Jun 30, 2023

Agar Lebih Legowo, Beberapa Prinsip Hidup Ini Wajib Anda Jadikan Kebiasaan

 


Video klip di atas SettiaBlog perlihatkan gadis memakai kain batik parang, seperti yang SettiaBlog gunakan background, itu namanya motif rujak senthe. Motif batik rujak senthe pada setiap lerengnya mengambarkan kehidupan manusia yang banyak cobaan maupun rintangan yang menghadang, sebagai seorang manusia yang perlu dilakukan adalah menjalani segala cobaan tersebut dengan hati legowo dan lapang dada untuk menyelesaikannya. Kalau lagunya SettiaBlog kasih "crazier" milik Taylor Swift. Ini juga sama, dalam liriknya di katakan,
I'd never gone with the wind, just let it flow
(Aku tak pernah mengendalikan hidupku, hanya menyerahkannya pada takdir)

Let it take me where it wants to go
(Kubiarkannya rnembawaku kemanapun dia mau, hingga kau muncul membukakan pintu)
Lanjut ke bahasan ya, biar liriknya di lanjutkan istri SettiaBlog, dia lebih ngerti. Selena, berani ndak pakai kain batik kayak gitu? Bagus lho itu Selena, itu dulu termasuk motif kain batik yang hanya boleh di pakai orang keraton Yogyakarta, termasuk motif udan liris, cemukiran, semen, parang, kawung dan huk. Yang sering jadi pertanyaan SettiaBlog, kenapa ya leluhur Jawa kok suka dengan pola diagonal dalam motif batik.

Bersikap legowo  atau mudah menerima keadaan adalah yang sangat susah untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu karena manusia lebih cenderung berpatokan pada sikap egosentris. Untuk menjadi seseorang yang lebih legowo, Anda perlu meng-upgrade kualitas diri dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya ada beberapa prinsip hidup yang bisa Anda jadikan kebiasaan agar sikap "selalu menerima" dapat tertanam di dalam diri.

• Tidak pernah menuntut diri untuk menjadi sama seperti orang lain



Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dengan adanya hal tersebut, terkadang Anda perlu bangga terhadap diri sendiri dan membuang mindset  untuk menjadi sama seperti orang lain.  Percayalah bahwa hal tersebut dapat membuat Anda lebih legowo  dalam menjalani hidup. Hal itu terjadi karena tidak ada tuntutan yang perlu direalisasikan dengan keterpaksaan. Mulailah untuk menghargai diri sendiri melebihi apapun agar Anda bisa paham bagaimana istimewanya diri Anda. Jangan pernah lupa untuk senantiasa mengedepankan self-love!

• Terbiasa bersyukur meskipun banyak beban yang menyiksa

Kunci utama agar sikap legowo  dapat muncul adalah membiasakan diri untuk senantiasa bersyukur apapun kondisinya. Hal tersebut memang sangat susah untuk dilakukan karena Anda dituntut untuk bisa tetap tersenyum meskipun banyak cobaan yang datang silih berganti. Namun cobalah untuk melakukan hal tersebut secara konsisten agar beban yang dirasakan akan terasa ringan karena bersyukur. Oleh karena itu mulai sekarang cobalah untuk senantiasa menghadapi hari-hari berat dengan menjadikan aura positif sebagai tameng.

• Senantiasa bersikap realistis dalam memimpikan sesuatu

Setiap orang pasti ingin semua mimpinya dapat terealisasi. Namun dalam praktiknya, orang-orang cenderung memimpikan sesuatu di luar kemampuannya. Percayalah bahwa hal tersebut akan membuat Anda menjadi seseorang yang suka mengeluh ketika impian tak kunjung terealisasi. Untuk mengatasi hal tersebut, cobalah untuk lebih realistis dalam bermimpi. Sinkronkan tingkat kemampuan Anda dengan berbagai macam mimpi agar mudah terealisasi. Ingatlah bahwa jangan terlalu memaksakan sesuatu yang sejatinya tidak bisa direalisasikan agar tak ada rasa kecewa berkepanjangan.

• Tidak terbiasa mendramatisir sesuatu yang sifatnya sepele

Dalam menjalani hidup di dunia ini, permasalahan demi permasalahan pasti akan mudah didapatkan oleh setiap orang. DIperlukan sebuah kebijaksanaan dalam menyikapinya agar hal tersebut tidak terlalu merugikan diri sendiri. Salah satu contoh langkah bijak yang perlu diambil adalah tidak terlalu mendramatisir permasalahan bersifat sepele. Hal tersebut ditujukan agar Anda bisa menjadi seseorang yang lebih legowo  dalam menjalani hidup. Maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk lebih kuat dalam menghadapi berbagai macam permasalahan tanpa embel-embel melebih-lebihkan.

• Senantiasa terbiasa mengapresiasi diri sendiri

Salah satu prinsip hidup yang wajib dilakukan agar lebih legowo  dalam menjalani hidup adalah dengan terbiasa mengapresiasi diri sendiri. Sebelumnya 'kan sudah disebutkan bahwa self-love merupakan hal yang perlu senantiasa di kedepankan. Dengan mengapresiasi diri sendiri, Anda akan paham seberapa kuat diri Anda dalam berjuang. Ketika mengetahui hal tersebut, Anda juga akan sadar bahwa sejatinya hidup itu harus dijalani dengan penuh rasa syukur karena banyaknya kemudahan yang masih bisa dirasakan. Punya sikap legowo  merupakan sebuah hal yang perlu dilakukan agar Anda bisa menemukan arti sebenarnya dari kebahagiaan.
Teruslah meng-upgrade diri agar kamu bisa lebih bijaksana dalam menjalani hidup.

Untuk backgroundnya sendiri, ini juga bukan gambar lho. Background ini merupakan permainan pola peng-codingan antara warna cyan, silver, orange dan gold. Dan kali ini SettiaBlog ambil pola radial.

Jun 26, 2023

Tips Menghilangkan Sifat Iri dan Dengki agar Tak Jadi Penyakit Hati

 



Video klip di atas itu pohon iprik yang SettiaBlog dapat beberapa waktu lalu, saat SettiaBlog lihat hamparan padi itu lho. Di tepian saluran irigasi SettiaBlog melihat pohon iprik itu menempel terus SettiaBlog pungut. O...ya, waktu itu SettiaBlog juga bersama tim marketing, mereka semua masih sangat muda tapi bisa di andalkan. Pohon iprik ini SettiaBlog taruh di kamar dekat jendela, agar daun dan rantingnya baru nantinya mengarah ke satu titik cahaya yang datang dari jendela. Kalau dalam gaya Bonsai bisa di sebut Fukinagashi ( Bentuk dahan, ranting, dan daun condong ke satu arah. Mengambil inspirasi dari pohon pegunungan yang tertiup angin.) Untuk ranting - ranting yang lama nanti di potongi biar ndak mengganggu pertumbuhan ranting muda. Lagunya sendiri "once in a lifetime", bercerita tentang sakit hati yang tak kunjung padam.

Kalau dalam Islam ada 5 penyakit hati yang harus di hindari. Penyakit hati menjadi salah satu penyebab rusaknya keimanan seorang muslim. Bukan hanya itu, penyakit hati juga mampu merubah perilaku dan sikap seseorang. Penyakit hati menjadi hal yang harus dihindari karena bisa menjadi akar dari kekafiran. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman tentang penyakit hati melalui surat At Taubah ayat 125:

وَاَمَّا الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ فَزَادَتْهُمْ رِجْسًا اِلٰى رِجْسِهِمْ وَمَاتُوْا وَهُمْ كٰفِرُوْنَ

"Dan adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, maka (dengan surat itu) akan menambah kekafiran mereka yang telah ada dan mereka akan mati dalam keadaan kafir,"

Ada beberapa jenis penyakit hati mulai dari iri, dengki, amarah, ghibah hingga fitnah. Bahkan disebutkan bahwa fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 191:

وَٱقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُم مِّنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ ۚ وَٱلْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ ٱلْقَتْلِ ۚ وَلَا تُقَٰتِلُوهُمْ عِندَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ حَتَّىٰ يُقَٰتِلُوكُمْ فِيهِ ۖ فَإِن قَٰتَلُوكُمْ فَٱقْتُلُوهُمْ ۗ كَذَٰلِكَ جَزَآءُ ٱلْكَٰفِرِينَ

"Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir."

Ada beberapa jenis penyakit hati yang sering ditemui. Dan berikut ini jenis penyakit hati:

1. Iri hati

Iri hati termasuk dalam penyakit hati yang harus dihindari. Allah SWT melarang hambanya untuk bersikap iri kepada sesamanya dalam hal apapun, termasuk urusan kenikmatan dunia. Terkadang perasaan iri menghampiri kala melihat sesama memiliki kenikmatan yang tampak lebih banyak. Padahal Allah SWT sudah memiliki takaran rezeki bagi hambanya. Dalam Al-Qur'an surat An Nisa ayat 32, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗوَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,"

2. Ghibah

Ghibah berarti bergunjing, biasanya dilakukan dengan cara membeberkan aib orang lain dengan tujuan mengolok-olok. Ghibah bahkan digambarkan sebagai hal yang mengerikan dan menjijikan layaknya memakan bangkai saudaranya sendiri. Dalam Al-Qur'an, ghibah disebutkan dalam surat Al Hujurat ayat 12:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang,"

3. Amarah

Setiap manusia diciptakan dengan berbagai ungkapan perasaan, termasuk marah. Meskipun demikian, kita dianjurkan untuk bisa mengendalikan emosi, terutama amarah. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengendalikan amarah sebagaimana disebutkan dalam satu hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, ada seseorang berkata kepada Rasulullah SAW,
"Berilah saya nasihat," Kemudian, beliau bersabda, "Janganlah marah," Orang itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap menjawab, "Janganlah marah," (HR. Bukhari)

4. Buruk Sangka

Dikutip dari buku Jangan Khawatir, Allah Bersamamu, oleh Muhammad Farid Wajdi disebutkan bahwa satu rukun iman dalam Islam yang harus kita yakini adalah takdir Allah yang baik dan buruk. Berburuk sangka menjadi penyakit hati yang harus dihilangkan. Buruk sangka kepada sesama ataupun kepada Allah SWT adalah perbuatan tercela. Orang yang menurut pandangan kita buruk, belum tentu buruk menurut pandangan Allah SWT. Oleh karena itu, sebaiknya tidak terburu-buru untuk berburuk sangka kepada orang lain.

5. Fitnah

Fitnah termasuk bagian dari penyakit hati. Secara harfiah, fitnah berarti menyebarkan berita yang tidak benar tentang seseorang dengan tujuan menjatuhkannya. Dalam Al-Qur'an, fitnah artinya membakar dengan api. Allah SWT berfirman dalam surat Al Anfal ayat 39:

وَقَاتِلُوْهُمْ حَتّٰى لَا تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَّيَكُوْنَ الدِّيْنُ كُلُّهٗ لِلّٰهِۚ فَاِنِ انْتَهَوْا فَاِنَّ اللّٰهَ بِمَا يَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

"Dan perangilah mereka itu sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan,"
Itulah beberapa penyakit hati yang harus dihindari. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, niscaya akan mendapatkan perlindungan dari penyakit hati.

Sakit hati juga bisa memutus tali persaudaraan. Yang lebih parah, sakit hati bisa memicu perkelahian hingga pembunuhan. Karena dampaknya yang begitu merugikan, Rasulullah SAW  mengajarkan kita untuk menghilangkan perasaan sakit hati. Hal itu bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

Pertama, membiasakan bermuhasabah atau instropeksi diri. Kesalahan yang kita terima dari orang lain bisa jadi karena faktor diri kita sendiri. Kita mungkin lalai berbuat baik pada orang lain. Selain itu, mungkin kita terlalu sensitif dengan perkataan orang lain sehingga mudah sakit hati.

Kedua, berusaha menjauhi sifat iri hati. Kondisi tiap orang tentu berbeda. Oleh sebab itu, kita patut bersyukur atas kondisi yang terjadi pada diri sendiri. Iri hati hanya akan menjerumuskan kita pada kedengkian.

