Jun 7, 2023

Buah dari Kesabaran adalah Keberhasilan

 



Beneran lho, ternyata masih ada hujan di bulan Juni. Begitu hujan deras SettiaBlog langsung hujan - hujanan. Jarang - jarang hujan di bulan Juni begitu deras. Makanya puisi "Hujan Bulan Juni" menggambarkan seseorang yang punya keinginan harus sabar, ikhlas dan terus berdo'a. Ketulusan perasaan seperti ini yang akan membuahkan hasil yang manis. Video klipnya SettiaBlog kasih "sober" milik Little Big Town. Sober bisa di artikan tidak mabuk (sadar). Seperti SettiaBlog saat mengetik bahasan ini juga dalam keadaan sadar. Sadar bahwa meraih sebuah tujuan di butuhkan kesabaran, keikhlasan dan do'a.

Setiap orang tentu memiliki cerita unik dalam perjalanan hidupnya. Di tengah-tengah lika-liku kehidupan yang tak terduga, tidak jarang kita dihadapkan pada kesulitan dan kesusahan yang menguji kesabaran kita. Dalam situasi seperti itu, petunjuk dan nasehat terbaik yang sering kita dengar adalah tetap bersabar. Sabar bukan berarti berdiam diri dan pasrah terhadap keadaan, tetapi sabar diiringi dengan ikhtiar dan do'a kepada Allah SWT serta berusaha semaksimal mungkin untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi.

Dalam kehidupan ini, kita seringkali dihadapkan pada berbagai rintangan dan tantangan yang membuat hati dan pikiran kita terguncang. Mungkin kita menghadapi masalah keuangan yang tak kunjung selesai, kesulitan dalam hubungan interpersonal, kesedihan karena kehilangan orang yang dicintai, atau bahkan kesulitan mencapai impian dan tujuan hidup yang kita inginkan. Dalam momen-momen seperti itu, sabar menjadi kunci utama untuk menghadapinya dengan tegar dan menjaga semangat.
Sabar tidak hanya berarti menunggu tanpa melakukan apa pun. Sabar juga berarti melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mencari solusi dan mengatasi kesulitan yang dihadapi. Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh dan tidak menyerah begitu saja. Dalam proses mencari jalan keluar, kita perlu belajar dari pengalaman, memperluas pengetahuan, dan mencari nasihat dari orang-orang yang lebih berpengalaman. Kita harus menjaga semangat dan berani mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meraih keberhasilan.

Di samping itu, penting juga untuk senantiasa berdo'a kepada Allah SWT. Allah adalah pemilik segala urusan di dunia ini. Dengan berdo'a, kita meletakkan kepercayaan penuh kepada-Nya, bahwa Dia akan membantu kita dalam menghadapi dan mengatasi segala kesulitan. Do'a adalah pintu penghubung antara hamba dan Sang Pencipta, tempat kita menumpahkan isi hati, harapan, dan keinginan kita. Dalam do'a, kita memohon petunjuk dan kekuatan dari-Nya untuk melalui masa sulit ini.
Namun, kesabaran bukanlah proses yang mudah. Kadang-kadang, dalam kondisi yang sulit, kita bisa merasa putus asa, lelah, dan frustasi. Namun, di saat-saat seperti itulah kita perlu mengingat bahwa buah dari kesabaran adalah keberhasilan. Ketika kita mampu menjaga kesabaran dan terus berusaha, meski dengan langkah yang lambat, kita akan melihat hasilnya suatu hari nanti. Mungkin tidak secepat yang kita harapkan, tetapi dengan ketekunan dan ketabahan, kita akan meraih apa yang kita perjuangkan.

Contoh nyata tentang buah dari kesabaran adalah kisah sukses para tokoh inspiratif yang pernah menghadapi banyak rintangan dan kesulitan sebelum mencapai keberhasilan mereka. Misalnya, Albert Einstein, seorang ilmuwan besar yang dikenal dengan teori relativitasnya. Selama masa muda, Einstein menghadapi berbagai kesulitan dalam meniti karir ilmiahnya. Dia dianggap sebagai siswa yang kurang berprestasi dan sulit dalam berinteraksi sosial. Namun, Einstein tidak menyerah dan tetap bersabar. Ia terus berusaha mengasah kemampuannya dalam bidang fisika, bahkan ketika dia dihadapkan pada kegagalan dan penolakan. Akhirnya, kesabaran dan ketekunan Einstein membuahkan hasil ketika ia berhasil merumuskan teori relativitas yang mengubah pandangan dunia tentang ruang dan waktu.

Selain itu, kisah kesuksesan Walt Disney juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Disney menghadapi banyak kegagalan dan penolakan dalam awal kariernya. Namun, dia tidak menyerah. Disney terus bersabar dan berusaha mewujudkan impiannya untuk menciptakan film animasi. Setelah bertahun-tahun kesulitan, dia akhirnya berhasil menghadirkan karakter ikonik seperti Mickey Mouse dan membangun perusahaan hiburan terbesar di dunia, The Walt Disney Company.
Kedua contoh tersebut mengajarkan kita bahwa dalam menghadapi kesulitan, kesabaran adalah kunci utama. Dalam perjalanan hidup ini, kita akan menghadapi rintangan dan hambatan yang menguji kekuatan dan keteguhan kita. Namun, dengan tetap bersabar, berusaha dengan sungguh-sungguh, dan berdoa kepada Allah SWT, kita akan mampu mengatasi setiap kesulitan dan mencapai keberhasilan yang kita impikan.

Selain itu, kesabaran juga memberikan pelajaran berharga tentang pengembangan diri dan pertumbuhan pribadi. Dalam proses menghadapi kesulitan, kita belajar untuk mengendalikan emosi, mengembangkan ketekunan, dan meningkatkan ketahanan mental. Kita menjadi lebih kuat dan matang sebagai individu. Selain itu, kesabaran juga melatih kita untuk menghargai proses dan menghargai setiap langkah kecil yang diambil dalam mencapai tujuan. Dalam menghadapi kesulitan, kita juga perlu mengingat bahwa setiap cobaan adalah bagian dari ujian kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT. Allah memberikan cobaan kepada hamba-Nya tidak untuk menyulitkan, tetapi untuk menguji keteguhan iman, ketabahan, dan kesabaran kita. Dalam Al-Quran, Allah berfirman, "Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 5-6). Dengan menjaga kesabaran dan menghadapi setiap cobaan dengan ikhtiar dan doa, kita akan mendapatkan kemudahan dan keberhasilan di masa depan.
Dalam kesimpulan, buah dari kesabaran adalah keberhasilan. Dalam menghadapi kesulitan dan kesusahan, penting bagi kita untuk tetap sabar dan tidak menyerah. Sabar diiringi dengan ikhtiar dan doa kepada Allah SWT, serta upaya keras untuk mencari solusi dan mengatasi setiap tantangan yang dihadapi. Dalam perjalanan menuju keberhasilan, kita harus mengingat bahwa prosesnya mungkin tidak selalu mudah dan cepat. Namun, dengan kesabaran yang kokoh, kita akan melihat hasil yang memuaskan.

Selama perjalanan hidup ini, kita akan menemui berbagai cerita dan pengalaman dari orang-orang di sekitar kita. Beberapa mungkin telah meraih kesuksesan dengan mudah, tetapi banyak juga yang harus melewati jalan berliku yang penuh dengan rintangan. Mereka yang berhasil melewati semua itu adalah mereka yang memiliki kesabaran dan tekad yang kuat. Ketika kita dihadapkan pada situasi sulit, kesabaran adalah kualitas yang membantu kita tetap tenang dan fokus. Dalam situasi seperti itu, terkadang kita merasa cemas, frustasi, dan ingin menyerah. Namun, dengan mempertahankan kesabaran, kita dapat melihat masalah dengan sudut pandang yang lebih jernih dan menemukan solusi yang tepat. Kesabaran juga membantu kita menghadapi setiap kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh.

Selain itu, kesabaran juga memainkan peran penting dalam proses pencapaian tujuan jangka panjang. Ketika kita menetapkan impian dan tujuan dalam hidup, perjalanan untuk mencapainya mungkin memakan waktu dan melibatkan banyak upaya. Namun, dengan sabar dan ketekunan, kita dapat mengatasi rintangan dan hambatan yang mungkin muncul di sepanjang jalan. Proses ini tidak hanya membentuk kita sebagai individu yang tangguh, tetapi juga mempersiapkan kita untuk meraih keberhasilan yang kita impikan. Dalam konteks spiritual, kesabaran juga memiliki makna yang dalam. Ketika kita berada dalam situasi sulit, kesabaran adalah wujud kepercayaan dan ketundukan kita kepada kehendak Allah SWT. Dalam Al-Quran, Allah berjanji bahwa Dia tidak akan membebani seseorang dengan cobaan melebihi batas kemampuannya. Dalam surah Al-Baqarah, ayat 286, Allah berfirman, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." Dengan memegang teguh keyakinan ini, kita dapat menemukan ketenangan dalam hati dan merasa didampingi oleh Allah dalam setiap langkah kita. Doa dan tawakal kepada-Nya juga menjadi sumber kekuatan dan penghiburan dalam menghadapi kesulitan. Dalam sabar kita, Allah memberikan pahala dan membantu kita menemukan jalan keluar dari kesulitan.
Kesabaran adalah kualitas yang sangat berharga dalam menghadapi kesulitan dan kesusahan dalam kehidupan. Ketika kita bersabar dengan ikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT, serta berusaha semaksimal mungkin untuk keluar dari kesulitan, kita akan merasakan manfaatnya di masa depan. Buah dari kesabaran adalah keberhasilan yang diraih dengan tekad, ketekunan, dan keyakinan akan kemurahan dan keadilan Allah SWT. Jadilah pribadi yang bersabar dan gigih dalam menghadapi tantangan. Dalam menghadapi kesulitan, ingatlah bahwa setiap cobaan adalah peluang untuk tumbuh dan belajar. Jangan biarkan kegagalan atau hambatan menghentikan langkah kita menuju keberhasilan.

Selain itu, ketika kita bersabar, kita juga memberikan contoh yang baik bagi orang di sekitar kita. Kesabaran adalah sifat yang menginspirasi dan mempengaruhi orang lain. Ketika mereka melihat betapa gigihnya kita dalam menghadapi kesulitan, mereka akan terinspirasi untuk tetap bertahan dan berjuang dalam menghadapi tantangan hidup mereka sendiri. Kesabaran juga memperkuat hubungan sosial dan membangun kepercayaan antara satu sama lain.
Dalam dunia yang serba cepat dan instant seperti sekarang ini, kesabaran menjadi semakin berarti. Kita hidup dalam budaya yang mendorong kepuasan segera dan kesenangan instan. Namun, kesuksesan yang berarti dan langgeng membutuhkan waktu, dedikasi, dan kesabaran. Jadi, mari kita tanamkan dalam diri kita nilai kesabaran yang kuat dan mampu menghadapi segala rintangan dengan ketenangan dan tekad yang kokoh.

