May 18, 2026

Hubungan Antara Imajinasi dan Kreativitas

 


Video klip di atas ada "shape of my heart" milik Sting versi gitar. Ilustrasinya SettiaBlog buat daun Pisang Kipas yang bergerak di tiup angin, dengan kombinasi warna Deep pink, Mint green dan Violet. Secara filosofis, warna Violet identik dengan kreativitas, imajinasi, dan intuisi tingkat tinggi.

Imajinasi sendiri bisa di artikan daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan) atau menciptakan gambar-gambar (lukisan, karangan, dan lain lain) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang. Imajinasi juga merupakan kekuatan atau proses menghasilkan ide. Jadi imajinasi hanya terdapat dalam pikiran manusia yang membayangkan gambar-gambar atau kata-kata. Imajinasi bersifat khayal dan hanya terdapat dalam angan-angan, bukan yang sebenarnya. Sedangkan hal atau sesuatu yang dibayangkan dalam pikiran disebut dengan imaji.

Imajinasi terkadang muncul tiba-tiba, tanpa disengaja terlintas di pikiran manusia. Namun ndak jarang pula imajinasi dengan sengaja dimunculkan dengan memikirkan suatu hal atau masalah, sehingga imajinasi pun dapat digunakan untuk menemukan pemecahan suatu masalah. Terkadang jika ndak terkontrol, imajinasi bisa berubah menjadi liar dan ndak terkendali. Oleh karena itu, dibutuhkan media penyaluran yang tepat agar imajinasi menjadi lebih terarah dan menghasilkan hal-hal yang positif dan berguna serta ndak merugikan pihak lain.

Imajinasi terbagi menjadi dua, yaitu imajinasi verbal dan imajinasi visual. Imajinasi verbal adalah imajinasi yang terbentuk oleh kata-kata dalam pikiran manusia dan diproses di dalam otak kiri. Sedangkan imajinasi visual adalah imajinasi yang berbentuk gambar-gambar dalam mata pikiran manusia dan diproses oleh otak kanan. Orang dewasa yang telah mengetahui banyak kosa kata cenderung lebih menggunakan kata-kata dalam berimajinasi, sehingga banyak orang dewasa yang justru mengalami ketumpulan dalam berimajinasi dengan gambar. Namun ndak sedikit pula yang imajinasi visualnya tetap tajam dan berkembang baik. Sedangkan pada anak-anak yang belum banyak mengenal kosa kata akan memvisualisasikan apa yang ia lihat dan pikirkan dalam bentuk gambar dalam pikiran mereka.
“Anak-anak adalah makhluk yang terbiasa berpikir dengan menggunakan imaji. Mereka melakukan hal tersebut jauh sebelum mereka memiliki kemampuan bahasa”. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan imajinasi visual kita sedikit demi sedikit menurun ketika kita semakin beranjak dewasa. Hal ini disebabkan oleh pengaruh bahasa, semakin banyak kita mengetahui kosa kata semakin menurun kemampuan kita dalam berimajinasi secara visual. Seperti yang dialami oleh ilmuwan terkenal, Albert Einstein. Einstein diajarkan untuk berpikir dengan imaji visual saat ia masih duduk si bangku sekolah. Pada usia 16 tahun, ia menggunakan imaji visual untuk melakukan terobosan eksperimen otak yang mendasari ilmu pemecahan atom. Ucapannya yang terkenal yaitu,
“Kata-kata atau bahasa ndak berperan penting dalam mekanisme pikiran saya … elemen pikiran saya adalah imajinasi.”

Walau ndak dapat dilihat secara kasat mata, imajinasi ternyata memiliki manfaat-manfaat yang berguna dalam kehidupan manusia. Dengan mengasah kemampuan pikiran kita untuk bebas berimajinasi, kita dapat membayangkan dan membuat sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Dimulai dari hal-hal kecil yang terkesan remeh seperti membuat mainan dari barang-barang bekas. Dibutuhkan kreativitas, imajinasi, pikiran, dan pertimbangan untuk menciptakan sesuatu menggunakan bahan-bahan yang ndak terpakai . Untuk membuat hal-hal kecil saja dibutuhkan imajinasi, apalagi dengan hal-hal besar yang dapat merubah dunia seperti Wright bersaudara yang pertama kali menciptakan pesawat terbang. Keinginan mereka agar manusia dapat terbang di angkasa membuat mereka berpikir untuk menciptakan alat yang dapat menerbangkan manusia. Mereka melakukan berbagai percobaan hingga dapat menciptakan alat yang dapat membawa mereka terbang. Walau belum secanggih pesawat terbang di masa sekarang, namun penemuan mereka dapat merubah dunia menjadi lebih baik.