Ketiga, menekan amarah dan keras hati. Amarah hanya akan membutakan pikiran seseorang. Alhasil, orang yang bersangkutan akan bertindak tanpa memikirkan dampaknya.

Keempat, meningkatkan sifat pemaaf dalam diri kita. Memaafkan kesalahan orang lain akan menghilangkan dendam. Perasaan sakit hati pun akan hilang bila kita mau memaafkan orang lain.

Jun 25, 2023

Persiapkan Sebelum Melewati Shirath Hari Esok!

 


Coba perhatikan ya, video klip di atas. Ada sedikit gambaran, bagaimana cara manusia dalam mencapai tujuan. Banyak cara dan jalan. Namun semua ndak ada yang mudah, bahkan terkadang yang kelihatan jalan itu benar ternyata menyesatkan. Anda bisa lihat track yang di lalui tidak ada yang mudah, dan Anda juga harus kenakan foot gear yang sesuai. Anda juga bisa lihat footpath yang di lalui, di kanan dan kiri jurang dalam. Salah sedikit akan terjatuh. Makanya kita selalu di anjurkan mencari bekal yang cukup dalam menjalani kehidupan, agar tidak  terpeleset atau tersesat. Mungkin bagi yang sudah terbiasa dekat dengan alam akan mengerti, seberapa besarnya kekuasaan Allah SWT itu.

Padahal, mengacu pada sumber hadits Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam, di akhirat nanti, setiap manusia harus melintasi yang namanya shirath  (jembatan) yang menjadi penentu nasib setiap jiwa bisa masuk surga atau terjun ke neraka. Oleh karena itu, Ibn Athaillah sangat heran kepada tingkah laku kebanyakan manusia yang heboh mengejar dunia dan tertawa-tawa seolah telah peroleh kebahagiaan akhirat. Di depan manusia bertingkah laku baik, di belakang sering melupakan aturan Allah SWT.

Dalam kitabnya Tajul Arus, Ibn Athaillah berkata, “Kau tertawa terbahak-bahak seakan-akan telah melewati jembatan (shirath) dan menyeberangi neraka. Jika kau tidak menjaga sikap wara’ kepada Allah yang bisa mencegah dari maksiat ketika sendiri, taburkan tanah ke atas kepala sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam bersabda, “Barangsiapa tidak memiliki sikap wara’ yang bisa mencegahnya dari maksiat ketika sendiri, Allah sama sekali tidak akan memedulikan amalnya.” (HR. Al-Daylami).

Shirath sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam adalah jembatan di atas Jahannam. Dalam shahih Bukhari Muslim disebutkan, “Jembatan Jahannam dibentangkan dan aku yang pertama kali melewatinya. Doa para rasul ketika itu adalah: ‘Ya Allah, selamatkan!’ Pada jembatan itu terdapat jangkar-jangkar seperti duri sa’dan. Tahukah kalian, apakah duri sa’dan itu? Para sahabat menjawab, ya. Beliau melanjutkan, “Ia bagaikan duri sa’dan, hanya saja tidak ada yang mengetahui besarnya kecuali Allah. Ia akan menarik manusia sesuai dengan amal perbuatan mereka. ada yang selamat ada pula yang merangkak kemudian selamat.” (HR. Bukhari).

Jadi, satu hal yang mestinya menjadi perhatian setiap orang beriman adalah bagaimana kira-kira nasibnya di akhirat nanti, terutama ketika harus melewati shirath. Karena shirath ini adalah media penentu dari Allah seseorang masuk surga atau terjungkal ke dalam neraka. Sungguh, kita tidak pernah bisa mengetahui, apalagi memastikan, apakah amal yang kita lakukan termasuk amal yang diterima, jiwa kita adalah jiwa yang takwa, atau justru masuk kelompok manusia yang celaka.

Oleh karena itu, kita patut bertanya dalam diri, sebagaimana Hasan bin Ali radhiyallahu anhu berkata, “Aku takut ketika sebagian dosaku terlihat kemudian Allah berkata, ‘Dosamu tidak diampuni.” Masa depan manusia yang harus menyeberangi shirath itulah yang kemudian mendorong Rasulullah Shallallahu alayhi wasallam bersabda, “Seandainya kalian mengetahui apa yang kuketahui, tentu kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis,” (HR. Bukhari).

Artinya, kita harus benar-benar mengimani hari akhir, dengan bersegera melakukan segala amal sholeh dan menjauhi perbuatan yang merusak. Berlomba-lomba menyiapkan bekal takwa menuju Allah agar kelak mendapat rahmat dari-Nya dan bisa menyeberang di atas shirath dengan selamat hingga ke surga.

Firman-Nya tentang Hari Esok

لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”  (QS. Al Hasyr [59]: 20).

Ibn Katsir dalam tafsir ayat tersebut menyebutkan riwayat yang disampaikan oleh Imam Ahmad dari Al-Mundzir bin Jabir, yang secara inti memaparkan pengalaman Rasulullah melihat suku Mudhar yang sangat miskin, hingga tak beralas kaki dan tidak berpakaian. Melihat hal tersebut, kemudian Rasulullah berkhutbah, “Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu (sampai akhir ayat). Lau beliau membaca ayat tersebut hingga tuntas, kemudian menambahkan, ‘…meskipun hanya dengan satu belah kurma.”

Mendengar khutbah itu, seorang sahabat Anshar datang membawa satu kantong, hampir saja telapak tangannya tidak mampu mengangkatnya, bahkan memang tidak mampu. Lalu orang-orang pun mengikuti sehingga aku melihat dua tumpukan dari makanan dan pakaian, sehingga aku melihat wajah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam berseri-seri bagaikan disepuh emas. Maka, menurut Ibn Katsir hari esok itu atau masa depan itu hanya tepat jika kita persiapkan dengan banyak beramal sholeh, bersegera membantu saudara yang lain yang sangat berhajat terhadap kebutuhan hidup, walau hanya dengan separuh biji kurma. Kemudian menjauhi seluruh bentuk larangan-Nya.

Dengan demikian perbanyaklah intropeksi diri (muhasabah). Lihatlah apa yang telah kita tabung untuk akhirat kita sendiri utamanya ketika bertemu dengan Rabb kita semua. Jangan sampai kita lupakan hal yang sebenarnya tidak lama lagi akan kita jumpai dalam perjalanan panjang kehidupan akhirat. Siapapun kita, pada dasarnya sangat berpotensi mendapatkan masa depan yang baik bahkan sangat-sangat baik, asalkan, senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas takwa kepada-Nya dan banyak melakukan amal sholeh untuk kemaslahatan bersama.


 
Untuk backgroundnya SettiaBlog gunakan repeating gradient. Yang bawah ini gunakan sudut 75° di kombinasi sudut 90°, kalau yang atas gunakan kombinasi sudut 60° dan sudut 90°. Jadi backgroundnya ini bukan gambar, peng-codingan dengan warna sunrise ( SettiaBlog gunakan gradasi warna Blond, Caramel, Crayola's Gold, New York Pink dan Turkish Rose) untuk yang bawah, coba tebak yang atas itu gradasi warna apa saja?

"Daripada berfokus pada rintangan di jalan, fokuslah pada jembatan di atas rintangan itu."

"Cinta adalah jembatan antara kamu dan segalanya."

"Disiplin adalah jembatan antara tujuan dan pencapaian."

"Usaha dan kerja keras membangun jembatan yang menghubungkan impianmu dengan kenyataan."

"Pikiran dan kebiasaanmu akan menciptakan penghalang atau jembatan menuju masa depan yang lebih baik."

"Masalahmu adalah untuk menjembatani kesenjangan yang ada antara tempatmu sekarang dan tujuan yang ingin kamu capai."

Jun 23, 2023

Hanya Allah SWT yang Ndak Pernah Gagal

 


Video klip di atas itu sebenarnya kegagalan peng-codingan yang di lakukan SettiaBlog. Inginnya SettiaBlog menghilangkan background belakannya, e...jadinya malah kayak gitu. Untuk fotografi SettiaBlog masih andalkan iPhone. Kalau bunga liar di atas SettiaBlog ambil di sawah dengan Hp mungil Pepito. Lagunya sendiri jika Anda hanya mendengarkan pasti akan gagal menebak. Karena di situ banyak di ulang kata "Masya Allah" yang di ucapkan dengan dialek Perancis, jadinya seperti yang Anda dengar. Potongan liriknya thu kayak gini.

T'es pas comme les autres, masha'Allah
(Kamu berbeda dari yang lain, masha'Allah)

Tu penses à moi, c'est très bien
(Kamu memikirkanku, itu sangat bagus)

J't'ai dans la peau, mince alors
(Aku memilikimu di ujung jariku, ya ampun)

Backgroundnya sendiri ini juga kegagalan peng-codingan yang di lakukan SettiaBlog, maksud SettiaBlog ingin membuat border linear-gradient dengan running rotate, e... JS yang SettiaBlog gunakan ada kesalahan satu karakter, jadinya ya kayak gini. Namanya juga manusia kan ya. Kesalahan sudah menjadi bagian dari sifat manusia, tetapi akan terasa sangat menyakitkan lho ketika berhubungan dengan pekerjaan. Bagaimanapun juga Anda tidak akan pernah terlepas dari kesalahan dan kegagalan. Meski begitu, justru dari kegagalan itu dapat menambah tingkat keahlian, termasuk dalam membangun bisnis.

“If you want to be happy, set a goal that commands your thoughts, liberates your energy and inspires your hopes.”

Have you ever wondered why some people are so good at fulfilling their dreams and living a life of purpose? What is their "secret sauce" for success?

Some people would say that all you need to do is work hard to achieve what you want in life. Some people think it's about who you know or what you have. Yet others feel there are those born with access and that they are given all the breaks in life. The truth is, statistics demonstrate that those who create goals and have a regular and consistent goal-setting process are much more likely to achieve their life’s dreams.

Regardless of how hard you work, if you are aiming for the wrong dream, then all that effort will only get you to the wrong destination faster, and that would be extremely disappointing.

Despite connections, you still have to continuously demonstrate to everyone that you were worthy of receiving the opportunity in the first place. Eventually, proving your worth to others becomes exhausting.

However, there is a formula for turning your dreams into reality, and it isn't dependent on who you know or proving yourself. The formula is:

goals + commitment = dreams come true

By having clear goals, you become aware of precisely what you want to achieve and how to go about doing it. You are able to more accurately assess and measure your ability to accomplish the goals and most importantly, you have a plan that can guide you along the way and keep you on track.

Add commitment and determination to your goals and you will find that you are willing to take continuous and consistent action toward making your dreams a reality, despite any obstacles in your path, including difficult times.

Having goals and staying committed to them will keep your focus on the things that you have identified as essential to reaching your desired outcomes. Too often, we expend precious time on issues that have nothing to do with what we really want in our lives. We get distracted by focusing on what others are doing and achieving, and striving to do the same.

Having a vision and a supporting plan of what you want to achieve in life is necessary if you ever want to arrive at the correct destination.

Hei....Settia, kamu sebenarnya mau membahas tentang apa c ini? Ndak, SettiaBlog ndak ingin membahas apa - apa. SettiaBlog hanya mau bilang, istri SettiaBlog kemarin terlihat anggun kan pakai warna light mocha? He....he.....

Setiap orang memiliki potensi untuk menjadi sukses dan setiap orang pasti akan mengalami kegagalan, entah dalam bidang hal apa pun. Namun, dari kegagalan tersebut akan timbul keberhasilan asalkan tidak mudah putus asa dan mau terus bangkit. Meskipun mengalami kegagalan adalah suatu yang normal, tetapi rasanya pasti begitu berat, sehingga banyak orang yang memilih untuk menyerah. Seperti halnya quotes dari Thomas Alva Edison yang mengatakan bahwa "saya tidak gagal seribu kali, namun saya melalui seribu langkah untuk menemukan lampu pijar". Apa maksudnya? Beliau tidak menganggap seribu kali sebagai kegagalan melainkan langkah menuju pencapaian yang diinginkannya. Yang terpenting adalah apa yang bisa dipelajari dari setiap kegagalan yang telah dilalui. Kuncinya adalah belajar dari pengalaman, menumbuhkan keahlian Anda dan menjadi praktisi yang lebih berpengalaman.

