Jan 29, 2025

Kehidupan di Dunia Ini, Nikmat atau Ujian?

 


Video klip di atas ada" Time of Our Lives" milik Zhao Lei. Yang menarik dan jadi perhatian dari lagu tersebut adanya intro awal yang menggunakan trompet. Kalau ndak salah Gao YiFei yang memainkan trompet. Nada nya c sederhana, hanya tararara..... Banyak yang bilang ini merupakan seruan perdamaian antar negara. Kalau liriknya tentang kebersamaan dan kenangan indah. Mengingatkan kita semua pentingnya menikmati setiap detik dalam hidup, merayakan momen-momen bersama orang terkasih, baik dalam suka maupun duka.

Time of Our Lives, kalau SettiaBlog mengartikannya waktu dalam kehidupan kita. Bagi sebagian orang, kehidupan dunia penuh dengan gemerlap kemewahan, hasrat ingin hidup selamanya, dan mendambakan keabadian di bumi. Ndak jarang, rambu-rambu pengingat pada kehidupan akhirat yang lebih kekal kerap terlupakan. Lalu yang jadi pertanyaannya, apakah kehidupan dunia sebagai nikmat atau ujian? Berkenaan dengan ini, kehidupan duniawi sangatlah dicintai oleh mereka yang mengingkari hari kebangkitan maupun hari pembalasan. Hal ini dapat dianalogikan bagai anak kecil yang tengah bermain hingga lupa waktu. Mereka mendapatkan kesenangan dan juga kepuasan dalam permainan, serta ndak ada keinginan untuk menyelesaikan permainan tersebut.

 Dalam konteks kehidupan dunia, semakin manusia terlena, maka semakin banyak pula kepuasan serta kesenangan yang diperoleh. Akan tetapi, mereka ndak mendapatkan sesuatu apapun dari yang mereka lakukan tersebut.

Sedangkan, kehidupan dunia bagi orang-orang yang beriman akan dipandang sebagai jembatan untuk menuju kehidupan akhirat yang kekal dan abadi. Mereka akan membatasi diri agar ndak terlena dengan kesenangan duniawi, sebab yang dituju adalah bukan dunia yang sifatnya sementara. Yang bahkan mereka ndak mendapatkan apa-apa. Maka dari itu orang-orang yang beriman akan memilih kehidupan yang kekal bersama ilmu akhiratnya karena menurut mereka itulah merupakan kehidupan yang paling baik. 

Allah SWT dalam Al-Qur'an telah mengabarkan tentang kehidupan di dunia kepada hamba-Nya. Dari sekian banyak ayat yang mengisyaratkan terkait hal ini, di sini ada Surat Al-An'am ayat 32 yang berbunyi: 

  وَ مَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَاۤ اِلَّا لَعِبٌ وَّلَهۡوٌ ؕ وَلَـلدَّارُ الۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لِّـلَّذِيۡنَ يَتَّقُوۡنَؕ اَفَلَا تَعۡقِلُوۡنَ‏   

“Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?”

Dari ayat tersebut Allah SWT mengajak manusia untuk merenungkan dan mengingatkan kembali makna kehidupan di dunia. Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari ayat tersebut, di antaranya:

Pertama, kesadaran akan keterbatasan dunia. Pada ayat ini kita diingatkan bahwa kehidupan dunia itu bersifat sementara dan ndak abadi. Karena terlau banyak orang-orang yang terjebak dengan kesibukan dan kesenangan duniawi, sehingga mereka lupa akan tujuan hidup yang lebih besar yaitu bertaqwa kepada Allah SWT.

Kedua, perbandingan antara dunia dan akhirat. Pada ayat ini, Allah SWT menekankan bahwa kehidupan di akhirat adalah kehidupan yang sebenar-benarnya. Dari sini kita dapat melihat juga seharusnya kita mempersiapkan diri dengan baik untuk kehidupan setelah mati nanti.

Ketiga, refleksi diri. Ayat ini juga mengajak manusia untuk melakukan refleksi diri tentang kehidupan di dunia. Apakah telah memiliki tujuan yang jelas dalam kehidupan? Apakah telah mempersiapkan diri untuk kehidupan kekal setelah kematian? 

 Sejatinya kehidupan merupakan salah satu nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada seluruh makhluk ndak terkecuali manusia. Dalam firman-Nya di surah Al-Baqarah ayat 28 Allah SWT menyebut:

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْن

"Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia akan mematikan kamu, Dia akan menghidupkan kamu kembali, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan?"  (Q.S. Al-Baqarah: 28).  