Selain itu, imajinasi juga dapat membantu menyelesaikan permasalahan. Ketika seseorang memiliki suatu masalah dan membutuhkan penyelesaian yang tepat, imajinasi dapat membantu menemukan penyelesaian dengan membiarkan mata pikiran mengolah masalah yang dihadapi tersebut untuk menemukan penyelesaian yang tepat. Pemecahan yang didapat tergantung dari bagaimana orang tersebut berpikir. Jika seseorang berpikir secara cerdas, pemecahan yang didapatkan bisa lebih dari satu pemecahan melalui pemikiran divergen. Namun dalam sistem pendidikan, siswa biasanya hanya dididik untuk menemukan satu pemecahan saja dengan pemikiran konvergen dan harus patuh pada aturan yang menyebabkan kreativitasnya justru dibatasi. Dengan menemukan pemecahan yang tepat, permasalahan yang sedang dihadapi dapat segera teratasi, karena cara terbaik untuk melarikan diri dari masalah adalah dengan menyelesaikannya.

Imajinasi ternyata dapat pula digunakan sebagai alat untuk memerangi penyakit. Kekebalan dan penyakit kita ternyata sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor kejiwaan. Keadaan pikiran kita dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita dengan memerangi virus, bakteri, serta sel-sel berbahaya yang menggerogoti sistem kekebalan tubuh kita. Seperti kisah berikut ini, tentang seseorang yang menderita herpes genital selama 10 tahun dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuhnya menurun. Selama 10 tahun tersebut ia harus minum obat-obat antivirus yang hanya menyembuhkan penyakitnya sementara saja, karena jika ia berhenti meminum obat-obat tersebut penyakit itu datang lagi. Kemudian ia dilatih oleh seseorang untuk menciptakan imaji dalam mata pikirannya untuk memerangi penyakit tersebut. Ia dilatih untuk memvisualisasikan ikan paus dan lumba-lumba yang memburu virus-virus herpes yang ada di dalam tubuhnya. Setelah beberapa minggu, dokter mengukur sistem kekebalan tubuhnya. Sistem kekebalan tubuhnya kembali membaik dan penyakitnya ndak lagi sering muncul, bahkan saat ia ndak minum obat. Imajinasi juga dapat kita manfaatkan ketika menghadapi operasi. Dengan imajinasi ini kita ndak hanya dapat memvisualisasikan pemandangan yang menyenangkan untuk relaksasi dan mengurangi kepanikan menjelang operasi, tetapi kita bahkan dapat mengimajinasikan respon-respon terhadap rasa sakit dan tertekan tersebut dan berpikir kita dapat mengatasinya dengan bersikap tenang dan rileks.

Manfaat imajinasi lainnya yaitu dalam hal menghafalkan dan menirukan rangkaian gerakan seperti yang dilakukan oleh para atlet senam. Semakin baik kemampuan imajinasi mereka, semakin baik pula kemampuan mereka untuk menirukan sebuah gerakan setelah pengamatan yang singkat. Sehingga, biasanya para atlet terbaik ndak hanya mahir dalam dunia fisik, melainkan juga juara dalam simulasi mata pikiran. Ndak hanya itu, imajinasi ternyata bermanfaat juga untuk meningkatkan daya ingat. Orang yang mempunyai daya imajinasi tinggi, biasanya dapat mengingat peristiwa yang telah terjadi bertahun-tahun lalu dengan lebih jelas. Manfaat-manfaat imajinasi seperti yang telah disebutkan di atas dapat digunakan oleh orang yang benar-benar mengasah kemampuan imajinasinya. Sehingga diharapkan setiap orang dapat mengambil manfaat-manfaat tersebut dengan terus belajar meningkatkan daya imajinasi mereka menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.