Jun 21, 2023

Keimanan dan Kenyamanan

 


Video klip di atas SettiaBlog kasih judul "tempat yang nyaman". SettiaBlog mengetik bahasan ini dalam keadaan sedikit sedih dan sedikit melelehkan air mata. SettiaBlog minta maaf ya, terkadang sikap SettiaBlog tidak enak. Tapi tujuannya baik kok. Sebenarnya SettiaBlog selalu mengharapkan tempat yang nyaman, baik di rumah atau tempat kerja. Tempat yang nyaman akan membuat keadaan fisik dan pikiran mampu berfungsi dengan baik atau biasa di katakan keadaan sehat seutuhnya. Maka dalam bekerja perlu mendapatkan tempat yang nyaman karena dengan kenyamanan semua pekerjaan dapat di selesaikan dengan benar.  Rasa nyaman atau kenyaman merupakan keadaan dimana terpenuhinya kebetuhan dasar manusia yang bersifat individual dan holistic.  Terkadang dalam bekerja kita tidak menyadari bahwa rasa nyaman merupakan suatu hal yang penting yang dapat mempengaruhi motivasi kita dalam melakukan pekerjaan. Salah satunya adalah relasi dalam bekerja. Dalam bekerja relasi dengan rekan kerja merupakan hal yang sangat mempempengaruhi rasa nyaman, karena jika kita mendapatkan rekan kerja yang satu visi dan misi maka dalam bekerja akan di lakukan dengan persaan senang, namun sebaliknya apabila dalam bekerja kita mendapatkan rekan kerja yang tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya, tidak bisa di ajak bertukar pikiran maka dapat di pastikan bahwa suasana dalam bekerja akan sangat tidak nyaman.

O...ya, untuk background yang SettiaBlog pakai pada bahasan sebelumnya, itu warna light mocha. SettiaBlog ambil dari warna topi yang  udah lama ndak SettiaBlog pakai, produknya Brodo, Bandung. Biasanya wanita yang  menggunakan hijab berwarna light mocha  akan terlihat lebih anggun, ini pengalaman SettiaBlog, kalau lihat istri SettiaBlog pakai hijab light mocha lebih terlihat anggun, maaf lho ya, jangan ada yang marah. Kalau dalam psikologi, warna light mocha,  melambangkan kejujuran, ketulusan, serta keseriusan. Sekali lagi SettiaBlog dan istri SettiaBlog minta maaf, jika ada tindakan dan ucapan yang kurang berkenan. Beneran, SettiaBlog itu sering menyendiri dan berpikir, gimana ya caranya agar suasana tempat kerja itu bisa selalu nyaman, penuh canda tawa dan ndak ada rasa curiga. Sayuk Rukun Agawe Santoso, dimana kebersamaan akan menjadikan kebahagiaan.

Di berbagai tempat, kita sering mencari suasana aman dan nyaman. Ketika ingin bepergian ke tempat jauh dengan transportasi udara, orang menginginkan pesawat yang ditumpangi itu nyaman. Atau ketika ingin berekreasi ke sebuah tempat, orang juga ingin merasakan suasana tenteram. Apalagi, tujuannya untuk melepas kejenuhan. Namun, sering kali keamanan dan kenyamanan itu hanya hadir sementara. Katakan saat berekreasi, kenyamanan yang dirasakan seseorang itu hanya sekejap, setelah itu hilang. Demikian juga di saat seseorang menaiki pesawat yang mewah, terkadang tidak merasakan kenyamanan. Bukan karena pesawatnya, melainkan karena orang yang duduk di sampingnya pening dan muntah sehingga suasana nyaman pesawat mewah itu tidak dapat dinikmati.

Sebenarnya, keamanan dan kenyamanan itu bukan berada di luar diri, melainkan berada pada diri kita masing-masing. Rasa nyaman itu sangat bergantung pada suasana batin yang diliputi keimanan. Seseorang yang memiliki keimanan mantap akan merasa nyaman kapan dan di mana pun dia berada.  Allah SWT berfirman, "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati akan menjadi tenang." (QS ar-Ra’d: 28). Dari ayat ini kita memahami bahwa sumber kenyamanan itu adalah hati yang selalu ingat kepada Allah SWT. Keliru besar ketika kita menyatakan bahwa kenyamanan itu pada ciptaan-Nya; menikmati puncak gunung yang indah, menginap di hotel yang fasilitasnya mewah, menatap pantai yang disapa ombak silih berganti. Kita pun mengatakan; ‘saya menemukan kenyamanan’. Kenyamanan dan ketenangan itu bisa jadi berubah menjadi ketakutan. Misalnya, ketika sedang kita sedang menikmati indahnya pantai, tiba-tiba datang gempa bumi sehingga kita merasa takut dan lari dari tempat tersebut karena takut tsunami. Kita mungkin masih ingat sosok sufi Nizhan al-Mahdudi yang kaya raya, tapi hidup di rumah yang sangat sederhana. Suatu saat, anaknya pernah bertanya kepada beliau, "Mengapa tidak membangun rumah mewah yang nyaman untuk dihuni?" 

Beliau menjawab dengan bijak; pertama, sebesar apa pun rumah, toh yang kita butuhkan hanya tempat berbaring. Rumah yang mewah sering melalaikan kita dan tidak peduli dengan kehidupan sosial.
Kedua, katanya, rumah kecil ini akan membuatmu lebih cepat mandiri dan dewasa.
Ketiga, suatu saat nanti setelah tua, kami akan tinggal berdua sebagaimana kami dulu baru menikah karena kalian juga telah hidup bersama keluarga masing-masing.

Rasa kenyamanan hidup yang berbeda dari kebanyakan orang ini tidak hadir begitu saja dalam jiwanya kecuali karena hatinya sudah diliputi keimanan yang kokoh. Al-Mahdudi percaya sepenuhnya kepada Allah SWT bahwa kenyamanan yang abadi itu justru ketika seseorang menggantungkan hidup sepenuh hati hanya kepada Sang Khalik. Akhirnya, kalau kita serius mencari ketenangan, carilah ketenangan abadi dengan berusaha merajut iman dalam diri. Kemantapan iman itulah yang menjadi gerbang untuk memasuki dunia kenyamanan abadi. Dalam kondisi apa pun; susah atau senang, ditimpa atau tidak ditimpa musibah, kita senantiasa merasa aman dan nyaman.

SettiaBlog juga minta maaf kalau sering menemukan salah ketik dalam bahasan. Mohon di maklumi, SettiaBlog membuat blog ini 100% menggunakan Handphone, sesuai komitmen awal. Dan ndak ada seorangpun yang membantu dalam pengeditan. Harus tangan SettiaBlog sendiri yang membuat. Kalau untuk editornya SettiaBlog gunakan Hp Nokia, keluaran tahun 2022. Anda boleh tebak kok, Nokia seri apa yang SettiaBlog gunakan sebagai editor? 

Jun 20, 2023

Perkara yang Jika Ditanam akan Berbuah Kebaikan Pula

 


Video klip di atas milik Josephine Alexandra, "false alarm" versi piano. Jo, SettiaBlog suka saat di tengah lagu, kalau ndak salah saat lirik, false alarm, false alarm.... Backgroundnya ini Bogor forest green kan, Jo. Dulunya ini lahan kosong kan, yang di ubah menjadi forest green. Kombinasi warna super black dan forest green, di tambah beberapa bagian piano berwarna light walnut. Sèdèp ini. Bojonegoro sebenarnya juga bisa membuat  forest green, mungkin ndak seluas di Bogor. Kayak sekitar embung - embung yang ada kan bisa di buat forest green. Lho...dulu kawasan Bojonegoro selatan itu kawasan hutan Jati yang lebat. SettiaBlog ingat waktu masih sekolah dulu kan ada temen dari Gondang sana. Sering SettiaBlog ikut main ke sana dan itu harus melewati jalan hutan, sampai berjam - jam yang terdengar itu hanya suara tonggeret (kepik hutan), suaranya itu kriiiii.......iik. Pernah juga dulu tersesat di kawasan hutan Nglambangan. SettiaBlog lihat pohon Jati itu bue..sar-besar, mungkin usianya udah ratusan tahun. Ada ungkapan seperti ini, Plant a tree in your lifetime. (Tanamlah pohon di dalam hidupmu.) Sebenarnya maksud ungkapan tersebut, kita di suruh selalu  menanam kebaikan dalam perjalanan hidup ini.

Hidup, sebuah perjalanan yang sebenarnya singkat namun sering di salah artikan dan membingungkan. tidak semua orang di dunia ini paham dan perduli bagaimana dia harus hidup berdasarkan aturan dan hakekat hidup yang baik. banyak persoalan hidup yang membingungkan dan menyedihkan terkadang. sebenarnya hidup adalah mudah dan singkat saja. Tapi, sesingkat ini hidup ternyata tidak membuat kesadaran yang mendalam bagi setiap kita untuk melakukan yang baik-baik saja dalam hidup ini, termasuk SettiaBlog. terkadang kelemahan dalam mengambil kebijakan dan bersikap membawa pada prilaku yang menyakiti perasaan orang lain tanpa kita sadari.

Tentu, Settia, anda dan kita semua tahu bahwa hidup ini akan berarti jika kita bisa berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain. tapi tentu juga kita sadar tidak semua orang iklas dan mau untuk melakukannya. sebenarnya ini tergangung pilihan kita saja, jika kita mau maka tidak akan ada kata sulit untuk melakukannya. Jika sedang berkuasa, memiliki tahta harta kita sering merasa kejayaan dan kekuasaan akan ada dan melekat selamanya dalam ini. padahal, setan telah memburu nafsu dan menguasai diri kita, sesat sudah pasti menjadi sahabat kita.  berprilaku seolah menjadi penguasa dan menindas semaunya adalah kesalahan dan prilaku hina yang tanpa sadar telah menjadi sumber kehancuran manusia itu sendiri. apa yang terjadi dalam hidup kita ini adalah berdasarkan amalan yang telah kita perbuat.  berbuat amalan baik walaupun 1 amalan saja maka akan di balasan berlipat kebaikan. tapi jika beramalan keburukan maka juga akan ada balasan keburukan yang akan terjadi dalam hidup ini.  Sebagai manusia yang tentunya harus terus belajar, sesuai kodratnya hendaknya dapat menjadi manusia yang selalu bisa melakukan amalan-amalan baik. harus kita berpikir panjang sebelum berbuat. karena dengan kita menyakiti perasaan orang maka perasaan kita juga akan disakiti oleh orang lain entah kapan dan kepada siapa memberikan lantarannya. tapi pasti, tidak mungkin tidak.

Kalau kita dapat mengambil pelajaran hidup dari sebuah keadaan, hidup itu adalah ibarat menanam pohon. kalau kita menanam satu biji pohon yang bermuah manis maka kita suatu saat akan dapat merasakan nikmatnya manis dari buah yang pohonnya telah kita tanam. dan sebaliknya, jika kita menanam satu batang pohon yang berbuah pahit pasti suatu saat kita akan mendapatkan hasil dari panen si buah yang pahit tadi. Untuk itu tanamlah pohon yang berbuah manis agar dapat merasakan nikmat manisnya. Jikapun kita ingin hidup terasa lebih sejuk dan teduh sehingga damai, maka ibarat menanam pohonnya jangan lupa anda menanam pohon yang daunnya lebat dan rantingnya banyak agar Anda dapat merasakan nikmatnya berteduh di bawahnya. tanah gersang itu karena tidak ada tanamannya sehingga menjadi panas dan gersang. seperti hidup, hidup terasa gersang dan hampa karena tidak ada tanaman yang kita perbuat yang dapat menumbuhkan pohon-pohon kehidupan dalam hidup kita sendiri.  Tidaklah akan terpuji kita walaupun bertahta dan berharta jika prilaku kita menggunakan harta dan tahta sebagai alat untuk menindas dan menyakiti orang lain. haram bagi manusia meminum darah saudaranya sendiri. jangan bunuh diri dengan cara menyakiti dan menindas orang lain. sebaik-baiknya orang adalah dia yang dapat meminta maaf dan pemberi maaf, urusan lainnya soal salah dan benar adalah urusan Allah SWT.


