Ndak sengaja SettiaBlog pas lagi buka Youtube nya Hoáng Thi Luyên, di kebunnya dia, SettiaBlog lihat ada bunga Krisan dengan motif orange di tengah, terus kuning dan paling tepi warna putih. Cukup unik ini, makanya SettiaBlog screenshot terus SettiaBlog gunakan background. Bunga Krisan sendiri melambangkan "optimisme". Video klip "who says" di atas milik Selena Gomez juga ber-temakan optimisme. Biarin orang lain bicara apa, apalagi sekarang banyak pemberitaan yang simpang - siur. Yang penting kita harus tetap optimisme menjalani kehidupan, Allah SWT lebih mengerti semua itu dan percaya bahwa Allah SWT sebagai sebaik-baiknya Penolong. Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi hambanya yang beriman dan bersifat optimis.
Bagaimana membangun rasa Optimisme pada diri kita ?
Membangun rasa optimisme pada diri kita adalah sebuah perjalanan yang memerlukan kesadaran, latihan, dan komitmen. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda membangun dan mempertahankan sikap optimis:
1. Bersyukur: Mulailah dengan menghargai hal-hal baik dalam hidup Anda. Setiap hari, luangkan waktu untuk merenungkan hal-hal yang membuat Anda bersyukur. Fokus pada hal-hal positif dapat membantu Anda melihat sisi cerah dari kehidupan.
2. Mengubah pola pikir negatif: Sadari pola pikir negatif yang mungkin Anda miliki dan usahakan untuk menggantinya dengan pemikiran yang lebih positif dan konstruktif. Tantang pikiran-pikiran negatif dengan pertanyaan-pertanyaan seperti “Apakah ini benar-benar masalah besar?” atau “Apa yang bisa saya pelajari dari situasi ini?”
3. Mengasup bahan-bahan positif: Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lingkungan mental kita memiliki dampak besar pada sikap kita. Pilihlah untuk mengasup bahan-bahan yang membangun, inspiratif, dan positif seperti buku, audio, kursus, dan percakapan.
4. Tetap fokus pada solusi: Daripada terjebak dalam pemikiran tentang masalah atau hambatan, cobalah untuk tetap fokus pada solusi. Identifikasi langkah-langkah konkret yang dapat Anda ambil untuk mengatasi masalah dan bertindaklah sesuai dengan rencana tersebut.
5. Berlatih penghargaan diri: Kenali dan hargai pencapaian-pencapaian kecil yang Anda lakukan setiap hari. Memberi penghargaan pada diri sendiri dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan optimisme.
6. Mencari dukungan: Temukan orang-orang yang mendukung dan positif di sekitar Anda. Berbagi pengalaman dan tujuan Anda dengan orang-orang ini dapat memberi Anda dorongan dan dukungan yang Anda butuhkan untuk tetap optimis.
7. Terus belajar dan berkembang: Lihatlah setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Tetap terbuka terhadap peluang baru dan teruslah mengembangkan diri Anda.
Dengan kesadaran dan latihan yang konsisten, Anda dapat membangun sikap optimis yang kuat yang akan membantu Anda menghadapi hidup dengan lebih baik. Empat kunci untuk optimisme. Berikut latihan mentalnya :
1. Berpikir dan berbicara tentang apa yang anda inginkan dan bagaimana cara memperolehnya sepanjang waktu.
Karena apa pun yang Anda pikirkan dan bicarakan, Anda akan menariknya ke dalam hidup Anda. Itu adalah latihan mental yang bagus untuk mengkultivasi optimisme. Fokus pada tujuan dan cara untuk mencapainya dapat membantu mengarahkan pikiran dan energi positif ke arah yang produktif. Dengan memvisualisasikan apa yang Anda inginkan dan berbicara tentang cara mencapainya, Anda menggerakkan diri Anda sendiri menuju langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan impian Anda. Ini membantu menciptakan suasana yang positif dalam pikiran dan tindakan Anda, yang pada gilirannya dapat memperkuat optimisme dan motivasi Anda.
2. Kunci kedua optimisme adalah mencari hal baik dalam setiap situasi.
Benar sekali! Mencari hal baik dalam setiap situasi merupakan kunci penting dalam membangun dan mempertahankan sikap optimis. Terkadang, dalam kehidupan, kita dihadapkan pada situasi yang sulit atau tantangan yang menantang. Namun, bahkan di tengah-tengah kesulitan tersebut, ada peluang untuk menemukan sisi positifnya. Misalnya, meskipun suatu kegagalan mungkin terasa menyakitkan pada awalnya, kita bisa melihatnya sebagai peluang untuk belajar dan berkembang. Setiap kesalahan atau kegagalan membawa dengan mereka pelajaran berharga yang dapat membantu kita tumbuh lebih kuat dan lebih bijaksana di masa depan. Dengan melatih diri untuk mencari hal baik dalam setiap situasi, kita dapat melatih pikiran kita untuk fokus pada solusi daripada masalah. Ini membantu kita mengembangkan pola pikir yang lebih positif dan adaptif, yang pada gilirannya dapat meningkatkan optimisme dan ketahanan kita dalam menghadapi tantangan hidup.