Dalam perjalanan hidup ini, kita akan menghadapi banyak tantangan dan kesulitan. Namun, jangan biarkan itu menghentikan kita. Jadilah orang yang sabar dan gigih dalam menghadapinya. Buah dari kesabaran adalah keberhasilan yang tidak hanya terlihat dalam pencapaian materi, tetapi juga dalam pertumbuhan pribadi, hubungan yang kuat, dan kedamaian batin. Mari kita jadikan kesabaran sebagai kekuatan kita dalam menjalani kehidupan ini, dan kita akan merasakan manfaatnya dalam pencapaian kita dan kebahagiaan kita.





Bottom Note

Video klip di Bottom Note ini juga "sober" miliknya Demi Lovato yang SettiaBlog kasih klip NaruHina saat udah menikah. Tentu juga banyak ujian di situ, justru mungkin tambah semakin meningkat ujiannya. Backgroundnya Dark Pine Forest Green motif pattern line, mirip hijab istri SettiaBlog. Walaupun dia ndak bisa 4 x 7 tapi dia pinter dan unik ambil pola warna. Kayak Dark Pine Forest Green ini di kombinasi dengan Dark midnight blue. Dalam kehidupan ini juga kita harus pinter mengambil dan menentukan pola.

Manusia dalam berpikir memiliki dua cara berpikir, cara berpikir positif (baik) dan cara berpikir negatif (buruk). Hanya dua cara tersebutlah yang dimiliki orang dalam menjalani kehidupannya di dunia. Setiap orang harus tahu cara berpikir dalam menentukan sesuatu hal dan cara orang bertindak, karena orang yang bertindak tanpa berpikir sama dengan orang yang tidak memiliki akal. Sebagai contoh adalah ada orang berkata sembarangan, asal bunyi di tempat ramai, apakah dia berpikir? Tentu bisa dinilai orang tersebut tidak menggunakan pikiran terlebih dahulu sebelum mengucap sesuatu.

Cara berpikir baik atau positif akan menghasilkan tindakan baik dan cara berpikir negatif pasti akan menghasilkan tindakan yang tidak baik pula. Kondisi seperti ini ada kaitannya dengan hukum alam, sehingga makhluk dan lingkungan sekitarnya yang dapat menilainya secara jujur dan tranparan. Tindakan seseorang baik atau buruk dapat dilihat dari tutur kata dan kelakuannya sehari-hari. Kita semua bisa mengamati sendiri di lingkungan sekitar dimana kita berada atau yang terjadi pada diri kita sendiri. Jika seseorang masih merasa belum puas dengan capaian yang didapatkan selama ini, hendaknya menilai kualitas dari cara berpikir. SettiaBlog selalu menilai kualitas cara berpikir SettiaBlog dalam menjalani hidup sehari-hari. Prinsip seseorang yang harus dipegang adalah upaya sekuat tenaga agar cara berpikir selalu di jalur yang positif. Jalur ini akan menghantarkan seseorang ke tempat yang baik.

Orang-orang yang gagal dalam menjalani hidup akan selalu mencari pelampiasan atau korban, kambing hitam dalam tanda kutip adalah mencari kesalahan orang lain. Bentuk-bentuk pelampiasan bagi orang yang tidak berakal sehat seperti minum-minuman keras sampai mabuk, berjudi, menipu orang, atau tindakan yang menyimpang norma dan hukum. Orang-orang yang putus asa biasanya akan mencari jalan pintas dalam menyelesaikan masalah mereka. Hasilnya pasti suatu perbuatan yang tidak baik dan cenderung merugikan orang lain dan jika orang tersebut bearada dilingkungan institusi biasanya hanya ingin mencari keuntungan pribadi saja tidak ada niatan untuk mengukir prestasi kerja atau sering disebut dengan pragmatis. Apakah masalah mereka akan terselesaikan dengan mengambil jalan pintas? Seperti mabuk-mabuk, berjudi, dan lain sebagainya? Tentu saja tidak.

Tetapi, ketika banyak mengalami kesulitan hidup, orang ini berani mengambil keputusan. Dengan merubah cara berpikir. Masuk pada kegiatan yang bernuansa postif dengan lingkungan hidup yang saling membangun peradaban kreasi dan inovasi didasari dengan niatan tulus dengan sungguh-sungguh dalam bekerja, dan menerapkan ajaran rosulullah yaitu hidup hemat, tertip, atur keuangan rumah tangga, memiliki target, impian, dan terus menerus memperbaiki diri. Pelan-pelan akan terjadi perubahan dalam hidup seseorang yang memiliki ruh dan jiwa islami.

Nah, biasanya ketika perubahan cara berpikir berangsur-angsur baik, maka nasib orang itu juga akan berubah. Jadi, hidup ini sebenarnya sederhana: tirulah sebanyak-banyaknya hal baik, dan pelan-pelan membuang hal-hal yang tidak baik. Namun, perubahan tidak bisa terjadi dalam semalam. Perubahan umumnya terjadi pelan-pelan dan perubahan itu terjadi seumur hidup dan perubahan hidup harus didukung selain prinsip, usaha juga harus dengan doa sebagai wujud ketaatan . Kita harus memiliki prinsip hidup agar tidak mudah terombang ambing. Prinsip hidup jujur, pekerja cerdas, pekerja keras, disiplin, tekun, bertanggung jawab, rendah hati, dan lain sebagainya, sudah pasti, akan menghantarkan kita pada sebuah masa depan seperti yang kita harapkan.

“Ubahlah cara berpikir anda, maka hidup anda juga akan berubah"
"Dalam kehidupan yang nyaman atau relatif tanpa masalah, alam bawah sadar kita mengubur kekuatan, bahkan juga dari pengamatan kita sendiri"

Sak Bejo-Bejone Wong Kang Lali, Isih Bejo Wong Kang Eling Lan Waspodo
(Seberuntung-untungnya orang yang lupa, masih beruntung orang yang ingat dan waspada. Jangan sampai karena urusan keduniaan, kita melupakan aturan dan menghalalkan segala cara.)

Energi Spiritual Thawaf

   



Video klip di atas itu biji buah Mahoni yang jatuh. Saat SettiaBlog mencoba melempar biji Mahoni dan membiarkan jatuh, arah putarannya itu ada yang ke kanan dan ada yang ke kiri. Mestinya secara hukum alam arah putarannya itu dari kanan ke kiri, berlawanan dengan arah jarum jam. Ketika Anda mempelajari ilmu-ilmu sains (fisika, kimia dan geografi alam semesta), setiap benda kan terdiri dari unsur-unsur terkecil yang disebut atom. Atom itu sendiri terdiri dari inti atom (proton dan neutron) dan elektron-elektron yang mengelilinginya. Yang menarik adalah arah putarnya ternyata.. berlawanan dengan arah putar jarum jam! Atau secara dua dimensi dari kanan ke kiri. Bulan adalah satelit bumi. Bagaimana arah putarnya mengelilingi bumi? Ternyata juga berlawanan dengan arah putar jarum jam. Demikian juga gerakan bumi dan planet-planet mengelilingi matahari, berlawanan dengan arah putar jarum jam. Matahari pun ternyata tidak diam, ia berputar mengelilingi pusat galaxi dengan arah yang berlawanan dengan jarum jam. Meski orbitnya sangat lonjong, komet pun memiliki arah putar mengelilingi matahari berlawanan dengan jarum jam. Yang terakhir adalah galaxi-galaxi yang bertebaran di jagat raya, ternyata masing-masing juga berputar pada porosnya dengan arah yang berlawanan dengan jarum jam. Sungguh menakjubkan. Albert Einstein pernah mengatakan bahwa Tuhan tidak suka 'berjudi'. Maksudnya Tuhan merencanakan segala sesuatunya secara detail dengan perhitungan, tidak secara acak. Jadi, fenomena-fenomena yang diilustrasikan di atas, jelas bukan sebuah kebetulan. Pesannya sangat jelas, yakni bahwa Tuhan ingin menunjukan ke-eksistensinya. Ternyata semua sistem di alam semesta ini, mulai dari yang super mikro hingga yang maha makro, dikendalikan oleh Zat Tunggal yang Maha Besar, yaitu Allah SWT. Lagunya sendiri "dynasty" milik MIIA. Ndak ada kok kekuasaan atau kejayaan yang abadi di dunia ini, semua ada waktunya untuk turun dan naik.

Kembali ke fenomena benda yang berputar berlawan dengan arah putar jarum jam, begitu juga dengan putaran thawaf. Thawaf  adalah mengelilingi Baitullah (Kabah) dengan cara-cara yang ditentukan oleh syari’at sebanyak 7 kali putaran yang analisis ilmu pengetahuan merupakan langkah dan gerak anggota tubuh yang sejalan dengan gerak putaran alam. Putaran thawaf dari arah kanan ke kiri tidak berlaku sebaliknya. Tawaf dimulai dan berakhir di rukun hajar aswad (sudut kabah yg dijadikan sebagai tempat penyimpanan batu hitam) dengan menjadikan Baitullah berada di sebelah kiri. Dalam praktik ibadah haji dan umrah, thawaf merupakan rukun yang tidak bisa ditinggalkan. Selain sebagai ibadah, thawaf memiliki keutamaan dan energi yang sangat dahsyat.  Dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak thawaf sunnah (tathawu) karena keutamaannya.

Dikisahkan bahwa ibadah pertama kali yang dilakukan Nabi Adam setelah turun dari langit adalah thawaf. Lalu, para malaikat menemuinya sambil berkata, “Semoga ibadahmu mabrur wahai Adam, dan kami pun telah melakukan tawaf di Baitullah ini sejak dua ribu tahun sebelum kamu.” Begitu pula ketika para malaikat merasa bersalah karena telah membantah Allah SWT, mereka segera melakukan thawaf untuk menebus kesalahannya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan thawaf di Baitullah maka Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan satu keburukan bagi setiap langkahnya.” (HR. Al-Azraqy).

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa setiap hari Allah menurunkan 120 rahmat kepada orang yang berhaji ke rumah Allah yang suci: 60 untuk yang berthawaf, 40 untuk yang shalat, dan 20 untuk yang menyaksikannya (HR. Baihaqi). Thawaf merupakan simbolisasi dari perjalanan hidup manusia yang seyogyanya dalam rangka mendekat kepada Allah SWT. Sering disebut bahwa Allah merupakan asal dan akhir. Kita semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah SWT. Siapa saja yang mengorientasikan hidupnya kepada selain Allah, maka ia telah keluar dari orbit penciptaannya. Dalam thawaf umat Islam mengelilingi Ka'bah. Ka’bah adalah kiblat umat Islam dalam beribadah yang terletak di tengah-tengah Masjidil Haram di kota Makkah. Ka’bah adalah tempat beribadah kepada Allah yang pertama kali dibangun manusia. Allah SWT berfirman yang artinya: ”Sesungguhnya rumah yang pertama kali dibina untuk tempat beribadah bagi manusia adalah Baitullah di kota Makkah yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi umat manusia “(QS. Ali Imran : 96 ).