Imam ar-Razi dalam kitabnya Mafatihul Ghaib menjelaskan, kendati ayat di atas berupa kalimat tanya, akan tetapi mengandung celaan keras dari Allah SWT kepada orang yang mendurhakai-Nya. Menurutnya, kehidupan adalah sumber dari segala kenikmatan. Hal ini dapat dilihat bahwa manusia yang sebelumnya ndak ada, kemudian Allah SWT ciptakan dan diberikan kepadanya kehidupan untuk dapat merasakan berbagai kenikmatan yang hanya bisa dirasakan oleh orang yang pernah hidup.

  Lebih lanjut, dunia sebagai ujian telah Allah SWT kabarkan pula di dalam Al-Qur'an. Firman-Nya di surah al-Hajj ayat 11:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انْقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ  

"Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah di pinggiran atau tepi. Jika ia memperoleh kebajikan, ia merasa tenang dengan ibadah itu. Tetapi jika ia ditimpa oleh suatu cobaan, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata."  

Dalam Tafsir al-Misbah, Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa orang yang beribadah “di tepi atau pinggiran” adalah mereka yang memiliki pandangan keagamaan yang dangkal. Keimanan mereka tumbuh hanya untuk mendapatkan keuntungan duniawi, seperti kesehatan, kekayaan, atau keberhasilan. Namun ketika suatu saat tertimpa musibah dan berbagai hal yang ndak menyenangkan, mereka kehilangan minat dalam beribadah. Di sinilah dapat menjadi salah satu refleksi dari ayat di atas bahwa dunia sebagai ujian tatkala manusia ditimpakan hal yang ndak menguntungkan.

 Sejatinya dunia sebagai nikmat merupakan representasi sumber dari segala kenikmatan yang telah Allah SWT berikan. Hal ini patut dan wajib disyukuri oleh setiap manusia. Begitu juga dunia dapat berubah menjadi ujian di saat yang bersamaan, sehingga menjauhkan manusia dari jalan-Nya.

  Manusia, sebagai makhluk yang diberikan kepercayaan untuk mengelola bumi dan hidup di dunia sudah seyogyanya untuk menjalankan misi tersebut sebaik-baiknya. Menjadikan dunia sebagai kenikmatan sekaligus ujian adalah upaya untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT tatkala mendapatkan keberuntungan maupun hal yang ndak menyenangkan dalam hidup. Sebab, segala sesuatu yang Allah SWT berikan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. Jangan hanya melihat satu sisi kehidupan dunia, bukan sekadar kenikmatan ataupun ujian semata. Tetapi perlu ada kesadaran untuk melihat dari kedua aspek tersebut yang sejatinya menghantarkan manusia semakin dekat dengan kebesaran Sang Pencipta.

Udah ya... Maafin SettiaBlog lho ya. Untuk backgroundnya ini di dominasi warna mocha dan dark vanila.



Untuk video klip kedua ada potongan "thank you" milik Dido. SettiaBlog setuju dengan pandangan KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), satu-satunya amalan yang akan dikenang oleh manusia ialah saat kita melaksanakan sujud. Sujud yang dimaksud disini ialah mendirikan sholat. Sholat ialah perintah Allah SWT yang merupakan wujud kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Dengan sholat ini, menyebabkan seorang hamba akan semakin dekat dengan Allah SWT. Misalnya umur paling rata-rata 60-70 tahun. Ketika kita mati yang kita kenang itu cuma sujud karena itu perintahnya Allah SWT, wasjud waqtarib. Dan sholat merupakan peristiwa istimewa dalam proses Isra Miraj. Nabi Muhammad SAW menemui Allah SWT secara langsung untuk menerima perintah sholat. 

Sholat bisa disebut Miraj karena di dalamnya ada kandungan percakapan antara Allah SWT dan Nabi Muhammmad SAW saat peristiwa Isra Miraj yang terabadikan pada bacaan tasyahud. Bacaan ini jadi rukun sholat, yang jika ndak dikerjakan maka sholatnya dianggap ndak sah. Ketika seseorang tasyahud, seakan-akan orang tersebut sedang dialog kepada Allah SWT dan nabi Muhammad SAW.