Untuk dapat menuai kita harus menanam dan yang ditanam bukan hanya tanaman yang tumbuh, tetapi juga bisa berupa kebaikan-kebaikan. Dan kehidupan dunia adalah lahan menanam kebaikan.  
"Hidup adalah lahan untuk menanam kebajikan dan keluhuran budi yang berawal dari rumah"
Di kehidupan dunia yang dijalankan manusia, kebaikan apa saja yang mesti ditanam atau yang mesti dikerjakan. Dalam kehidupan ada beberapa kebaikan-kebaikan yang mesti diperhatikankan.
Pertama, jika Anda menanamkan kejujuran, Anda akan menuai kepercayaan.
 Kedua, jika Anda menanam kebaikan, Anda akan menuai sahabat-sahabat.
Ketiga, jika Anda menanam kerendahan hati, Anda akan menuai kebesaran, 
keempat, jika Anda menanam ketekunan, Anda akan menuai kepuasan.
 kelima, jika Anda menanam pertimbangan, Anda akan menuai perspektif.
Keenam, jika Anda menanam kerja keras, Anda akan menuai kesuksesan, dan jika Anda menanam pengampunan, Anda akan menuai perdamaian. 

Jadi berhati-hatilah dengan apa yang Anda tanam sekarang, hal itu akan menentukan apa yang akan Anda tuai nanti,
قَالَ الْحَافِظُ ابْنُ رَجَبٍ :  إِنَّ الْإِنْسَانَ يَزْرَعُ بِقَوْلِهِ وَعَمَلِهِ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ يَحْصُدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَا زَرَعَ ، فَمَنْ زَرَعَ خَيْرًا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ حَصَدَ الْكَرَامَةَ وَمَنْ زَرَعَ شَرًّا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ حَصَدَ النَّدَامَةَ 
Al-Hafidz Ibnu Rojab berkata : 
"Sesungguhnya manusia itu dia akan menanam kebaikan atau menanam keburukan dengan ucapannya, kemudian dia akan menuai pada hari kiamat apa yang telah dia tanam. Barangsiapa yang menanam kebaikan berupa ucapan atau amalan dia pasti menuai kemuliaan, dan barangsiapa yang menanam keburukan berupa ucapan atau amalan besok dia akan menuai penyesalan.” 

Jun 18, 2023

Cara Tabahkan Hati saat Ndak Ada yang Memahami Perasaan Anda

 



Video klip di atas Taylor Swift yang tetap memainkan musik walaupun saat hujan deras. Kayak SettiaBlog aja suka hujan - hujan, itu momen yang luar biasa Tay. Keren, SettiaBlog suka banget. Masih ingat kan Tay, dulu pernah cerita kenapa SettiaBlog suka menceburkan diri saat hujan deras. Biar ketika SettiaBlog menangis atau bersedih ndak ada yang bisa melihatnya. Wajar kan namanya juga manusia, pasti pernah mengalami bersedih dan menangis. Apalagi saat ndak ada seorangpun yang memahami perasaan kita. Video klipnya sendiri SettiaBlog lanjutkan dengan lagu "delicate". Kombinasi warna yang di tampilkan Taylor Swift di situ terlihat adem, ya mungkin se-adem hujan yang mengguyur Taylor Swift.

Kita semua pada dasarnya ingin dimengerti. Kita ingin semua orang bisa memahami diri kita dan perasaan kita. Akan tetapi, pada kenyataannya ada situasi dan kondisi yang membuat kita merasa frustrasi saat ndak ada orang yang bisa memahami perasaan kita. Ada perasaan terkucilkan atau diabaikan ketika ndak ada orang yang bisa memahami diri kita. Kita pun jadi merasa kesepian. Kita jadi makin terpuruk dalam rasa sedih seorang diri. Akan tetapi, ada hal-hal yang masih bisa kita upayakan untuk kembali kuat dan tabah ketika ndak ada orang yang memahami kita.

• Tidak Perlu Merasa Paling Benar

Mengutip buku Menghilang, Menemukan Diri Sejati, menurut filsuf abad ke-20, Albert Camus, manusia biasanya selalu merasa bahwa dirinya benar. Menurut dia, seharusnya persepsi itu dibalik, manusia harusnya merasa bahwa mereka pasti punya andil dalam setiap kesalahan. Jadi sebelum menghakimi kesalahan orang lain, sadari bahwa kita juga sangat mungkin melakukan kesalahan. Saat ndak ada orang yang bisa memahami Anda, Anda ndak perlu langsung menyalahkan orang lain. Menuntut semua orang untuk selalu memahami Anda tampaknya adalah sebuah keegoisan belaka.

• Fokus pada Hal yang Masih Bisa Diupayakan

Anda sudah berusaha membuat orang lebih memahami Anda tapi ternyata masih sulit juga. Saat Anda sudah berusaha melakukan yang Anda bisa, ya sudah. Ndak harus menuntut hasil atau responsnya untuk selalu sesuai dengan keinginan Anda. Mending fokus untuk melakukan hal-hal yang bisa membuat kita kembali bahagia.

• Terima Semua Emosi yang Dirasakan

Hal yang wajar kok saat kita ingin diperhatikan dan dipahami oleh semua orang. Merasa sedih, marah, dan kesal pun wajar terjadi. Cuma yang perlu diperhatikan adalah kita ndak perlu berlarut-larut dalam kesedihan. Ndak perlu juga merasa kesal atau malah menyimpan dendam kepada orang yang belum bisa memahami Anda.

• Pahami bahwa Berkomunikasi Merupakan Sebuah Keterampilan

Mengutip buku How to Love, "Komunikasi merupakan sebuah keterampilan. Ada kata-kata yang tidak boleh diucapkan, ada yang bagus bila disampaikan, dan cara berkomunikasi yang berbeda-beda tergantung pada situasinya. Namun yang utama, inti dari komunikasi adalah dialog yang mengandung pertukaran emosi dan rasa simpati." Bisa jadi kita belum menyampaikan pesan atau penjelasan dengan baik kepada orang lain. Sehingga orang lain belum cukup mampu dan bisa memahami kita dengan baik.

• Sudahi Memaksakan Kehendak

Ndak perlu memaksakan diri terus menerus untuk membuat orang mengerti. Kita sendiri masih senantiasa belajar cara berkomunikasi dengan baik. Orang lain pun punya cara sendiri dalam berkomunikasi. Sehingga, kalau terjadi kesalahpahaman, maka ambil hikmahnya saja. Kita ndak bisa menuntut semua orang memahami kita, sama dengan kita yang ndak bisa memenuhi semua tuntutan atau keinginan orang lain.

Tetaplah jadi orang baik. Kalau orang lain belum bisa memahami Anda, Anda masih bisa terus berproses untuk memahami diri Anda sendiri dengan lebih baik.

Jun 16, 2023

Hard Skill dan Soft Skill yang Harus Dimiliki Entrepreneur

 



Bahas apa ya enaknya kali ini? Yang santai - santai aja ya. O..ya, SettiaBlog minta maaf, sering menyinggung istri SettiaBlog dalam bahasan. Ndak ada maksud SettiaBlog untuk melebih-lebihkan. SettiaBlog hanya ngasih contoh bahwa setiap manusia itu memiliki keunikannya masing - masing, kayak cara berpakaian tentu Anda - Anda semua juga memiliki, pola, gaya dan keindahannya masing - masing. Anda semua pasti setuju kan ya, Anda juga sudah membuktikannya.   Dalam lagu "True Colors" di atas, memberikan gambaran, kita akan merasa tertekan dengan lingkungan pergaulan jika tidak bisa menghargai perbedaan dan keunikan setiap individu. Istri SettiaBlog sendiri ndak pernah kok menyamakan gaya dan warna dengan SettiaBlog, istri SettiaBlog pakai warna hitam dan palegreen, SettiaBlog pakai Putih dan light denim blue.  Kenapa tho kok SettiaBlog sering ngomongin pola warna? Secara tidak langsung kita melatih hard skill dan soft skill. Bayangin aja, warna cream ae segitu banyaknya, ndak mudah lho menentukan yang cocok buat Anda. Istri SettiaBlog misalnya sering pakai Buitenzorg cream tentu ada alasan. SettiaBlog sendiri juga sering pakai topi warna cream tapi warna beige, warna cream keputihan. Untuk jelasnya akan SettiaBlog uraikan sedikit tentang hard skill dan soft skill yang harus di miliki oleh entrepreneur.

 Banyak orang ingin mempunyai bisnisnya sendiri. Sebelum itu, idealnya mereka perlu mengetahui terlebih dahulu skill yang harus dimiliki oleh entrepreneur. Seorang pengusaha harus mampu mencari peluang yang tepat untuk bisnis dan mengembangkannya dengan baik. Nah, dalam kondisi itu dibutuhkan beragam skill penunjang, baik hard skill maupun soft skill, supaya bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal. Kira-kira apa saja skill tersebut?

Hard Skill yang Harus Dimiliki Entrepreneur

1. Perencanaan bisnis

Sebagai seorang entrepreneur  penting untuk Anda memahami pengetahuan dasar tentang bagaimana perencanaan bisnis. Dalam perencanaan bisnis, Anda akan belajar menggunakan strategic assessment tools seperti analisis SWOT, matriks Ansoff, dan bagaimana caranya membentuk strategi bisnis dengan berbagai input serta analisis.

2. Proyeksi dan perencanaan keuangan

Tidak kalah penting dengan strategi bisnis, proyeksi dan perencanaan keuangan adalah hal krusial lainnya dalam sebuah bisnis. Seorang entrepreneur membutuhkan kemampuan terkait perencanaan keuangan dan proyeksinya. Hal ini termasuk alokasi dana, kalkulasi pendapatan dan pengeluaran, serta dasar-dasar akuntansi.

3. Kemampuan media sosial

Mengelola media sosial menjadi krusial karena saat ini hampir semua promosi dilakukan secara digital. Perkembangan teknologi dan penggunaan aplikasi media sosial semakin maju sehingga menuntut para entrepreneur untuk menguasai platform tersebut. Kemampuan ini termasuk untuk melihat kecenderungan konsumen, membuat, mengedit, serta merencanakan konten promosi juga branding yang bermanfaat untuk marketing ragam produk/layanan.

4. Analisis data/data analytics

Kemampuan yang sudah disebutkan sebelumnya juga harus disertai dengan kemampuan dalam menganalisis data. Adanya input data dari media sosial seperti meningkatkan pengunjung Instagram, bantu Anda memanfaatkan data tersebut sebagai masukan perencanaan bisnis. Sebagai entrepreneur, melakukan analisis data juga bisa membantu memahami pelanggan dengan lebih baik dan memberi masukan untuk bisnis.

4. Web development dan SEO

Dilansir dari Management Weekly, selain melalui media sosial, akan lebih baik lagi jika menguasai kemampuan dalam mengelola web development dan SEO. Sama baiknya dengan memiliki kemampuan untuk mengembangkan sosial media, mengembangkan brand melalui web juga konten yang SEO friendly akan memberi dampak yang tidak kecil.

5. Manajemen krisis

Walaupun tidak terlihat sulit, manajemen krisis adalah kemampuan yang penting dan tidak boleh luput dalam perencanaan bisnis seorang entrepreneur. Saat berbisnis, ada banyak hal yang tidak bisa kita prediksi. Oleh karena itu, manajemen krisis ini merupakan salah satu strategi penting untuk mempersiapkan rencana jika terjadi hal-hal tidak terduga.

6. Kemampuan marketing

Mengutip dari Cleverism, bidang apapun yang akan ditekuni oleh seorang entrepreneur, memiliki kemampuan marketing akan sangat menguntungkan. Dibandingkan harus merekrut marketing expert sejak memulai bisnis dan mengeluarkan biaya besar, sebagai entrepreneur akan lebih baik jika bisa melakukan pekerjaan ini secara mandiri.