Ka'bah adalah batu yang disusun berbentuk kotak yang dibina untuk tempat beribadah kepada Allah terletak di tengah Masjidil Haram. Umat islam melakukan thawaf, mengelilingi Ka’bah dan mengecup Hajar al Aswad bukan bermakna memuja dan menyembah batu. Ka’bah dan Hajar Aswad tersebut adalah batu sebagaimana batu biasa yang tidak dapat memberi manfaat dan mudharat bagi kehidupan.

Kita melakukan thawaf dan mengecup batu tersebut adalah karena diperintah oleh Allah dan mengikuti sunnah baginda Rasulullah. Itulah sebabnya Umar bin Khattab ra. berkata: "Wahai batu Hajarul aswad  engkau adalah batu sebagaimana batu yang lain. Kalau bukan disebabkan oleh Rasulullah yang telah mengecupmu, maka aku tidak akan mengecupmu”.

Dengan demikian, mengecup batu bukan karena memuja dan kemuliaan batu atau untuk menyembah batu, tetapi disebabkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Thawaf melambangkan nilai-nilai tauhid. Dalam thawaf manusia diarahkan agar selalu mendekatkan diri kepada Allah sebagaimana dekatnya badan dengan Kabah. Mendekatkan diri kepada Allah bukan hanya satu kali saja, tetapi berulang kali dan setiap waktu dalam kehidupan, sebagaimana dilambangkan dalam ibadah thawaf yang dilakukan tujuh kali putaran. Ini melambangkan agar manusia selalu mendekatkan diri kepada Allah selama tujuh hari dalam seminggu, bermakna manusia harus dapat mendekatkan diri kepada Alah setiap saat dan setiap hari dalam kehidupan.

Pergerakan atau perputaran manusia mengelilingi Ka’bah merupakan sunnatullah dan gambaran kehidupan manusia. Manusia yang mengikuti sunnatullah dengan melaksanakan thawaf dalam garis yang sesuai maka dia akan selamat. Tapi jika manusia mencoba melawan arus perputaran thawaf, dipastikan orang itu celaka dan tidak selamat. Demikian juga dengan kehidupan manusia yang berada dalam jalur yang sudah ditentukan Tuhan, yakni patuh pada agama, pasti akan selamat. Jika manusia sudah melawan agama, dipastikan celaka dan tidak akan selamat. Perputaran dari kiri ke kanan melawan arah jarum jam, merupakan petunjuk kepada kita agar melihat ayat-ayat Tuhan yang tersebar di alam jagat raya ini. Rangkaian planet mengelilingi matahari dari kiri ke kanan, bintang-bintang mengelilingi porosnya dari kiri ke kanan, elektron-elektron, dan peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh dilakukan dari kiri ke kanan. Intinya banyak tanda-tanda kebesaran Allah yang ditunjukkan melalui berbagai rangkaian, termasuk thawaf, agar manusia mempu memikirkan dan mengambil makna terbaiknya.Ada ribuan orang bahkan jutaan yang pada waktu yang sama melakukan thawaf. Ada rasa kekerdilan di dalam hati, takut dengan postur yang tidak terlalu tinggi dan bodi yang kurus untuk ‘memasuki’ putaran lautan manusia. Namun, keikhlasan untuk beribadah kepada sang pemilik Ka’bah, membuat ketakutan tersebut berganti dengan rasa kerinduan. Thawaf hanya bisa dimaknai oleh mereka yang melaksanakan thawaf itu sendiri, sehingga tidak jarang kita melihat para jamaah yang berthawaf menangis, mengalirkan air mata, seperti mengalirnya lautan manusia dalam mengitari Ka’bah.

Oleh karena itu, thawaf harus dilakukan dengan penuh penghayatan akan kehadiran Allah, berzikir , berdo'a dan memohon ampun kepada-Nya. Ini melambangkan agar setiap manusia harus selalu beribadah kepada Allah dengan merasakan kehadiran Allah dalam setiap hari, mengingat kepada-Nya, berzikir, berdoa dan memohon ampun kepada-Nya. Tidak ada hari yang lepas daripada ibadah, zikir, berdo'a dan memohon ampun. Inilah kehidupan beribadah seorang muslim. Maksud thawaf ini sesuai dengan lafadz doa iftitah yang dilakukan dalam shalat “inna shalaati wa nusuki wamahyaaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamin “, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku adalah untuk Allah, Tuhan seluriuh alam”. 

Thawaf adalah sesuatu yang harus kita lakukan di mana pun kita berada. Kita harus bergerak, mengelilingi pusat orbit untuk mencoba mendekatkan diri dengan mencoba memaknai kehidupan ini. Oleh karena itu, dalam melaksanakan thawaf selalu diiringi dengan membaca do'a dan dzikir secara khusyu sekalipun pada dasarnya dalam pelaksanaan thawaf tidak ada do'a-do'a yang dikhususkan. Tidak pernah diriwayatkan dari Nabi bahwa di dalam thawaf terdapat do'a khusus. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: Dalam hal ini—yakni thawaf—tidak ada dzikir yang khusus dari Nabi, baik perintah atau ucapan. Beliau SAW. tidak mengajarkan hal itu. Namun demikian para ulama telah berijtihad untuk menyusun do'a-do'a khusus pada setiap putaran thawaf, yang dimaksudkan agar para jamaah haji dan umrah senantiasa mengumandangkan do'a selama menjalankan ibadah umrah.  Sekalipun tidak ada ketentuan dan keharusan untuk membaca do'a-do'a tersebut, namun setidaknya ada beberapa hikmah dan manfaat dari do'a-do'a tersebut, antara lain sebagai berikut:
Pertama, Do'a-do'a yang disusun para ulama tersebut tersusun dengan rapi serta mudah untuk dibaca dan dilapalkan. Selain itu setiap putaran memiliki makna permohonan dan pernyataan diri secara tertentu yang jika dirangkaikan semuanya mengandung permohonan paripurna yang dibutuhkan manusia untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat.
Kedua, do'a thawaf juga bisa menjadi media pengingat agar tidak lupa jumlah putaran.  Dimaklumi bahwa dalam kondisi penuh sesak dan berdesakan tidak jarang orang lupa dan tidak ingat sudah berapa putaran dalam thawaf. Dengan adanya do'a tiap putaran maka jamaah akan teringat tentang jumlah putaran thawaf yang sudah dialuinya.





Bottom Note

Thawaf sesungguhnya merupakan miniatur kehidupan yang berputar dari satu titik menuju ke titik yang sama. Amalan ritual itu menggambarkan kehidupan manusia yang berasal dari satu titik “لله” (milik Allah) dan pada akhirnya kembali ke titik yang sama “اليه”. Selain pemahaman itu, juga satu hal yang krusial adalah bahwa selama perputaran dalam thawaf Ka’bah harus selalu menjadi pusat perputaran. Dalam realita kehidupan satu hal yang menentukan adalah pentingnya selalu menjadikan Allah sebagai “Pusat” perputaran hidup. Kemana saja pergerakan hidup ini, kaya atau miskin, kuat atau lemah, sehat atau sakit, Allah harus selalu menjadi pusarannya.

Sa’i sesungguhnya menjadi bagian dari pembicaraan tentang thawaf. Karenanya Sa’i selalu mengekor kepada thawaf. Karena sesungguhnya Sa’i adalah esensi dari perputaran itu. Hidup dalam dunia adalah hidup tertantang. Al-Quran menyebutnya dengan “balaa” (liyabluwakum). Dan Karenanya perlu usaha sungguh-sungguh yang terpatri dalam amalan Sa’i itu. Sa’i memaknai bahwa mencari rezeki Allah itu keharusan. Tapi ada dua hal yang harus menjadi catatan. Satu, apa yang diburu itu (dunia) kadang berwujud fatamorgana. Yang hakiki pada akhirnya apa yang Allah karuniakan. Dua, dalam urusan dunia kita berhak bahkan pada tataran tertentu wajib berusaha. Tapi kita tidak perlu miliki sikap superman yang seolah mampu menentukan. Pada akhirnya rezeki itu ditentukan oleh yang Maha Pemberi Rezeki. Manusia bisa merencanakan dan mengusahakan yang terbaik. Tapi hasil terbaik ada dalam QadarNya.

"Segala sesuatu dalam hidup adalah sementara. Jika semuanya berjalan baik, nikmatilah karena itu tidak akan bertahan selamanya. Jika keadaan menjadi buruk, jangan khawatir karena itu juga tidak akan bertahan selamanya."

Jun 6, 2023

Ketika Hati dan Pikiran Tak Sejalan

 



Video klip di atas projectnya Selena. Selena, SettiaBlog suka motif 8 penjuru angin, di video klip tersebut perhatikan Selena saat duduk di kursi. Lagunya sendiri "Miss you", enak lho buat teman mengetik bahasan. Katanya c,  "Saat kita merindukan seseorang, sering kali yang benar-benar kita rindukan adalah bagian dari diri kita yang dibangkitkan oleh seseorang." Namun menurut beberapa penelitian medis, rasa rindu atau kangen bisa memberikan gangguan psikologis seseorang. Seseorang yang merasa rindu biasanya akan merasa cemas, dan kadar stress yang meningkat. Selain itu rasa kangen pun akan membuat fisik merasa tidak nyaman dan lemas. Bahkan menurut Scientific American, jika menahan rindu atau kangen terlalu lama dapat memicu terjadinya peningkatan rasa kecemasan, gejala depresi, hingga masalah seperti gangguan tidur. Kalau SettiaBlog sendiri ndak gitu, merasa rindu malah bisa buat semangat SettiaBlog. Biasa kan ya, pemikiran orang itu bisa beda - beda. Pikiran sendiri  merupakan  sumber utama bagi seseorang untuk bertindak. Namun,  dalam bertindak seseorang tidak hanya mengandalkan pikirannya saja. Dia membutuhkan peran suara hati dalam pengambilan keputusan, sebab suara hati dan pikiran merupakan dua unsur penting yang saling berhubungan dalam pengambilan keputusan. Ketika keduanya saling bersesuaian satu sama lain maka akan menghasilkan suatu tindakan yang positif begitupun sebaliknya. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu dihadapkan dengan berbagai masalah. Kita mungkin  pernah melihat, mendengar atau bahkan mengalami sendiri kejadian-kejadian ketika pikiran bertentangan dengan suara hati misalnya pertikaian, perang, perampokan, dan lain-lain. Tindakan-tindakan tersebut merupakan tindakan yang sebenarnya sudah diketahui akibatnya namun tetap dilakukan. Kita dihadapakan pada dua pilihan antara hitam dan putih. Perasaan kemanusiaan kita senantiasa mencegah kita melakukan tindakan terkutuk itu.