Jan 20, 2025

Pahami Baik dan Buruknya Ambisius

 


Pada bahasan kali ini SettiaBlog gunakan background warna light salmon, dalam psikologi warna, light salmon bisa membangkitkan perasaan optimisme dan keceriaan . Dan di belakangnya ada garis yang SettiaBlog buat menggunakan proyeksi 3 titik koordinat. Untuk video klipnya SettiaBlog kasih "dynasty" miliknya MIIA. Di potongan liriknya "And all I gave you is gone," menggambarkan rasa kecewa dan sakit hati akibat runtuhnya sebuah hubungan. Dynasty di sini bisa diartikan sebagai gambaran dari hubungan yang awalnya tampak kokoh dan penuh harapan, namun akhirnya hancur layaknya sebuah dinasti yang berakhir. Kata dynasty  juga bisa merujuk pada ambisi dan keinginan untuk menciptakan sesuatu yang abadi, namun akhirnya harus menerima kenyataan bahwa ndak semua hal berjalan sesuai harapan.

Ambisius sendiri itu merupakan dorongan atau keinginan keras yang sejatinya dimiliki oleh setiap orang. Namun sayangnya, terkadang kita lupa cara memanfaatkan sikap ambisius tersebut Terkadang ambisius memiliki sudut pandang positif maupun negatif, bergantung pada konteksnya. Di lain sisi, ambisius menjadi pendorong orang untuk mencapai hal-hal besar. Tanpa ambisi, ndak ada hal hebat yang akan pernah dilakukan.

Secara keseluruhan, ambisius itu kualitas positif, terutama bagi orang-orang yang mencoba membangun bisnis mereka sendiri. Seperti jika Anda secara alami terdorong untuk menetapkan tujuan dan mencapainya, maka akan lebih mungkin berhasil daripada seseorang yang ndak.

Sehingga alangkah baiknya, ambisius ini dilakukan dalam batas wajar. Di sisi lain, orang tanpa ambisi acap kali ndak memiliki mimpi dan visi, ndak ada arah atau niat yang jelas. Beberapa konformis, yang lain pasif atau mungkin ndak termotivasi. Banyak dari mereka yang sakit hati terhadap kehidupan dan ndak mengerti, bahwa justru kurangnya ambisi bisa menyabotase masa depan. Seolah-olah sayap mereka diikat ke belakang, bahkan ndak menyadari potensi yang dimilikinya.

Memiliki sikap ambisius pasti akan bisa mencapai sebuah tujuan dengan cepat. Karena memiliki semangat kerja yang tinggi. Meski begitu, di lingkup kehidupan bersosial, orang yang ambisius justru kerap memiliki konotasi yang negatif, bahkan merugikan. Mungkin, hal ini disebabkan oleh ketatnya persaingan dunia karier. Alhasil membuat orang ambisius cenderung “dibenci”. Persamaan kata atau sinonim kata ambisius adalah pretensius, megah, mengesankan, rangah, ria. Sedangkan untuk lawan kata atau antonim dari ambisius adalah sederhana, mudah, dan ringan.

Memiliki ambisi jauh lebih positif daripada negatif. Karena orang yang berambisi, memiliki tujuan yang jelas dan bekerja sangat keras untuk mencapainya. Mereka menerima tantangan dan menikmatinya. Bahkan mereka tahu bahwa mereka perlu maju dan belajar. Orang yang ambisius mengambil alih nasib mereka dan ndak mengharapkan orang lain untuk tunduk pada kebutuhan mereka. Mereka memiliki kemauan dan tekad.

Orang yang memiliki sikap ambisius adalah tahu ke mana mereka pergi dan apa yang harus mereka lakukan untuk sampai ke sana. Sehingga mereka mampu mengubah dan mengukur impian. Sisi positif dari ambisius adalah selalu waspada terhadap peluang yang ada di luar sana bagi mereka yang mau melihat dan merebutnya.

Ambisius adalah pendorong utama untuk pertumbuhan dan perkembangan pribadi. Mereka yang ingin menjadi lebih, tahu lebih banyak, berbuat lebih banyak, memberi lebih banyak, memiliki tujuan dan dorongan internal yang kuat yang menuntun mereka untuk bermimpi lebih besar serta melangkah lebih jauh. Ambisius adalah cerminan harga diri yang sehat, dan kekuatan abstraksi serta visualisasi masa depan yang lebih tinggi. Orang yang ambisius memiliki sinar di mata mereka saat mendekati tujuan. Mereka bergetar pada tingkat yang lebih tinggi dan memiliki antusiasme yang menular.

