Oct 6, 2022

Tujuan, Dasar, Landasan Membangun Keluarga dan Rumah Tangga yang Harmonis

 




Klip di atas itu "runways" milik Sam Feldt and Deepend ft. Teemu. Kalau genre nya apa ya, kayaknya c Tropical House. Lagunya simple kok, tapi enak. Klipnya bagus, di situ ada sampah kertas yang selalu mengikuti pasangan dalam klip, itu apa ya maksudnya. Liriknya c menceritakan tentang pelarian sepasang kekasih. Di situ ada lirik you and I are the ghosts. Maksudnya ini hubungan terselubung atau mungkin hubungan yang ndak di setujui, SettiaBlog kurang paham c. Yang jelas kalau namanya membina rumah tangga harus ada tujuan, dasar dan landasan yang jelas. Semua aktivitas c sebenarnya juga harus memiliki tujuan, dasar dan landasan yang jelas. Misalnya saja SettiaBlog mengajar anak-anak juga punya dasar. SettiaBlog pinjam ungkapan Hyuuga Hinata Aku gagal, tetapi masih bisa mampu bangkit kembali. Karena itu menurutku arti dari kuat yang sebenarnya. Tapi kalau SettiaBlog sering bilang ke murid les SettiaBlog gini, 'aku memang gagal, tapi aku tidak ingin orang - orang di sekitarku gagal'. Jadi dasar SettiaBlog ngajar ke anak-anak karena tidak ingin orang di sekitar SettiaBlog gagal seperti SettiaBlog. Berteman juga gitu, SettiaBlog pinjam ungkapan Uchiha Obito 'Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah.' Thu kan, SettiaBlog ngacau. Maaf! SettiaBlog juga sering belajar psikologinya karakter tokoh-tokoh anime atau kartun lain. Kalau hubungan SettiaBlog dengan gendhuk SettiaBlog c santai - santai aja, walaupun secara fisik belum bisa berkumpul tapi jiwanya sudah berkumpul kok. Kayak ghosts di atas tadi....he...he....bercanda, SettiaBlog hanya bercanda. O...ya, untuk gendhuk SettiaBlog ada ungkapan dari Senju Hashirama, 'Saat dua kekuatan yang berlawan bekerja sama, maka kebahagiaan sejati akan ditemukan.'

Setiap orang pasti mendambakan keluarga dan rumah tangga yang harmonis. Sebuah rumah tangga yang di dalamnya terdapat cinta dan kasih sayang. Bagaimana pun jika Anda sudah menikah, keluarga adalah pondasi bagi Anda untuk meraih kesuksesan. Bagi Anda seorang suami pasti akan sangat berbahagia sepulang dari kantor ada istri yang menyambut dengan ramah. Apalagi jika Anda sudah memiliki anak, seolah-olah rasa capek bekerja hilang begitu saja ketika melihat keceriaan di wajah anak-anak Anda. Bagi Anda seorang istri, pasti akan sangat berbahagia ketika suami Anda mau mendengar segala curhatan Anda dan mengobrol santai di rumah. Semua hal itu bisa Anda wujudkan di rumah Anda asal ada kesamaan pandangan dan tujuan Anda menikah antara suami dan istri. Ada tips agar keluarga dan rumah tangga Anda yang harmonis selalu terjaga.

• Mengingat Kembali Tujuan dan Meluruskan Niat Anda Ketika Menikah

Mungkin ada berbagai tujuan dan niat seseorang menikah. Namun, niat yang baik pasti akan mewujudkan sesuatu hal yang baik pula. Salah satu tujuan seseorang menikah adalah menjaga kehormatan dan kesucian diri. Anda harus meyakini bahwa menikah adalah satu-satunya jalan hubungan cinta antara seorang lelaki dan perempuan menjadi sah. Di luar itu adalah hubungan yang terlarang karena dapat merusak kehormatan dan keharmonisan rumah tangga. Anda harus selalu ingat bahwa tujuan menikah adalah mendidik anak-anak menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan beriman kepada Allah SWT. Dengan selalu mengingat tujuan tersebut, Anda akan selalu menghindari hal-hal yang dapat merusak tujuan tersebut dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih tujuan tersebut.

• Selalu Bersyukur dan Menerima Kekurangan Pasangan

Harta yang melimpah bukan jaminan rumah tangga Anda harmonis. Hati yang selalu bersyukur adalah kunci kebahagian Anda. Hati yang bersyukur adalah hati yang lapang dalam menerima setiap kekurangan pasangan. Jangan selalu memandang kekurangan pasangan Anda sebagai hal yang menentukan kebahagiaan Anda. Anda harus sadar diri bahwa Anda juga memiliki kekurangan. Mungkin Anda akan berpikiran bahwa di luar sana ada banyak laki-laki atau perempuan yang lebih sempurna dari pasangan Anda tetapi Anda harus yakin bahwa pasangan Anda adalah laki-laki atau wanita terbaik yang akan selalu mendampingi hidup Anda hingga akhir hayat menjemput. Anda harus yakin bahwa kesempurnaan adalah sebuah proses bersama pasangan Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh sebab itu, jagalah hati Anda agar tetap bersyukur.

• Memahami Perbedaan Psikologi Laki-Laki dan Perempuan

Berdasarkan ilmu psikologi, perempuan adalah makhluk yang suka berbicara (cerewet) sedangkan laki-laki adalah makhluk yang sedikit berbicara (lebih suka berpikir). Oleh sebab itu, jika Anda seorang lelaki maka Anda harus memaklumi pasangan Anda yang cerewet. Anda harus pandai mendengarkan dan sabar mendengarkan segala keluh kesahnya. Dengan curhat, perempuan melepaskan segala beban yang dihadapinya. Perempuan akan merasa senang jika suami bersedia mendengarkannya. Jika Anda seorang perempuan, Anda harus memahami bahwa ada masa-masanya laki-laki butuh menyendiri. Hal ini dibutuhkan oleh laki-laki untuk berpikir dan merenung mencari solusi atas segala permasalahan yang dihadapinya.

• Memahami Peran Masing-Masing Anggota Keluarga

Masing-masing anggota keluarga harus mengetahui tugas, hak, dan kewajibanya. Jika Anda seorang suami, Anda harus sadar bahwa kewajiban Anda adalah menjadi pemimpin dalam rumah tangga. Seorang suami mempunyai kewajiban untuk memberikan nafkah kepada keluarganya. Jika Anda seorang istri, Anda mempunyai tanggung jawab untuk melayani suami Anda dengan baik. Pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama suami istri. Oleh sebab itu, perlu adanya kerjasama yang baik antara suami istri dalam mendidik anak-anak Anda. Anak-anak juga perlu diberikan pemahaman mengenai kewajibannya di dalam keluarga. Anda harus memberikan pemahaman bahwa seorang anak harus berbakti kepada kedua orang tua.

• Pembagian Tugas Dalam Keluarga

Sebagai seorang suami, Anda harus memahami bahwa tugas seorang istri di rumah adalah berat. Sebagai seorang istri pun harus memahami bahwa tanggung jawab suami mencari nafkah juga berat. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda membicarakan baik-baik dengan pasangan Anda mengenai pembagian tugas dalam rumah tangga. Buatlah kesepakatan dengan pasangan Anda mengenai pembagian tugas dalam rumah tangga. Kuncinya adalah saling pengertian sehingga suami dan istri dapat saling tolong menolong dalam mengerjakan tugas rumah tangga.

• Luangkan Waktu Khusus Untuk Keluarga

Meluangkan waktu untuk berekreasi dan bercengkerama bersama keluarga sangatlah penting, Bagi Anda yang sibuk bekerja, quality time (waktu yang berkualitas) bersama keluarga perlu Anda perhatikan. Anda dapat mengajak pasangan Anda dan anak-anak Anda untuk berekreasi bersama atau sekedar makan-makan di luar. Hal ini akan menguatkan rasa kebersamaan anggota keluarga. Buatlah rencana liburan keluarga dan ambilah jatah cuti Anda. Jadikan quality time tersebut untuk membuat hubungan Anda dengan pasangan menjadi lebih romantis, atau untuk lebih memahami anak-anak anda.

• Menyesuaikan Diri dengan Pasangan

Sudahkah Anda mengetahui apa yang disukai dan yang tidak disukai oleh pasangan Anda? Meskipun telah hidup bersama dalam satu rumah, Anda harus selalu belajar beradaptasi dengan pasangan Anda. Bisa jadi masih banyak sesuatu hal yang belum Anda pahami dari pasangan Anda. Lakukanlah suatu hal yang disukai pasangan Anda dan hindarilah hal-hal yang tidak disukai oleh pasangan Anda. Dengan begitu konflik di dalam rumah tangga dapat dihindari.

• Jujur dan Saling Percaya Terhadap Pasangan

Keterbukaan dan saling percaya adalah salah satu kunci untuk membangun rumah tangga yang harmonis. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali membohongi pasangan Anda. Jika ada sebuah masalah cobalah untuk mengkomunikasikan dengan pasngan Anda secara terbuka. Sikap saling percaya dan terbuka menjadikan hidup Anda dan pasangan Anda akan merasa tenang tanpa kecurigaan .