Ketika kita melakukan apa yang seketika terlintas dalam pikiran tanpa mempertimbangkan akibatnya maka hasil yang didapat adalah konflik baik dengan masyarakat maupun dengan diri sendiri yaitu konflik batin yang mengarah pada penyesalan. Namun konflik tidak selalu dipandang buruk karena memiliki potensi dalam menentukan kinerja dan kedewasaan tergantung bagaimana pandangan terhadap konflik yang sedang dialami. Apabila pribadi yang mengalami konflik adalah pribadi yang memiliki motivasi hidup maka dia akan menganggapnya sebagai proses kedewasaan, sebaliknya bila dia adalah pribadi yang mudah larut dalam masalah maka dia tidak mudah bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan. Dia akan menjadi pribadi yang tidak produktif dan tidak bermanfaat baik untuk diri sendiri dan orang lain.

Seperti yang kita ketahui bahwa suara hati adalah suara yang bersumber dari dasar hati yang paling dalam dan orang sering beranggapan bahwa suara hati merupakan suara Tuhan. Anggapan ini dapat dibenarkan sebab suara hati selalu mengarahkan kita untuk bertindak sesuai nilai-nilai kemanusiaan. Namun kita sering mengabaikan suara Tuhan karena pengaruh pikiran yang lebih dominan.

Tidak banyak hal dalam kehidupan yang membuat kita merasa yakin akan suara hati.  Alasan mengapa pikiran selalu bertentangan dengan suara hati adalah karena kita tidak mempunyai kekuatan dan keyakinan dalam diri. Apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya? Untuk mempunyai kekuatan dan keyakinan kita memerlukan energi spritual. Walaupun demikian banyak dari kita yang tidak tahu di mana harus menemukannya. Masih banyak di antara kita yang bingung menentukan pilihan yang tepat. Ada yang memilih mencarinya dengan menempuh cara yang bertentangan dengan ajaran agama seperti menggunakan jimat, menemui dukun dan lain sebagainya. Tapi entah bagaimana kita tidak merasakan banyak perubahan dalam batin kita. Yang ada batin semakin bergejolak karena hal-hal mistis tersebut.

Bagaimana cara menemukan energi spiritual? Pilihan apa yang harus kita pilih? Pilihan yang tepat yaitu dengan memperdalam ajaran agama. Agama merupakan sumber kekuatan dan kepercayaan kita. Agama adalah dasar atau fondasi kehidupan. Seperti sebuah bangunan, jika fondasinya kuat maka bangunannya juga kuat dan bisa menahan segala terpaan badai. Begitu juga kehidupan, ketika kita memiliki kekuatan dan kepercayaan diri maka kita akan selalu berada di jalan yang benar dan tidak mudah diterpa cobaan, tidak mudah terpengaruh untuk melakukan tindakan-tindakan kriminal dan tindakan-tindakan lain yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan seperti yang sedang terjadi di berbagai pelosok negeri saat ini. Untuk itu perlu sekali mengontrol setiap tindakan-tindakan dan bagaimana cara mengatasi setiap persoalan hidup yang menghampiri kehidupan kita.

Banyak di antara kita yang kehilangan kepercayaan akan Tuhan dan akhirnya memilih untuk bergabung dengan aliran-aliran sesat yang menjadi sumber konflik di masyarakat. Mereka menciptakan permusuhan dengan Tuhan yang akhirnya membawa mereka dalam kesesatan. Dengan mendalami ajaran agama dan menyerahkan seluruh hidup hanya kepada Tuhan kita akan merasa dekat dengan Tuhan dan hanya kedamaianlah yang ada dalam batin. Keadaan batin yang damai bisa mengontrol pola pikir manusia sehingga segala tindakan yang dapat menimbulkan masalah dapat dihindari. Dekat dengan Tuhan menjadikan kita pribadi yang tidak akan pernah memikirkan untuk menciptakan hal-hal negatif yang bisa menimbulkan konflik. Tuhan akan selalu membimbing dan mengarahkan kita ke jalan yang benar melalui suara hati kita. Masalah-masalah yang timbul dalam kehidupan manusia sebenarnya berasal dari Tuhan sendiri. Namun bukan tanpa tujuan Tuhan memberikan masalah.

Masalah hadir untuk menguji kesabaran dan Tuhan memberikan kesempatan kepada hati dan pikiran untuk bekerja bagaimana cara menemukan solusi yang tepat. Maka dari itu kita harus menyerahkan seluruh hidup kita hanya kepada Tuhan. Jika sebelumnya kita adalah pribadi yang jauh dari Tuhan maka berubahlah dengan memperbaharui pikiran. Masih ada harapan Tuhan hadir dalam kehidupan kita, mencerahkan, dan menyegarkan pikiran kita. Untuk itu kita senantiasa diminta untuk selalu mengembangkan suara hati sebab Tuhan selalu hadir di dalam hati kita dan berseru lewat suara hati. Cara mengembangkan suara hati sebenarnya sangatlah mudah yaitu dengan berdoa, membaca kitab suci, dan aktif dalam kegiatan-kegiatan kerohanian sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Dekatkan diri dengan Tuhan dan pusatkan seluruh perhatian hanya kepada-Nya maka Tuhan akan selalu mengarahkan hidup Anda. Orang bijaksana mengatakan kepada kita bahwa kita harus menyelidiki diri kita dan menemukan anugerah apa yang diberikan Tuhan kepada kita dan kelemahan apa yang diinginkan Tuhan agar kita atasi dengan kehendak kita dan kekuasaan-Nya.





Bottom Note

Kalau video klip di Bottom Note ini "my mind and me", juga milik Selena. Seperti yang sering kita rasakan. Hati dan pikiran kita ibarat dua penasehat, terkadang berbeda pendapat. Mereka memainkan perannya dengan cara yang berbeda dan berbicara dengan bahasa yang berbeda. Jadi, hati dan pikiran memiliki perbedaan dan saling memberikan pengaruh. Hal yang harus kita semua ketahui yaitu, hati berpikir secara emosi, mengungkapkan perasaan yang tidak mungkin bisa digambarkan secara logis. Sedangkan pikiran lebih cenderung secara rasional dan praktis.

Sederhananya, hati itu berpikir perasaan dan pikiran berpikir logika. Namun, hal ini sering lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, saat menentukan keputusan karena terletak pada situasi dan pengalaman. Untuk menghasilkan keputusan yang akurat dan tepat, selanjutnya membuat hati dan pikiran kita bersatu untuk berkerja sama serta memanfaatkannya agar jawaban dan keputusan yang dipilih tidak penuh kebimbangan. Jadikanlah hati nurani kita sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Baik masalah, maupun persoalan akan terlewati secara indah, damai dan mudah. Semoga kita selalu dalam bimbingan Allah SWT dalam menata hati dan pikiran sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dan diridhoi Allah SWT.

Jun 2, 2023

Kunci Untuk Bisa Istiqomah Menjalankan Bisnis

   



Tadi malam SettiaBlog buat bahasan , karena ketiduran jadi baru bisa  posting. Judul lagu pada video klip di atas sebenarnya "Incomplete". Dan itu SettiaBlog ambil potongan liriknya I pray for this heart to be unbroken. Ini seperti yang SettiaBlog lakukan, selalu berdo'a agar hati ini tidak terluka atau rusak. Dan SettiaBlog juga selalu berdo'a agar apa yang telah kita raih dan perjuangkan tidak hancur, karena emosi sesaat atau kepentingan - kepentingan orang yang tidak bertanggung jawab. Karena mempertahankan sesuatu yang telah kita raih tidaklah mudah, perlu kesabaran dan kesadaran. Dalam lagu tersebut di lanjutkan dengan lirik, But without you all I'm going to be is incomplete. Ya, kita tidak mungkin bisa berjalan sendiri - sendiri. Belum lengkap rasanya jika berjalan sendiri. Ada ungkapan yang mengatakan bahwa mempertahankan itu lebih sulit dari pada meraihnya. Karena mempertahankan itu membutuhkan perjuangan yang jauh lebih berat dari sekedar meraihnya. Di perlukan sikap istiqomah (teguh pendirian) dalam mempertahankan apa yang telah di raih.

Dalam dunia bisnis pun juga sama. Berbisnis itu sama dengan berlari marathon, perjalanannya panjang, berliku, persaingannya banyak, dan seringkali ditengah jalan kita sudah merasa kelelahan dan kehabisan energi sebelum mencapai garis finish. Di sisi lain, saat kita sedang kelelahan ini ternyata ada pelari-pelari lain yang tetap berlari dengan konsisten dari awal dan satu persatu melampaui kita dan terus berlari sampai akhirnya tidak terlihat lagi oleh kita. Ya, persistensi (istiqomah) adalah kunci penting yang membuat kita bisa secara konsisten maju terus untuk melangkah ke depan dan tetap bersaing dengan pebisnis lainnya untuk menuju pencapaian yang kita inginkan dalam bisnis.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk dapat mempertahankan persistensi kita, antara lain:

1. Miliki Target Yang "Mudah" Dalam Jangka Pendek

Kepercayaan diri akan semakin besar jika seseorang sering memiliki banyak pencapaian di berbagai aspek dalam kehidupannya. Begitu juga dalam menjalankan bisnis, semakin banyak pencapaian yang kita raih, akan semakin tinggi level kepercayaan diri kita sebagai pebisnis, sebaliknya semakin tidak pernah kita mencapai sebuah kesuksesan, lama kelamaan akan muncul rasa ketidak percayaan diri dan biasanya menjadi awal sebelum memutuskan untuk menyerah. Membangun keberhasilan dalam proses membangun bisnis sebetulnya bisa kita design dari awal dengan cara menetapkan target target kecil untuk mencapai target besar yang kita inginkan, karena terkadang target menjadi sulit tercapai bukan disebabkan karena sulitnya sebuah target tetapi karena kita tidak memiliki panduan yang detil untuk mencapai target dan kemudian mengalami loss focus pada prosesnya.

  Misalkan, jika kita memiliki target Rp. 150 juta per bulan, akan lebih mudah jika kita pecah target tadi menjadi lebih kecil dan pendek jangka waktunya. 150 Juta perbulan sama dengan Rp. 5 juta per hari. Jika dalam satu hari kita memilik waktu 10 jam maka, kita memiliki target sebesar Rp. 500 ribu perjam. Harga jual dari produk kita adalah Rp.100 ribu per unit, sehingga dengan kata lain yang perlu kita capai adalah 5 konsumen per jam. Nah, dibandingkan kita terjebak dengan target bulanan sebesar Rp. 150 juta per bulan, secara psikologis akan lebih mudah untuk memikirkan bagaimana caranya kita mendapatkan 5 konsumen per jam. Dengan hanya terfokus terhadap pencapaian jangka pendek ini, yaitu 5 konsumen perhari, kita tidak akan terlalu terbebani dan memiliki keleluasaan setiap jamnya dalam menyusun perencanaan, melakukan ekseskusi dan mengevaluasi kinerja dari bisnis kita yang pada akhirnya jika target setiap jam tadi tercapai tentunya, target Rp. 150 juta perbulan juga akan tercapai juga.