Secara keseluruhan, ambisius adalah kualitas positif. Tapi sejumlah kasus dengan ambisius yang ekstrem justru bisa berakhir dengan lebih banyak kerugian. Berikut ini efek samping berbahaya dari sikap ambisius :

1. Pertumbuhan Ndak Terkendali

Ambisius yang berlebihan juga bisa membuat Anda terlalu bersemangat untuk berkembang. Pertumbuhan yang terlalu cepat dan ndak terkendali pada akhirnya dapat merusak. Anda lebih baik menjaga ambisi tetap terkendali, mempertahankan pengelolaan yang baik dan stabil.

2. Reaksi Negatif Terhadap Kegagalan

Selanjutnya, kekurangan dari sikap ambisius adalah pandangan bahwa kegagalan sebagai hal yang menghancurkan. Bahkan mungkin berpikir untuk ndak bisa memulihkan. Sementara untuk ambisi yang terkontrol, kegagalan dipandang sebagai sesuatu yang lebih dekat dengan kenyataan atau kemunduran sementara dalam perjalanan kehidupan. Memahami bahwa kegagalan yang dialami adalah pengalaman belajar.

3. Egoisme

Menjadi ambisius seringkali membuat seseorang secara inheren lebih egois. Mendorong untuk mengejar tujuan individu dengan kemungkinan rela mengorbankan keluarga, teman, dan komunitas atau teman. Misalnya, Anda mungkin bekerja berjam-jam hingga larut malam. Alih-alih menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga, justru mengabaikan kebutuhan dan kondisi mental, serta memeras lebih banyak produktivitas karyawan. Ini mungkin membantu Anda mencapai beberapa keuntungan jangka pendek. Tapi akhirnya, hubungan dan koneksi dengan orang sekitar menjadi perlahan memburuk.

4. Fiksasi pada Tujuan Akhir

Efek samping dari sikap ambisius adalah berlebihan dengan kecenderungan untuk terlalu fokus pada satu visi atau tujuan tertentu. Misalnya, jika Anda menetapkan untuk menghasilkan Rp100 juta di usia 25 tahun, segala sesuatu yang tampaknya ndak segera membawa lebih dekat ke tujuan itu. Mungkin menganggap proses yang dijalani saat ini tampak ndak berguna. Hal itu bisa menghalangi kemampuan Anda untuk beradaptasi dengan keadaan. Anda mungkin perlu mengubah arah dan menyesuaikan kembali tujuan. Jika Anda memiliki terlalu banyak ambisi, bisa menjadikan hidup Anda lebih sulit.

Mengajarkan sikap ambisi pada anak ndak ada salahnya. Kekuatan ambisi dan mimpi besar dari ambisius adalah motivator utama kesuksesan pribadi serta kolektif. Menanamkan bahwa sikap ambisius untuk memberi manfaat bagi orang lain dan masyarakat pada umumnya. Orang-orang ambisius adalah cenderung lebih sukses secara materialistis daripada rekan-rekan mereka yang tidak ambisius. Mereka juga melangkah lebih jauh dalam karier dan menghasilkan lebih banyak uang. Tapi orang yang ambisius sedikit lebih bahagia daripada rekan-rekan mereka yang kurang ambisius. Bahkan cenderung hidup secara signifikan lebih pendek.

Meskipun orang yang ambisius lebih mungkin untuk mencapai "kesuksesan" konvensional. Pencapaian itu ndak berarti apa-apa bagi kesehatan dan kebahagiaan. Karena ndak ada yang bisa sukses tanpa ambisi yang sehat. Oleh sebab itu, bersikaplah ambisius dalam batasan yang wajar. Menemukan keseimbangan sejumlah ambisius yang baik untuk memotivasi diri Anda. Ambisi yang berlebihan bisa berbahaya, menempatkan Anda pada risiko kelelahan, keras kepala, bahkan kehidupan yang lebih pendek. Jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal, kendalikan dan gunakan ambisius sebagai cara untuk mendorong mencapai tujuan.



Untuk video klip kedua ini SettiaBlog ambil dari channel Youtube nya girls0504, yang banyak mengupload olah raga jogging dan lari. Kesehatan adalah hal utama yang paling diinginkan oleh siapapun diantara kita kan ya. Sehat adalah kondisi fisik di mana semua fungsi berada dalam keadaan sehat. Menjadi sembuh sesudah sakit adalah anugerah terbaik dari Allah SWT kepada manusia. Dalam Islam juga ada cara untuk menjaga kesehatan seperti halnya menjaga kebersihan dan melaksanakan syariat wudhu dan membersihkan diri secara rutin. Maka jika kita dalam keadaan sehat, sebagai hamba Allah SWT hendaklah bersyukur atas kesehatan yang kita miliki dan ndak bersikap kufur. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang.” (HR. Bukhari).
Diriwayatkan oleh  at-Tirmidzi bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa bangun di pagi hari dengan badan sehat dan jiwa sehat pula, dan rezekinya dijamin, maka dia seperti orang yang memiliki dunia seluruhnya.”