• Buat Rencana Program Keluarga yang Terstruktur Rapi

Keluarga adalah salah satu unsur pembentuk sebuah masyarakat. Anda perlu menyadari bahwa kualitas hidup sebuah masyarakat ditentukan oleh kualitas keluarga-keluarga yang membentuknya. Anda bisa memulainya dari keluarga Anda sendiri, tentu Anda pasti menginginkan setiap anggota keluarga Anda semakin lebih baik hari demi hari. Apakah itu berkaitan dengan kualitas spiritual (ibadah), ilmu pengetahuan, atau keahlian-keahlian tertentu. Anda bisa membuat program yang disepakati bersama keluarga Anda di rumah misalnya membuat program saling membangunkan sholat qiyamul lail, program tilawah Al Quran, program bahasa Inggris di rumah, dll. Pastikan semua keluarga menyepakati dan berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut serta jangan lupa untuk mengevaluasinya.

• Hormati Komitmen yang Sudah Anda Bangun Bersama Pasangan

Ikatan pernikahan adalah sebuah komitmen bersama antara suami dan istri untuk mengarungi mahligai kehidupan bersama. Dengan komitmen inilah, Anda dengan pasangan Anda bersama-sama menghadapi suka dan duka kehidupan. Walaupun badai menghadang kehidupan rumah tangga Anda, Anda harus tetap senantiasa bergandengan tangan bersama-sama melaluinya. Komitmen inilah yang akan melanggengkan pernikahan Anda hingga ajal menjemput. Ingatlah peristiwa pernikahan ketika Anda mengucapkan akad nikah. Bukan hanya saksi pernikahan saja yang menyaksikan peristiwa yang penuh kebahagiaan itu, tetapi juga para tamu undangan yang memberikan selamat kepada Anda dan pasangan Anda. Jagalah komitmen ini hingga akhir hayat menjelang, kelak Anda dan pasangan Anda akan berjumpa kembali di surga yang penuh dengan kenikmatan dan kesenangan.




Bottom Note

Gimana ya bilangnya, SettiaBlog memiliki karakter yang sangat berbeda dengan gendhuk SettiaBlog. Gendhuk SettiaBlog serius banget, lha SettiaBlog orangnya cengengesan (gayanya ndak bisa serius). Bau kulit gendhuk SettiaBlog sedep kayak minyak bayi, lha SettiaBlog bau kulitnya kayak Cendana....he...he....bercanda. Ya memang dari dulu SettiaBlog suka bau kulit yang sedep. Mungkin pengaruh bau kulit gendhuk SettiaBlog inilah makanya SettiaBlog benar-benar ndak bisa memikirkan orang lain. Lha di depan SettiaBlog ada yang cantik seperti apapun ya tetap gendhuk SettiaBlog yang kepikiran, ndak tahu kenapa dengan SettiaBlog ini...he...he...bercanda - bercanda, jangan di masukkan hati! Semua harap maklum ya, seperti inilah SettiaBlog, suka cengengesan dan ndak jelas.

Oct 5, 2022

Cara Menemukan Kebahagiaan di Tengah Masalah Hidup

 



"Ada saatnya kita tak punya pilihan lain selain terdiam dan mencoba menerimanya." Ini yang sering SettiaBlog alami dan rasakan. Semua pasti sudah ngerti, banyak hal aneh dan di luar nalar yang melingkupi perjalan kehidupan SettiaBlog. Makanya SettiaBlog sering bilang jangan di percaya sekiranya cerita - cerita SettiaBlog itu ndak masuk akal dan ndak rasional. SettiaBlog sendiri inginnya juga hal - hal yang wajar. Tapi di sisi lain SettiaBlog harus menuliskan hal yang SettiaBlog alami dan rasakan. Seperti cerita berikut ini sebaiknya ndak usah di percaya tapi biarkan SettiaBlog mengutarakan yang SettiaBlog alami dan rasakan. Minggu-minggu ini perasaan SettiaBlog sedikit gundah pasalnya gini, SettiaBlog melihat Eyang SettiaBlog duduk di dekat salah satu pilar Masjid Nabawi dengan sedih. Kalau di bilang mimpi waktu itu SettiaBlog ndak dalam keadaan tidur. Sekali lagi cerita ini jangan di percaya! Beberapa waktu kemudian SettiaBlog di arahkan pada suatu tempat, daerah lembah yang cukup subur seperti klip di atas, kalau ndak salah di daerah Taif. Tolong ya, yang paham tentang hal ini, jelaskan kepada SettiaBlog. Apa sebenarnya yang mau di sampaikan Eyang SettiaBlog kepada kita semua. Backsound nya sendiri SettiaBlog kasih "oasis" lagunya Kitaro dan di sambung "Sundance". Oasis itu daerah yang subur dan terpencil yang berada di tengah gurun, umumnya mengelilingi suatu mata air atau sumber air lainnya dan memiliki beberapa pepohonan disekitarnya. Atau oasis itu bisa di artikan keadaan di mana kita masih bisa merasakan bahagia di tengah masalah kehidupan yang bertubi - tubi.

Sudah menjadi garis hidup manusia bahwa tidak selamanya akan merasakan bahagia. Setiap orang pasti pernah memiliki masalah berat di dalam hidupnya. Pengalaman pahit tersebut ada yang sifatnya ringan, sedang, hingga berat yang bisa menyebabkan seseorang mengalami trauma psikis dalam jangka panjang. Banyaknya masalah di dalam hidup bisa memunculkan pikiran-pikiran negatif yang menyebabkan seseorang menjadi cemas, stres, bahkan mengalami depresi obsesif. Hal ini terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pola pikir yang selalu negatif terhadap diri sendiri, dan lingkungan sekitar. Masalah berat ini jika tidak segera diatasi maka bisa memicu terjadinya gangguan serius, seperti depresi

Setiap manusia dihadapkan pada berbagai masalah dalam hidupnya. Terkadang masalah yang datang bertubi-tubi dan tak mampu menghadirkan solusi sehingga menjadikan rasa frustasi dan putus asa bagi seseorang. Akan lebih baik ketika menghadapi banyak ujian dalam hidup ini, untuk sejenak merenung, berpikir positif, dan melihat karunia berupa potensi yang ada dalam diri yang telah Allah berikan. Sehingga dengan itu, meski tengah didera banyak masalah, kita tetap bahagia dan bersemangat menjalani hidup serta menyelesaikan setiap persoalan satu demi satu. Dan ada beberapa cara bagi seseorang untuk menemukan sukacita dan kebahagiaan dalam hidup. Apa saja itu?

Pertama, untuk dapat merasakan sukacita dan kegembiraan di tengah banyaknya masalah yang dihadapi adalah dengan cara mengingat dan merenungkan keberkahan dan karunia berupa potensi diri yang telah Allah berikan. Karena kebanyakan orang melupakan karunia yang telah diberikan Allah SWT ketika dalam kondisi menghadapi masalah.
"Seringkali kita begitu tersesat dalam masalah dan kesulitan  sehingga kita tidak dapat merasakan kegembiraan dan kebahagiaan dalam hidup, tidak melihat berkat di sekitar. Sukacita dalam hal besar dan kecil. Kita juga tidak melihat kemampuan dalam diri kita yang Allah SWT limpahkan kepada kita. Mari kita berusaha melatih diri melihat dan merasakan kegembiraan dalam hidup kita. Dan mari kita temukan alasan bersukacita setiap hari dalam hidup kita,"
Seseorang harus mensyukuri potensi diri yang diberikan Allah SWT dan dengan itu memaksimalkannya untuk menjadikannya solusi dalam hidup. Jika seseorang hanya melihat hal-hal negatif dalam hidupnya makan itu justru akan membuat orang tersebut justru jatuh semakin dalam pada kegelapan keterpurukan. 
"Mari kita ucapkan terima kasih kepada Pencipta kita yang paling penyayang karena telah memberi kita berkah hidup, berkah bernafas, kegembiraan mencium aroma indah di sekitar kita, berkah karena percaya kepada-Nya. Bersukacitalah karena Anda adalah salah satu orang beruntung yang menerima Allah SWT dalam hidupnya. Berterima kasih kepada-Nya atas keterampilan dan bakat yang telah Dia berikan kepada Anda,"

Kedua, seseorang harus menyadari dan mensyukuri karena telah mendapatkan karunia terbesar yakni karunia iman. Ya, menjadi seorang mukmin adalah karunia terbesar. Iman adalah sumber kebahagiaan. Karena memiliki keyakinan dan merasakan Allah SWT dalam hidup, akan membuat setiap masalah dalam diri terhapuskan dan berganti dengan kedamaian dan kepuasan hidup. Dengan karunia iman memberikan tekad yang besar untuk membantu dan berkontribusi bagi Muslim lainnya. Membantu orang lain dan berkontribusi pada masyarakat dengan cara apa pun juga merupakan obat yang baik untuk segala ketakutan atau kesedihan yang dimiliki seseorang. Dan kita bisa memperoleh kegembiraan dan kebahagiaan hidup dengan menyebarkan kebaikan.
"Allah SWT telah memberi kita iman dan menanamnya di hati kita. Dia, Pemberi terang, telah menyalakan terang iman dan cinta untuk Dia di dalam hati kita. Mari buat ini terang dan bersinar,"