2. Cari Lawan Yang Bisa Memotivasi

Seringkali kita membutuhkan motivasi eksternal untuk dapat memunculkan potensi terbaik kita, kompetisi adalah cara yang cukup efektif untuk dapat memicu adrenalin kompetisi kita dan berusaha lebih maksimal untuk dapat bertahan di persaingan yang ketat. Setiap manuver dan berbagai pencapaian dari kompetitor yang berdampak pada bisnis yang kita miliki tentu dapat menjadi pemicu untuk kita terus berpikir kreatif dan inovatif, jika tidak mau bisnis kita terlibas ditengah persaingan yang ketat.  “Challenge and response”, sebuah konsep yang dikemukakan oleh Arnold Toynbe seorang sejarawan dari Inggris pada tahun 1947 yang menjelaskan kenapa negara seperti Mesopotamia yang dikenal tandus bisa bertahan dan menjadi negara yang besar. Karena ketidak idealan kondisi inilah yang membuat penduduk dan kerajaannya terus berinovasi dan mencari cara untuk bertahan hidup. Pola berpikir untuk terus bertahan hiduplah yang harus dimiliki oleh kita sebagai pebisnis untuk tidak terjebak dalam kondisi kondisi nyaman yang sebenarnya tidak permanen, karena setiap waktu akan bermunculan bisnis-bisnis baru yang lebih inovatif, belum lagi kompetitor lama kita yang terus berbenah membuat perbaikan di berbagai aspek. Oleh karena itu, carilah lawan bisnis Anda bukan sekedar untuk dijadikan lawan yang perlu di hancurkan tetapi jadikan mereka sparring partner untuk terus memacu adreanlin dan kreatifitas kita menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam bisnis yang kta miliki

3. Temukan Lingkungan Yang Mendukung

Apa yang kita pikirkan dan lakukan biasanya merupakan cerminan dari apa yang kita dengar dan lihat. Sebagai seorang pebinis sangat penting untuk menjaga kualitas dari informasi yang masuk ke dalam pikiran kita, karena berita yang masuk akan menentukan kualitas dari data dan fakta yang akan kita jadikan dasar membuat keputusan bisnis dan akan membentuk pola berpikir kta sebagai seorang pebisnis. Ekosistem bisnis yang baik akan memberikan berbagai fakta bahwa ternyata banyak pebisnis yang sukses tetapi banyak juga yang gagal, kita akan belajar banyak tentang bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan mendapatkan pengetahuan tentang berbagai faktor yang dapat mengakibatkan sebuah bisnis bangkrut. Ekosistem dan lingkungan yang mendukung ini akan menjadi vitamin yang dapat memberikan banyak energi dan pembelajaran bagi kita sebagai pebisnis untuk dapat menyususn strategi yang efektif dan juga memberikan persiapan mental yang baik saat kita mengalami kegagalan.  

4. Sering Jalan - Jalan Cari Inspirasi

“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina” Nasihat yang diberikan oleh Imam Al Baihaq merupakan sebuah perumpamaan bahwa untuk mendapatkan ilmu dan inspirasi yang gampangnya jangan cuma diem di kandang sendiri terus. Ayok kita jalan-jalan !!!!  Tentunya jalan-jalan di sini bulan sembarang jalan-jalan ya. Tetapi jalan-jalan berkualitas, dari mulai memantau dan mempelajari pola perilaku dari konsumen dari semua segmen usia dan daya beli. Pelajari cara mereka memberikan experience kepada konsumen mereka, review strategi harga dan promosi dari para kompetitor, pelajari semuanya, catat dan analisis. Dari semua data-data yang kita dapat segera rumuskan berbagai inovasi dan strategi yang efektif, dan bangun binsis kita berdasarkan data, fakta, dan experience.

5. Ingat Dengan Mimpi Awal

Mimpi yang kita ingin kita wujudkan di awal bisnis adalah alasan kenapa kita memulai sebuah bisnis. Pada perjalanan menjalankan bisnis seringkali kita teralihakan karena berbagai alasan yang dapat membuat kita merasa sudah puas atau sebaliknya kehilangan motivasi untuk terus berjuang menjalankan bisnis. Ketika kita dalam kondisi labil inilah yang harus kita ingat adalah alasan kenapa kita berjuang untuk terus bertahan membangun bisnis kita. Mungkin alasan untuk memulai bisnis adalah untuk dapat memiliki kekayaan, ada juga yang beralasan memulai berbisnis untuk menjadi dapat beribadah sambil mendapatkan kemakmuran atau ada juga yang bermimpi berbisnis untuk dapat membuka lapangan pekerjaan sebesar besarnya. Apapun mimpi kita, pertahankan mimpi awal kita dan jadikan penyemangat dan pengingat, sehingga kita bisa terus menjalankan bisnis dengan sebuah tujuan yang jelas.





Bottom Note

Tay, maaf ya, lagu pada video klip di Bottom Note ini "Safe and sound" milik kamu tapi sedikit di rusak, ndak apa kan ya. Klipnya sendiri SettiaBlog kasih beratnya perjuangan Naruto dan Hinata. Ndak mungkin kan ya dalam perjalanan hidup ini selalu mulus, pasti ada susahnya. Makanya kita harus selalu istiqomah dalam bekerja. Hadist HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah di bawah ini :
"Istiqomahlah dan kalian tidaklah akan mampu (untuk istiqomah dalam semua ketaatan dengan sebenar-benar istiqomah)” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah, dinilai sahih oleh Syaikh Al-Albani).

Istiqomah adalah teguh dan terus menerus di atas agama, yaitu senantiasa taat pada Allah SWT dan menjauhi segala yang mendatangkan murka Allah. Istiqomah meliputi urusan zhohir dan batin, yaitu amalan jawarih (anggota badan) dan amalan hati. Istiqomah dalam bekerja bisa diartikan sebagai “ia ikhlas bekerja karena Allah, ia bekerja secara sungguh-sungguh untuk mendapatkan rizqi yang halal karena ketaatannya kepada Allah, serta ia bekerja itu tidak melanggar ketentuan-ketentuan Allah, ia bekerja dengan jujur dan rajin sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah dan dicontohkan Rasulullah”.

Beristiqomah dalam berkerja tidak serta merta hanya cukup dengan mengulang-ulang atas apa yang kita kerjakan dalam perkerjaan melainkan perlu ada tahapan untuk kita beristiqomah dalam berkerja ,
• Tahapan yang pertama adalah , mencari metode atau pola dalam menjalankan perkerjaan. Setiap tempat kita bekerja pasti mempunyai standar berkerja atau yang sering kita dengar dengan istilah SOP , maka dalam menjalakan SOP tersebut kita harus mencari metode atau pola yang akan kita gunakan dalam berkerja tanpa menyalahi aturan-aturan dari pada perusahaan tersebut yang menurut kita nyaman dan cocok sesuai dengan kemampuan setiap pekerjanya.

• Tahapan yang kedua adalah istimrar ( mengulang-ulang ) Setelah kita menemukan metode yang  nyaman dan cocok  dalam bekerja dan dapat dipastikan tidak  melanggar dari pada SOP dan dapat memajukan tempat kita berkerja, maka kita harus mengulang-ulang metode tersebut agar kita semakin paham atas metode berkerja yang sudah kita dapatkan dan dapat mempermudah dalam bekerja.

• Lalu tahapan yang terakhir adalah Istiqomah ( teguhkan dalam hati ) Istiqomah  menjadi tahapan terkahir, meneguhkan metode dan cara yang sudah kita dapatkan lalu kita mengulang-ulang dalam melakukan pekerjaan kita dalam rangka untuk memajukan dan mengembangkan tempat kita bekerja serta memberi manfaat bagi diri sendiri, lembaga dan sesama.

May 29, 2023

Perlunya Menjaga Keseimbangan dalam Kehidupan agar Hidup Bahagia

 



Video klip di atas milik Felix Clement salah satu peserta Britain's Got Talent. SettiaBlog tertarik dengan gaya yang di lakukannya, itu nampak sederhana tapi ndak semudah kelihatannya, bahkan di beberapa gerakan itu memang benar - benar sulit, harus memiliki keseimbangan. Gerakannya juga serasi dengan lagunya, "balance" milik Lucy Spraggan.  Balance is Beautiful begitulah ungkapan yang sering dikatakan kebanyakan orang. Hidup seimbang dengan menjaga bentuk keseimbangan yaitu keseimbangan internal dan eksternal. Keseimbangan internal adalah keseimbangan dalam memenuhi hak pada diri sendiri. Di dalam diri terdapat empat dimensi, yaitu dimensi fisik, emosional, mental dan spritual. Masing-masing dimensi perlu dipenuhi haknya agar diri menjadi seimbang. Hak dari dimensi fisik adalah kesehatan tubuh. Hak dari dimensi emosional adalah perasaan yang bersih. Hak dari dimensi mental adalah pikiran yang jernih. Hak dari dimensi spritual adalah kedekatan dengan Allah SWT. Semua itu perlu dipenuhi haknya jika ingin dikatakan hidup dengan seimbang.

Keseimbangan eksternal adalah keseimbangan dalam memenuhi hak orang-orang di sekitar kita. Kita mungkin sudah mengetahui bahwa setiap orang memiliki beberapa peran yang berbeda dalam hidupnya. misalnya, peran sebagai ayah bagi anak, suami bagi isteri, mahasiswa jika kuliah, dan juga menjadi warga pada lingkungan sekitar. Dalam contoh tadi berarti Anda memiliki 4 peran dalam hidup.

Orang yang hidupnya seimbang menjalani semua peran dalam hidupnya dengan baik. Artinya, ia memenuhi semua hak dari setiap peran hidupnya. Ketika kita dapat memenuhi semua hak tersebut, baik dalam keseimbangan internal maupun eksternal, maka kita telah berhasil menyeimbangkan hidup. Sebaliknya, jika satu atau lebih dari hak-hak dalam hidup kita terbengkalai, maka berarti hidup kita tidak seimbang.

Ada 4 pertanyaan yang perlu kita jawab untuk mengetahui apakah hidup kita sudah seimbang atau belum:

Apakah Anda menikmati setiap momen dalam hidup?

Apakah Anda bisa mengatasi setiap kesulitan?

Apakah Anda bisa bahagia tanpa alasan apapun?