Hal pertama yang kita lakukan untuk menciptakan imaji dalam pikiran kita adalah dengan melihat. Ketika melihat suatu obyek tertentu, otak kita secara otomatis akan mengolah informasi tersebut. Dengan begitu otak akan memvisualisasikan obyek yang kita lihat tersebut dalam mata pikiran kita. Saat kita menciptakan imaji visual dalam pikiran kita, kita ndak hanya sekedar menciptakan gambar mental yang statis dalam pikiran kita. Tetapi kita juga memindahkan imaji secara mental dalam mata pikiran kita. Setelah otak mencerna dan mengolah obyek yang kita lihat tadi, pikiran kita akan mulai bertanya-tanya tentang obyek yang kita lihat tersebut. Kemudian, setelah pikiran kita dapat menyimpulkan obyek tersebut, maka saat itulah imajinasi mulai bekerja. Kita akan mulai memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan obyek yang kita lihat tersebut. Dan pikiran-pikiran tersebut hanya terdapat dalam angan-angan kita saja dan ndak sungguh-sungguh terjadi pada obyek tersebut. Begitulah cara otak kita menciptakan imaji dalam pikiran kita.

Kreativitas adalah kemampuan mencipta atau daya cipta. Banyak orang beranggapan bahwa kreativitas ndak dapat dipelajari dan merupakan sifat bawaan yang ndak dapat diolah dengan dua kemungkinan: anda kreatif atau ndak. Sangat sedikit orang yang mengerti bahwa mereka bisa belajar agar menjadi kreatif. Orang sering frustasi ketika menemui jalan buntu dan ndak mampu menyelesaikan masalah mendesak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan diri dan semangat kerja. Bahkan, jika mendapat ide cemerlang sekalipun, orang lebih cemas akan kritikan orang lain, bukannya terus maju untuk mewujudkannya. Kini, banyak orang yang mulai menyadari bahwa kreativitas berperan dalam meraih kebahagiaan pribadi dan keunggulan profesional.
“Orang-orang kreatif menjadi pemimpin dalam bisnis dan masyarakat, mengerti cara memecahkan masalah ataupun menghilhami orang lain untuk meningkatkan peran dalam kehidupan”.
Perlu diketahui pula bahwa ndak ada kepribadian tertentu yang menjadi prasyarat kreativitas. Seperti apapun kepribadian kita, kita memiliki kapasitas kreatif yang sama dengan orang lain. Para manusia kreatif terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk, serta dapat ditemukan pada profesi manapun. Sehingga kita ndak boleh berkecil hati serta rendah diri dan menganggap kita ndak memiliki kreativitas seperti yang dimiliki oleh orang lain.

Ada berbagai macam cara yang dapat kita tempuh untuk belajar menjadi orang kreatif.
Yang pertama adalah menyatu dengan masyarakat luas. Dengan berkomunikasi dengan orang lain kita bisa mendapatkan informasi apa pun yang mungkin dapat bermanfaat bagi kita. Sehingga kemungkinan kita bisa mendapatkan ide-ide kreatif ketika kita sedang berkomunikasi dengan orang lain.
Strategi kedua untuk memupuk kreativitas adalah mendapatkan ruangan dan lingkungan yang mampu menjadikan pikiran dan energi mengalir deras. Pengaruh lingkungan terhadap kreativitas ternyata lebih besar daripada yang diketahui orang. Lingkungan mempengaruhi suasana hati dan keseluruhan cara memandang hidup. Lingkungan juga memberi rangsangan kuat pada perasaan, ide, dan wawasan terhadap orang yang kita temui, atau kejadian yang kita alami. Oleh karena itu kenalilah lingkungan kita untuk membangkitkan ide-ide cemerlang dalam pikiran kita.
Cara ketiga adalah dengan bepergian. Bepergian selain bisa menyegarkan kembali pikiran yang suntuk, juga dapat memberi kita inspirasi dan memunculkan ide-ide yang sama sekali belum pernah terpikirkan oleh kita karena terbelenggu oleh rutinitas.
Yang keempat yaitu melalui permainan. Kreativitas ndak hanya berurusan dengan hal-hal yang bersifat serius. Bermain mencakup semua bentuk hal-hal yang bersifat bersenang-senang, namun bermain juga merupakan komponen penting dalam proses mengembangkan kreativitas.
“Lewat permainan, jiwa kreatif berhubungan dengan proses mental penuh daya khayal sehingga kita mampu membuat kaitan baru, melihat gambaran baru, dan mendapat wawasan baru”.