Ketiga, agar meraih kegembiraan meski tengah mengahadapi masalah adalah dengan menghadap Allah SWT, beribadah dan berdoa kepada-Nya. 
"Kapanpun Anda merasa stres, sedih dan tertekan atau takut akan masa depan Anda, Anda harus pergi menemui Allah SWT. Temui Dia dalam do'a Anda. Temui Dia dalam permohonan Anda. Bicaralah dengan-Nya, beri tahu-Nya tentang masalah Anda, curahkan hati Anda kepada-Nya. Allah sedang menunggu Anda untuk melakukannya. Dia Maha Mendengar, Pendengar Terbaik yang bisa kita miliki. Kita dapat menceritakan semuanya kepada-Nya tanpa perasaan tidak nyaman yang terkadang kita miliki dengan orang lain karena kita khawatir membebani mereka,"
Allah SWT begitu dekat dan selalu melindungi orang-orang beriman serta membawa mereka dari kesulitan pada kemudahan. Dan yang dibutuhkan hanyalah langkah kecil semisal bangun di sepertiga malam dan melakukan shalat sunah. Memohon batuan kepada Allah SWT dari setiap masalah yang mendera. Memohon agar dihilangkan kecemasan, memohon agar diberikan petunjuk jalan yang benar yang menuntun pada kesuksesan hidup. 
"Jika Anda merasa ditinggalkan sendirian dengan kekhawatiran Anda, segera temui Tuhan Anda dan carilah penghiburan bersama-Nya dengan berdiri atau duduk di sajadah atau dengan mengingat-Nya di dalam hati Anda. Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an bahwa hanya dengan mengingat Allah, hati menemukan kedamaian, ketenangan dan kenyamanan," ,

Keempat, menemukan sukacita dan kebahagiaan dalam iman. 
"Mari kita coba dan berusaha setiap hari untuk menambahkan sedikit lebih banyak kegembiraan dan menjatuhkan lebih banyak kebahagiaan dalam hidup kita. Buatlah pilihan sadar untuk hidup bahagia dan bahagia hari ini. Lihat semua hal indah di sekitar Anda dan rasakan banyak sekali nikmat yang Allah SWT limpahkan kepada Anda,"
Menjalani kehidupan religius dapat membawa kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup Anda.




Bottom Note

"Burung tak pernah khawatir pada dahan yang diinjaknya akan patah karena dia lebih yakin pada sayap-sayapnya."

"Bila hati Anda sedang dalam keadaan tidak damai, lakukanlah sesuatu yang dapat mendamaikan hati orang lain."

"Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian."

Oct 1, 2022

Kemanakah Anda akan Melanjutkan Perjalanan?

 



Klip di atas "false alarm" yang di cover Josephine Alexandra. Dari beberapa tampilan Josephine Alexandra ini yang paling SettiaBlog suka. Terlihat cantik, apalagi yang kombinasi hitam - biru muda...mm... Yang di pakai itu kan modifikasi kemben Jawa, warna hitamnya itu lho..super black, di kombinasi Jean biru muda...cantik banget, Jose. SettiaBlog ndak bisa bayangkan kalau gendhuk SettiaBlog yang pakai seperti itu....he....he. Kalau permainan gitarnya, ndak usah di tanya lagi, gaya Flamenco nya bikin SettiaBlog iri. Kalau gitar yang di pakai, kayaknya Taylor tapi serinya berapa ya..., wes...Settia ndak usah pengen gitar itu. Kalau lagunya c "false alarm", kalau menurut SettiaBlog Allah SWT tidak mungkin salah memilihkan pasangan kepada makhluknyaˈ walaupun SettiaBlog sendiri belum di kumpulkan dengan gendhuknya. SettiaBlog sering merasa ngenes kalau di pamerin bocilnya teman - teman, kayak tadi sore. Ya memang SettiaBlog belum punya anak tapi bisa merasakan begitu penting dan berharganya kehadiran seorang anak, kan tiap hari SettiaBlog ngelesin anak - anak. Dan SettiaBlog belum pernah mengambil kasih sayang anak dari orang tuanya begitu juga sebaliknya karena itu sebuah keseimbangan. Kalau SettiaBlog menemukan yang ndak imbang biasanya akan SettiaBlog tempatkan lagi ke tempat yang semestinya, biar imbang. O..ya, SettiaBlog ngerasa lapar, tak makan dulu ya.

Simbok tadi masak sayur lodeh ikan Dorang. Ale nya ini lho yang bikin sedap sayur lodeh Simbok. Ale itu kecambah buah Arabica (Kelampis). Kembali ke bahasan ya. Tentu Allah SWT yang lebih mengerti tentang ini semua karena Allah SWT yang memiliki rencana setiap makhlukNya. Terkadang saat sebuah harapan atau rencana ndak berjalan sesuai keinginan, ndak sedikit orang yang jatuh dalam keputusasaan atau juga keterpurukan. Banyak juga yang menyalahkan Allah SWT atas hasil yang ndak sesuai keinginan ini. Kondisi ini sebenarnya banyak dijelaskan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya dalam Al Qur'an. Sebuah perumpamaan dibuat di salah satu ayat:
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Artinya: "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah Maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Al Baqarah: 216).

 Yang menjadi penekanan dalam ayat ini adalah, "Allah mengetahui, sedang Anda tidak mengetahui." Ayat yang menyiratkan untuk bertawakal atau mempercayai ketetapan Allah SWT. Seseorang yang telah bertawakal kepada Allah, ndak akan sampai terucap kata-kata putus asa seperti, "Kenapa ini terjadi padaku?," atau "Jika ini terjadi.." Kalimat “Allah Maha Mengetahui” mengajarkan manusia untuk berserah diri dan menerima semua ketetapan Allah SWT karena Dia yang mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.  Ketika menerima dengan lapang qadar Allah, ada dua hal yang seseorang dapatkan. Pertama, orang itu akan mendapat ketenangan hati (sakinah) dalam hidup. Kedua, Allah SWT akan senang dengan kita dan membantu kita bersama atas hasil yang didapat. 

Hidup adalah sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, Anda mungkin akan berada di persimpangan atau bahkan menemui jalan buntu. Ketika itu, Anda pun tak tahu lagi ke mana harus melanjutkan langkah.Jika saat ini Anda sedang merasakan hal itu, mungkin Anda perlu merenungkan kembali hidup Anda. Kemanakah Anda akan melanjutkan perjalanan? Apakah yang sebenarnya Anda inginkan dalam hidup?

Ketika Anda merasa bimbang menentukan arah hidup Anda, teruslah melangkah. Jangan menyerah.

Apapun yang sedang Anda kerjakan saat ini, bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Gaji yang besar mungkin ndak Anda dapatkan dari pekerjaan Anda saat ini. Sementara, usaha yang sedang Anda rintis belum menghasilkan omset yang besar pula. Di lain sisi hobi Anda ternyata belum bisa menghasilkan uang sama sekali. Tapi, percayalah bahwa suatu hari Anda akan memetik hasil ketekunan Anda. Ini hanya bisa terjadi jika Anda bertahan dengan pekerjaan Anda saat ini. Jika Anda bertekad dalam melanjutkan usaha. Jika Anda berkomitmen dalam menggeluti hobi.

Apapun usaha Anda, tak akan ada kata ‘sia-sia’ jika tujuannya adalah meraih sukses di masa depan. Mungkin sekarang kerja keras Anda belum juga membuahkan hasil. Tapi ingat, berhenti total adalah sama dengan terburu-buru memvonis diri sendiri bahwa Anda sudah gagal.

Memang menyenangkan jika segalanya gampang. Namun, Anda akan bahagia jika mampu bertahan dalam keterbatasan

Memilih merintis karir menjadi seorang guru, Anda pun harus memulainya dengan mengajar di daerah pedalaman. Jauh dari rumah Anda yang nyaman, Anda tinggal di sebuah desa kecil di pegunungan. Ndak ada listrik dan sinyal ponsel. Bahkan, Anda harus berjalan kaki belasan kilometer hanya untuk menemukan sebuah warung kelontong. Apa Anda menyesal? Tidak. Anda ndak akan menyesal jika menjadi guru adalah cita-cita Anda. Anda akan melakukannya dengan ikhlas, demi pengabdian Anda pada dunia pendidikan. Anda hanya ingin menjadi guru dan mencerdaskan anak bangsa. Keyakinan itulah yang membuat Anda melupakan kenyamanan tinggal di rumah daerah perkotaan bersama keluarga. Jadi, ketika Anda sudah berani meninggalkan zona nyaman dan memilih hidup dalam keterbatasan, saat itu Anda mungkin sudah menemukan renjana (tekad yang kuat) Anda. Hanya ketika Anda berada dalam situasi yang terbatas, bukan berarti Anda kehilangan arah, kok!

Bertemanlah Dengan ketidakpastian. Apapun yang akhirnya mendatangi Anda, jalani saja tanpa ragu.