Apakah Anda bisa mencintai diri Anda sendiri?

Jika Anda sudah bisa menjawab dengan kata “YA” maka hidup Anda sudah seimbang. Namun, jika salah satu dari pertanyaan di atas ada yang jawabannya “Tidak” berarti hidup Anda masih belum seimbang. Kemudian apa yang terjadi jika hidup kita tidak seimbang? Jawabannya adalah “jatuh”. Lalu bagaimana cara hidup yang seimbang? Berikut akan dijelaskan bagaimana cara hidup seimbang.

Hidup di masa kini. Ada orang yang hidupnya di masa lalu di mana raganya ada di masa kini tetapi jiwa atau pikirannya ada di masa lalu, orang seperti ini akan selalu terbelenggu dengan kesedihan, selalu dalam penyesalan sehingga tidak bisa menikmati kehidupan yang indah pada masa kini. Sebaliknya ada juga orang yang hidupnya ada di masa depan ibaratnya satu kaki ada di masa kini dan satu kaki lainnya ada di masa depan, orang seperti ini akan selalu hidup dalam ketegangan, kekhawatiran, kecemasan. Jadi, yang namanya bahagia itu adalah jiwa raga, pikiran ada di masa kini, ada ungkapan yang mengatakan “if you wanna be happy, be happy now”  yang maksudnya adalah jika ingin bahagia, maka bahagialah sekarang tanpa memikirkan masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan karena kehidupan yang riil ada di masa sekarang.

Merawat tubuh. Tubuh adalah satu-satunya tempat hidup atau tempat jiwa bersemayam, dengan tubuh yang sehat kita bisa menikmati segala bentuk keindahan hidup baik makanan dan lain sebagainya. Cara merawat tubuh sudah pasti dengan makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup, dan olahraga.

Abaikan hal-hal yang tidak penting. Sesungguhnya ada banyak hal yang tidak penting dalam hidup kita. Untuk mengetahui hal tersebut tidak penting indikatornya adalah jika sesuatu hal tersebut terasa sangat menyibukkan tetapi tidak membuat kita menjadi lebih berkembang.

Melakukan segala sesuatu pada dua dimensi.  Segala sesuatu yang mangandung satu dimensi dapat dipastikan tidak balance seperti contoh jika kita menyayangi anak tanpa mendisiplinkan maka hal tersebut tidak seimbang.  Jika kita menyayangi anak maka juga harus dibarengi dengan mendisiplinkan, jika kita berani memuji seseorang maka juga harus berani memberi masukan jika terjadi kesalahan.

Menjalani kehidupan spiritual.  Kita sering kali lupa bahwa spiritual adalah hal yang sangat penting. Cara menjalani kehidupan spiritual adalah dengan beribadah, introspeksi diri, dan meditasi.





Bottom Note

Kalau video klip di Bottom Note ini, SettiaBlog ambil "on play" milik NAME. Kenapa SettiaBlog memilih video klip yang ini, karena gerakan yang di gunakan banyak unsur gerak etnik dari berbagai negara di Asia dan di lebur jadi satu gerakan yang padu. Ini juga ndak semudah kelihatannya, di butuhkan keseimbangan pola dan gerak. Dalam pekerjaan pun juga sama, memerlukan keseimbangan. Ketika berpikir mengenai keseimbangan kehidupan kerja (work life balance) tentunya kita akan menganalogikan seperti sedang bermain jungkat-jungkit, dimana diperlukan keseimbangan antara sisi kanan dan sisi kiri. Ketika dikaitkan dengan pekerjaan dan kehidupan maka bisa diartikan bahwa sisi kanan adalah pekerjaan dan sisi kiri adalah kehidupan, dan untuk dapat bermain dengan nyaman, maka harus fokus untuk dapat  menyeimbangkan kedua sisi tersebut. Bila diaplikasikan dalam kehidupan nyata, untuk dapat menyeimbangkan kedua sisi tersebut banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya dengan mengelola waktu dan mengurangi ketidakefisienan.  Mengelola waktu dapat membuat kita menjadi lebih produktif sehingga kita harus mencoba untuk membuat jadwal kerja menjadi lebih fleksibel. 

Sesungguhnya bukan hanya masalah waktu yang membuat kita tidak bisa menyeimbangkan kehidupan kerja. Ilustrasi pada saat bermain jungkat-jungkit menjelaskan bahwa masing-masing sisi dapat mengatur ritmenya agar kedua sisi bisa seimbang, dan ketika fokus pada salah satu sisi maka akan terjadi ketidakseimbangan. Berdasarkan hal tersebut apabila kita amati banyak sekali orang yang mencoba untuk mencari keseimbangan kehidupan kerja, tetapi sayangnya sulit untuk  menemukannya. Saat menggali lebih dalam tentang gaya hidup yang seimbang, kebanyakan orang pada akhirnya mendeskripsikan ingin membuat sesuatu hal yang sangat besar dengan berkontribusi secara optimal melalui inovasi tanpa mengorbankan kesehatan atau kebahagiaan pribadi, dampak positifnya bila hal ini bisa dilakukan maka kesimbangan akan tercapai.  Cobalah berpikir secara obyektif dan logis untuk memprioritaskan hal-hal yang penting tanpa rasa bersalah dengan tetap memperhatikan  kenyamanan dalam bekerja.

Berdasarkan hal diatas keseimbangan kerja adalah tentang kepuasan, tentang siapa kita dan keputusan yang dibuat. Hal ini dapat dimulai dengan merubah pola pikir kita dimana menciptakan keseimbangan bukanlah hal yang mudah karena terkait gaya hidup. Ketidakpahaman dalam menjaga kesimbangan kerja akan menjadi hambatan dalam menciptakannya, fokuslah kepada apa yang menjadi prioritas dan kendalikan jalur karir  serta sederhanakan hidup. Semua ini membutuhkan keberanian, kekuatan mental, dan ketahanan.  Kita akan dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah, karena pastinya kita akan bertanya pada diri sendiri “mengapa kita mengubah ini semua”. Tetapi kata-kata mengapa itulah yang akan menjadi magic words yang akan membuat kita terinspirasi untuk bertindak menciptakan keseimbangan kerja. Jadi dapat disimpulkan sebenarnya pola pikir adalah segalanya yang akan menciptakan tindakan kita akan berhasil dan sukses menuju kebahagian.

May 28, 2023

Apa itu Pelayanan Prima?

 



Selama ini banyak ya yang masih penasaran dengan nama SettiaBlog. SettiaBlog selama ini udah jujur dan terbuka. Kalau nama, Setiarso. Lengkapnya Setiarso Sarjono. Untuk kayak pengurusan Paspor yang harus menggunakan tiga digit nama, SettiaBlog gunakan, Setiarso Sarjono Syakur. Syakur itu nama Simbah. Udah jelas kan ya, jadi menggunakan triple S. Kayak konsep pelayanan maksimal aja pake triple S (3S) Senyum, Salam, Sapa. Katanya c semakin tinggi tingkat pelayanan 3S (senyum, salam, sapa) yang diberikan maka akan semakin tinggi juga tingkat kepuasan konsumen. Sebaliknya jika semakin rendah tingkat pelayanan 3S (senyum, salam, sapa) yang diberikan, maka akan semakin rendah juga tingkat kepuasan konsumen. Sekarang ganti arti nama Setiarso, karena ada yang pernah tanya artinya. Itu gabungan dua kata Setia dan Arsa (arso). Setia artinya loyalitas, sedangkan Arsa dari bahasa Sansekerta. Artinya itu do'a atau kebahagiaan. Secara keseluruhan bisa di artikan, selalu membawa kebahagiaan, segala tindakan di dasari rasa kasih sayang. Kayak lagu "In The  Name of Love" milik Bebe Rexha di atas. Pasti banyak yang ndak terima kan ya, tapi SettiaBlog tidak merekayasa arti kok, itu apa adanya. Kembali ke 3S ya, yang merupakan konsep dari pelayanan prima.

Pelayanan prima merupakan tindakan atau upaya yang dilakukan perusahaan atau organisasi tertentu untuk memberikan pelayanan maksimal dengan tujuan agar pelanggan atau masyarakat bisa mendapatkan kepuasan atas pelayanan yang dilakukan. Pelayanan prima diartikan sebagai service excellent.  Bentuk pelayanan prima yang diberikan tentu berbeda-beda, tergantung sektor yang dikelola. Jika perusahaan atau lembaga fokus menjalankan bisnis produksi, pelayanan prima diwujudkan dalam bentuk menyediakan customer services  dan menghadirkan produk berkualitas tinggi, sementara untuk bisnis jasa pelayanan prima diberikan dalam bentuk pelayanan maksimal demi kepuasan pelanggan. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik tidaklah mudah, terutama dengan kemajemukan masyarakat yang ada saat ini. Namun, perusahaan atau organisasi dapat menghadirkan pelayanan prima selama mengetahui konsep dan apa yang harus dilakukan. 

Pelayanan prima merupakan terjemahan istilah “service excellent”  yang secarah harfiah berarti pelayanan terbaik atau sangat baik. Disebut sangat baik atau terbaik karena sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku atau dimiliki instansi pemberi layanan. Kata pelayanan prima dalam bahasa inggris keseharian tidak disebut sebagai premium service, tetapi disebut dengan excellent service  (pelayanan yang unggul, baik sekali) atau service excellent  (keunggulan pelayanan, pelayanan dengan mutu yang baik sekali). Pada dasarnya pelayanan prima merupakan rasa peduli yang ditunjukan oleh perusahaan, kepada pelanggan produk atau pengguna jasa yang berorientasi pada peningkatan keuntungan (profit oriented). Sementara untuk organisasi non-profit, seperti lembaga pemerintahan, pelayanan prima merupakan sikap melayani yang ditunjukkan dengan adanya perhatian dan tindakan nyata, dengan tujuan untuk memberi kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat luas.

Konsep excellent service  sendiri didasari dengan konsep triple A yaitu: attitude, attention, dan action. Akan tetapi, konsep excellent service yang baik sebenarnya didasari dengan 7A + S yang diyakini menjadi konsep lengkap dimana tujuan dan implementasi pelayanan prima atau excellent service  dapat tercapai.

1.   Attitude (Sikap)

Potret perusahaan, diawali dari kesan pertama yang ditorehkan oleh karyawan perusahaan tersebut, terutama mereka yang berdiri di frontliner atau siapapun yang berhubungan dengan pihak luar perusahaan. Bagaimana sikap dan pelayanan dari karyawan perusahaan, akan menggambarkan dan memberi citra perusahaan, baik itu langsung maupun tidak langsung. Setiap karyawan suatu perusahaan seharusnya memiliki sikap yang ramah dan menjunjung tinggi profesionalisme pekerjaannya serta memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan. Itulah prinsip pelayanan prima yang pertama, memiliki, menjaga dan meningkatkan sikap yang ramah dan profesional.