Strategi kelima adalah melalui imajinasi. Dengan membiarkan pikiran kita berkelana mencari hal-hal baru, kita bisa menemukan hal-hal yang sama sekali belum pernah terpikirkan oleh siapa pun. Dengan begitu kita dapat mengasah kreativitas kita yang semula tumpul agar dapat menciptakan ide dan gagasan cemerlang. Dan masih ada banyak cara lain yang bisa digunakan untuk meningkatkan kreativitas kita. Tergantung dari kita yang lebih merasa nyaman menggunakan metode yang mana dalam menghidupkan ide-ide kreatif. Dengan terus menggali potensi kreatif kita, kita bisa membangun dunia yang jauh lebih baik lagi.

Berhubungan dengan Kreativitas Menurut Dr. Howard Gardner dari Universitas Harvard dalam bukunya Erames of Mind, dan dipopulerkan oleh Thomas Amstrong dalam bukunya Seven Kinds of Smart, kita ndak hanya diberkahi satu jenis kecerdasan, namun tujuh, yaitu:

1. Verbal / linguistik : kemampuan memanipulasi kata secara lisan atau tertulis.

2. Matematis / logis : kemampuan memanipulasi sistem nomor dan konsep logis.

3. Spasial : kemampuan melihat dan memanipulasi pola dan desain.

4. Musikal : kemampuan mengerti dan memanipulasi konsep musik, seperti nada, irama, dan keselarasan.

5. Kinestetis-tubuh : kemampuan memanfaatkan tubuh dan gerakan, seperti dalam olahraga atau tari.

6. Intrapersonal : kemampuan memahami perasaan diri sendiri, gemar merenung serta berfilsafat.

7. Interpersonal : kemampuan memahami orang lain, pikiran, serta perasaan mereka.

Dengan tujuh jenis kecerdasan tersebut di atas, setiap orang jelas mempunyai potensi kreatif masing-masing yang bisa dikembangkan. Jadi, ndak ada lagi alasan untuk menganggap bahwa kreativitas sejati adalah hak khusus orang-orang yang dikaruniai bakat, karena setiap orang mempunyai bakat sendiri-sendiri yang sedang menunggu untuk diolah lebih lanjut.

Seperti yang telah dijelaskan di depan, bahwa imajinasi dapat memunculkan ide-ide kreatif yang mungkin selama ini hanya terpendam dalam tanpa ada upaya lebih lanjut untuk menggalinya. Sehingga kita dapat melihat bahwa daya imajinasi seseorang jelas akan mempengaruhi kreativitas yang ia miliki. Seperti kutipan kata-kata seorang ilmuwan jenius terkemuka, Albert Einstein,
“Untuk mengajukan berbagai pertanyaan baru, kemungkinan baru, untuk menilai masalah lama dari sudut pandang baru, dibutuhkan daya khayal kreatif. Daya khayal kreatif menjadikan ilmu pengetahuan maju pesat.”
Oleh sebab itu, untuk mensyukuri karunia yang telah diberikan oleh Allah ﷻ sudah semestinya kita memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan cara berkarya. Dengan berkarya dari hasil imajinasi dan kreativitas kita, kita dapat memajukan dunia. Kita ndak perlu malu mendengar olok-olok dan cercaan dari orang lain, karena siapa tahu suatu saat ide kreatif kita justru akan membuat orang lain kagum. Jangan takut untuk melangkah lebih maju dengan potensi kreatif kita, walaupun orang-orang yang memiliki imajinasi dan kreativitas tinggi sering dianggap remeh bahkan sinting oleh orang lain. Jadi sudah seharusnya pula kita menghargai karya orang lain seperti kita menghargai karya kita. Karena setiap manusia pasti akan merasa senang apabila hasil karyanya dihargai oleh orang lain.

Udah ya, maafin SettiaBlog ya.
To practice any art, no matter how well or badly, is a way to make your soul grow.


