melakukannya dengan perasaan suka padahal itu hal yang sangat menantang. Dan SettiaBlog kasih pemanis gerakan Shuffle Dance. Lagunya sendiri SettiaBlog kasih "what is love". Bendungan Mundri dan Jalan Daendels di kenal sebagai bangungan peninggalan Belanda. Benarkah? Kalau itu benar peninggalan Belanda, tentu di bangun dengan kerja paksa. Alangkah lebih hebatnya jika semua ini di bangun dengan rasa cinta dan kasih sayang. Karena cinta Allah SWT itu adalah cinta yang tidak terbatas, besarnya tidak bisa dipersamakan dengan kasih sayang siapa pun.

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚ  

"Rahmat (kasih sayang)-Ku meliputi segala sesuatu." (QS Al-A'raf [7]: 156).

Lupakan ya, omongan SettiaBlog di atas! Settia...Settia..., cerita kok ndak jelas githu, kayak sawo penyet...he...he... Kerja adalah kata yang sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Kerja  dapat mengundang tawa dan air mata...betapa bahagianya ketika setelah lulus kuliah langsung mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan  dan betapa kecewanya ketika pekerjaan yang diimpikan tak kunjung diterima...bahkan ada yang putus asa karena urusan " kerja" ini. Sungguh, kerja adalah kata yang ajaib. Kerja menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti kegiatan melakukan sesuatu; yang dilakukan (diperbuat). Bagi yang belum mendapatkan pekerjaan (baca : kerja) berusaha dengan berbagai cara untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan harapannya. Ada yang berani menyuap atau menyogok puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Bagi yang sudah bekerja berusaha mendapatkan posisi yang lebih tinggi dengan menghalalkan segala cara. Sebagian besar orang beranggapan kerja = uang,  artinya kerja adalah kendaraan untuk memperoleh uang atau jaminan finansial. Proses bagaimana suatu pekerjaan itu dikerjakan bukanlah persoalan, yang penting adalah hasil akhirnya yaitu UANG ! Apakah sedangkal itu makna suatu pekerjaan ?

Faktanya suka atau tidak suka memang demikianlah adanya. Betapa banyak kita menemukan suatu pekerjaan yang tidak dikerjakan sebagaimana semestinya dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Contohnya kesalahan dalam menulis tanggal surat- kelihatannya sepele tapi bisa menimbulkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Betapa sering pula orang ceroboh dalam melakukan suatu pekerjaan ...tanpa disadari. Sesungguhnya pekerjaan harus dilakukan dengan sepenuh hati...bukan cuma untuk uang tapi ada yang jaauuuh lebih penting dari itu....

Kerja akan berjalan dengan baik jika ada etos kerja . Kamus wikipedia menyebutkan bawa etos merupakan bahasa dari Yunani ; akar katanya adalah ethikos yang mengandung arti moral atau menunjukkan karakter moral. Dalam bahasa yunani kuno serta modern, etos mempunyai arti sebagai keberadaan diri, jiwa dan pikiran yang membentuk seseorang. Pada webster's New Word Dictionary, 3rd College Edition, etos mempunyai definisi sebagai kecenderungan atau karakter; sikap, kebiasaan, keyakinan, yang berbeda dari individu atau kelompok. Bahkan dapat dikatakan bahwa etos pada dasarnya adalah tentang etika. Dalam kamus bahasa Indonesia, Etos Kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok, dengan demikian Etos adalah sikap yang tetap dan mendasar yang melahirkan perbuatan-perbuatan dengan mudah dalam pola hubungan antara manusia dengan dirinya dan diluar dirinya.

Singkatnya etos kerja merupakan refleksi dari sikap hidup yang mendasar sehingga etos kerja menjadi cerminan dari pandangan hidup yang berorientasi pada nilai-nilai yang berdimensi transenden (ilhaiyah). Dengan demikian adanya etos kerja pada diri seseorang profesional, niscaya akan lahir semangat untuk menjalankan suatu pekerjaan dengan sungguh-sungguh, disertai keyakinan bahwa dengan berusaha secara maksimal, Insya Allah hasilnyapun akan maksimal.



Dan apakah yang dinamakan bekerja dengan rasa cinta?
Laksana menenun kain dengan benang yag ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmulah yang akan mengenakan kain itu.
Bagai membangun rumah dengan penuh kesayangan, seolah-olah kekasihmulah yang akan mendiaminya di masa depan.