2.   Ability (Kemampuan)

Meski pada awalnya bukan konsep dasar, namun di era yang semakin berkembang para karyawan harus memiliki kemampuan (ability). Artinya, karyawan harus memiliki kemampuan untuk melayani konsumen misalnya komunikasi, kemampuan menjual (selling), kemampuan memecahkan masalah dengan cepat, manajemen kecemasan, hingga hal-hal yang lebih praktis misalnya pemanfaatan teknologi informasi.

3.   Attention (Perhatian)

Attention (perhatian) adalah prinsip pelayanan prima berikutnya yang wajib dimiliki semua karyawan, terutama mereka yang bersentuhan langsung dengan pelanggan. Attention merupakan bentuk kepedulian kepada pelanggan atau tamu, yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, serta pemahaman atas saran dan kritik yang diberikan. Dalam melakukan aktivitasnya, seorang karyawan haruslah senantiasa memperhatikan dan mendahulukan keinginan pelanggan, termasuk di dalamnya tamu perusahaan tersebut. Apalagi jika pelanggan atau tamu tersebut sudah menunjukan tanda membutuhkan bantuan atau pelayanan, maka seharusnya karyawan tersebut bergegas atau menunjukan atensi untuk segera melayani dengan cepat dan baik.

4.   Action (Tindakan)

Hal yang perlu dilakukan di tahap action ini adalah, melakukan tindakan nyata untuk memastikan apa yang menjadi kebutuhan atau keinginan pelanggan atau tamu, jika kurang yakin dan lebih baik lakukan konfirmasi dengan sopan. Jika diperlukan, dapat dilakukan pencatatan, apalagi jika permintaan tersebut cukup beragam, dan jika hal ini adalah bagian dari transaksi, maka permintaan tersebut bisa dicatat di form yang harus sudah disiapkan. Jangan lupa untuk mengucapkan termakasih, dan tanyakan apa masih ada hal lain yang bisa dibantu, sembari mengatupkan tangan sebagai tanda menghormati dan menghargai. Jadi menjalankan prinsip keempat dari pelayanan prima, yaitu action sangat penting, sebagai bentuk nyata dari sebuah kepedulian (attention).

5.   Accountability (Tanggung Jawab)

Konsep pelayanan prima berikutnya adalah accountability atau tanggung jawab, yaitu sikap keberpihakan kita kepada pelanggan atau tamu atau mitra kerja sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian kita. Sikap tanggung jawab ini jika dilaksanakan dengan benar dan sepenuh hati, maka bisa meminimalkan terjadinya ketidakpuasan pelanggan, tamu atau mitra perusahaan.

6.   Appearance (Penampilan)

Penampilan karyawan baik secara fisik maupun non fisik merefleksikan kredibilitas perusahaan, maka dari itu penting untuk selalu menjaga penampilan ini. Standar penampilan harus dibuat oleh perusahaan, dan setiap karyawan harus menjalankannya, apalagi saat bertemu dengan pelanggan atau tamu.

7.   Sympathy (Simpati)

Hal terakhir yang menjadi konsep dasar excellent service adalah rasa simpati. Terkadang sudah secara profesional melakukan pelayanan prima namun karena kurangnya simpati yang dimiliki, proses pelayanan pun tidak berjalan dengan baik. Simpati sendiri adalah sikap dimana Anda bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain.

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pelayanan prima merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan pelanggan baru, sekaligus mempertahankan pelanggan lama. Saat ini banyak perusahaan yang menjual produk atau jasa yang serupa, namun pelayanan yang diberikan berbeda. Hal inilah yang menjadi pembeda antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain. Dengan kata lain, pelayanan merupakan produk utama yang harus diperhatikan. Namun bukan berarti pelayanan prima tidak penting bagi perusahaan non-jasa. Meski hadir dalam bentuk yang berbeda, pelayanan prima tetap jadi hal yang wajib diperhatikan sebagai penunjang usaha, sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan tetap tinggi. Jika sudah berhasil menjaga kepercayaan pelanggan, secara otomatis loyalitas terhadap perusahaan akan terbentuk, hal ini bisa membuat mereka menjadi pelanggan tetap. Tidak hanya itu, pelanggan lama berpotensi jadi media promosi paling efektif untuk mendatangkan pelanggan baru.

Setiap perusahaan atau organisasi tentu dapat menghadirkan pelayanan prima (excellent service) dalam bisnisnya. Namun demikian, penting untuk dapat mengetahui bagaimana agar pelayanan dapat dikatakan sukses. Dan 7 (tujuh) strategi menuju sukses, yaitu:

•  Self Esteem (memberi kepuasan pada diri sendiri)
• Vision (visi)
• Recover (raih/bangkit kembali)
•  Improve  (melakukan peningkatan perbaikan)
• Care (memberi perhatian)
• Empower (memberdayakan)
•  Exceed Expectations (melampaui harapan konsumen)

Lebih lanjut, yang perlu dipahami bahwa proses mencapai pelayanan prima adalah berarti memberikan pelayanan yang mengacu pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Definisi kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya. Dengan asumsi bahwa jika kinerja di bawah harapan, maka pelanggan akan merasa kecewa. Jika kinerja sesuai harapan, pelanggan akan merasa puas, dan jika kinerja melebihi harapan maka pelanggan akan merasa sangat puas. Harapan masyarakat atau pelanggan terhadap pelayanan prima adalah layanan dapat terus ditingkatkan dan semakin baik (better), semakin cepat (faster), semakin baru (newer), semakin murah (cheaper), dan juga semakin sederhana (simpler).
Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan:

1.  Memberikan Sapaan Ramah

Salah satu cara mudah memberikan pelayanan prima dalam sebuah perusahaan atau organisasi adalah dengan menerapkan sapaan ramah kepada para pengunjung yang datang dan keluar. Jadi, penyedia layanan bisa menempatkan satu pegawai di pintu masuk atau area pelayanan yang bertugas untuk menyambut tamu yang datang. Selain menyambut, pegawai tersebut bertanggung jawab untuk melayani pengunjung.

2.  Berikan Batasan Waktu Pelayanan

3. Cara membuat pelanggan puas dan senang adalah dengan memberikan waktu tunggu yang tidak panjang. Oleh karena itu, berikanlah batasan waktu pelayanan, contoh sejak pelanggan melakukan pemesanan hingga makanan datang, batas waktunya adalah 10 menit. Batasan ini bisa diinformasikan kepada pelanggan atau bisa dijadikan sebagai aturan internal saja.

4.       Responsif dan Reaktif

Pastikan bahwa dalam bisnis memiliki jumlah pegawai yang cukup hingga dapat bersifat dan bersikap responsif jika ada suatu masalah. Jangan membuat pelanggan menunggu terlalu lama ketika membutuhkan sesuatu. Hal ini dapat dihindari dengan adanya pembagian tugas yang detail dan jelas untuk setiap orang.

5.       Lakukan Survei dan Evaluasi

Salah satu cara untuk melihat apakah pelayanan yang diberikan sudah memuaskan atau belum, adakan survei kepada para pelanggan. Hal ini dapat dilakukan ketika pelanggan selesai bertransaksi atau sebelum mereka keluar dari perusahaan. Selanjutnya, kumpulkan hasil survei tersebut sehingga dapat diketahui apa saja yang sudah bagus dan perlu dipertahankan. Serta sisi apa saja yang masih perlu dikembangkan lagi.

6.       Perhatikan Penampilan

Penampilan sangat diperlukan dalam mengahadirkan pelayanan terbaik kepada para pelanggan, karena dengan penampilan terbaik tentu dapat meyakinkan pelanggan saat memberikan pelayanan. Misalnya karyawan untuk posisi sebagai resepsionis atau  frontliner harus memiliki tutur kata yang baik, berpenampilan yang menarik, memiliki tubuh yang porposional, dan lain-lain.

7.       Kesediaan Melayani

Pegawai harus profesional atau sepenuh hati dalam melayani, sebagaimana tugasnya yang harus siap selalu melayani pelanggan yang memang memerlukan bantuan yang berhubungan dengan layanan atau produk yang dijual.

8.       Pengetahuan dan Keterampilan

Supaya dapat melayani dengan baik, maka pegawai harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dalam bidang yang dikerjakannya. Misalnya petugas pelayanan yang memiliki tingkat pendidikan atau pelatihan tertentu maka jabatannya-pun harus yang sesuai dengan keterampilannya.

9.       Tepat Waktu dan Janji

Dalam pelayanan maka pegawai dalam melakukan tugasnya jika membuat janji dengan pelanggan harus diperhitungan terlebih dahulu, apakah waktu dan janji tersebut bisa ditepati, misalnya mengadakan pertemuan dengan pelanggan dalam waktu kurun waktu 3 hari maka harus dapat terpenuhi.

10.   Kejujuran dan Kepercayaan

Dalam melakukan pelayanan harus memiliki aspek kejujuran dalam segala hal, baik itu jujur dalam bentuk aturan, jujur dalam bentuk pembiayaan dan jujur dalam menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Jika bersikap jujur maka petugas pelayanan dapat dipercaya dari berbagai aspek misalnya dari segi perkataannya, sikapnya, dalam melakukan bekerja, dan lain-lain.

11.   Efesien

Pelayanan kepada masyarakat atau pelanggan harus efesien dan efektif, karena pelanggan menuntut hal-hal tersebut. Sehingga dapat menghasilkan biaya murah, waktu singkat dan tepat, serta hasil dari pelayanan yang berkualitas.

12.   Kepastian Hukum

Jika hasil dari pelayanan yang dilakukan kepada pelanggan berupa suatu keputusan, maka harus memiliki kepastian hukum. Jika tidak memiliki kepastian hukum yang jelas maka akan berpengaruh kepada sikap masyarakat, misalnya dalam pelayanan mengurus surat-surat berharga jika ditemukan ketidakpastian hukum maka akan berpengaruh kepada kredibilitas perusahaan atau pelayanan tersebut.

13.   Keterbukaan

Setiap urusan atau kegiatan yang memperlakukan ijin, maka keterbukaan perlu dilakukan. Sikap keterbukaan itu akan berpengaruh pada kejelasan informasi kepada masyarakat atau pelanggan.

14.   Biaya br>
Dalam pelayanan perlu penentuan pembiayaan yang wajar. Oleh karena itu biaya harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat, harus transparan, dan sesuai peraturan.

15.   Tidak Rasial

Dalam melakukan pelayanan tidak boleh membeda-bedakan ras, suku, agama dan politik, pelayanan harus dilakukan secara merata.

16.   Kesederhanaan

Prosedur atau tata cara pelayanan kepada para pelanggan harus dipermudah dan tidak berbelit-belit dalam pelaksanaannya.