Video klip kedua ini ilustrasinya SettiaBlog gunakan pensil warna. Kok ndak di kasih animasi SettiaBlog? Ndak, justru indahnya di situ. Tatapan matanya yang tajam namun tenang dan bibirnya yang tanpa senyum namun anggun, kalau di kasih animasi keindahannya akan hilang. Untuk lagunya SettiaBlog kasih "Memories" milik Dean Lewis. Kita semua harus bersyukur karena memiliki memori otak yang sempurna dari pada makhluk lainnya. Dan memori otak sangat penting bagi manusia karena berfungsi sebagai pusat kendali yang memungkinkan kita untuk belajar hal baru, mengingat pengalaman, bernalar logis, mengenali lingkungan, dan merencanakan masa depan. Tanpa memori, kita ndak bisa mengembangkan identitas diri atau bertahan menjalani aktivitas sehari-hari. Untuk backgroundnya SettiaBlog gunakan kombinasi warna senada, Burly wood, Eucalyptus, Lime green dan Aquamarine.

Apa yang sebenarnya terjadi ketika kita mencipta sesuatu yang baru? Apakah kreativitas itu datang begitu saja, seperti ilham dari langit? Kreativitas ternyata bukan hasil dari kekosongan, melainkan hasil dari permainan ulang memori yang sudah tersimpan di otak kita. Bayangkan ini: setiap hari, otak kita membuat ribuan bahkan jutaan keputusan. Semua itu ndak lepas dari memori. Otak dirancang untuk mengenali pola, lalu merespons dengan cepat atau perlahan, tergantung situasinya. Respons cepat berasal dari “otak emosi” — bagian yang mengandalkan insting dan kebiasaan. Sementara respons yang lebih lambat, penuh pertimbangan, berasal dari “otak rasional” yang memikirkan sebab akibat.

Menariknya, mayoritas aktivitas harian kita justru dipicu oleh otak emosi. Mulai dari memilih pakaian, merespons ucapan orang, sampai mengambil keputusan besar dalam hidup — semua itu sering kali lebih banyak ditentukan oleh perasaan dan kebiasaan daripada logika murni.
Lalu, di mana peran kreativitas?
Kreativitas ternyata sangat bergantung pada memori. Imajinasi bukanlah hasil dari ruang kosong, tapi hasil dari penggabungan ulang hal-hal yang sudah kita simpan dalam kepala. Misalnya, bayangan tentang “kuda terbang” adalah hasil kombinasi antara memori tentang kuda dan sayap. Otak kita pintar merangkai ulang informasi lama menjadi sesuatu yang terasa baru. Proses ini disebut recalling memanggil kembali memori, baik yang disimpan secara sadar (eksplisit) maupun tidak sadar (implisit). Dan hebatnya, memori itu tersimpan di berbagai lokasi dalam otak.

Seiring berjalannya waktu, Anda mungkin merasa daya ingat Anda mulai sedikit menurun. Siapa di antara kita yang ndak pernah kesulitan mengingat nama sesuatu yang ada di ujung lidah kita? Anda mungkin juga mudah mengingat nama guru kelas satu Anda, tetapi ndak ingat apa yang Anda makan untuk makan malam kemarin. Itu terjadi pada siapa saja... namun, bagaimana jika kita dapat mengambil tindakan untuk meningkatkan daya ingat kita? Di bawah ini ada beberapa tip's mudah untuk meningkatkan daya ingat.

Ulangi informasi. Kita lebih mudah mengingat informasi jika kita mengulanginya dengan cara tertentu, sehingga informasi tersebut tersimpan dalam memori. Itulah mengapa catatan tertulis sangat efektif dalam proses pembelajaran. Berbicara dengan lantang juga bisa efektif. Baru saja mengenal nama seseorang? Gunakan dalam sebuah kalimat. Perlu mengingat urutan angka? Ucapkan beberapa kali dengan lantang agar lebih mudah diingat. Atau mungkin Anda terbiasa dengan rutinitas sehingga Anda ndak ingat apakah Anda mengunci pintu saat meninggalkan rumah. Lain kali, ucapkan pada diri sendiri "Pintu terkunci!" saat Anda hendak keluar. Anda mungkin akan mendapat tatapan dari tetangga, tetapi itu akan memperkuat tugas tersebut dalam ingatan Anda.