Kerja adalah cinta yang mengejawantah.
Sebab bila kau memasak roti dengan rasa tertekan, maka pahitlah jadinya dan setengah mengenyangkan.
Bilamana kau menggerutu ketika memeras anggur, gerutu itu meracuni air anggur.




Di atas ini potongan puisi Khalil Gibran
Istri SettiaBlog ndak boleh marah, jaga kesehatan dan bersabar.

Sep 12, 2023

Manfaat dan Tantangan Organisasi Komunikasi

 


Ada yang ngerti ndak warna apa yang di gunakan Karolina pada video klip di atas? Itu warna moss green. Warnanya lembut banget kan ya. Kalau lagunya "Apologize" miliknya OneRepublic. Ceritanya c tentang permintaan maaf seseorang pada kekasihnya. Namun yang bisa di lakukan hanya menyesalinya karena kekasihnya sudah pergi meninggalnya. Ini untuk yang lagi galau, kalau SettiaBlog ndak kok. SettiaBlog kan sayang sama istri SettiaBlog. Lho...beneran. Walaupun ndak bisa masak ndak bisa nyanyi, SettiaBlog tetap sayang dan setia. Backgroundnya ini SettiaBlog ambil dari warna yellow palm sugar dan palm sugar. Karena beberapa hari yang lalu SettiaBlog itu lihat gula aren, masih dalam bentuk batangan. Jadi kangen SettiaBlog sama kopi gula aren. Habisnya lama c ndak minum kopi gula aren. Kalau dalam bahasa Minangnya, awak taragak samo adiak, e...keliru, itu ungkapan kalau SettiaBlog lagi kangen sama istri. Itu tadi artinya, aku kangen  sama adek. SettiaBlog.... kamu itu lho mau bahas apa kok ngomong semrawut ndak karuan. Mohon di maklumi ya, seperti itulah SettiaBlog, kan setiap orang memiliki karakteristiknya masing - masing. Itu bukan karakteristik SettiaBlog....., ngomong semrawut kok di bilang karakteristik. Karakteristik itu meliputi karakter, akhlak, perangai, kepribadian, perilaku, sifat, watak, hingga tabiat. Atau karakteristik itu bisa di artikan pola perilaku, sehingga karakter yang baik akan paham mengenai kebaikan, menyenangkan kebaikan, serta mengerjakan sesuatu yang baik pula, begitu juga sebaliknya. O....gitu...tho.

Dalam suatu organisasi pasti diisi oleh berbagai jenis manusia, dengan memiliki pemikiran dan sifat yang berbeda-beda. Untuk mewujudkan organisasi yang maju dan berkembang, diperlukan suatu interaksi antara satu sama lain. Proses interaksi itulah yang dapat disebut juga sebagai komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan informasi di dalam suatu organisasi yang amat rumit dan kompleks. Ketika proses komunikasi efektif, maka organisasi tersebut juga otomatis akan maju dan berkembang, serta anggota atau individu yang ada di dalamnya turut aktif membangun dan mengembangkan organisasi yang sudah dijalani dengan baik dari berbagai aspek, salah satunya aspek komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi bisa di artikan, suatu perilaku yang terjadi dalam sebuah organisasi serta bagaimana orang-orang di dalamnya ikut terlibat dalam proses tersebut dan melakukan transaksi berupa bertukar makna. Dapat disimpulkan bahwa komunikasi organisasi merupakan sebuah proses yang terjadi dalam suatu organisasi berupa penyampaian, penerimaan serta pertukaran informasi dan pesan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang sudah ditetapkan bersama (anggota serta pemimpin organisasi).

Pada dasarnya komunikasi di dalam organisasi terbagi menjadi tiga bentuk :

1.   Komunikasi Vertikal

Bentuk komunikasi ini merupakan bentuk komunikasi yang terjadi dari atas ke bawah dan sebaliknya. Artinya komunikasi yang disampaikan oleh pimpinan kepada bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan secara timbal balik. Fungsi komunikasi ke bawah digunakan pimpinan untuk :

• Melaksanakan kebijakan, prosedur kerja, peraturan, dan instruksi;

• Memonitor pelaksanaan kerja bawahan;

• Menyampaikan pengarahan, evaluasi, dan teguran;

• Memberikan informasi mengenai tujuan organisasi, kebijakan-kebijakan organisasi, dan insentif.