3. Mencari hikmah berharga di setiap masalah.
Benar sekali, mencari hikmah berharga di setiap masalah adalah salah satu aspek penting dari sikap optimis. Setiap masalah atau tantangan yang kita hadapi dalam hidup membawa pelajaran berharga yang dapat membentuk karakter kita dan membantu kita tumbuh sebagai individu.
Mengubah pandangan kita terhadap masalah sebagai peluang untuk belajar dan berkembang dapat membantu kita menghadapinya dengan sikap yang lebih positif dan produktif. Bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun, ada kesempatan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang diri kita sendiri, orang lain, atau dunia di sekitar kita. Dengan mencari hikmah di balik setiap masalah, kita dapat melihatnya sebagai bagian penting dari perjalanan kita menuju pertumbuhan dan pemenuhan potensi kita. Ini membantu kita membangun ketahanan yang kuat dan memupuk sikap optimis yang kuat bahkan di tengah-tengah kesulitan.
4. Mengasup pikiran Anda dengan bahan-bahan positif baik berupa buku, audio, kursus, seminar, konferensi serta percakapan positif.
Tentu, menjaga pikiran kita terpenuhi dengan bahan-bahan positif adalah kunci keempat dalam memelihara sikap optimis. Lingkungan mental kita memiliki dampak yang besar pada pola pikir dan persepsi kita terhadap dunia di sekitar kita. Dengan memilih untuk mengasup bahan-bahan yang membangun, inspiratif, dan positif, kita dapat membentuk pola pikir yang lebih optimis dan memperkuat mental kita.
Bagaimana membangun rasa Optimisme pada diri kita ?
Membangun rasa optimisme pada diri kita adalah sebuah perjalanan yang memerlukan kesadaran, latihan, dan komitmen. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda membangun dan mempertahankan sikap optimis:
1. Bersyukur: Mulailah dengan menghargai hal-hal baik dalam hidup Anda. Setiap hari, luangkan waktu untuk merenungkan hal-hal yang membuat Anda bersyukur. Fokus pada hal-hal positif dapat membantu Anda melihat sisi cerah dari kehidupan.
2. Mengubah pola pikir negatif: Sadari pola pikir negatif yang mungkin Anda miliki dan usahakan untuk menggantinya dengan pemikiran yang lebih positif dan konstruktif. Tantang pikiran-pikiran negatif dengan pertanyaan-pertanyaan seperti “Apakah ini benar-benar masalah besar?” atau “Apa yang bisa saya pelajari dari situasi ini?”
3. Mengasup bahan-bahan positif: Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lingkungan mental kita memiliki dampak besar pada sikap kita. Pilihlah untuk mengasup bahan-bahan yang membangun, inspiratif, dan positif seperti buku, audio, kursus, dan percakapan.
4. Tetap fokus pada solusi: Daripada terjebak dalam pemikiran tentang masalah atau hambatan, cobalah untuk tetap fokus pada solusi. Identifikasi langkah-langkah konkret yang dapat Anda ambil untuk mengatasi masalah dan bertindaklah sesuai dengan rencana tersebut.
5. Berlatih penghargaan diri: Kenali dan hargai pencapaian-pencapaian kecil yang Anda lakukan setiap hari. Memberi penghargaan pada diri sendiri dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan optimisme.
6. Mencari dukungan: Temukan orang-orang yang mendukung dan positif di sekitar Anda. Berbagi pengalaman dan tujuan Anda dengan orang-orang ini dapat memberi Anda dorongan dan dukungan yang Anda butuhkan untuk tetap optimis.
7. Terus belajar dan berkembang: Lihatlah setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Tetap terbuka terhadap peluang baru dan teruslah mengembangkan diri Anda.
Dengan kesadaran dan latihan yang konsisten, Anda dapat membangun sikap optimis yang kuat yang akan membantu Anda menghadapi hidup dengan lebih baik. Empat kunci untuk optimisme. Berikut latihan mentalnya :
1. Berpikir dan berbicara tentang apa yang anda inginkan dan bagaimana cara memperolehnya sepanjang waktu.
Karena apa pun yang Anda pikirkan dan bicarakan, Anda akan menariknya ke dalam hidup Anda. Itu adalah latihan mental yang bagus untuk mengkultivasi optimisme. Fokus pada tujuan dan cara untuk mencapainya dapat membantu mengarahkan pikiran dan energi positif ke arah yang produktif. Dengan memvisualisasikan apa yang Anda inginkan dan berbicara tentang cara mencapainya, Anda menggerakkan diri Anda sendiri menuju langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan impian Anda. Ini membantu menciptakan suasana yang positif dalam pikiran dan tindakan Anda, yang pada gilirannya dapat memperkuat optimisme dan motivasi Anda.