Udah ya, maaf in SettiaBlog dan ndak usah di masukkan hati omongan SettiaBlog.
Ambition is the path to success. Persistence is the vehicle you arrive in. The future depends on what you do Today. The rewards for work well done is the opportunity to do more.

Jan 15, 2025

Faktanya Segala Hal dalam Hidup Butuh Proses, Ndak Instan!

 


Video klip di atas ada " bed of roses" milik Caylee Hammack. SettiaBlog tertarik dengan potongan liriknya,
Life ain't a garden of Eden
Takes time, tillin' and weedin'

Hidup bukanlah taman Eden
Butuh waktu, untuk mengolah tanah dan menyiangi

Dalam dunia yang serba cepat ini, seringkali kita tergoda untuk menginginkan segalanya dengan cepat dan instan. Namun, penting untuk diingat bahwa kehidupan memiliki prosesnya sendiri. Dan faktanya bahwa kesuksesan, pertumbuhan, dan pencapaian ndak terjadi secara instan. Masak c SettiaBlog kesuksesan itu ndak ada yang instan? Hmm.... Coba kita telusuri bersama ya, bahwa setiap hal dalam hidup membutuhkan waktu, usaha, dan kesabaran untuk mencapainya.

1. Kesuksesan bukanlah hasil langsung

Kesuksesan bukanlah puncak yang bisa dicapai secara langsung dalam sekejap mata. Ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, dan konsistensi dari usaha yang dilakukan. Banyak tokoh sukses seperti Elon Musk, Oprah Winfrey, atau Bill Gates mengalami perjalanan panjang, dengan kegagalan dan rintangan sebelum mencapai apa yang mereka miliki saat ini. Kesuksesan seringkali merupakan akumulasi dari berbagai usaha, pembelajaran dari kegagalan, dan ketahanan untuk terus maju meskipun ada hambatan di sepanjang jalan.

2. Pertumbuhan pribadi membutuhkan waktu

Pertumbuhan pribadi adalah proses yang membutuhkan kesabaran. Memperoleh pengetahuan baru, mengembangkan keterampilan, atau mengubah paradigma ndak bisa terjadi dalam semalam. Pertumbuhan pribadi sering terjadi melalui pengalaman, refleksi, dan komitmen untuk belajar secara terus-menerus. Mengakui bahwa proses pertumbuhan pribadi memerlukan waktu adalah langkah awal yang penting dalam menerima setiap tahap dan perubahan dalam kehidupan.

3. Hubungan membutuhkan perawatan dan investasi waktu

Hubungan yang sehat dan kokoh juga ndak tumbuh secara instan. Ini memerlukan komitmen, pengertian, dan investasi waktu yang cukup untuk memahami, mendukung, dan membangun kedekatan dengan pasangan atau orang-orang terdekat. Hubungan yang kuat membutuhkan perawatan dan waktu yang diinvestasikan untuk saling mengenal, membangun kepercayaan, dan menyelesaikan masalah. Memahami bahwa hubungan ndak bisa dibangun dalam semalam dapat membantu dalam memberikan nilai yang benar terhadap setiap momen yang dilewati bersama.

4. Keterampilan memerlukan latihan berulang

Menguasai keterampilan tertentu seperti bermain musik, olahraga, atau bahkan keterampilan profesional memerlukan latihan yang berkelanjutan. Untuk menguasai keterampilan apa pun, diperlukan ribuan jam latihan yang fokus dan terarah. Ketika kita menerima bahwa perkembangan keterampilan ndak datang secara instan, kita akan lebih termotivasi untuk terus berlatih dan meraih kemahiran yang diinginkan.

5. Kesehatan mental dan kesejahteraan memerlukan proses perawatan

Kesehatan mental adalah bagian penting dari kesejahteraan kita. Merawat kesehatan mental ndaklah sesederhana membalikkan saklar. Menjaga kesehatan mental membutuhkan perawatan yang berkelanjutan, termasuk menjaga pola tidur yang sehat, mengelola stres, dan memperhatikan kebutuhan emosional kita. Menerima bahwa kesehatan mental membutuhkan perawatan dan waktu adalah langkah awal untuk memberikan nilai yang tepat pada kesejahteraan kita sendiri.