Apapun bisa terjadi dalam hidup Anda, entah itu kemalangan atau justru berkah. Jika sekarang Anda merasa sudah cukup bahagia dengan apa yang Anda miliki, sadarilah bahwa semua itu bisa saja hilang dalam sekejap. Pekerjaan yang mapan, uang, rumah mewah, mobil pribadi, atau kebahagian lainnya bisa lenyap tanpa pernah Anda prediksi. Satu-satunya cara untuk berdamai dengan hidup yang penuh ketidakpastian adalah dengan ‘menjalaninya’. Kebaikan dan kemalangan yang datang harus bisa diterima dengan ikhlas. Sadarilah bahwa Anda memang ndak punya kuasa penuh untuk mengendalikan hidup Anda sendiri.

Sudah tahu apa mimpi Anda? Lalu kenapa bingung? Bukankah lebih baik energi Anda dihabiskan untuk mencari jalan konkret mencapai mimpi?

Jika saat ini Anda sudah tahu apa mimpi Anda, lalu kenapa harus bingung? Kini tugas Anda adalah berusaha sekuat tenaga untuk meraih mimpi Anda itu, ‘kan? Katakanlah Anda ingin dapat beasiswa ke luar negeri. Apa saja yang sudah Anda lakukan? Melengkapi semua persayaratan, menulis esai, tes bahasa asing, mengirim berkas beasiswa, dan lain-lain. Bahkan, ketika Anda belum tau apa-apa dan baru akan memulai, Anda tentu harus banyak browsing. Lalu, kenapa Anda masih sibuk dengan Twitter dan Facebook? Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan sekarang. Jangan menunda-nunda pekerjaan karena itulah yang akan menunda kesuksesanmu.

Jika masih tak tentu arah, teruslah bertanya pada diri Anda sendiri: Apa yang sebenarnya Anda inginkan?

Ada saat dimana Anda merasa benar-benar ndak punya petunjuk sama sekali. Anda bingung dan putus asa atas hidup Anda sendiri. Tapi, apa Anda pernah mencoba merenung dan bertanya pada diri Anda sendiri? Apa c yang sebenarnya Anda inginkan? Setiap manusia seharusnya bisa mengenali dirinya sendiri. Ndak ada yang mengerti tentang diri Anda kecuali diri Anda sendiri. Maka, cobalah untuk merenung atau melakukan meditasi. Pikirkan tentang berbagai hal dalam hidup Anda, baik itu hal besar maupun hal kecil. Tuliskan apa saja yang bisa membuat Anda bahagia. Lalu, temukan pekerjaan apa yang bisa membuat Anda bersemangat ketika uang bukan jadi alasan utamanya. Beranilah untuk bermimpi dan bayangkan jika suatu saat Anda berhasil menggenggam mimpi Anda itu.

Berkacalah pada orang lain. Toh kita semua bertahan hidup untuk membuat kehidupan satu sama lain lebih ringan

Kadang, untuk benar-benar tau apa yang Anda inginkan, jalan satu-satunya adalah mencoba. Anda mungkin berpikir bahwa menjadi wirausahawan adalah pilihan tepat. Ketika Anda sudah benar-benar memulai usaha Anda itu, Anda pun bisa menilai diri Anda sendiri. Apakah Anda akan melanjutkannya atau justru berhenti dan beralih haluan? Selain itu, Anda juga perlu bertanya pada orang lain yang bisa lebih dulu meraih kesuksesannya. Misal, Anda bermimpi punya usaha kue, maka silakan bergaul dengan para pengusaha kue. Selain bisa mendengar kisah sukses mereka saat merintis karir, Anda juga bisa minta saran atau nasihat dari mereka. Ndak ada salahnya kok mencontoh atau meniru perjalanan sukses orang lain.

Dan jika Anda masih tak tahu mau mengatakan ‘Tidak’ Atau ‘Ya’, Katakanlah ‘Ya’.

Agar bisa tau apa yang Anda inginkan sekaligus bisa membuat Anda sukses, Anda harus mencoba. Lalu, bagaimana Anda bisa mencoba jika Anda ndak mengambil kesempatan yang menghampiri Anda? Yap, akan selalu ada kesempatan yang datang pada Anda. Orang yang sukses adalah mereka yang mengambil setiap kesempatan yang datang. Ketika kesempatan itu bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka satu-satunya yang bisa diraih hanyalah ‘keberhasilan’. Jangan merasa takut atau ragu, Anda hanya perlu yakin dan percaya bahwa ‘Anda bisa’! Untuk tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam hidup Anda ndak bisa hanya dengan berdiam diri. Anda harus bergerak, membuat keputusan dan berani mencoba. Ketika sudah mencoba, Anda pun akan tau apakah Anda harus berhenti atau lanjut.

Hidup seharusnya ndak dijalani dengan kebimbangan. Lebih baik menyesal karena sudah mencoba dan gagal, daripada menyesal karena ndak pernah berani mencoba.



Bottom Note


Klip di Bottom Note ini lagu yang di cover Josephine Alexandra. Sama-sama enaknya, sama - sama bagusnya untuk di dengar. Ya kerena memang lagunya bagus. Begitu juga dengan kita, ketika punya niatan bagus. Bagaimanapun penyampaian dan penyajiannya akan menimbulkan dampak yang baik dan energi positif bagi semua orang. Dan sebaliknya, jika niat kita buruk, sehalus dan semerdu apapun penyampaiannya tentu akan menimbulkan dampak yang buruk dan energi negatif bagi semua orang. Untuk murid les SettiaBlog tetap semangat!

Sep 28, 2022

Beberapa Kesalahan yang Sering Di Lakukan Di Usia Muda

 



Ada yang tahu ndak siapa itu Settia Hayuning Bawono Kertarajasa Jayawardana? Apakah dia cucunya Sri Tribhuwana Wijayatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani? Dia ndak pernah ingin atau menganggap keturunan Raja atau Ratu. Dia ini di kenal sosok manusia aneh, stres sedikit gila yang memimpikan merubah peradaban. Kalau nama Settia Hayuning Bawono Kertarajasa Jayawardana dulu ceritanya gini. SettiaBlog dulu suka pergi ke perpustakaan Masjid Jami' Darussalam karena banyak buku koleksinya yang bagus dan berbobot. Lha...tiap ke situ SettiaBlog mengisi buku tamu dengan nama Settia Hayuning Bawono Kertarajasa Jayawardana. Lambat laun SettiaBlog jadi bertanya, nama ini SettiaBlog dapat dari mana? Atau mungkin pengaruh dari energi Eyang Tribhuwana Tunggadewi. Jadi yang SettiaBlog maksud dengan Eyang SettiaBlog selama ini itu energinya yang mempengaruhi pemikiran SettiaBlog. Bukan mereka membisiki SettiaBlog atau mereka datang grunuk-grunuk dengan wajah cantik menggoda. Tapi energi positifnya. Kok mereka? Ya, Eyang SettiaBlog lebih dari satu tapi yang dominan ada 2, nanti yang satunya akan SettiaBlog sebutkan. Murid les SettiaBlog pernah kwatir, jangan - jangan itu jin. Bisa jadi jin karena setiap manusia tak luput dari godaan dan bisikan jin. Jadi Eyang SettiaBlog ini dalam bentuk energi positif dan yang SettiaBlog rasakan itu di ulu hati akan terasa dingin terus menyebar. Kalau jin yang SettiaBlog rasakan biasanya di daerah punggung itu kayak ada yang berjalan mengikuti aliran darah.

Kalau yang satunya Eyang SettiaBlog namanya Dewi Pertimah, ya ini nama Jawanya. SettiaBlog ndak enak kalau menyebut nama aslinya, nanti di kira mengaku - ngaku. SettiaBlog tegaskan energi positif beliau yang mempengaruhi pemikiran SettiaBlog. Jangan salah paham. Dan tanaman yang SettiaBlog tanam dalam klip di atas itu Delima merah. Itu buah kesukaan beliau. Cerita tentang Delima merah ada di Bottom Note. Dan yang terpenting cerita - cerita SettiaBlog kayak ini jangan di percaya, karena ndak rasional dan ndak masuk akal. Tapi lebih ndak masuk akal lagi, kalau bahasan di blognya Settia tanpa di pengaruhi energi Eyang - eyang SettiaBlog bisa mempengaruhi orang yang membacanya. Lha wong Settia ini orang ndak jelas dan ndak punya kedudukan apa - apa kok orang lain percaya bahasan SettiaBlo. Lebih ndak masuk akal kan? Ini untuk semua murid les SettiaBlog, khususnya yang sedang berjuang jauh di sana, sabar, tabah, selalu berpikir positif dan ndak usah kwatir tentang kekacauan pikiran SettiaBlog. Seperti yang pernah SettiaBlog bilang, menempatkan pada posisi rendah bukan berarti derajat kita rendah. Allah SWT menilai seseorang bukan dari penampilan, status atau kedudukan tapi seberapa besar energi positif yang ada dalam diri kita. Begitu juga untuk mengetahui itu perbuatan jin atau bukan, di lihat dari jejak yang di tinggalkan. Kalau jejaknya itu membawa ke syirik-kan atau ke musyrik-kan ya itu pasti perbuatan jin.