Seorang pimpinan harus lebih memperhatikan komunikasi dengan bawahannya dan memahami cara mengambil kebijakan-kebijakan terhadap bawahannya. Keberhasilan organisasi dilandasi oleh perencanaan yang tepat, dan seorang pimpinan yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Kedua hal tersebut merupakan modal utama kemajuan organisasi yang dipimpinnya. Fungsi komunikasi ke atas digunakan untuk :

• Memberikan pengertian mengenai laporan kerja, saran, usulan , opini, permohonan bantuan dan keluhan

• Memperoleh informasi dari bawahan mengenai kegiatan dan pelaksanaan pekerjaan bawahan dari tingkat yang lebih rendah.

2.   Komunikasi Horizontal

Bentuk komunikasi dalam organisasi ini adalah secara mendatar. Komunikasi ini berlangsung di antara sesama karyawan atau pegawai dan sebagainya. Jenis komunikasi horizontal ini biasanya berlangsung di dalam situasi yang tidak formal. Komunikasi horizontal ini berlangsung dengan cara tatap muka, melalui media elektronik seperti telepon, maupun pesan tertulis.

3.   Komunikasi Diagonal

Bentuk komunikasi dalam organisasi ini sering juga disebut komunikasi silang. Proses ini berlangsung dari seseorang ke orang lain dalam posisi yang berbeda. Keberhasilan sebuah organisasi ditentukan oleh keberhasilan proses komunikasi antara atasan dan bawahan. Ketika para pemimpin dapat berkomunikasi dengan efektif dengan bawahan, maka pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Dalam suatu organisasi, komunikasi yang efektif memiliki peranan penting yaitu :

• Meningkatkan Produktivitas

• Mengatasi atau menghindari adanya suatu konflik

• Membantu mengembangkan potensi setiap karyawan atau pegawai

• Membentuk suasana yang kondusif dan profesional

Membangun komunikasi organisasi adalah sesuatu yang tidak mudah dilakukan. Hal ini terlihat dari banyaknya organisasi yang terlibat dalam konflik karena komunikasi yang kurang efektif. Berikut beberapa tips yang perlu Anda dan tim lakukan untuk membangun komunikasi organisasi yang efektif.

1. Jangan Fokus dengan Diri Sendiri

Untuk menjalin interaksi yang efektif, komunikasi harus dilakukan secara dua arah. Anda bisa melakukan hal tersebut dengan cara tidak mendominasi pembicaraan. Selain itu, jangan terlalu fokus dengan diri sendiri. Berilah perhatian dan kesempatan berbicara pada lawan bicara Anda.

2. Jadilah Pendengar yang Baik

Menjadi pendengar yang baik dapat membuat Anda dihargai oleh lawan bicara. Hal ini juga termasuk tanda komunikasi yang baik dan benar. Perhatikan dengan seksama, mulai dari gaya bicara hingga gestur tubuh yang ditampakkan oleh lawan bicara. Jika Anda bersikap demikian, maka akan terjalin komunikasi organisasi yang baik pula.

3. Perhatikan Nada Bicara dan Gestur Tubuh

Pemilihan kata adalah hal yang penting dalam menjalin komunikasi. Namun, memperhatikan nada bicara dan gestur tubuh juga tak kalah penting. Meskipun Anda setuju dengan pendapat lawan bicara, namun bukan berarti Anda mengabaikan hal-hal non verbal seperti tadi. Jika Anda dapat mengatur nada bicara dan gestur dengan konsisten sesuai diksi yang Anda ucapkan, maka lawan bicara akan lebih mudah percaya.

4. Jujur dan Terbuka

Cara berkomunikasi dalam suatu organisasi adalah dengan bersikap terbuka dan jujur dengan lawan bicara. Hal ini dapat membuat lawan bicara tidak salah paham dengan yang Anda bicarakan. Jika Anda merasa keberatan dengan arah pembicaraan, Anda dapat mengungkapkan dan mengajak lawan bicara untuk mengganti topik pembicaraan.

5. Mendukung dalam Bersikap

Menunjukkan dukungan pada pendapat dari lawan bicara adalah salah satu cara berkomunikasi yang baik. Meskipun tidak setuju dengan opini lawan bicara, bukan berarti Anda dapat menjatuhkan dan menyerang lawan bicara. Anda bisa memberikan kritik yang membangun yang bisa membantu mereka. Selain itu, Anda bisa menunjukkan empati dan alasan yang jelas saat berbicara tanpa bersikap agresif atau menyerang lawan bicara.