7. Tech skills

Saat berbicara tentang teknologi, bukan hanya soal media sosial dan digital marketing. Kemampuan terkait teknologi ini termasuk di dalamnya menggunakan project management tools seperti Asana untuk membuat tim dan perencanaan bisnis terorganisasi. Selain itu, pemahaman teknologi dasar seperti penggunaan Microsoft Office atau Microsoft suite adalah suatu keharusan. Kemampuan ini akan memudahkan entrepreneur menjalankan bisnisnya

Soft Skill yang Harus Dimiliki Entrepreneur

1. Berpikir kreatif

Skill pertama yang harus dimiliki entrepreneur adalah creative thinking atau berpikir kreatif. Dilansir dari The Balance Careers, entrepreneur selalu berpikir out of the box atau melihat sesuatu secara berbeda. Entreprenuer  akan selalu mencari sesuatu solusi kreatif untuk bisnisnya supaya berbeda dari kompetitor. Jangan heran apabila entrepreneur  tidak takut untuk mencoba hal-hal baru demi kemajuan bisnisnya. Sebagai contoh, Anda ingin membangun bisnis kedai kopi. Cari sesuatu yang berbeda untuk kedai kopi Anda dibanding kompetitor. Misalnya, banyak coffee shop yang menggunakan penamaan umum untuk produk mereka. Nah, dari situ manfaatkan celah dengan membuat nama-nama produk di menu kopi yang unik untuk bisnis Anda.

2. Manajemen waktu

Dilansir dari Forbes, entrepreneur harus menentukan deadline pelaksanaan, merancang prioritas, serta mengatur waktu dengan cermat. Salah perhitungan sedikit saja bisa berakibat pada bisnisnya.

3. Komunikasi

Skill lain entrepreneur  adalah kemampuan komunikasi yang efektif. Dilansir dari Investopedia, seorang pengusaha harus pandai dalam berkomunikasi dengan investor, pelanggan, hingga karyawannya. Dengan skill komunikasi yang efektif, entrepreneur dapat memperkenalkan model bisnisnya ke semua orang, terutama kepada investor dan stakeholder dalam mencari modal. Tanpa skill ini tentu saja bisnisnya akan mengalami perkembangan yang lambat.

4. Berpikir strategis

Berpikir strategis juga merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh entrepreneur. Mengapa demikian? Sebab, pengusaha harus pandai dalam mengatur strategi dalam setiap proses bisnisnya. Sebagai contoh, Anda adalah pengusaha kuliner. Mau tidak mau Anda harus memikirkan strategi terkait target pelanggan, lokasi yang tepat, dan strategi pemasaran ke depannya. Selain itu, dalam setiap proses bisnis, seorang  entrepreneur pasti mengalami masalah. Dengan kemampuan strategic thinking, Anda dapat menguraikan masalah tersebut dengan baik serta mencari jalan keluar.

5. Networking

Tanpa ada networking yang luas, entrepreneur  juga akan mengalami pertumbuhan yang lambat. Seorang pengusaha harus mempunyai skill networking yang bagus dalam mencari partnership, kolaborasi, bahkan ketika nanti mencari calon karyawan. Tidak menutup kemungkinan saat bisnis sudah besar nanti, entrepreneur akan melebarkan sayap bisnisnya ke berbagai daerah. Nah, di sinilah skill networking memiliki peran penting.

6. Pengambilan keputusan

Skill  decision making  atau pengambilan keputusan juga penting untuk dikuasai oleh entrepreneur. Dalam perjalanannya, pengusaha akan selalu dihadapkan dengan berbagai pilihan. Sebagai contoh, ada dua investor yang ingin menanamkan modal dalam bisnis Anda. Nah, dari situ Anda harus pintar dalam mengambil keputusan di antara kedua investor tersebut dengan memahami penawaran serta perjanjian dari mereka.

7. Memerhatikan detail

Indeed menjelaskan bahwa memerhatikan detail adalah kemampuan krusial untuk seorang entrepreneur, karena tentunya mereka harus bisa memastikan operasional berjalan lancar. Kemampuan ini bisa dilatih dengan mulai membaca buku ataupun menghadiri seminar.

8. Kemampuan mengambil risiko

Entrepreneur lekat dengan kemampuan dan keberaniannya dalam mengambil risiko. Ini dibutuhkan karena dalam bisnis, berani mengambil risiko adalah hal penting. Untuk mendapatkan hasil maksimal, seorang entrepreneur akan mengambil risiko dengan perhitungan yang tidak sembarangan.

Demikian hard skill dan soft skill yang harus dimiliki seorang entrepreneur. Jika Anda ingin menjadi salah satunya, pelajari kemampuan di atas secara konsisten. Perlahan-lahan, Anda akan menjadi pengusaha yang sukses di masa depan.

Jun 15, 2023

Beberapa Nasehat Rasulullah SAW agar Kita Tidak Terjatuh



Selena, Tay dan lainnya yang jauh di sana, maaf ya, belakangan ini SettiaBlog lebih banyak memperhatikan kota dan lingkungan SettiaBlog. SettiaBlog thu ingin kota SettiaBlog berubah, walaupun ndak jadi buitenzorg country (damai, nyaman, tenang, indah) kayak kota Bogor. Setidaknya tertata dan enak di lihat. Beberapa hari yang lalu saat pagi menjelang siang SettiaBlog melihat hamparan padi yang mulai menua. Warna hijau daun bergradasi dengan warna light green, mint green, anggun dan cantik. Adem rasanya SettiaBlog berlama - lama memandangnya. Sayang SettiaBlog saat itu tidak bisa mengabadikannya. Kalau video klip di atas itu daerah Kedung Adem yang di ambil apa adanya. Dan SettiaBlog kasih petikan gitar lagu "To build a home" "river flows in you" dan "where in my mind". Ini ada potongan lirik "To build a home".
There is a tree as old as me
Ada pohon yang setua diriku
By the cracks of his skin I climbed to the top
Lewat rekahan kulitnya, kupanjat hingga ke atas
I climbed the tree to see the world
Kupanjat pohon untuk melihat dunia
When a gusts of wind came to blow me down
Saat tiupan angin datang menjatuhkanku
Held on as tightly as you held on me
Aku berpengangan sekencang kau berpegangan padaku
Held on as tightly as you held on me
Aku berpegangan sekencang dirimu berpegangan padaku


Agar kita semua tidak terjatuh ke tempat yang di benci Allah SWT, ada beberapa nasehat Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari sahabat Abu Ayyub Al-Anshori, beliau adalah  salah satu sahabat utama, yang telah masuk islam, sejak pertama islam datang, beliau ikut dalam baiatul aqobah bahkan Rasulullah SAW dijamu oleh sahabat ini ketika sampai di Madinah, dalam hadist tersebut Abu Ayyub mengatakan telah datang seorang laki-laki kepada baginda Rasulullah SAW, lalu orang tersebut berkata : (HR. Imam Ahmad, no. 23498 dan Ibnu Majah, no. 4171)

عِظْنِي وَأَوْجِزْ وفي رواية عَلِّمْنِي وَأَوْجِزْ

Ya Rasulullah Berikan saya sebuah nasihat yang pendek dalam riwayat yang lain dikatakan Ya Rasulullah Berikan saya pengajaran yang ringkas, maka Rasulullah SAW bersabda kepada orang tersebut,

إِذَا قُمْتَ فِي صَلَاتِكَ فَصَلِّ صَلَاةَ مُوَدِّعٍ 1.

Nasehat Rasulullah SAW yang pertama adalah;
Apabila kamu akan melaksanakan sholat, ketika  kamu akan menegakkan sholat, maka jadikanlah sholat yang kamu kerjakan tersebut adalah seolah-olah sholat yang terakhir yang kamu laksanakan, pernyataan Rasulullah yang singkat ini, seolah-olah mengingatkan kita bersama betapa pentingnya kualitas sebuah ibadah kepada Allah SWT, betapa ibadah tidak boleh dikerjakan asal-asalan, ibadah tidak boleh dikerjakan sebatas menggugurkan kewajiban, tapi ibadah setiap kali ada kesempatan, maka ibadah itu hendaklah dimaksimalkan, ketika seseorang beribadah kepada Allah terkhusus didalam melaksanakn sholat, ketika sholat itu dikerjakan seolah-olah dia tidak punya kesempatan lagi setelah itu untuk melaksanakannya tentu dia akan memaksimalkan waktunya kesempatan terakhirnya untuk beribadah sebaiknya-baiknya kepada Allah SWT,


Pesan ini juga berlaku untuk kita semua yang dimulyakan Allah SWT, bahwa setiap ibadah yang kita kerjakan ,mudah-mudahan peluang-peluang yang bisa mendekatkan kita kepada Allah SWT, manakala ibadah itu menjadi prioritas dengan semangat kita untuk menyempurnakannya baik syarat, rukun maupun yang sunahnya sehingga pada akhirya ibadah itu menjadi sebuah ibadah yang berkualitas dihadapan Allah SWT, tidak hanya terbatas ibadah sholat bahkan setiap kali kita melaksanakan ibadah lainnya maka, bayangkanlah seolah-olah itulah ibadah terakhir yang diberikan oleh Allah peluangnya untuk kita, sehingga kita berupaya memaksimalkan ibadah tersebut.

Rasullullah SAW memberikan nasihat kepada orang tersebut dengan nasehat yang ringkas

وَلَا تَكَلَّمْ بِكَلَامٍ تَعْتَذِرُ مِنْهُ غَدًا 2.
Janganlah kamu berkata-kata dengan pembicaraan yang menyebabkan kamu nanti meminta maaf akan meminta maaf pada hari yang akan datang


Dalam pesan ini Rasulullah SAW mengingatkan kita bersama, betapa pentingnya bagi seorang mukmin untuk bisa mengendalikan lisannya, betapa berharga sebuah ucapan, betapa pentingnya menjaga perkataan, peribahasa arab mengatakan
Al lisan shokhirul jirmi kasirul jurmi lisan  bahwa lisan itu  kecil bentuknya akan tetapi besar dampaknya, secara anatomi kita bisa melihat kita semua yang dimulyakan Allah SWT, di dalam struktur tubuh kita lisan ditempatkan oleh Allah di anggota tubuh bagian dalam dia dikawal  oleh mulut bahkan dipagar oleh gigi sehingga demikian luar biasanya penjagaan terhadap lihat itu, karena kita sadar betul begitu ucapan keluar maka dia laksana anak panah yang dilepaskan dari busurnya dan melesat dengan kencangnya dan dia akan sulit untuk ditarik kembali ke busurnya, makanya di dalam islam menjaga lisan menjadi sesuatu indikator nilai-nilai keimanan seseorang kepada Allah SWT :

(HR. Al-Bukhâri, no. 6018 dan Muslim, no. 47)

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوِ لْيَصْمُتْ

Siapa yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir maka salah satu tanda-tandanya adalah dia akan berkata yang benar, kalau dia tidak mampu mengucapkan perkataan yang benar maka dia lebih baik diam, maka disini berlaku peribahasa diam itu emas

Betapa tidak semua ucapan harus kita lontarkan, tidak semua perasaan harus kita sampaikan apalagi perasaan yang dibungkus dengan nilai-nilai kebencian, apalagi didalamnya ada nilai-nilai fitnah kepada saudara-saudara kita, hari ini betapa kita dimanjakan oleh tekhnologi, perkembangan sosial media yang mudah kita akses dimana saja, sehingga terkadang kita tidak mampu mengendalikan diri, ketika kita melihat ada hal-hal yang tidak sesuai dengan nafsu kita, yang tidak sesuai dengan selera kita maka kita segera mengambil alat komunikasi kita lalu menuliskan kata-kata disana, terjemahan dari lisan yang kita aplikasikan dalam tulisan kita kemudian lahirlah perkataan-perkataan yang buruk, ucapan-ucapan yang justru menyakitkan bahkan mungkin mengandung firnah dan sebagainya.