Semua hal dalam hidup memerlukan proses. Ndak ada yang bisa dicapai secara instan. Dengan menerima fakta bahwa kesuksesan, pertumbuhan, hubungan, keterampilan, dan kesehatan mental membutuhkan waktu dan usaha, kita dapat lebih menghargai setiap langkah dalam perjalanan hidup kita.



Untuk video klip kedua ada kreativitas dalam mempromosikan barang. Di situ di perlihatkan baju, celana, sepatu di lempar udah langsung cémenthel ke tubuh. Ya kan itu ilusi yang di ciptakan untuk menghibur penonton.
Hidup itu perpaduan antara kebahagiaan dan penderitaan. Sebagian besar kita pasti ingin mendapatkan kebahagiaan dan menjauh dari penderitaan. Namun terkadang karena ilusi kehidupan kita melakukannya secara terbalik. Ada orang yang mengira olah raga itu membuat badan capek dan lelah. Yang mereka bayangkan adalah penderitaan. Padahal, olah raga membuat badan menjadi lebih bugar dan sehat. Dampak lebih lanjutnya tentu akan menambah kebahagiaan.

Jangan tertipu dengan ilusi kehidupan. Karena bila kita tertipu maka dalam jangka panjang penderitaanlah yang kita dapatkan. Kita harus memahami hakekat setiap perbuatan secara mendalam, agar ndak salah memakainya. Pahamilah hakikat kehidupan dengan sebenarnya agar Anda ndak hidup dalam ilusi kehidupan yang menyiksa…

Udah ya, maaf in SettiaBlog. Ndak usah di masukkan hati omongan SettiaBlog

Jan 8, 2025

Cara Efektif Menyatukan Visi dan Misi

 


Video klip di atas ada "Hymne a l’amour" yang di cover Ilona Guitar dengan sangat lembut dan dia ini cukup teliti memainkan nada yang ada lagu tersebut. SettiaBlog terkadang heran kok bisa ya, ada anak yang lahir di Jawa memiliki gestur tubuh dengan Ilona Skowrońska (Ilona Guitar) yang di lahirkan di Polandia sana. Ya kalau sifat mungkin beda, Lha wong yang lahir kembar identik aja ndak selalu memiliki sifat yang sama. Kembar identik memiliki DNA yang sama, tetapi kepribadian mereka bisa berbeda karena dipengaruhi oleh pertumbuhan saraf. Karena sifat dan karakter setiap manusia berbeda, dalam mencapai tujuan bersama, sebuah tim membutuhkan arah yang jelas dan terarah. Visi dan misi tim menjadi kompas yang menuntun langkah setiap individu dalam berkontribusi dan berkolaborasi.

Visi tim merepresentasikan gambaran masa depan yang ingin dicapai, sedangkan misi menjabarkan langkah-langkah konkret untuk mencapai visi tersebut. Ketika visi dan misi dipahami dan disepakati oleh seluruh anggota tim, hal ini dapat meminimalisir kesalahpahaman, meningkatkan motivasi, dan mendorong kolaborasi yang lebih kuat.

Membangun visi dan misi tim yang solid membutuhkan komitmen dan usaha dari semua pihak. Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh:

৶. Mengadakan Diskusi Terbuka dan Jujur

Kumpulkan seluruh anggota tim untuk mengadakan diskusi terbuka dan jujur tentang visi dan misi mereka. Dorong setiap individu untuk mengungkapkan pemikiran dan ide mereka secara bebas tanpa rasa takut dihakimi. Gunakan metode brainstorming untuk menghasilkan berbagai ide tentang visi dan misi tim.

৶. Mendefinisikan Visi dan Misi Tim yang Jelas

Setelah diskusi, satukan ide-ide yang muncul dan definisikan visi dan misi tim secara jelas dan ringkas. Pastikan visi dan misi tim mudah dipahami, diingat, dan relevan dengan tujuan organisasi. Visikan masa depan yang ingin dicapai tim secara bersama-sama, dan rumuskan misi untuk mencapai visi tersebut.

৶. Menyelaraskan Visi dan Misi Pribadi dengan Visi dan Misi Tim

Bantu setiap anggota tim untuk memahami bagaimana visi dan misi pribadi mereka selaras dengan visi dan misi tim. Dorong mereka untuk melihat bagaimana kontribusi mereka dapat membantu tim mencapai tujuan bersama. Bangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap visi dan misi tim.