6. Tidak Memberi Nasihat tanpa Diminta

Tidak semua nasihat dapat diterima oleh orang lain. Hal ini dikarenakan Anda tidak selalu mengerti perasaan dan kondisi yang dialami oleh lawan bicara. Ada kondisi di mana lawan bicara hanya butuh didengar. Ketika lawan bicara hanya ingin didengar, turuti saja. Anda bisa memberi tanggapan saat diminta oleh lawan bicara. Dengan begitu, lawan bicara merasa dihargai dan didengar oleh Anda.
 

Sep 11, 2023

Ndak Ada yang Ndak Mungkin (Impossible is Nothing)


Ariana, SettiaBlog ambil lagu kamu yang "just a little bit of your heart". Dan ini SettiaBlog ambil yang sudah di cover Alessia Cara. SettiaBlog kesengsem dengan satu kalimat di lagu tersebut.
And nothing's ever easy
(Dan semua tidak ada yang begitu mudah)
Untuk backgroundnya SettiaBlog kasih suasana kehampaan. Untuk yang di video klip SettiaBlog kasih ilustrasi aliran air yang tenang menuju ke muara.

"Tidak ada yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin." Pasti Anda pernah kan ya, mendengar kalimat tersebut. Selanjutnya, "situasi apa yang paling membuat Anda tersentuh sebagai seorang manusia?" Jika pertanyaan itu ditanyakan kepada SettiaBlog, SettiaBlog mempertimbangkan satu pengalaman sebagai jawabannya, yaitu pengalaman menonton sebuah video yang membuat SettiaBlog sebagai seorang laki-laki sempat meneteskan air-mata. Sebelum Anda mulai tertawa dan heran, kenapa SettiaBlog sampai bisa meneteskan air-mata hanya karena sebuah video, SettiaBlog akan senang untuk menceritakan kepada Anda tentang video tersebut. Video itu bercerita tentang seorang anak penderita syaraf bernama Rick Hoyt...

Ndak ada yang bisa dilakukan anak malang ini kecuali berbaring di kursi roda. Jangankan menggerakkan tangan dan kakinya, bahkan anak ini ndak bisa menggerakkan lehernya untuk menoleh. Penyakit syaraf anak ini telah menggerogoti seluruh tubuhnya. Semua bagian dari tubuh anak ini lumpuh dan ndak berfungsi... kecuali pikirannya. Dan suatu hari, anak ini memikirkan sesuatu yang bahkan orang normalpun jarang memikirkannya: ia ingin ikut lomba triatlon.

Dick Hoyt, ayah dari anak malang itu, adalah seorang lelaki perkasa yang baik hati dan sangat sayang kepada anaknya. Sebagai seorang ayah, dia ndak pernah sekalipun ndak mempercayai impian anaknya, bahkan saat impian itu terlihat mustahil untuk dicapai. "Oke, nak, jika memang kamu ingin berlomba triatlon... Mari kita lakukan bersama-sama."

Dan kisah pun dimulai. Sang Ayah, lelaki yang sudah berumur itu, mulai berlatih fisik dan atletik. Lelaki setengah baya itu mulai latihan berlari, berenang dan naik sepeda dalam jarak yang jauh. Berhari-hari hal ini dilakukan. Demi mewujudkan impian sang anak, lelaki yang seharusnya sudah pensiun itu, membuat model sebuah kursi dorong yang terbuat dari bahan ringan dan juga membuat sepeda mirip becak di mana sang anak yang lumpuh bisa duduk di bagian depan sementara dia sendiri mengayuh pedal dari bagian belakang. Hari H terjadi. Saat lomba triatlon benar-benar diadakan di negaranya, ayah-anak itu mendaftar sebagai salah satu peserta. Para penonton terkesima menyaksikan kehadiran mereka. Saat Dick Hoyt mulai mendorong anaknya di kursi roda mengikuti jalur triatlon, semua mata dunia mengarah kepada mereka. Bermil-mil dua sosok ini telah menghipnotis dunia. Saat harus berenang, sang ayah menggendong anaknya, menaruhnya di perahu karet dan dengan pundaknya, sang ayah mulai berenang menarik perahu karet berisi sang anak. kembali dunia tercengang.