Usia muda memang sangat penting untuk dijadikan kesempatan dalam melakukan banyak hal. Bahkan usia muda kadang dilabeli sebagai garda terdepan untuk melakukan perubahan. Contohnya saja bisa seperti masa-masa silam kemajuan bangsa Indonesia dari zaman ke zaman. Namun adakalanya banyak pemuda justru ndak mempergunakan waktunya untuk kegiatan yang produktif. Sehingga tentu bisa berdampak pada dirinya di masa mendatang. Padahal keputusan yang diambil hari ini sangat menentukan kesuksesan kita di tua nanti. Nyatanya banyak orang yang  justru melakukan kesalahan di usia muda dan hanya menghabiskan energinya untuk hal yang ndak berguna. Kondisi ini penting disadari agar ndak terjerumus pada kemunduran diri sendiri. Ada beberapa kesalahan banyak orang di usia muda. 

• Selalu mau serba cepat dan instan

Menginginkan hasil yang cepat tentu sah-sah saja, namun justru bisa ndak baik kalau hasilnya ndak memuaskan juga. Harus disadari bahwa hidup butuh perjuangan dan ada rute-rute tertentu yang harus dilewati, kalau ndak sabar dalam proses tentu ndak bakalan mendapatkan hasil yang maksimal pula. Jika hidup selalu ingin instan dan ndak mau terjun dalam suka duka perjuangan, maka jelas nikmatnya kesuksesan ndak bakalan didapatkan. Dalam analoginya bahwa manusia akan selalu terbentur dan terbentur, hingga akhirnya terbentuk. 

• Mudah menyerah

Kesuksesan ndak ada yang didapat secara mudah, maka jalanya tentu dengan perjuangan yang keras. Orang yang mudah menyerah ketika menghadapi tantangan atau bahkan kegagalan, maka sejatinya sulit menemukan sebuah hasil. Kondisi itu merupakan kesalahan yang ndak patut dirawat. 

• Sering bermedia sosial sehingga merasa ragu dan insecure

Bermedia sosial tidaklah jadi soal selama dalam hal kewajaran, tetapi justru menjadi ndak baik kalau menimbulkan rasa ragu untuk berbuat dan insecure hanya karena sering membandingkan diri dengan orang lain. Jadi, bermedia sosial saja dengan sebijak mungkin. 

• Mencoba memiliki banyak teman namun tidak bermakna dan ndak dipercaya

Memiliki banyak teman jelas hal baik dalam hidup ini, namun harusnya teman dapat mendorong diri bisa menjadi lebih baik. Apa gunanya memiliki banyak teman kalau tidak bisa dipercaya dan hanya merugikan diri sendiri saja. Maka dari itu mulailah untuk cek lingkungan pertemanan Anda, dan perlahan menyingkir dari lingkungan teman yang hanya merugikan. 

Dan untuk yang sudah menginjak usia 40 tahun. 40 tahun adalah usia yang krusial dan rawan dalam perjalanan umur manusia, karenanya dalam Islam di usia ini, seseorang harus Lebih fokus dalam ibadah. Usia 40 tahun sudah bukan lagi waktunya sibuk main Tik Tok, sibuk upload foto, hobby nongkrong, nonton drakor, dengerin musik, dan joget-joget. Setiap muslim di usia 40 tahun , harus mulai sibuk menjalani hidupnya dengan ibadah, amal shalih, menuntut ilmu, menjaga perilaku, menjaga syahwat, dan meninggalkan ketamakan pada dunia. Dalam bukunya Ath-Thabaqat al-Kubra, Ibrahim al-Nakha’i rahimahullah mengatakan bahwa mereka (para salaf) berkata, " jika seseorang telah mencapai usia 40 tahun dan berada pada suatu perangai tertentu, maka ia tidak akan pernah berubah hingga datang kematiannya". Yakni, bila seseorang sudah berusia 40 tahun, namun belum ada juga minatnya terhadap agamanya, maka bisa jadi pertanda yang buruk dari kesudahan umurnya di dunia. Sebab, usia 40 tahun adalah dimana manusia telah mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Ia telah meninggalkan masa mudanya dan melangkah ke masa dewasa yang sebenar-benarnya.

Maka siapa saja yang telah mencapai usia 40 tahun hendaknya ia berusaha memperbarui taubat dan kembali kepada Allah SWT dengan bersungguh-sungguh, serta membuang kejahilan ketika usia muda, dan lebih berhati-hati. Ia harus melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh keimanan, semakin meneguhkan tujuan hidup, menjadikan uban sebagai peringatan dan semakin memperbanyak syukur. Bila usia 40 tahun, maka hendaknya kita mulai meningkat minatnya terhadap agama, dimana semasa mudanya jauh sekali dari agama. Maka sekarang mulailah menutup aurat dan banyak mengikuti kajian-kajian agama. Bila usia 40 tahun, maka tidak lagi banyak memikirkan "masa depan" keduniaan, mengejar karir dan kekayaan. Tetapi sudah jauh berpikir tentang nasibnya kelak di akhirat. Imam Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan, barangsiapa yang telah mencapai usia 40 tahun dan kebaikkannya belum mengalahkan keburukannya, hendaknya ia bersiap-siap ke neraka. Karena itulah bila telah usia 40 tahun, jika masih gemar melakukan dosa dan maksiat, mungkin meninggalkan shalat, berzina, mengumbar aurat, mabuk, dan lain-lain, maka akan lebih sulit baginya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.

Bila usia 40 tahun, juga hendaknya ia mulai bersungguh-sungguh perbaiki apa-apa yang telah lewat dan manfaatkan dengan baik hari-hari yang tersisa dari umur yang ada, sebelum ruh sampai di tenggorokan. Sehingga menjadi pemenyesal kemudian hari yang tiada guna. Imam Malik rahimahullah dalam bukunya yang berjudul At-Tadzkiroh, menegaskan bahwa beliau dapati para ahli ilmu di negeri-negeri itu mencari dunia dan berbaur dengan manusia hingga datang kepada mereka usia 40 tahun. Jika telah datang usia tersebut kepada mereka, mereka pun meninggalkan manusia (yaitu lebih banyak konsentrasi untuk meningkatkan ibadah dan ilmu). Artinya, ada orang-orang yang sibuk dengan dunia dan ketika berusia 40 tahun, orang-orang itu sudah beralihh fokus pada ibadah. Abdullah bin Dawud rahimahullah dalam menjelaskan ihya' ulumuddin berkata, "bahwa kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. Lalu mengejar segala ketertinggalan pada usia sebelumnya dengan amal-amal di hari sesudahnya".

Sebab itu, bila usia Anda telah mencapai 40 tahun hendaknya mulai sibuk dengan amal shalih, sebab waktu kita sudah tak lama lagi di dunia. Yang harus diingat juga, usia ummat Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam rata-rata sangat singkat hanya antara 60-70 tahun. Sebagaimana Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda :
“Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit orang yg bisa melampui umur tersebut” (HR. Ibnu Majah).



Bottom Note

Pada suatu ketika, Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah menderita sakit dan sedang tidak berselera untuk mengasup makanan. Demi melihat sang istri yang terlihat lemah dan kurang bersemangat, Ali bin Abi Thalib sang suami merasa prihatin dan berusaha menghibur sang istri.
"Dalam keadaan seperti ini, mungkin adinda menginginkan sesuatu?" Tanya Ali dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Dinda ingin mengasup buah delima kanda!" Jawab Fatimah dengan suara yang masih lemah.

Mendengar permintaan istri terkasih, Ali langsung bergegas mengambil wudhu dan setelahnya bermunajat kepada Allah SWT dengan shalat 2 rakaat dilanjut dengan berdoa penuh kekhusyuan. Ali langsung menyampaikan permintaan istrinya kepada Allah SWT yang Maha Kaya dan Maha berkuasa atas segala sesuatu. Ali sadar tidak bisa berbuat apa-apa tanpa pertolongan dan ijin Allah SWT. Saat ini Ali sama sekali tidak mempunyai sepeser uangpun untuk membeli sebiji buah delimapun. 

Dengan keyakinan akan pertolongan Allah SWT, Ali bin Abi Tahlib tetap berikhtiar dengan tetap beangkat ke pasar untuk mebelikan buah delima buat istrinya. Bersyukurnya, di tengah jalan Ali bertemu dengan beberapa sahabbat yang berkenan untuk memberikan pinjaman uang untuk membeli buah delima, tidak tanggung-tanggung para sahabat mau meinjamkan uang berapapun yang disebutkan oleh Ali. Tapi, Ali tetap saja hanya berkenan untuk meminjam sejumlah 1 dirham saja atau cukup untuk membeli sebutir buah delima yang diinginkan oleh sang istri, Fatimah az-Zahra. Setelah mendapatkan buah delima merah segar, Ali langsung bergegas pulang. Ditengah perjalanan Ali melihat seorang lelaki tua tengah tergeletak di pinggir jalan, tampak lemah dan tidak berdaya, sangat memprihatinkan!
"Hai anak muda, aku telah lima hari terbaring lemah disini, aku kelaparan dan tidak punya sesuap makananpun. Bisakah kau memberiki sebiji buah delima?" Dengan terbata-bata, si bapak tua menjelaskan keadaan dan permintaanya. Mendengar penjelasan dan permintaan si bapak tua, seketika muncul dilema dalam dirinya. Saat ini Ali memang memegang sebuah buah delima merah segar, tapi itu merupakan permintaan istrinya di rumah yang juga dalam keadaan sakit, lemah tak berdaya. 