Pesan Rasulullah kepada sahabat ini mudahan-mudahan juga menjadi bagian penting bagi kehidupan kita, menyampaikan kebaikan dari lisan akan mendatangkan kemaslahatan tapi menyampaikan keburukan yang berasal dari lisan akan membawa kemudharatan dan kerusakan.

Nasehat singkat dari Rasulullah SAW kepada sahabat tadi adalah

وَاجْمِعِ الْيَأْسَ مِمَّا فِي أَيْدِي النَّاسِ 3.
Jangan pernah berharap dengan apa yang telah dimiliki oleh manusia, ketika kita berharap kepada manusia walaupun orang yang kita anggap bisa membantu menolong kita itu, teman dekat kita, kadang-kadang yang muncul adalah sebuah kekecewaan, dulu mungkin kita pernah beranggapan alangkah enaknya kalau kita punya teman seorang pejabat ketika kita bersama-sama merintis dari bawah mungkin, dan dia melesat karirnya ke atas kemudian kita beranggapan teman kita akan bisa membantu kita, menyelesaikan persoalan kita, tapi kadang-kadang kekecewaan yang sering kita jumpai, orang-orang yang telah berada dipuncak kejayaannya seolah-olah lupa dengan orang-orang yang berada dibawahnya, maka jangan pernah berharap kepada manusia bahkan kadang-kadang ketika peluang-peluang bisnis sudah ada didepan mata pada saat tinggal 1 detik lagi ada dalam genggaman kita, bisa saja berubah menjadi sebuah harapan yang sia-sia, maka jangan pernah berharap kepada manusia tapi berharaplah kepada Allah SWT, berharap kepada Allah SWT dengan tawakal dengan qona’ah kepada Allah SWT, Qona’ah artinya menerima pemberian Allah SWT, dengan keikhlasan dan berbaik sangka kepada Allah, tidak dengan sebuah anggapan dan berburuk sangka kepada Allah SWT. Qona’ah adalah menerima apa adanya bukan bertanya ada apanya atau apa apa adanya tetapi qona’ah adalah menerima apa adanya sesuatu yang telah diberikan oleh Allah SWT,


Tiga hal yang ringkas sebagaimana yang ditanyakan oleh seorang sahabat Rasulullah kepada baginda Rasul ini, mudahan-mudahan menjadi pegangan buat kita bersama bahwa yang

Pertama  jadikan ibadah kita apapun bentuk ibadah kita itu seolah olah menjadi ibadah terakhir yang bisa kita lakukan maka maksimalkan dalam praktik pelaksanaanya

yang kedua  adalah menjaga lisan kita dalam setiap perkataan karena lisan yang baik akan melahirkan pahala sementara perkataan yang buruk akhirnya akan membawa dampak dosa dan permusuhan

yang terakhir  jangan pernah berharap terhadap kebaikan kelebihan yang dimiliki oleh manusia, tapi berharaplah bertawakallah kepada Allah SWT siapa yang bertawakal kepada Allah, Allah akan cukupkan dirinya, siapa yang berserah kepada Allah SWT, Allah tidak akan pernah mengecewakannya bahkan ketika seseorang berada jatuh di dalam keterpurukan justru Allah akan angkat dia dari lembah keterpurukannya karena cintanya kepada Allah SWT,

Semoga kita semua diberikan keistiqomahkan oleh Alllah SWT dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai tuntunan.

Jun 14, 2023

Tip's meraih Pekerjaan Impian dan Karir Idaman Anda

 



Beberapa bulan yang lalu SettiaBlog kan pernah bilang, jalan di Bojonegoro sudah halus sampai ke pelosok desa. Ini merupakan salah satu gerakan pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang SettiaBlog anggap berhasil. Memperbaiki jalan sebagai sarana transportasi yang layak bagi masyarakat. Ini beneran kok, SettiaBlog melihat sendiri sampai ke daerah - daerah terpencil. Semua sudah gunakan beton, banyak juga yang sudah di lapisi aspal. Kalau orang Bojonegoro bilangnya, jalannya sudah nglenyer. Tahun lalu sempat di adakan lomba short movie bertemakan nglenyer di seluruh Pemerintah Desa se-Bojonegoro. Pemenangnya desa Purwoasri kecamatan Sukosewu. SettiaBlog udah cek semua short movie nglenyer di YouTube. Bagus - bagus kok, kayak desa Sobontoro itu juga unik, desa Mlinjeng juga bagus, yang jelas ndak bisa SettiaBlog sebutkan semua di sini. Kata nglenyer, secara umum memiliki makna berputar, bergerak, atau sesuatu yang mengalami sebuah pergerakan. Kalimat dalane wes nglenyer, punya makna: jalannya sudah lancar dan sudah enak, sehingga mobil dan motor bisa bergerak dengan lancar. Istilah nglenyer, secara umum, memiliki arti yang cukup bagus: yakni, bisa bergerak secara lancar dan tanpa ada gangguan. Ini artinya, dari sudut pandang etimologi dan terminologi, kata nglenyer memiliki unsur optimisme. Kata nglenyer juga memiliki spirit untuk bergerak. Berdinamika. Bermuatan energik. Dan memiliki kemampuan untuk melakukan produktivitas yang terus-menerus.

Bagaimana keadaan karir Anda saat ini? Nglenyer kah? (tanpa hambatan, berjalan sesuai impian) Apakah Anda sedang menyelesaikan studi di perguruan tinggi, atau baru menapaki dunia kerja sebagai fresh graduate, ataukah sudah punya pengalaman satu-dua tahun bekerja di sebuah perusahaan? Atau Anda merupakan karyawan senior yang ingin berganti suasana dengan mencari pekerjaan baru? Di fase manapun kehidupan dan karir Anda sedang berada saat ini, Anda, seperti jutaan orang lainnya di muka bumi ini, pasti punya satu impian: sukses dalam karir, punya kehidupan yang mapan dan meski bukan sultan tapi cukup nyaman, bisa membeli rumah, mobil dan menabung untuk masa depan. Betul kan? Di bawah ini ada beberapa tips yang bila diterapkan dengan tepat, bisa membantu Anda untuk meraih pekerjaan impian dan melancarkan kenaikan jenjang karir Anda dengan nglenyer (mulus).

Raih Pekerjaan Impian, ya tentu butuh niat!

Setiap orang punya kemampuan masing-masing, tapi setiap orang juga mendapat kesempatan serta menghadapi tantangan yang berbeda-beda. Meskipun begitu, ada satu kesamaan dari semua orang yang sukses: NIAT SEKERAS BAJA. Yap, niat itu penting. Untuk menata masa depan, dibutuhkan niat yang bulat dan ndak dapat lekang oleh kerikil-kerikil rintangan yang mungkin akan muncul saat di jalan. Setelah Anda punya niat, langkah berikutnya adalah...

1. Memikirkan baik-baik, seperti apa rencana Anda ke depannya

Setiap orang pasti pernah bertanya-tanya kepada dirinya sendiri: mau jadi apa c Anda? Mau bekerja di profesi apa, seperti apakah pekerjaan yang jadi impian Anda?
Pertanyaan ini mungkin tidak bisa dijawab dengan sekejap. Dan jawabannya cukup kompleks, apalagi anak muda zaman sekarang banyak maunya. Pertanyaan lebih penting yang pertama-tama harus Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri, adalah: “Ingin jadi orang seperti apakah saya di masa depan nanti?”

Bertanya soal ini akan mengajak kita mendalami diri dan pribadi kita sendiri, memahami apa saja yang ingin kita prioritaskan, apa saja nilai-nilai kehidupan yang ingin kita dapatkan dalam hidup – ya, karena hidup kan memang cuma sekali saja.

Kamu harus membayangkan dirimu sendiri: 1, 2, 5, 10, 20, 30 hingga 50 tahun ke depan.

Tidak hanya sebatas karir saja, tapi juga sebagai individu yang kelak akan berkeluarga, punya lingkaran pertemanan yang sehat dan saling support, misalnya. Dalam proses penggalian jawaban atas pertanyaan ini, Anda pun secara otomatis mulai terpikir – seperti apakah definisi sukses bagi Anda sendiri?

Sebagai contoh mudahnya. Apakah definisi sukses untuk Anda adalah:

• Punya gaji besar dan karir gemilang

• Bisa membagi waktu antara pekerjaan dan hidup berkeluarga

• Bisa bekerja dengan bebas dari mana saja

• Punya rumah dan mobil impian, penghasilan pasif dan tabungan yang cukup

• Atau bahkan ingin membantu sesama?

Di sini, tidak ada jawaban yang benar maupun yang salah. Semua tergantung perspektif dan keinginan masing-masing individu yang sudah tentu berbeda satu sama lainnya.

Karir dan pekerjaan memang merupakan bagian penting dari hidup kita sebagai manusia, tapi, jangan lupa bahwa kedua hal ini – dan uang – bukanlah segalanya. Ada berbagai elemen lain yang penting menentukan kebahagiaan Anda sebagai seorang manusia. Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa 76 persen dari Gen Z di dunia ingin menjadi entrepreneur  dan membuka lapangan usaha milik mereka sendiri.

Raih impianmu dengan metode SMART:

“Specific”: yang artinya punya definisi jelas dan spesifik, APA yang ingin Anda capai.

“Measurable”: yang artinya, bagaimana cara Anda mengukur keberhasilan tersebut.

“Achievable”: yang artinya sesuai kenyataan, realistis dan tidak halu.

“Relevant”: yang artinya relevan dengan situasi serta kondisi hidup Anda saat ini.

“Time Bound”: yang artinya punya batas waktu, KAPAN Anda harus mencapai cita-cita ini.

Metode SMART ini membantu Anda untuk fokus untuk berusaha bagaimana jalan tercepat untuk membawa Anda sampai ke tujuan.

2. Jangan ragu untuk mencari pengalaman, sehingga CV Anda terlihat bagus

CV (Curriculum Vitae) adalah sebuah dokumen yang berisi daftar riwayat hidup, itu penting. Saat kita akan mencari pekerjaan, CV adalah hal pertama yang akan dilihat dan dinilai oleh HRD / bagian perekrutan di perusahaan. Jadi, bagaimana caranya kita bersaing dengan puluhan, ratusan, bahkan ribuan pelamar kerja lainnya? Mudah saja, lewat sebuah CV yang tak hanya komunikatif, tapi dibuat semenarik mungkin sehingga bisa menarik perhatian orang yang menyeleksi perekrutan, dibanding tumpukan CV-CV lainnya yang diterima perusahaan tersebut. Studi yang dilakukan oleh platform media sosial untuk karir terbesar di dunia, LinkedIn, menemukan bahwa 76 persen Gen Z mengakui bahwa kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini sudah banyak mengalami perubahan ketimbang 5 hingga 10 tahun silam. Maka dari itu, 62 persen dari Gen Z ini menyatakan mereka SIAP untuk mengasah kemampuan atau belajar hal yang baru, untuk semakin mengembangkan peluang karir mereka di berbagai sektor industri. Juga, jangan ragu untuk mencari berbagai pengalaman yang bisa Anda masukkan ke dalam CV. Di masa kini, adaptasi dan kemauan belajar dengan cepat merupakan salah satu survival skill  yang dibutuhkan di dunia kerja.

Anda suka menulis? Buat sebuah blog sesuai passion Anda. Anda jago memotret? Ada Instagram yang bisa jadi showcase hasil karya Anda. Apapun itu, pastikan kemampuan yang positif ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah nilai Anda di mata calon pemberi kerja. Bila punya kesempatan, belajarlah sebanyak-banyaknya dari mana saja – eksplorasi bahasa asing baru lewat aplikasi di ponsel pintar, belajar seputar finansial, bahkan mulai berolahraga secara teratur. Temukan hobi yang positif dan memberi daya pikat ekstra pada CV Anda saat dituliskan di dalamnya. Nah, saat menulis CV, hindari menulis CV standar hanya dengan tulisan berlembar-lembar – buatlah desain yang menarik dan punya warna sesuai kepribadian dan sektor keahlian Anda.