Pelayanan prima adalah hal yang paling penting dalam bisnis atau usaha, terutama jika bisnis tersebut di bidang jasa. Menghadikan pelayanan prima dapat dimulai dari memilih pegawai atau karyawan terbaik dan menerapkan SOP yang sesuai dengan budaya perusahaan dan juga harus berorientasi pada kepuasan pelanggan.





Bottom Note

Kalau video klip di Bottom Note ini, "what hurts the most" milik Rascal Flatts. SettiaBlog setuju dengan potongan lirik what hurts the most is never knowing what could have been.. (hal yang paling di benci adalah kita semua ndak akan ngerti apa yang akan terjadi besok).  Dan ini senada dengan
اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّاعَةِۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَرْحَامِۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ࣖ
Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal. (QS Luqman: 34)
Ayat ini memaparkan lima hal gaib yang hanya diketahui Allah hakikatnya. Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang kapan hari Kiamat tiba; dan Dia yang menurunkan hujan pada waktu, tempat, dan kadar yang ditentukan-Nya; dan mengetahui apa yang ada dalam rahim, terutama jenis kelamin, karakter, dan sifat-sifatnya. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan dikerjakannya atau didapatinya besok, namun mereka tetap wajib berusaha. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui dengan ilmu-Nya yang mutlak dan tidak terbatas pada lima hal gaib tersebut, Maha Mengenal karena ilmu-Nya meliputi hal-hal lahir dan batin.

Ini juga merupakan dasar berpikir SettiaBlog. Ya mungkin selama ini banyak beranggapan SettiaBlog sering berhubungan dengan hal - hal klenik, tahayul dan lain - lain. Terserah ya, orang lain menilai SettiaBlog itu kayak gimana. Mau di benci, silahkan! Mau di musuhi juga silahkan! Itu ndak penting bagi SettiaBlog.

SettiaBlog juga menggunakan nama Setia Hayuning Bawono Kertarajasa Jayawardana sejak SMA dulu itu juga ada alasannya. Setia Hayuning Bawono bisa di artikan selalu menjaga kelestarian dan keselarasan alam. Alam itu ya, tempat yang kita pijak dan kita hidup  dan sifatnya menyeluruh. Kertarajasa Jayawardana, ini merupakan cita - cita dari leluhur tanah Jawa.  Nama itu diambil dari beberapa suku kata yang dapat dipecah menjadi empat kata yakni kerta, rajasa, jaya, dan wardhana. Unsur kerta  mengandung arti memperbaiki, khususnya Pulau Jawa dari kekacauan dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyat sama dengan matahari, yang menerangi bumi. Unsur rajasa  mengandung arti berjaya mengubah suasana gelap menjadi terang benderang. Unsur jaya  mengandung arti kemenangan. Sementara, unsur wardhana  mengandung arti menghidupkan agama, melipatgandakan hasil bumi, bagi kesejahteraan rakyat.

Dan yang paling penting, lupakan omong kosong SettiaBlog di atas. SettiaBlog hanya menjawab pertanyaan dan SettiaBlog jelaskan apa adanya. Kalau mungkin ada yang salah dengan bahasa Sansekerta yang SettiaBlog gunakan, SettiaBlog minta maaf. SettiaBlog ndak pinter bahasa Sansekerta, istri SettiaBlog kok yang ngajari bahasa Sansekerta.
 

May 25, 2023

Makna Cahaya Ilahi

 



Video klip di atas adalah, "The Scientist". Liriknya sendiri bercerita tentang seseorang yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga mengabaikan sang kekasih. Ketika sudah menyadari prioritas sebenarnya, ia ingin memulai semuanya dari awal. Itulah mengapa lagu tersebut diawali dengan lirik come up to meet you, tell you I'm sorry  yang menjadi permohonan maafnya. Lalu, bait dilanjutkan dengan lirik  you don’t know how lovely you are yang menggambarkan betapa ia sangat memuja dan membutuhkan kekasihnya. Istri SettiaBlog juga sama, kalau sudah di depan Laptop ya, seperti ilustrasi di atas. Dan di tengah kesibukannya itu ia akan meluangkan waktu menjalankan ibadah, saat waktu tiba. Anda semua juga seperti itu kan ya. Itu tandanya cahaya Ilahi menerangi hati kita semua.
اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ
Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi....” (QS.An-Nur 35)

“Jiwa itu laksana cermin, sedangkan petunjuk Ilahi bagaikan cahaya (nur). Kalau jiwa manusia benar-benar bersih, pasti cahaya Ilahi akan tertangkap jiwa."
Orang beriman (mukmin) dengan amal salehnya mendapat hidayah menuju cahaya ilahi, ma’rifatullah. Cahaya itu mengantarkan dirinya pada sebaik-baik karunia dan pahala dari Allah SWT, pada hari tersingkapnya hijab dari hatinya. Hal ini berbeda dengan orang tak beriman, bahwa amal perbuatannya tidak membawa dirinya kecuali kesia-siaan, dan dalam kegelapan tanpa cahaya baginya.

QS.An-Nur ayat 35 menerangkan bahwa Allah adalah cahaya yang meliputi, seluruh langit dan bumi menampak di alam wujud setelah sebelumnya tidak tampak. Dengan penjelasan bahwa ketampakan sesuatu melalui sesuatu yang lain, berarti sesuatu yang menampakkan itu dengan sendirinya adalah zahir (yang tampak). Dengan kata lain, الظاهر بذاته المظهر لغيره هو النور (Yang tampak dengan sendirinya yang menampakkan sesuatu lainnya, dia itulah cahaya). Oleh karena itu, Allah SWT adalah nûr yang menyinari, sehingga nampaklah langit dan bumi. Seperti halnya cahaya inderawi yang menyinari benda material, sehingga nampaklah benda itu bagi indera kita. Bedanya, kalau ketampakan sesuatu melalui cahaya ilahi adalah wujudnya sesuatu itu. Sedang ketampakan benda material oleh cahaya inderawi bukanlah wujudnya benda itu (tetapi adalah sifat-sifatnya yang tampak).

Allah SWT adalah cahaya yang khas, yang didapati orang mukmin, dan dengan amal salehnya ia memperoleh hidayah. Cahaya itu ma’rifat yang menjadikan hatinya tersinari pada hari ketika hati orang-orang tidak menentu, dan yang mengantarkan dirinya pada kebahagiaan yang kekal. Pada hari itu mereka menyaksikan dengan nyata apa yang tersembunyi di dunia.

Cahaya itu diumpamakan dengan lampu di balik kaca, dan di dalam misykat  (tempatnya), menyala oleh minyak yang paling jernih. Oleh karena itu, kaca di atas lampu itu bersinar bagai bintang yang berkilauan, sehingga menambah cahaya di atas cahaya. Lampu itu diletakkan di rumah ibadah di dalamnya terdapat orang-orang mukmin yang dalam berzikir dan beribadah tak disibukkan oleh perniagaan mereka, dan mereka senantiasa mensucikan Allah. Dengan demikian makna ini mengisyaratkan sifat mereka bahwa Allah memuliakan mereka, karena cahaya ma’rifatullah  (mengenal Allah) yang membawa kebahagiaan abadi. Hal ini tak dicapai orang-orang tak beriman, dan mereka berada di dalam kegelapan tanpa bisa melihat.

Oleh karena itu, orang-orang yang disibukkan dengan Tuhan dan berpaling dari masalah kehidupan duniawi, telah dikhususkan dengan cahaya bagi mereka dari sisi Allah. Arti misykat dalam bahasa adalah lubang dinding (tanpa jendela), di dalam kamar, dapat diletakkan di situ perabotan seperti lentera dan lainnya. Kata “nûr” di dalam QS.An-Nur ayat 35 itu bermakna bahwa timbulnya apapun yang bersifat material menjadi tampak bagi siapa yang melihatnya. Karena itu dengannya tampaklah segala sesuatu yang di luar. Adapun nur (cahaya) itu sendiri, dengan sendirinya nampak dan tersingkap bagi kita. Inilah sesuatu yang pertama disebut dengan “nur” baginya. Kemudian menjadi kata umum dengan kiasan atau kenyataan yang kedua- bagi apapun (sesuatu lainnya) yang karenanya sesuatu inderawi menjadi tersingkap dan diketahui.

Dengan penjelasan tersebut, maka semua indera lahiriah (seperti daya-daya inderawi: penglihatan, pendengaran, penciuman, pencicipan, perabaan) merupakan atau mempunyai cahaya, yang menampakkan apa-apa yang terinderakan. Kemudian termasuk bagi apa-apa yang tak terinderakan, bahwa akal juga merupakan cahaya, yang karenanya semua ma’qulat  (rasional) menjadi tampak. Nur (cahaya) lahiriah, terlihat dengan pandangan kasat, sehingga terpilah darinya cahaya ilahi yang bermakna zhâhir (yang tampak) dengan sendirinya dan muzhhir  (yang menampakkan) sesuatu selainnya.

Segala sesuatu yang dengan wujudnya menampakkan diri karena selainnya, adalah mishdaq tâm  (ekstensi yang utuh) bagi nur itu. Sesuatu ini adalah mumkinul wujud  (yang wujudnya bergantung) pada yang lain (yakni, Allah SWT) yang mengadakannya. Oleh karena itu, Dzat-Nya Yang Maha tinggi adalah mishdaq atam  (ekstensi mahasempurna) bagi nur itu (yang bermakna zahir muzhhir  di atas). Oleh karena itu, di sana ada wujud dan cahaya yang karenanya segala sesuatu tersifati. Ialah wujud dan cahaya yang -bukan hakiki tetapi- secara kiasan. Sedangkan wujud dan cahaya yang mandiri secara esensial, yang segala sesuatu tersinari olehnya, adalah wujud dan cahaya Allah. Atas dasar itulah, Allah SWT adalah cahaya yang dengannya langit dan bumi nampak. Karena (kata) nur di sini terkait dengan langit dan bumi, kemudian dinisbatkan kepada Allah. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa makna “Allah adalah cahaya langit dan bumi” ialah bahwa Allah (munawwir) yang menerangi keduanya.


Bottom Note

Menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab pribadi dalam menjalankan ibadah itu penting. Ibadah yang dilakukan dengan kesadaran mengandung maksud, bahwasanya ibadah yang di laksanakan yang dikerjakannya tidak ada unsur paksaan di dalamnya, bias juga melaksanakan ibadah tersebut paham dan tahu terhadap apa yang dia lakukan dan dia kerjakan. Dan sedangkan orang yang mabuk sedang tidak sadarkan diri, maka apapun yang dilaksanakannya di luar kontrol akal pikiran yang dia lakukan. Oleh karena itu Allah melarang orang yang mabuk tidak sadarkan diri untuk melaksanakan atau mengerjakan ibadah (Sholat) seperti yang tertera di dalam Ayat suci Al-Qur’an :
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu katakan" (QS An Nisa : 43).