Jika satu-satunya buah delima ini kuberikan kepada orang tua ini, bagaimana dengan istriku yang juga membutuhkannya!? Tapi kalau bapak tua ini tidak juga kuberi buah delima, berarti aku abai kepadanya dan juga pada besarnya pahala dari Allah SWT. Batin Ali kembali saling bertempur, saling mendapatkan alibi terbaik. Alhamdulillah, akhirnya Allah memberi petunjuk.  Muncul gagasan Ali untuk membelah duah delima itu menjadi dua bagian. Belahan pertama langsung diberikan kepada si bapak tua, sedangkan belahan berikutnya kembali dimasukkannya ke dalam kantong dan dibawa pulang untuk istrinya. Masha Allah, sesampai dirumah Ali justeru mendapati istrinya  Fatimah az-Zahra sudah kembali terlihat segar bugar dan telah beraktifitas seperti biasa. Bahkan, Fatimah az-Zahra sendiri yang menyambut kedatangan sang suami sepulang dari pasar dengan keceriaan seperti biasanya..
"Kenapa Kanda terlihat murung?"  Tanya Fatimah ketika mendapati wajah sang suami justeru terlihat murung sesampai dirumah. Mendengar pertanyaan Fatimah, Ali langsung menjelaskan semua kejadian yang terjadi selama perjalanannya membeli buah delima kepada sang istri.
"Kanda, kalau begitu alangkah lebih baik lagi kalau buah delima itu diberikan saja kepada bapak tua itu lagi! Karena atas ijin Allah SWT, sesaat setelah kanda pergi tadi tubuhku kembali sehat dan segar bugar seperti biasanya." Kata Fatimah dengan penuh kasih sayang.

Mendengar penjelasan dan permintaan istrinya, wajah Ali langsung berbinar-binar penuh cahaya dan hendak langsung mengantarkan separuh buah delima yang dipegangnya kepada si bapak tua di pinggir jalan tadi. Tapi tiba-tiba datang seseorang yang mengetuk pintu dan setelah dibuka, ternyata sahabat Salman Al Farisi yang datang atas perintah Rasulullah untuk mengantarkan buah delima merah untuk sang puteri, Fatimah az-Zahra. Seketika, Salman al-Farisi langsung  memberikan sebungkus kantong berisi sembilan buah delima merah itu  kepada Ali dan berkata “Ini ada buah delima dari Rasulullah untuk Fatimah.” 
“Kalau benar ini dari Rasulullah SAW, pasti jumlahnya sepuluh. Bukan sembilan, hai sahabatku Salman!” Jawab Ali sambil tersenyum kepada Salman. Mendengar pernyataan Ali, sontak Salman al-Farisi terkaget-kaget dibuatnya. 
“Bagaimana engkau tahu wahai Ali, Rasulullah mengirimkan 10 buah delima?” Tanya sahabat Salman yang ternyata memang sengaja menguji keyakinan Ali. Ternyata Salman memang sengaja menyembunyikan satu buah delima merah dibalik bajunya.
“Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).  (QS. Al An'am : 160)

Itu jawabnya, kata Ali kepada sahabat Salman dengan senyuman penuh arti. Sedangkan Salman yang akhirnya melihat dengan mata kepala sendiri kejaiban bersedekah sekaligus benarnya janji Allah SWT, semakin kuat keimanannya dan dengan tersipu mengeluarkan sebuah delima merah lagi dari balik bajunya.

Sep 27, 2022

Beberapa Alasan Seseorang tidak Bahagia

 



Terkadang SettiaBlog bertanya dalam hati, apa c tujuan SettiaBlog membuat bahasan di blog ini? Apa c motif SettiaBlog membuat bahasan di blog ini? Malam ini SettiaBlog lagi sendirian di depan rumah sambil cicipi buah Matoa, kebetulan di depan rumah murid les SettiaBlog punya pohon Matoa besar dan buahnya banyak banget. SettiaBlog tadi di ambilkan yang sudah matang. Di temani lagunya Lady Gaga yang "Million Reasons", yang ada pada klip di atas, SettiaBlog mulai mengetik bahasan. Gaga....SettiaBlog suka warna rambut kamu yang putih ke-silver-an itu lho. Dari dulu memang SettiaBlog menginginkan warna rambut seperti itu, kepengennya c yang alami. Thu...kan SettiaBlog mulai ngacau. Ndak tahu lah kekacauan pikiran SettiaBlog ini kok ndak sembuh - sembuh. Untungnya lho gendhuk SettiaBlog itu sudah kebal dengan kekacauan pikiran SettiaBlog. Ndak kebal gimana, lha wong mulai tahun 2009 sampai sekarang ngadepin SettiaBlog yang kacau kayak gini. Gendhuk SettiaBlog, masih ingat ndak dengan Settia Hayuning Bawono Kertarajasa Jayawardana? Sudah....sudah.... kok jadi ngelantur ke mana - mana, kembali ke bahasan.

Lha terus apa yang mau di bahas? SettiaBlog lho belum ada ide. Dari tadi SettiaBlog hanya duduk di depan rumah, nyantai...dengerin musik, ngemil sambil liatin pohon - pohon kecil yang SettiaBlog tanam di pot. Kegiatan gini tok ae bagi SettiaBlog udah bikin bahagia. Ya, kebahagiaan mungkin terdengar seperti sesuatu yang sederhana. Namun untuk mencapainya, kayaknya bukanlah hal mudah. Apalagi dalam budaya kita, kebahagiaan kerap diidentikkan dengan pencapaian dan kesuksesan. Perlu di ingat lho, bahwa kebahagiaan yang identik dengan hal-hal pencapaian dan kesuksesan bisa sulit dipertahankan karena sifatnya tidak konsisten. Sebenarnya ada kebahagiaan yang tidak didasarkan pada perolehan atau pencapaian, yaitu penghargaan atau kepuasan. Artinya, kita bisa menjadi puas hanya dengan memahami siapa diri kita, di mana kita berada, dan apa yang kita miliki bisa jadi jalan untuk mendapatkan kebahagiaan.

Lalu, sebenarnya alasan apa seseorang sulit merasa bahagia.

Sering membanding-bandingkan

Sulit rasanya merasa puas dengan kehidupan jika kita terus membandingkan hidup kita dengan pengalaman orang lain. Apalagi, hampir semua orang membandingkan dirinya dengan orang yang telah mencapai kesuksesan yang lebih tinggi dari dirinya, bukan membandingkan dengan yang di bawahnya. Proses membanding-bandingkan ini akan menghasilkan ketidakpuasan dan ketidakbahagiaan. Sebab, kita selalu merasa kurang dari orang lain. Saat orang-orang yang hobi membandingkan itu menyadari ada yang hidup lebih sulit darinya, mereka mulai berpikir lebih positif. Lama kelamaan, mereka akan merasa bahwa hidupnya unik dan berharga.

Tidak bertanggung jawab dan menyalahkan orang lain

Orang-orang yang sulit bertanggung jawab akan sulit menjalin hubungan dengan orang lain, terutama hubungan dekat yang penuh tantangan. Orang-orang seperti ini biasanya tidak sadar kalau ia memicu situasi yang membuat dirinya sendiri meraa tidak bahagia. Dalam dunianya, mereka juga selalu merasa bahwa semua hal yang terjadi adalah salah orang lain. Perspektif inilah yang membuat seseorang kerap merasa tidak berdaya untuk mengubah sisi negatifnya dan berujung tidak bahagia.

Tidak mau menerima kenyataan

Belajar menerima kenyataan dalam keadaan sulit bisa menjadi kunci untuk melalui momen tak diinginkan yang tak terduga. Masih banyak kok yang kesulitan menerima kenyataan dan mengatakan, “Mengapa ini terjadi padaku?” “Mengapa aku harus melaluinya?” Padahal, tak ada jawaban memadai untuk pertanyaan seperti itu. Semestinya kita mengatakan “Bagaimana aku bisa maju melewati ini semua?” atau “Apa yang bisa aku pelajari dari ini?” pada diri sendiri. Menanyakan pertanyaan itu akan membuat kita lepas dari negativitas dan lebih mudah menerima diri.

Mudah terdistraksi

Banyak orang yang mudah terdistraksi, sehingga apa yang ia pikirkan beralih dengan cepat dan terus bergantian. Padahal, hal ini bisa berujung pada kecemasan, penurunan produktivitas, dan kelelahan. Bahkan, distraksi terus menerus juga bisa membuat seseorang sulit merasakah kebahagiaan. Selain itu, pikiran seperti “Saya akan bahagia ketika...” juga dapat menjadi distraksi dari waktu yang terjadi saat ini. Untuk itu, sebaiknya mulailah memusatkan perhatian pada hal yang ada di depan mata kita.

Menyadari hal-hal itu mungkin akan membuat kita merasa lebih puas dengan hidup dan lebih bahagia karenanya.