3. Aktif bergerak raih kesempatan, bukannya cuma ditunggu-tunggu saja

Masih segar di benak kita semua, Citayam Fashion Week yang mendadak jadi fenomena di seluruh Indonesia, viral di mana-mana dan mulai merambah ke berbagai daerah. Luar biasa kan, hanya dalam waktu singkat, para pelopornya langsung jadi selebritis. Faktanya, kelompok anak muda yang mempelopori CFW ini bukan berasal dari kalangan berada. Kesempatan yang mereka punya tentu tak sebanyak Gen Z yang berasal dari strata ekonomi atas. Tapi, mereka sendirilah yang berinisiatif mempelopori CFW. Anak-anak Gen Z ini tidak hanya pasif menunggu datangnya kesempatan, tapi peluang ini mereka cari dan ciptakan sendiri.

Sebagai seorang individu, Anda harus berani bersikap dan harus selalu percaya diri, dan berusaha menciptakan peluang-peluang untuk Anda sendiri. Anda sudah mengirim CV ke puluhan perusahaan tapi belum ada yang menjawab? Cobalah untuk mencari profil orang yang bekerja di perusahaan tersebut di LinkedIn lalu hubungi secara personal. Anda ingin jadi penulis tapi belum ada penerbit yang bersedia menerbitkan hasil karya Anda? Cobalah untuk semakin banyak berlatih menulis di berbagai platform novel online dan jajaki dulu pasaran sebelum kembali mengajukan hasil tulisan Anda ke penerbit. Apapun itu, carilah kesempatan Anda sendiri – kembali lagi ke awal, dengan niat yang kuat, Anda pasti akan menemukan jalan.

4. Rajin networking dan berkenalan dengan banyak orang

Lewat media sosial, grup-grup di WhatsApp atau Telegram, maupun di berbagai forum online, rajin-rajinlah networking, berkenalan dengan banyak orang yang seprofesi atau menekuni sektor industri yang sama dengan Anda. Menambah kenalan dan teman tidak ada salahnya – networking ini sekaligus juga mengasah skill Anda untuk komunikasi dan mengajari Anda bagaimana cara bersikap kepada orang-orang dengan beragam umur yang datang dari latar belakang berbeda.

 Raih impian, harus selalu semangat dan jangan gampang menyerah!

Lebih penting lagi dari niat yang kuat, Anda juga harus selalu semangat dan jangan gampang menyerah, ya. Ingat, karir, reputasi dan kepercayaan orang terhadap Anda di dalam dunia kerja, juga butuh waktu untuk membangunnya.


Kalau dalam konsep tasawuf yang lebih serius, nglenyer adalah istidraj (pengelulu/pembiaran) dari Allah untuk menguji hambanya yang sedang lalai, untuk lebih tenggelam dalam kelalaian. Tentu ini sangat berbahaya, karena itu butuh kewaspadaan. Ini penting agar kita tetap mewaspadai kelancaran. Atau mewaspadai kenglenyeran. Sebab, jika tidak, dikhawatirkan kenglenyeran ini sekadar istidraj yang kelak menjlungupkan (memerosokkan). Dalam Ensiklopedia Tasawuf Imam Ghazali, istidraj merupakan peringatan keras (secara halus) dari Allah SWT untuk hambanya agar selalu mawas diri.

Seperti yang kemarin SettiaBlog ceritakan tentang perpaduan warna istri SettiaBlog. Ini juga harus hati - hati, apalagi untuk warna - warna kontras kayak yang SettiaBlog ceritakan. Kalau istri SettiaBlog kan memadukannya sesuai dengan hati dia, makanya bisa pas. Kayak titanic rose dengan hitam, ini paduan yang susah tapi istri SettiaBlog bisa padukan dengan pas, karena inisiatifnya keluar dari hati dia. Dia juga pinter buat gradasi warna, kayak blue gray dia gradasikan dengan warna baby blue motif sulur. Ya, seperti itulah, maaf lho ya, SettiaBlog ndak mempengaruhi, SettiaBlog hanya cerita tentang istri SettiaBlog apa adanya.

Jun 13, 2023

Bagaimana Cara Orang Sukses Tetap Tenang?

 



Gambar pada video klip di atas adalah Buitenzorg (sekarang jadi istana Bogor). Gambar di atas sekitar tahun 1800-an. Buitenzorg sendiri memiliki arti aman tentram, tenang. Kalau buitenzorg cream itu salah satu warna kesukaan istri SettiaBlog, biasanya dia memadukan dengan dark forest green atau dark night blue . SettiaBlog udah bilang, paduan warna dia itu unik. Dia juga sering padukan warna titanic rose dengan hitam dan dia gunakan tas warna maroon. Kembali ke Buitenzorg lagi ya. Nama Buitenzorg sebenarnya adalah untuk rumah persinggahan (bukan istana), dimana nama itu diberikan pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal Belanda bernama G.W. Baron. Namanya aja rumah persinggahan kan harus memiliki suasana yang tenang. Begitu juga kita dalam bertindak harus memiliki sikap tenang.

Rata-rata para perekrut di berbagai perusahaan mencantumkan satu kriteria penting yaitu, “bisa bekerja di bawah tekanan”. Kalimat ini sebenarnya merujuk pada emosi seseorang yang tetap stabil dan bersikap tenang meskipun banyak tekanan yang membuat hidup mereka menjadi semakin terhimpit. Hal ini dikarenakan mereka tahu betul bahwa ‘sikap tenang’ akan membawa seseorang menjadi orang sukses.  Apakah Anda semua pernah berpikir bahwa kehidupan orang-orang sukses selalu penuh dengan kebahagiaan, sehingga mereka bisa tetap tenang? Nyatanya, kehidupan mereka tidak seindah itu. Ada begitu banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi oleh mereka, namun orang-orang ini tetap berhasil untuk mengendalikannya, itulah mengapa mereka layak disebut sebagai ‘orang sukses’. Lantas, bagaimana cara agar kita bisa tetap bersikap tenang seperti orang-orang sukses?

1. Orang Sukses Selalu Menghargai Apa yang Mereka Miliki. 

Pernah ndak c Anda terpikir mengapa perasaan kita sering merasa tidak tenang (gelisah)? Tanpa kita sadari, kita selalu merasa tidak tenang karena kita selalu mengkhawatirkan hal-hal yang belum menjadi milik kita. Seringkali, manusia merasa pusing kepala karena memikirkan hal-hal yang tidak mereka miliki, sehingga mereka merasa iri dan dengki dengan orang lain yang mempunyai hal-hal yang mereka idam-idamkan.  “Duh, dia sudah jadi direktur” atau “teman saya lho sudah menjadi pebisnis hebat sekarang”, dan lain sebagainya. Syukuri dan hargai apa yang kita miliki, maka kehidupan kita akan menjadi lebih tenang dan membahagiakan.

  2. Orang Sukses Tidak Bertanya “Bagaimana Jika?” pada Diri Mereka. 

Apakah Anda sering memberikan pertanyaan seperti ini pada diri sendiri? Jika ya, mulailah untuk menghindari pertanyaan ini. Mengapa? Karena ini adalah pertanyaan yang dapat menimbulkan perasaan khawatir, stres, sehingga hidup kita terasa tidak tenang. Misalnya, “bagaimana jika bisnis saya nanti gagal dan bangkrut?” padahal nyatanya kita belum memulai bisnis sama sekali. Apabila sebelum bisnis dimulai saja kita sudah tidak tenang, bagaimana kita bisa menjalani bisnis kita dengan baik? Mulai dari sekarang kita hindari pertanyaan seperti ini. 

3. Orang Sukses Selalu Berpikir Positif. 

Ingin tenang? Selalu berpikir positif adalah kuncinya. Pikiran yang positif akan membantu otak kita untuk fokus dan memberikan perhatian lebih pada suatu hal sepenuhnya, tanpa dihimpit dengan beban stres yang ada. Terlalu banyak hal yang dipikirkan hanya akan membuat kita menjadi tambah mumet dan stres, apalagi jika ditambah dengan pikiran-pikiran negatif. Wah, yang ada hidup kita akan terasa menakutkan setiap harinya. Cobalah untuk selalu berpikir positif setiap saat, agar pikiran negatif dapat kita hindari. SettiaBlog tahu ini tidak semudah yang kita bayangkan, namun setidaknya kita perlu berusaha sekuat tenaga terlebih dahulu. Bisa kan ya?!

4. Orang Sukses Suka Meluangkan Waktu untuk “Me Time”. 

Di era digital seperti sekarang ini, perkembangan teknologi telah memudahkan banyak orang untuk bisa mengontak atau menghubungi kita selama 24/7 atau setiap hari tanpa mengenal waktu lagi. Geng sosialita kita bisa menghubungi kita tengah malam untuk membicarakan tentang tas mahal yang baru keluar di toko, sale besar-besaran di Mall dekat kantor, atau bahkan bos kita bisa saja mengontak kita hanya untuk menanyakan satu dua hal tentang pekerjaan. Huff! Melelahkan sekali, bukan? Agar tetap memiliki kehidupan yang tenang dan tentram, kita perlu memiliki “me time” atau waktu berkualitas untuk diri kita sendiri. Jauhi ponsel dan media sosial untuk beberapa waktu, pergilah beristirahat atau memanjakan diri kita yang sudah begitu lelah. 

5. Orang Sukses akan Membatasi Asupan Kafein Setiap Harinya. 

SettiaBlog percaya bahwa kebanyakan dari kita sangat suka mengonsumsi kafein, termasuk SettiaBlog. Namun, mengonsumsi kafein secara berlebihan akan mendorong pelepasan adrenalin secara berlebihan juga. Adrenalin yang berlebihan akan mendorong kita untuk bertindak dengan tergesa-gesa. Mungkin ini akan sangat bagus ketika kita berlomba lari atau lari ketika mendapat ancaman dari anjing yang mengejar-ngejar kita. Namun, efek yang dihasilkan dari kafein yang berlebihan ini akan kurang pas untuk bekerja di kantor dan membuat keputusan dengan sebijak mungkin. Mengurangi atau mengontrol konsumsi kafein akan membuat kita menjadi lebih tenang. 

6. Orang Sukses Selalu Memiliki Waktu Tidur yang Cukup. 

Memiliki waktu tidur yang cukup bukan hanya baik untuk kesehatan kita, namun ini juga bisa membuat kita lebih tenang, pikiran kita pun akan menjadi lebih jernih dan segar. Sehingga, segala urusan yang kita miliki bisa diselesaikan dengan sangat baik. Jangan sepelekan waktu tidur yang kurang ya. 

7. Orang Sukses Selalu Menangkal Pikiran dan Perbincangan yang Negatif. 

Faktanya, sebagian besar pikiran dan perbincangan negatif yang kita miliki di dalam hati, itu semua hanyalah asumsi belaka, bukan sebuah fakta. Ketika pikiran kita dipenuhi dengan hal-hal negatif, coba curahkan segalanya ke dalam tulisan dan katakan bahwa segala yang kita tulis tidaklah benar. Apabila kita masih merasa ragu akan kebenarannya, kita bisa menanyakan hal-hal negatif tersebut kepada orang-orang terdekat kita, “apakah benar saya begini?” atau “apakah benar pribadi saya seperti itu?” orang-orang terdekat kita akan memahami kita dengan sangat baik, sehingga mereka akan memberikan penilaian yang objektif. Dari situ kita akan tahu bahwa pikiran negatif yang kita pikirkan selama ini hanyalah asumsi semata. 

8. Orang Sukses Selalu Merangkai Ulang Perspektif. 

Kita memang tidak bisa mengendalikan keadaan yang terjadi pada diri kita, namun kita BISA mengendalikan respon atau tanggapan yang kita berikan terhadap keadaan tersebut. Mungkin selama ini kita terlalu was-was atau gegabah ketika menghadapi suatu masalah, sehingga setiap keadaan dan permasalahan yang datang selalu terasa rumit dan menyebalkan. Dalam hal ini, orang-orang sukses akan selalu berusaha merangkai ulang perspektif mereka. 