Hindari multitasking dan terlalu banyak waktu di depan layar. Setiap saat dalam sehari, kita memiliki banyak hal yang harus dikerjakan. Daya ingat Anda akan meningkat (begitu pula produktivitas Anda) jika Anda memaksa diri untuk fokus pada satu tugas dalam satu waktu. Ini berarti Anda harus menghindari gangguan, jika memungkinkan. Ponsel kita, dengan berbagai platform media sosial dan kesempatan untuk terus-menerus menggulir layar, telah melatih pikiran kita untuk mengamati satu hal, lalu langsung melupakannya saat kita beralih ke hal lain yang memicu dopamin. Cobalah untuk ndak menghabiskan terlalu banyak waktu di ponsel Anda; gantikan aktivitas menggulir layar tanpa henti dengan buku yang bagus atau berjalan-jalan di alam. Pikiran Anda akan berterima kasih untuk itu.

Cobalah alat bantu mnemonik. Alat bantu mnemonik adalah trik berguna untuk membantu daya ingat Anda. Teknik-tekniknya meliputi akronim, sajak, pengelompokan, dan masih banyak lagi. Kemungkinan besar, Anda pernah menggunakan alat bantu ini di masa sekolah. Menyanyikan alfabet dengan iringan musik mungkin termasuk alat bantu mnemonik pertama yang Anda pelajari! Terkadang, membuat alat bantu mnemonik pribadi Anda sendiri dapat membantu Anda mengingat hal-hal yang penting bagi Anda.

Tambahkan makanan yang baik untuk otak ke dalam diet Anda. Makanan tertentu sangat bagus untuk meningkatkan daya ingat. Ikan, kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian, beri, dan sayuran hijau semuanya berkontribusi pada kesehatan otak. Selain meningkatkan daya ingat, makanan-makanan ini juga dapat mencegah penurunan fungsi kognitif. Jangan lupa untuk tetap terhidrasi juga! Air merupakan sebagian besar dari otak kita. Otak akan menyusut jika Anda terlalu dehidrasi, yang akan memengaruhi kemampuan Anda untuk mengingat.

Hindari gula dan makanan ndak sehat lainnya. Di sisi lain, cobalah untuk menghindari terlalu banyak gula dalam diet Anda karena dapat menyebabkan peradangan di otak dan membuat Anda merasa lesu. Terlalu banyak lemak dan gula terbukti dapat merusak daya ingat Anda. Jauhi juga makanan olahan, makanan gorengan, alkohol, dan banyak garam. Diet sehat sangat bermanfaat bagi tubuh dan otak Anda!

Kelola stres Anda. Stres ndak pernah membuat kita merasa dalam kondisi terbaik. Ini karena tubuh Anda melepaskan hormon yang disebut kortisol, yang mengganggu proses memori pikiran Anda. Anda lebih cenderung melupakan hal-hal penting ketika menderita kecemasan yang berlebihan. Yang terburuk, stres kronis sebenarnya dapat merusak hipokampus Anda, bagian otak yang menyimpan ingatan. Penting untuk mengelola stres Anda. Tidur yang cukup, luangkan waktu untuk perawatan diri, dan pastikan untuk membaca blog sebelumnya tentang manajemen stres jika Anda merasa kesulitan.

Jangan pernah berhenti belajar. Otak kita akan lelah karena rutinitas kehidupan sehari-hari yang monoton. Seperti tubuh kita, otak perlu aktif agar tetap sehat. Anda dapat menjaga ketajaman otak dengan mempelajari hal-hal baru dan menjalani pengalaman baru. Cobalah belajar memainkan alat musik atau mempelajari bahasa baru. Bacalah satu bab buku setiap malam sebelum tidur. Atau luangkan waktu untuk hobi baru yang selama ini Anda minati. Terlalu sibuk untuk melakukan semua itu? Luangkan lima menit di pagi hari untuk mencoba teka-teki silang, atau permainan asah otak lainnya yang membuat Anda berpikir. Dunia ini sangat luas, dan kita memiliki teknologi tanpa batas di ujung jari kita—kesempatan untuk belajar ndak ada habisnya!

No comments:

Post a Comment