৶. Mengkomunikasikan Visi dan Misi Secara Efektif

Komunikasikan visi dan misi tim kepada seluruh anggota tim secara berkala dan dengan cara yang mudah dipahami. Gunakan berbagai media komunikasi, seperti rapat, email, intranet, atau papan pengumuman. Pastikan visi dan misi tim selalu ada di top of mind setiap anggota tim.

৶. Mengintegrasikan Visi dan Misi ke dalam Proses Kerja

Integrasikan visi dan misi tim ke dalam proses kerja sehari-hari. Gunakan visi dan misi sebagai panduan dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah. Lakukan evaluasi berkala terhadap kemajuan tim dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.

৶. Memberikan Dukungan dan Motivasi

Berikan dukungan dan motivasi kepada anggota tim untuk mencapai visi dan misi bersama. Rayakan pencapaian tim dan berikan penghargaan atas kontribusi individu. Ciptakan budaya yang positif dan suportif di mana setiap anggota tim merasa dihargai dan dihormati.

৶. Melakukan Evaluasi Berkala

Lakukan evaluasi berkala terhadap visi dan misi tim untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya. Adakan diskusi terbuka untuk meninjau kembali visi dan misi tim dan menyesuaikannya jika diperlukan. Pastikan visi dan misi tim selalu selaras dengan perkembangan organisasi dan lingkungan eksternal.




Video klip kedua ini juga sama, Mia Solel Sanchez ini berdarah Spanyol yang hidup di Amerika kok ada anak yang lahir di Jawa memiliki gestur tubuh mirip dia. Ya seperti itulah...

Brainstorming itu teknik untuk mengumpulkan ide-ide secara spontan dan kreatif dalam rangka mencari solusi dari suatu permasalahan. Metode ini juga dikenal sebagai metode sumbang saran.  Brainstorming dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Dalam kelompok, anggota saling berdiskusi untuk mengumpulkan pemikiran spontan dan mengevaluasi ide-ide yang telah dilontarkan.  Brainstorming memiliki beberapa keuntungan, di antaranya: Memfasilitasi kerja sama dan interaksi, Membantu mengatasi hambatan kreatif, Memperluas pemikiran dan pandangan dalam mencari solusi masalah. 

Beberapa tip's untuk melakukan brainstorming:

༯. Berikan prioritas sesuai dampak dan tingkat kemudahan eksekusi 

༯. Ajukan pertanyaan untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya 

༯. Mulai dengan pertanyaan-pertanyaan dasar, seperti: Apa penyebab masalah? Kapan masalah terjadi? Di mana masalah terjadi? Siapa yang terlibat dalam masalah? Mengapa masalah terjadi? Bagaimana masalah terjadi?

Tip's tambahan untuk memperkuat Visi dan Misi tim

፴. Libatkan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan terkait visi dan misi.

፴. Ciptakan budaya belajar yang mendorong anggota tim untuk terus belajar dan berkembang.

፴. Gunakan visualisasi, seperti gambar atau video, untuk membantu anggota tim memahami visi dan misi dengan lebih baik.

፴. Berikan pelatihan dan pengembangan kepada anggota tim untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerjasama mereka.

Menyatukan visi dan misi tim adalah kunci untuk membangun kerjasama yang efektif dan mencapai tujuan bersama.

Udah ya, maaf in SettiaBlog dan ndak usah di masukan hati omongan SettiaBlog.
百聞一見しかず。
(Mendengar seratus kali ndak sama dengan melihat sekali), karena tindakan akan menunjukkan lebih banyak dari pada kata-kata.

Jan 3, 2025

3 Langkah Mengasah Kekuatan Spiritual

 


Untuk bahasan pertama di tahun 2025 ini, SettiaBlog memulainya dengan angka 3. Kalau dalam Islam angka tiga sering digunakan dalam istilah 3 sendi agama (Tauhid, Fikih, Tasawuf), kemudian (Ilmu, Iman dan Amal), 3 kehidupan (alam dunia, alam kubur, alam akherat), 3 Hukum (Halal, haram, Makruh), 3 Jiwa (jiwa yang mendorong kejahatan, jiwa yang mencela dan jiwa yang tenang). Banyak c sebenarnya keistimewaan dari angka 3 yang ndak mungkin SettiaBlog tuliskan di sini semuanya. Dalam bahasa Jerman ada ungkapan,
“Wenn sich ihrer zwei streiten um ein Ei, steckt’s der dritle bei”
(Ketika dua orang berkelahi untuk merebutkan sebuah telur, orang ketigalah yang akan mendapatkannya).
Video klipnya SettiaBlog kasih yang santai biar relax membacanya. Masuk ke bahasan ya, ndak panjang kok bahasannya.