Bottom Note

Bahasan ini baru SettiaBlog posting siang ini. Tadi malam pas lagi enak-enak ketik bahasan, kakak SettiaBlog ngasih tahu kabar yang kurang enak. Ada teman SettiaBlog yang sakit mendadak dan ndak tertolong. Dia masih muda banget, pergi selamanya dengan meninggalkan anak yang masih kecil dan istrinya. Lemes SettiaBlog mendengarnya. Bukti kelemahan manusia yang tak akan mampu mengingkari kekuasaan Allah SWT. Ribuan alasan apapun tak akan mampu menolak kekuasaan Allah SWT, jika Allah sudah menghendaki.
Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah, dan kepada Allah jualah kami kembali.
Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka. Dan berikan kesabaran pada keluarga yang di tinggalkannya.

Sep 21, 2022

Beberapa Perspektif dalam Memandang Kehidupan, Bikin Tenang Menjalaninya

 



Klip di atas "sale el sol" milik Shakira. SettiaBlog tertarik dengan lirik,
De tanto sumar, pierdes la cuenta
Karena satu di tambah satu tidak selalu dua
Jadi 1 + 1 = tidak selalu 2. Lho...., maksudnya apa Settia? Di mana - mana, kalau 1 + 1= ya 2. Jangan ngacau Settia! He...he....Settia ndak ngacau kok. Ketika Anda menjawab dengan spontan bahwa 1 + 1= 2, sudah bisa dipastikan Anda adalah orang yang berfikir matematikakis. Matematikakis, selalu menjawab bahwa 1 + 1= 2, jika jawabannya bukan angka dua berarti Anda telah melakukan kesalahan dalam menjawab. Karena angka 2 adalah jawaban untuk 1 + 1 sampai kapanpun. Matematika adalah ilmu yang mengharapkan kepastian dalam jawabannya. Maka dari itu, matematika adalah ilmu pasti.

Menurut matematikakis bahwa 1+1=2, jika ada seseorang memiliki jawaban yang berbeda apakah kita lantas langsung menyalahkan seseorang tersebut?. Menurut dia bahwa 1+1=27, matematikakis pasti dengan keras menyalahkan mereka yang menjawab begitu sebab dari mana 25 angka laginya. Anggapan yang muncul untuk para agamis, kenapa mereka?. Karena 1+1= 27 didasarkan pada pahala sholat yang hanya 1 derajat jika munfarid (sendirian) dan 27 derajat untuk sholat yang berjama'ah. Berjama'ah paling sedikit 2 orang sehingga jika ada 1+1=27(seseorang ditambah seseorang mendapatkan 27 derajat pahala karena termasuk berjama'ah). Berikutnya, 1 + 1=perspektif. Uraian yang diatas akan membantu kita dalam memahami maksud 1 + 1=perspektif. Sehingga kita bisa sedikit simpulkan maksud 1 + 1=perspektif yaitu
1. Sebuah persoalan yang sama (1 + 1) membuat perbedaan dalam pemaknaan
2. Setiap pemaknaan memiliki alasan yang berdasar masing-masing  pemaknaan
Dan kita bisa sedikit definisikan bahwa 1 + 1=perpektif adalah suatu pandangan kita terhadap 1 + 1 dengan berbagai macam pemaknaan dalam meraih hasilnya dengan argument mereka masing-masing. Dari persoalan yang kecil seperti 1 + 1 memiliki pemaknaan hasil yang beragam maka masihkah kita belum menerima keberagaman dalam memaknai sesuatu?. Jawaban hanya Anda yang tahu...

Pasti yang baca tambah mumet (bingung) kan. Gini ae, jika Anda melihat gambar penampang kepala manusia, otak kan dibagi menjadi empat bagian. Yaitu Kanan Depan, Kiri Depan, Kanan Belakang, dan Kiri Belakang. Setiap orang memiliki semua ini, tetapi setiap orang memiliki salah satu bagian dominan dari empat bagian ini. Otak cerebral kiri itu logis, analitis, faktual, dan kuantitatif. Otak Cerebral kanan adalah gambaran besar intuitif, mengintegrasikan dan mensintesis. Limbik kiri itu teratur, urut, terencana dan detail. Limbik kanan adalah interpersonal, perasaan, kinestetik dan emosional. Lalu Anda lebih dominan otak sebelah mana?

Sementara itu sifat dan fungsi berpikir manusia terbagi menjadi 4 fungsi, yaitu: Fungsi Pengindra (Sensing) manusia itu dapat merasakan panas atau dingin, mencium aroma wangi atau busuk, melihat keadaan, mendengar suara, dan merasakan manis, pahit, asin atau pedas. Manusia mempunyai sensor untuk mengerti sesuatu yang nyata termasuk bisa menghitung, membuat rencana dan sebagainya. Yang kedua adalah fungsi intuisi (Intuiting) Manusia mampu memahami apa yang sebenarnya terjadi dibalik sebuah kejadian memiliki kemampuan menarik kesimpulan dari hal yang umum ke khusus, mampu bertindak tanpa berpikir, atau bawah sadar Itulah fungsi intuiting. Selanjutnya yaitu fungsi berpikir (thinking) adalah berpikir secara logis, bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar berdasarkan fakta membuat perhitungan yang matang. Dan yang keempat adalah fungsi perasaan (Feeling) Manusia bisa tertawa dan menangis, Kasihan atau marah, bisa sabar, memelihara, berempati dengan orang lain adalah fungsi perasaan. Keempat fungsi tersebut merupakan anugerah dari Allah SWT yang tidak dapat diubah. Semua orang di seluruh dunia memiliki semua fungsi ini, tetapi ada satu yang dominan.

Makanya, ketika SettiaBlog bilang sering berkomunikasi dengan Eyang SettiaBlog, Tribhuwana Wijayatunggadewi. Pasti orang yang dominan di thinking tidak akan pernah percaya cerita SettiaBlog., lha wong yang dominan di Intuiting saja juga ndak akan percaya cerita SettiaBlog. Sudah....sudah, tambah ngacau SettiaBlog...he....he..., kalau ndak ngacau ya bukan SettiaBlog. Tapi kalau SettiaBlog bilang, 1 + 1 = bukan 2, boleh kan? Dan 1 + 1= perspektif
Anda pasti pernah merasa gelisah dalam menjalani hidup. Terkadang pikiran Anda mulai terganggu lewat sejumlah pertanyaan yang ndak semua orang tahu. Contohnya adalah mimpi yang belum tentu berhasil atau perihal kejadian menyedihkan yang Anda alami tak kunjung berakhir. Seringnya, hal-hal tersebut membuat setiap orang bertanya-tanya hingga hidup dalam ketidakpastian dan terbelenggu rasa cemas. Untuk mengatasi kondisi tersebut, maka solusi yang bisa Anda terapkan adalah membiasakan diri untuk mencoba memandang hidup dari perspektif yang lain.

Anda bisa menerapkan beberapa pola pikir berikut yang dapat membantu mendatangkan rasa tenang dalam diri Anda.

1. Hidup itu berisi segala ketidaksempurnaan

Hakikat hidup yang sebenarnya adalah berisi ketidaksempurnaan. Sehingga segala hal yang ada di dalamnya pun tidak ada yang kekal. Anda perlu memahami hal ini, agar Anda ndak melulu meletakkan harapan pada hal yang ndak sempurna ini. Sebab bisa dipastikan ujungnya adalah kekecewaan. Sebagaimana hidup itu bekerja, maka Anda perlu mencari yang lebih kekal darinya. Ada sesuatu yang lebih besar yang bisa jadikan tempat kembali yang abadi, yaitu Allah SWT. Jika Anda mampu menerapkan pola pikir demikian, maka ketenangan dalam menjalani hidup ini akan Anda dapatkan.

2. Anda ndak bisa memandang hidup hanya dari sisi hitam atau putih saja

Apa yang ada di dalam hidup ini tentu sangatlah beragam. Sehingga Anda tidak bisa memandang hidup hanya dari sisi hitam atau putih, tanpa mengindahkan warna yang lain. Sebab jika demikian, Anda akan memandang suatu keburukan, kesalahan, atau hal hitam lainnya sebagai sesuatu yang buruk secara mutlak. Begitu pun sebaliknya. Namun, dengan mempertimbangkan kedua sisi tersebut, maka Anda akan menjadi orang yang bijak dalam menilai sesuatu. Hal itulah yang akan mendatangkan kedamaian, lantaran Anda terbebas dari rasa kebencian dan perasaan tidak nyaman lainnya.

3. Dalam hidup ini, selalu ada hal potisif di balik setiap kejadian

Hidup ini juga berisi kejadian yang beragam. Ada senang, sedih, suka, maupun duka. Ketika Anda dihadapkan dengan kejadian menyakitkan, seringnya Anda akan terbelenggu di dalamnya kemudian menolak untuk menerima takdir pahit itu. Tindakan demikian yang kerap membuat Anda ndak bisa menjalani hidup ini dengan tenang. Sehingga Anda perlu menyadari, bahwa di balik setiap kejadian yang tidak menyenangkan, pasti terselip hal positif yang bisa Anda petik hikmahnya. Dengan begitu, Anda merasa aman dalam menjalani hidup ini. Karena Anda yakin, setiap kesedihan ndak akan bertahan lama, setiap kesedihan akan bergulir pada kebahagiaan.