Triatlon adalah olahraga atletik yang berat karena menggabungkan lomba lari, renang dan bersepeda sekaligus non-stop. Mereka yang mengikutinya adalah para atlet terlatih yang secara fisik sangat kuat staminanya. Tapi kali ini, lihatlah, Dick Hoyt adalah lelaki tua biasa, berlatih ndak sebagaimana atlet dan mengikuti lomba bukan untuk piala, melainkan untuk mewujudkan impian anaknya. Dan demi sang anak yang dicintainya, Dick Hoyt saat ini berenang dengan menarik perahu karet yang berisi anaknya yang lumpuh. Dan tentu saja hari sudah malam saat Dick dan Rick Hoyt sampai di tepian untuk melanjutkan lomba terakhir: lomba sepeda. Praktis jalur sepeda itu kini hanya ada dua sosok itu. Bayangkanlah seorang lelaki tua bersepeda mendorong sang anak yang lumpuh menuju garis finish lomba triatlon. Meskipun pemenang triatlon sudah dinyatakan sejak sore, namun para penonton masih setia di garis finish hingga malam demi menantikan Dick dan Rick Hoyt yang masih dalam perjalanan. Sungguh, mereka ingin menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana seorang ayah sedang mewujudkan impian anaknya. Sebab jika satu ayah ini bisa meuwujudkannya, maka ndak diragukan lagi ayah-ayah di seluruh dunia punya peluang yang sama untuk anak-anak mereka.

Dan sosok itu nampak di kejauhan. Dick Hoyt ndak perlu menyembunyikan rasa lelahnya, dia bahagia, begitu pula sang anak. Rick Hoyt telah menginspirasi dunia bahwa seorang dengan ketidakmungkinan dan peluang terbatas mampu melakukan sesuatu yang sebelumnya diragukan bisa dilakukannya. Dick Hoyt, sebagai ayah perkasa, telah menginspirasi dunia bahwa seorang ayah bisa menjadi perkasa sekaligus baik hati. Dia telah meruntuhkan mitos bahwa impian hanya bisa dicapai oleh orang-orang tertentu kepada dunia, Dick Hoyt ingin bertertiak: "Bukan karena Anda mampu atau tahu, melainkan hanya jika anda MAU, anda pasti akan bisa melakukannya!"

Sep 9, 2023

Gunung dan alam mengajarkan arti sebuah Kehidupan

 


Kali ini SettiaBlog akan bahas yang santai - santai aja. Ada cerita sedikit, dulu SettiaBlog suka banget dengan sastra, baik luar atau dalam negeri. Kalau ndak salah mulai SMP. Ini cerita beneran, bukan reka yasa. Anda boleh kok tanya temen - temen SettiaBlog, yang SettiaBlog ceritakan ini beneran atau bohongan. Kalau ke sekolah gitu pasti bawanya kalau ndak buku sastra ya buku filsafat. Dalam berkarya juga udah lumayan banyak kok, kayak cerpen, puisi atau karikatur. Satu yang belum kesampaian, membuat Novel, tentunya Novel sungguhan yang bermutu. Sudah beberapa kali membuat tapi masih gagal, mungkin Allah SWT belum mengijinkan. Kalau lagu pada video klip di atas, itu judulnya "sari", lengkapnya sari gelin. Lagu ini di ambil dari kesusastraan Armenia. Sari sendiri memiliki arti gunung. Uniknya kata "sari gelin" ini juga di pakai di beberapa negara kayak Azerbaijan dan Turki. Dan cerita yang berhubungan dengan "sari gelin" ini memiliki makna sama, harapan yang ndak tercapai. Bicara soal gunung, SettiaBlog sendiri dari dulu suka dengan gunung. Anda boleh kok tanya ke temen - temen SettiaBlog. Untuk backgroundnya ini SettiaBlog gunakan warna mountain, kalau dalam hexadecimal menggunakan code #818b89. SettiaBlog kasih sedikit warna terang biar kayak kabut.