9. Orang Sukses Selalu Mencoba Bernafas dengan Lebih Baik. 

Mungkin ini terdengar sedikit lucu, namun kenyataannya benar lho. Ketika kita merasa khawatir, cemas atau was-was, cara lain yang ampuh untuk bisa tetap bersikap tenang adalah mengatur pernapasan dengan baik dan teratur. Apabila oksigen yang masuk ke dalam tubuh kita teratur, maka kita dapat bersikap tenang dan berpikir secara jernih. 

10. Orang Sukses Selalu Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama. 

Bagi mereka, pasangan, keluarga dan kerabat adalah segalanya. Mereka selalu menjaga hubungan baik dengan orang-orang tersayang mereka. Ketika hidup terasa rumit dan menyebalkan, orang-orang sukses ini selalu dikelilingi dengan aura positif yang diberikan oleh orang-orang tersayang mereka. Jadi, jaga selalu hubungan kita dengan orang-orang tersayang, ya. 

" Even the darkest night will end and the sun will rise."

(Bahkan jika Anda menutupi seluruh dunia dengan kegelapan, Anda tidak bisa menghentikan matahari untuk terbit.)

Apapun yang terjadi di permukaan bumi ini adalah atas kehendak Allah. Tidak ada apapun dan sesuatupun yang terjadi, keluar dari kehendak Allah. Apa-apa yang Allah kehendaki terjadi, pasti terjadi. Sebaliknya, apa-apa yang Allah tidak kehendaki, tidak akan terjadi.  Maka segala apapun yang terjadi di alam semesta ini, manusia, binatang, tanaman, bahkan malaikat dan jin, semuanya berjalan atas kehendak Allah, ketentuan Allah dan takdir Allah. 

Maka, jika Allah menolong seseorang, tak ada satupun yang dapat mengalahkannya. Itulah prinsip aqidah seorang Mukmin. Ia selalu menyandarkan segala sesuatunya hanya kepada Allah. Menyandarkan kepada makhluk, rapuh adanya. Meminta-minta sampai menghina-dina kepada manusia bisa kecewa, berharap berlebihan kepada seseorang bisa stress. Lisan boleh saja meminta tolong secara manusiawi, sebagai makhluk sosial, dengan sesama. Namun hati tetap harus terhubung kepada Allah. Sebab, yang kita minta tolong juga makhluk Allah yang tak punya apa-apa kecuali atas pemberian Allah. Manusia-manusia itu pada dasarnya jahil lagi zalim. Hanya karena keagungan Allah sajalah mereka diberi sedikit kelebihan.

Maka, jika kita sudah berusaha maksimal, bekerja sungguh-sungguh, all out sampai detik terakhir, sampai injury time. Maka, di sinilah letak kepasrahan dan ketawakkalan seorang hamba tak berdaya. Segala sesuatu yang di luar jangkauan manusia, maka tiada lain hanya kepada Allah jualah kita bermunajat mohon pertolongan-Nya, kekuasaan-Nya, mukjizat-Nya, kasih sayang-Nya,  kebijaksanaan-Nya. Allah pun telah mengatakan di dalam firman-Nya:
إِن يَنصُرۡكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمۡ‌ۖ وَإِن يَخۡذُلۡكُمۡ فَمَن ذَا ٱلَّذِى يَنصُرُكُم مِّنۢ بَعۡدِهِۦ‌ۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ 
“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu, dan jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal.” (QS Ali Imran [3]:160).

Jun 9, 2023

Mengalah Bukan Berarti Kalah, Itu Proses Kedewasaan

 



Video klip di atas Putri Ariani, salah satu kontestan dari Indonesia dalam ajang pencarian bakat America's Got Talent (AGT) musim ke-18. Tolong di tonton sampai selesai ya, biar ikut merasakan emosi yang di rasakan. Dia merupakan seorang  difabel netra yang berbakat dalam bernyanyi dan mencipta lagu.  Golden Buzzer  pun di berikan pada Putri Ariani dan istimewanya, sang penekan tombol emas adalah Simon Cowell, juri yang dikenal sangat kritis dan "pelit" memuji. Untuk lagu pertama "loneliness" yang merupakan lagu original milik Putri dan Simon memberi kesempatan lagu ke dua, dia ambil “Sorry Seems to Be the Hardest Word” milik Elton John. Lirik lagu “Sorry Seems To Be The Hardest Word” ini menyiratkan tentang begitu sulitnya untuk saling mengalah.

Di bawah ini ada Al Qur'an Surat Al-Insyirah Ayat 5-6.
فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, )
                                إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
(sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan)
Mengalah bukan berarti kalah itu proses kedewasaan.                                   Ayat diatas seakan Allah SWT, menuntun kita untuk terus berusaha walau sesulit apapun. Karena pada hakikatnya hidup adalah perjuangan. Ayat tersebut dijadikan quotes dalam setiap tindakan manusia. Untuk terus berusaha, berikhtiar dan tidak putus asa dalam meraih kebermanfaatan. Hidup adalah sebuah proses perjalanan menempuh kebahagiaan dunia dan akhirat. Menjalaninyapun tidak sebegitu mudah ataupun sebegitu susah. Ada yang mengatakan susah-susah gampang atau gampang-gampang susah. Semua kembali pada mindset orang dalam menjalaninya.

Hidup adalah pilihan, baik buruk, susah senang, positif negatif dan seterusnya, bumbu-bumbu kehidupan akan selalu ada. Medan kehidupan tak selamanya mulus, terjalpun harus kita lalui, berikhtiar dalam mengarungi kehidupan. Kadang manusia hidup selalu dihadapkam dengan sebuah pilihan, dan kadang pula manusia pada posisi memilih salah, tidak memilihpun salah. Kita seharusnya bijak dalam menentukan pilihan. Banyak hal yang seharusnya kita intropeksi diri (muhasabah) setiap hari, namanya juga manusia, kadang nyaman dengan mengulang pada kesalahan yang sama. Orientasinya adalah bagaimana kita mampu mengontrol diri untuk tidak menzalimi diri sendiri apalagi orang lain. Kita tidak bisa menuntut banyak orang untuk selalu senang kepada kita bahkan sebaliknya, banyak yang tidak suka, semua adalah tergantung bagaimana kita bersikap dan berinteraksi dengan sesama. Sudah seharusnya kita memperlakukan orang lain dengan penuh kerukunan.

Kepada yang lebih tua, kita seharusnya mampu menghormatinya, dan kepada yang lebih muda, kita mampu mengasihinya dengan kasih sayang. Hidup penuh perjuangan, kalah menang sudah pasti ada, dalam kompetisipun juga begitu, kalah menang sudah biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita memaksimalkan segala momen yang ada didepan kita dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Berinteraksi dengan banyak orang bukan berarti kita harus mengikuti banyak kemauan orang lain, atau kita mengatur banyaknya keinginan orang, namun interaksi yang menciptakan komunikasi yang mampu membawa kebermanfaatan untuk banyak orang.

Kesalahan dalam berkomunikasi adalah hal yang mudah dimaafkan tapi bukan untuk dilupakan, maka dari itu kita harus menjaga attitude supaya dalam berinteraksi selalu terjaga keharmonisannya. Sering kali kita selalu mengalah atas banyaknya pilihan yang ada, kadang pula mengalah dianggap tindakan yang negatif oleh sebagian orang, namun sesungguhnya mengalah bukanlah hal yang merendahkan diri, tapi justru dengan mengalah kita mampu menguasai diri dalam pilihan yang tepat, yaitu dengan sikap mengalah. Kalah dalam sebuah permainan, bukanlah tindakan mengalah dalam sebuah pertandingan, namun itu adalah ketidakcekatan dalam memainkan pertandingan. Masalah akan terus silih berganti,  tapi mampukah kita menahan ego diri kita ?Jawaban ada pada diri masing-masing, motivasi penting untuk ditanamkan dalam diri, namun tekad lebih utama dalam memantapkan diri.

"Biarkan kemudi patah, biarkan layar robek, itu lebih mulia daripada membalik haluan pulang" (Buya Hamka).

Kita hanya bisa menyemai lalu menanamnya sampai pada akhirnya kita akan memanen apa yang kita tanam, kadang kita menanam bibit unggul, belum tentu tumbuh dengan subur, ada saja ilalang yang menghambat pertumbuhan, begitu juga manusia, semakin kita melakukan maka semakin pula kita mendapatkan. Sudah pasti dalam proses pertumbuhan akan dikelilingi oleh orang-orang yang menghambat kita.

Mari, jadikan diri kita mampu mengontrol diri untuk sekadar mengalah pada tindakan-tindakan yang merugikan banyak orang, mengalah berarti menang pada pilihan kebermanfaatan banyak orang. Jadikan pengalaman sebagai pembenahan diri dan peningkatan kualitas diri, satu tindakan evaluasi akan meningkatkan kali lipat perkembangan diri. Semoga kita mampu menjadi manusia-manusia yang senantiasa berusaha dan berikhtiar dalam menebar kebermanfataan kepada sesama. Dan selalu mengupayakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi. Mengalah kepada keadaan bukanlah pejuang sejati, tapi kemenangan sejati adalah ketika kita mampu melawan musuh-musuh dalam diri kita. Ketertundukan kita pada situasi menandakan ketidakmampuan kita menguasai sendi-sendi terjalnya kehidupan. Terus berdo'a dan mohon bimbingan-Nya.




Bottom Note

Kalau video klip di Bottom Note ini juga "loneliness" yang dari kanal YouTube Putri Ariani. Kenapa SettiaBlog menyuruh menonton video di atas sampai selesai. Biar semua ikut merasakan proses perjuangan meraih impian. Caba Anda lihat ekspresi ibunya yang penuh emosional, haru dan bangga. SettiaBlog ucapkan terima kasih kepada Simon Cowell dan semua yang di sana atas sambutannya. Mereka yang hadir di sana menunjukkan sikap kedewasaan secara emosional.

Dewasa secara emosional, maksudnya itu, di mana seseorang mampu untuk mengontrol dirinya dalam memahami dan mengelola emosinya. Mereka juga cenderung tidak menganggap emosi sebagai suatu kelemahan, melainkan sebuah hal yang perlu dihargai dan tidak perlu ditutupi. Mengakui perasaan dan belajar dari masa lalu merupakan sebuah tanda bahwa seseorang yang memiliki kecerdasan emosional.

Bagian dari dewasa secara emosional atau emotional maturity  adalah pemahaman bahwa hal ini adalah sebuah proses yang tidak bisa didapatkan secara instan dan membawa title emotionally mature  sepanjang hidup. Untuk memiliki pendewasaan secara emosional membutuhkan usaha dan dedikasi yang berkelanjutan agar dapat tumbuh dalam berbagai tahapan hidup.

Yang paling mendasar dari hal ini adalah belajar untuk mengidentifikasi dan memahami emosi yang dimiliki. Dengan menyadari akan apa yang sedang dirasakan, baik itu sedih, marah, dan malu, hal ini akan membuat Anda menyadari alasan mengapa Anda merasakan hal tersebut. Tidak hanya itu, Anda juga harus mulai untuk tidak merasa malu akan perasaan yang dimiliki, sadar untuk kapan harus merasa buruk tentang diri sendiri dapat memberimu pilihan untuk melakukan perubahan. Melepaskan rasa malu juga membuat Anda bebas untuk mengendalikan tindakan dengan cara sendiri.

Setelah memahami apa itu kedewasaan emosional atau emotional maturity, Anda bisa belajar untuk berhenti memendam perasaan dan takut akan judgment  orang lain. Emotional maturity  dapat membantu Anda untuk berkomunikasi lebih baik dengan orang lain dan memiliki hubungan yang lebih sehat dengan mengekspresikan diri secara lebih jelas. Pahamilah bahwa emosi yang dirasakan oleh Anda sangat valid dan semakin besar penerimaan Anda terhadap emosi yang dimiliki maka semakin dewasa juga kemampuan Anda dalam mengendalikan emosi. Mungkin akan sulit bagi Anda untuk melakukannya di awal, namun seiring berjalannya waktu semuanya akan menjadi lebih mudah.