2. Kunci kedua optimisme adalah mencari hal baik dalam setiap situasi.
Benar sekali! Mencari hal baik dalam setiap situasi merupakan kunci penting dalam membangun dan mempertahankan sikap optimis. Terkadang, dalam kehidupan, kita dihadapkan pada situasi yang sulit atau tantangan yang menantang. Namun, bahkan di tengah-tengah kesulitan tersebut, ada peluang untuk menemukan sisi positifnya. Misalnya, meskipun suatu kegagalan mungkin terasa menyakitkan pada awalnya, kita bisa melihatnya sebagai peluang untuk belajar dan berkembang. Setiap kesalahan atau kegagalan membawa dengan mereka pelajaran berharga yang dapat membantu kita tumbuh lebih kuat dan lebih bijaksana di masa depan. Dengan melatih diri untuk mencari hal baik dalam setiap situasi, kita dapat melatih pikiran kita untuk fokus pada solusi daripada masalah. Ini membantu kita mengembangkan pola pikir yang lebih positif dan adaptif, yang pada gilirannya dapat meningkatkan optimisme dan ketahanan kita dalam menghadapi tantangan hidup.
3. Mencari hikmah berharga di setiap masalah.
Benar sekali, mencari hikmah berharga di setiap masalah adalah salah satu aspek penting dari sikap optimis. Setiap masalah atau tantangan yang kita hadapi dalam hidup membawa pelajaran berharga yang dapat membentuk karakter kita dan membantu kita tumbuh sebagai individu.
Mengubah pandangan kita terhadap masalah sebagai peluang untuk belajar dan berkembang dapat membantu kita menghadapinya dengan sikap yang lebih positif dan produktif. Bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun, ada kesempatan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang diri kita sendiri, orang lain, atau dunia di sekitar kita. Dengan mencari hikmah di balik setiap masalah, kita dapat melihatnya sebagai bagian penting dari perjalanan kita menuju pertumbuhan dan pemenuhan potensi kita. Ini membantu kita membangun ketahanan yang kuat dan memupuk sikap optimis yang kuat bahkan di tengah-tengah kesulitan.
4. Mengasup pikiran Anda dengan bahan-bahan positif baik berupa buku, audio, kursus, seminar, konferensi serta percakapan positif.
Tentu, menjaga pikiran kita terpenuhi dengan bahan-bahan positif adalah kunci keempat dalam memelihara sikap optimis. Lingkungan mental kita memiliki dampak yang besar pada pola pikir dan persepsi kita terhadap dunia di sekitar kita. Dengan memilih untuk mengasup bahan-bahan yang membangun, inspiratif, dan positif, kita dapat membentuk pola pikir yang lebih optimis dan memperkuat mental kita.
Untuk video klip kedua ini juga "who says". Tapi yang versi live. Coba perhatikan, ketika Selena Gomez menyanyikan lagu ini dengan optimisme, orang - orang di sekitarnya juga ikut terbawa.
Orang bijak pernah berkata bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang sama sekali ndak perlu Anda khawatirkan. Yang pertama: hari kemarin. Anda ndak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Anda ndak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan. Yang kedua: hari esok. Hingga mentari esok hari terbit, Anda ndak tahu apa yang akan terjadi. Anda ndak bisa melakukan apa-apa esok hari. Anda ndak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba; biarkan aja. Yang tersisa kini hanyalah hari ini.
Pintu masa lalu telah tertutup; pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan aja diri Anda untuk hari ini. Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Udah ya, maaf in SettiaBlog lho ya.
Allah SWT merencanakan masa mendatang dan hari esok, Allah SWT menguji kita supaya berprasangka yang baik, berikhtiar yang baik, berencana yang baik, bersyukur dan bersabar setiap waktu.
Orang bijak pernah berkata bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang sama sekali ndak perlu Anda khawatirkan. Yang pertama: hari kemarin. Anda ndak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Anda ndak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan. Yang kedua: hari esok. Hingga mentari esok hari terbit, Anda ndak tahu apa yang akan terjadi. Anda ndak bisa melakukan apa-apa esok hari. Anda ndak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba; biarkan aja. Yang tersisa kini hanyalah hari ini.
Pintu masa lalu telah tertutup; pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan aja diri Anda untuk hari ini. Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Udah ya, maaf in SettiaBlog lho ya.
Allah SWT merencanakan masa mendatang dan hari esok, Allah SWT menguji kita supaya berprasangka yang baik, berikhtiar yang baik, berencana yang baik, bersyukur dan bersabar setiap waktu.
No comments:
Post a Comment