Beberapa orang beranggapan bahwa pendaki gunung adalah orang yang tidak punya tujuan dan hidupnya terkesan berantakan. Padahal, sejatinya bukan seperti itu kenyataannya. Pendaki gunung justru adalah orang yang punya tujuan jelas yakni puncak gunung. Mendaki gunung juga mengajarkan kita untuk fokus pada satu tujuan. Jika saat mendaki kita harus tetap fokus untuk bisa sampai ke puncak, dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menggunakan konsep yang sama untuk fokus pada satu tujuan sampai tujuan itu benar-benar tercapai sebelum pindah ke tujuan yang lain

 1. Puncak adalah cita – cita

Lereng adalah usaha, lembah adalah iman dan pengetahuan, hutannya adalah anugerah, kabut adalah cobaan. Puncak bukanlah tujuan akhir , karena jalan menurun, telah siap untuk ditapaki semakin sulit dan menyesatkan menuju lembah tempat kembali. Semakin  landai gunung semakin mudah juga mengapai puncaknya tapi butuh waktu yang lebih lama. Puncak yang paling tinggi dari pendakian itu adalah menaklukkan ego, kemanjaan, serta sifat individualis.Dengan menghancurkan ego pribadi seorang pendaki sejati bisa berdamai dan bersahabat dengan dirinya sendiri. Kita bisa berhenti berharap, tapi janganlah berhenti mendaki, walaupun tinggi dan sangat butuh perjuangan karena gunung tidak buat kita patah  hati.

2. Bukan tentang siapa yang menunggu Anda di Puncak

Tetapi tentang siapa yang menemani Anda disaat menuju ke puncak, saat Anda jatuh dan tidak ada orang bersama Anda, karena proses adalah segalanya. Bukan lagi tentang sejauh apa puncak gunung yang Anda daki, tapi tentang sejauh mana kita berjuang bersama menuju puncak yang akan kita capai bersama.

3. Bukan tentang seberapa banyak gunung yang didaki.

Perlakuan kita terhadap alam mencerminkan perlakuan kita terhadap diri sendiri dan orang lain. Bukan tentang seberapa banyak gunung yang didaki , tetapi seberapa banyak alam yang dijaga dengan baik. Seperti misalnya tidak merokok saat pendakian karena ini dapat menyebabkan kebakaran hutan, sungguh sulit memang untuk beberapa orang , tetapi apabila niat dari diri sendirihal itu dapat dirubah. Lalu hal penting lainnya adalah selalu  membawa turun sampah sisa makan dan minum selama pendakian jangan malu ya. 

4. Gunung mengajari kita tentang mengalahkan rasa takut.

Pendakian kepuncak gunung mengajari kita tentang mengalahkan rasa takut. Naik gunung tidak ada namanya senioritas tetapi tentang bagaimana kita saling menghargai satu sama lain selama pendakian berlangsung. Gunung mengajarkan kita banyak hal untuk menjadi seorang Pemuda Pemudi Indonesia, walaupun SettiaBlogpun masih belum berbuat banyak untuk bangsa ini, namun setidaknya kita dapat bersuara untuk bangsa Indonesia dengan cara kita. Dan melakukan gerakan untuk perubahan bangsa ini, agar bangsa ini makin maju supaya anak, cucu kita nantinya masih bisa menikmati indahnya alam Indonesia. 

5. Cintailah alam Ini dan kembali pulang dengan Selamat.

Jadilah pecinta alam sejati bukan hanya penikmat alam yang hanya berlari dahulu-dahuluan menuju puncak tanpa memikirkan keselamatan diri sendiri. Karena sejauh dan setingginya kita melangkah menuju puncak tujuan utamanya adalah kembali pulang dengan selamat sampai rumah  kita masing- masing.  



“The higher you climb on the mountain, the harder the wind blows.”
(Semakin tinggi kamu mendaki gunung, semakin kencang angin bertiup.)


“Every mountain top is within reach if you just keep climbing.”
(Setiap puncak gunung dapat dijangkau jika kamu terus mendaki.)



Background dalam bahasan ini warnanya mountain yang tertutup kabut. Mewakili SettiaBlog yang penuh misteri. Ya seperti itulah takdir kehidupan yang SettiaBlog jalani. Jangankan orang lain, SettiaBlog sendiri ndak ngerti mau di bawa ke mana kehidupan SettiaBlog. Mohon maaf kalau sikap SettiaBlog sering tidak menyenangkan orang lain. Dan bahasan SettiaBlog itu tidak ada unsur sindiran ya, SettiaBlog cerita apa adanya. Sekali lagi SettiaBlog minta maaf!