Manusia sebagai makhluk tertinggi ciptaan Allah SWT memiliki kemampuan ndak terbatas. Ndak cuma' kemampuan fisik, intelektual, dan moral, tetapi juga kekuatan spiritual. Sebagian dari kekuatan itu telah dikenali dengan baik, tetapi sebagian lagi, terutama yang berhubungan dengan kekuatan rohani manusia (spiritual power), belum banyak yang diketahui dan dikembangkan. Ndak heran bila ada pakar yang menyebut manusia sebagai The Unknown, yaitu makhluk yang belum sepenuhnya diketahui.

Kekuatan spiritual ini, bermula dari penanaman (peniupan) roh ketuhanan atau spirit ilahi ke dalam diri manusia (QS Shad [38]: 71-72), yang menyebabkan manusia menjadi makhluk yang unggul dan unik. Firman-Nya, "Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka, Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik." (QS Almu`minun [23]: 14).

Ada beberapa cara yang perlu dilakukan untuk mengasah dan mempertinggi kekuatan spiritual ini.
Pertama, al-iman al-`amiq, yaitu memperkuat iman kepada Allah SWT dengan selalu mengesakan dan menyandarkan diri hanya kepada-Nya.

Kedua, al-ittishal al-watsiq, yaitu membangun hubungan dan komunikasi yang kuat dengan Allah SWT. Komunikasi dilakukan dengan ibadah dan senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya melalui ibadah-ibadah wajib (al-mafrudhat) ataupun ibadah-ibadah sunah (al-mandubat).

Ketiga, tathhir al-qalb, yaitu upaya menyucikan diri dari berbagai penyakit hati. Kekuatan spiritual, berpusat di hati atau qalb, fu`ad, atau al-ruh. Penyucian dilakukan agar hati atau kalbu sebagai "pusat kesadaran" manusia menjadi "sensitif" sehingga senantiasa ingat kepada Allah SWT, takut akan ancaman dan siksa-Nya, serta penuh harap (optimistis) terhadap rahmat dan ampunan-Nya.

Kekuatan spiritual ini adalah pangkal (al-asas), sedangkan kekuatan-kekuatan lain hanyalah penunjang (al-musa`id). Bahkan, menurut Sayyid Quthub, ndak ada kekuatan lain yang bisa menandingi kekuatan yang satu ini. Nabi SAW dan kaum Muslim pada awal periode Islam diminta oleh Allah SWT agar mempertajam kekuatan ini dengan turunnya surah Almuzammil dan Almuddatstsir.



Untuk video klip kedua ada "can we kiss forever" yang di mainin pakai gitar. Untuk background "SettiaBlog" polanya sedikit SettiaBlog rubah, sebenarnya ini belum selesai. Motif yang SettiaBlog gunakan ini gerak dari Laut Selatan. Kemana c sebenarnya arah gerak dari air laut itu? Ya emang terkesan rumit kan ya untuk menjawabnya. Yang jelas harus ada arah gerak dari air laut itu dan titik akhirnya juga harus ada. Seperti kehidupan ini kan ya, harus ada arah dan kemana arah itu berakhir. Memang susah c untuk menjabarkannya.

Dan Alhamdulillah SettiaBlog di lahirkan di keluarga muslim. Dari kecil udah di tanamkan kemana arah tujuan kehidupan ini. SettiaBlog juga berterima kasih kepada Kangmas - Kangmas SettiaBlog yang selalu mengingatkan agar "berbudi pekerti luhur". Harapan dari berbudi pekerti luhur itu seperti yang di jelaskan di Surah Yasin, khususnya ayat 58
سَلٰمٌ قَوۡلًا مِّنۡ رَّبٍّ رَّحِيۡمٍ
(Kepada mereka dikatakan,) "Salam sejahtera" sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

Ayat ini menjelaskan tentang penduduk surga yang diberi salam oleh Allah SWT. Salam yang dimaksud merupakan bentuk pemuliaan bagi mereka, dan merupakan sesuatu yang sangat mereka harapkan.  Salam juga berarti selamat dan sejahtera, terpelihara dari segala yang ndak disenangi, dan memperoleh semua yang diingini. 

Udah ya, SettiaBlog benar - benar minta maaf jika salah menjabarkannya. Dan jangan di masukkan ke hati omongan SettiaBlog.