4. Hidup itu adil, karena segala sesuatunya selalu beriringan

Pada dasarnya, semua hal di hidup ini berjalan beriringan. Ada kebahagiaan, ada pula kesedihan. Ada kesuksesan, ada pula kegagalan. Semuanya sudah diatur dengan porsinya masing-masing. Sehingga tak perlu gelisah, jika Anda sedang berada pada titik terendah. Sebab akan datang masanya Anda berada pada titik puncak. 

5. Hidup berisi serangkaian proses yang panjang

Berdasarkan penjelasan pada poin-poin sebelumnya, dapat dipahami bahwa hidup ini selalu berproses. Perubahan dari duka menuju suka pun perlu waktu yang ndak instan. Sebab hidup punya alurnya sendiri yang harus dilalui tahap demi tahap.  Ibaratnya, buah juga akan matang ketika waktunya sudah tiba. Begitu pula Anda akan mencapai proses yang Anda inginkan, ketika waktu Anda sudah tiba. Mulai saat ini, coba untuk berikan kesempatan pada diri sendiri untuk berpikir lebih dalam akan segala sesuatu. Sebab hidup ini sudah selayaknya dijalani dengan rasa damai agar tak datang penyesalan di akhir cerita. Nikmati prosesnya selagi masih ada kesempatan dan banyak-banyak bersyukur atas segala hal yang ada di masa sekarang.


Bottom Note

SettiaBlog sendiri sering kok mengalami kejadian - kejadian yang di luar nalar dan susah di logika. Ada yang jadi pertanyaan SettiaBlog sampai sekarang. Ada seseorang itu mampu melihat diri SettiaBlog sampai yang paling dalam. Contoh mudahnya, seandainya dia SettiaBlog tanya, apa warna CD yang sedang SettiaBlog kenakan? Dia akan langsung bisa menjawab dengan benar kok. Gimana caranya ya kok bisa gitu. he...he..., sekali lagi, jangan di per-ca-ya cerita SettiaBlog.
SettiaBlog tambah ngacau....
Porque uno y uno no siempre son dos

Sep 17, 2022

Merubah Energi Negatif menjadi Positif

 



Mengubah energi negatif ke positif di dalam tubuh dipercaya bisa meningkatkan kualitas hidup. Segala sesuatu di sekitar kita bahkan di dalam tubuh pun mengalir energi. Ketika marah, tubuh atau kepala akan terasa panas. Saat itu, energi negatif tengah berputar. "Happy, sedih, kesal, semua apapun emosi adalah energi yang bergerak."

Energi memang jumlahnya tetap dan tidak bisa dihancurkan namun bisa ditransformasikan atau diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Ketika energi negatif yang bergerak dan tidak diubah menjadi positif, dampaknya akan buruk. Misal ketika kesal akan beban hidup yang dialami kemudian ditahan, tidak diekspresikan, atau tidak diungkapkan, akan berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa kasus bahkan mengalami kanker tiroid karena energi negatif karena kesal menumpuk di tenggorokan dan tidak kunjung dilepaskan dalam jangka waktu yang lama. "Semua emosi harus kita proses, dishare, jangan hanya disimpan untuk diri sendiri."

Tugas kita setiap hari yakni mengubah energi negatif yang dirasakan ke arah positif. Jika setiap pagi seseorang sudah menciptakan rasa bahagia, energi itu akan menular kepada orang sekitar, termasuk di lingkungan pekerjaan. Dan banyak cara yang bisa di tempuh untuk merubah energi negatif menjadi energi positif. SettiaBlog juga sudah sering membahasnya, kayak menjalani kehidupan dengan ikhlas, memperbaiki niat dalam beribadah, meditasi, yoga dan banyak lagi. Bisa juga kok dengan memanfaatkan energi positif yang ada di alam ini.

Manusia itu memiliki perasaan paling peka dibandingkan makhluk hidup lainnya lho. Dapat merasakan sedih, gundah, dan energi negatif lainnya yang merusak hari. Dan tidak semua orang dapat mengawali atau melewatkan hari-hari dengan rasa gembira dan bahagia. Dan berikut ini beberapa cara termudah untuk melunturkan energi negatif.

Udara dan sinar matahari

Udara segar dan sinar matahari memiliki kekuatan yang luar biasa untuk memutuskan energi negatif dari tubuh dan pikiran. Udara segar dan sinar matahari yang hangat akan membuat kulit wajah terasa nyaman. Cobalah untuk sekedar jalan-jalan sejenak atau membuka jendela dan rasakan udara yang masuk ke dalam paru-paru Anda dan hembuskan energi negatif, ulangi hingga Anda merasa rileks.

• Taburkan garam di sekitar Anda

Garam dipercaya mampu memberikan fokus dan energi positif bagi mental dan fisik. Seperti Himalayan Salt Rocks asal Pakistan, dipercaya mampu mentransfer ion negatif di udara. Sayangnya tak semua negara memiliki batu ajaib ini, namun Anda dapat menggunakan garam laut yang ditaburkan di sekitar Anda, seperti di jendela atau pintu. Hal ini dikenal ampuh menangkal energi negatif yang masuk.

• Mandi

Air akan melunturkan seluruh energi negatif yang menempel pada tubuh. Tubuh yang bersih dan segar akan terasa lebih menyenangkan dan membuat perasaan lebih rileks.

Membersihkan rumah adalah juga salah satu cara untuk membuat tempat tinggal menjadi lebih nyaman dan sehat, serta meminimalisir terjangkitnya suatu penyakit. Membersihkan energi rumah adalah menghilangkan getaran negatif dan membawa energi baru. Dengan cara ini, tak hanya kebersihan saja yang didapat, namun suasana segar bisa didapatkan di dalam rumah. Lantas, bagaimana caranya?

1. Membuka jendela

Salah satu cara termudah untuk membuang racun yang terperangkap dan energi negatif di rumah Anda adalah dengan membuka jendela. Mulailah membersihkan rumah Anda dengan membiarkan udara segar masuk dan energi buruk keluar.

2. Bersihkan pintu masuk rumah

Sebagian besar energi negatif datang bersama kita saat kita berjalan melewati pintu, dan di sinilah energi itu sering macet. Jadi bersihkan energi yang tidak diinginkan dengan menyapu dan membersihkan jalan masuk Anda. Berikan perhatian khusus pada pintu dan bersihkan kenopi pintu.

3. Bersihkan dengan garam

Garam adalah pembersih alami yang sangat baik dan cara umum lainnya untuk menghilangkan energi negatif dari ruangan Anda. Tuangkan garam alami jenis apa pun di sudut ruangan yang ingin Anda bersihkan.  Beri waktu 48 jam untuk menjebak dan menyerap energi buruk lalu menyapu. Atau, jika Anda memiliki anak atau hewan, isi mangkuk kecil dan kemudian cukup buang garam setelah dua hari. Anda juga dapat menggunakan lilin garam Himalaya atau membuat lilin garam Anda sendiri untuk efek menyerap racun yang sama.

4. Gabungkan kristal

Beberapa kristal seperti turmalin hitam, hematit, dan selenite sangat bagus untuk membersihkan energi negatif. Tempatkan turmalin hitam di empat sudut ruangan mana pun, di ambang jendela, atau di sudut tempat tidur Anda untuk menyerap energi beracun dan negatif. Turmalin hitam juga menyerap energi elektromagnetik, jadi simpanlah di dekat elektronik seperti komputer dan TV.  

5. Gunakan minyak esensial

Gunakan minyak esensial untuk mengharumkan udara, meningkatkan suasana hati, dan membersihkan energi negatif. Sebarkan lemon atau pinus untuk aroma bersih alami. Gunakan jeruk manis atau lavender untuk efek mengangkat secara alami.

6. Menggabungkan tanaman atau bunga

Tanaman tidak hanya menyaring racun dari udara, mereka juga secara alami membantu menyaring energi negatif sambil menumbuhkan energi positif seperti ketenangan dan keberuntungan. Tujuan yang baik adalah memiliki setidaknya satu tanaman di setiap ruangan dan beberapa di ruangan yang paling sering Anda habiskan, seperti dapur atau kamar tidur.

7. Bersihkan kekacauan

Kekacauan dapat membuat ruangan terasa berat dan stagnan. Bersih dan rapi untuk membuat ruangan Anda terasa lebih terang dan cerah.


Bottom Note

Klip di atas itu pujian yang biasa SettiaBlog dengar di masjid atau mushola dekat rumah.
Ya Allah hamba mohon Ibadah hamba Istiqomah
Ya Allah hamba mohon Mati hamba Khusnul Khotimah
ﻻاﻟﻪاﻻﷲ   اَﻟْﻤَﻠﻚ الْحَقُّ اﻟْﻤُﺒِﻴْﻦ
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌرَﺳْﻮلُﷲِ   ﺻَﺎدِقُ اﻟْﻮَﻋْﺪِاْﻻَﻣِﻴﻦ
Laa ilaaha illallaah almalikul haqqul mubin
Muhammadurrosulullah shodiqul wa dil amin

(Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Merajai, Maha Haq, Maha Terang . Muhammad rasul Allah Yang memegang teguh janji, dan dapat dipercaya)